NovelToon NovelToon
Kesempatan Dari Sistem

Kesempatan Dari Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Balas Dendam / Sistem
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yikkii

Artha Jayendra adalah seorang pemuda yang kini menjadi pengangguran setelah dikhianati oleh sahabat-sahabatnya sendiri dan bahkan oleh kekasihnya. Pengkhianatan itu menghancurkan hidupnya hingga membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Dalam kondisi depresi, ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari sebuah jembatan. Namun sebelum ia melompat, cahaya terang tiba-tiba muncul di langit, dan sebuah menara raksasa misterius muncul di tengah kota. Bersamaan dengan itu, sebuah sistem aneh muncul di hadapannya. Alih-alih terkejut, Artha justru melihatnya sebagai kesempatan baru. Dengan tekad yang dingin, ia bersumpah dunia telah berubah dan dia akan menjadi lebih kuat dan membalas semua penghinaan, penindasan, dan pengkhianatan yang pernah ia terima. Dari sinilah perjalanan Artha Jayendra dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yikkii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab IX—Boss Goblin

Langkah kaki terdengar dari para gerombolan manusia yang menyusuri gua termasuk Jayendra yang sekarang bergabung ke kelompok tersebut. Mereka menyusuri dengan langkah yang penuh perhitungan. Setelah beberapa menit menyusuri gua terlihat kembali Para goblin, kali ini jumlahnya hanya 3.

Salah satu goblin berlari kearah kelompok menyerang salah satu pria yang berada di barisan paling depan.

“Aaarghhh”

Lengan kiri lelaki itu putus. Dia berteriak sekencang-kencangnya dan yang lain histeris seribu panik, kecuali Jayendra. Ia sungguh tenang dengan situasi tersebut lalu menghampiri salah satu goblin yang telah menebas lengan pria dari kelompoknya dengan menerjangnya sekeras-kerasnya, namun sayangnya goblin tersebut dapat menangkis menggunakan kedua lengannya.

Melihat reflek dari sang goblin, Jayendra berfikir ada yang aneh dengan goblin ini, dari kemarin goblin yang dilawannya sungguh bodoh dan lemah tapi kenapa yang dihadapannya saat ini dapat menangkis tendangannya dengan lihai. Jay langsung mengambil jaga jarak dan memerintah para kelompok juga menjaga jarak.

“Tolong semua jaga jarak! Goblin yang ini tak seperti goblin yang tadi dan sekarang obati yang sedang terluka, hentikan pendarahannya!” Perintahnya dengan suara lantang kepada kelompok.

“Asha…”

“Saya disini tuan…”

“Tolong analisis berapa level dari goblin ini!” Perintahnya

“Baik tuan…”

...----------------...

...[NOTIFIKASI SISTEM]...

...Goblin lvl 5...

...----------------...

“Sialan…bagiku mereka masih bisa aku kalahkan tapi untuk para kelompok ini gak mungkin.” Keluhnya sambil mendesis.

Tak ambil pusing jay berkata “kalian! Siapa yang berani untuk maju? Jika ada yang berani ayo bersamaku membunuh para goblin sialan ini!”

Pria kekar dengan remaja yang sepertinya masih berumur 18 tahunan maju bersama menawarkan diri “kita akan maju broo.”

“Baik kalian bekerja sama lah untuk mengalahkan satu goblin, biar dua yang lain urusanku!” Arahnya dengan mata menyakinkan.

Jayendra mengehela nafas panjang sambil mengatur strategi untuk memancing dua goblin untuk menghadapinya dan satunya ke kedua pria yang ingin maju.

Secara spontan dia berlari secepat-cepatnya, sesampai di hadapan ketiga para goblin. Dia meraih lengan salah satu dari ketiga goblin lalu menariknya sekuat tenaga dan melempar goblin tersebut kearah mereka berdua yang mau melawan.

Sekarang dia dapat menghadapi kedua goblin tersebut dan pria kekar dan si remaja menghadapi satu goblin yang telah ia lempar.

“Ayo sialan serang aku…”Ujarnya menantan kedua goblin tersebut.

Kedua goblin itu meras kesal karena tingkah tengil dari Jay tanpa basa basi keduanya menyerang kearah Jay menggunakan belatinya yang agak karatan itu dan berteriak “Kyaaa.”

Dengan lihai Jay menghindari serangan kedua goblin itu. Di sela hindarannya dia juga menyerang dengan hati-hati agar setiap gerakannya dapat efektif pada si goblin selain itu juga untuk menghemat tenaganya.

“Hei apa cuma segini kemampuan kalian?.” Ledeknya dengan raut wajah merendahkan.

Kedua goblin itu terlihat tambah kesal, mereka menambah kecepatan serangannya pada Jay. Namun seperti biasa Jay dapat menghindari serangan-serangan itu dengan lihainya. Saat melihat kesempatan terbuka pada dada salah satu goblin tak perlu pikir panjang ia menebasnya dengan cepat nan kuat. Goblin tersebut tumbang dengan sobekan dada yang dalam dan lebar.

...----------------...

...[NOTIFIKASI SISTEM]...

...Goblin lvl 5 telah di kalahkan...

...EXP 20...

...----------------...

“Satu sudah tumbang, sekarang giliran kau goblin sialan…”

Melihat temannya tumbang, goblin yang tersisa semakin menyerang dengan membabi buta seakan serangan tadi lebih efektif ketimbang sekarang.

“Wophs…Kau marah karena temanmu mati?.” Ketus Jayendra.

“Kyaaa” Jerit sang goblin sambil menebaskan belatinya kearah leher Jay.

Sayangnya Jay menangkis serangan itu lalu membalikan serangan itu dengan menebas leher goblin dengan kedua senjatanya hingga kepala goblin terputus dari badannya.

...----------------...

...[NOTIFIKASI SISTEM]...

...Goblin lvl 5 telah di kalahkan...

...EXP 20...

...----------------...

“Di sini selesai…ah yang di sana juga telah selesai tampaknya” Kata Jay sambil melihat kearah pria kekar dan pemuda yang saat ini juga telah mengalahkan satu goblin.

Ketiga goblin telah di kalahkan semua sekarang Jay menghampiri kelompok lebih tepatnya menghampiri si pria tangan buntung yang sebelumnya telah di tebas oleh si goblin.

“Apa kau baik-baik saja” tanyanya pelan

“Bohong jika aku bilang baik-baik saja…” balasnya sambil menahan sakit dari tangannya.

“Maaf, untuk sekarang kau berada di barisan tengah saja biar kau lebih aman…” suruhnya dengan penuh prihatin.

“Iya bro”

Mereka semua tetap melanjutkan perjalanan mereka. Bedanya sekarang mereka agak merasa bimbang karena kejadian-kejadian sebelumnya. Jay sadar keadaan mental kelompok. Sungguh dia merasa khawatir, dia ingin mencoba menenangkan semua orang di kelompok namun hal itu bukan keahliannnya.

“Kawan-kawan kalian tenang saja ya… sesudah kita menyelesaikan lantai ini kita bisa keluar…mungkin sedikit lagi, lagian kita memiliki Jay…dia bisa mengatasi segala rintangan di depan sana…jadi tenang saja…Yakan Jay?.” Ucapnya dengan lantang namun menyakinkan.

“Ah iya…” balas Jay.

Langkah mereka tetap berjalan hingga arkhirnya menemukan gerbang yang ukurannya kisaran 6 meteran. Sungguh terlalu megah untuk di sebut gerbang bagi para goblin-goblin yang badannya kecil.

“Mungkin ini tempat boss para goblin” Ungkap Jay

“Jadi sudah di tahap melawan boss ya” jawab Pemuda pemberani.

”Saya minta tolong jangan gegabah saat menghadapi boss…kalian tetap berada di belakangku biar aku yang menghadapinya jika aku butuh bantuan aku akan bilang kepada kalian…” perintah jay kembali terucap.

“Bro…gabisa gitu, kau jangan terlalu membahayakan diri demi kita, kami juga bisa bertarung bersamamu.”ucap si pria kekar dan di angguki oleh semua orang di kelompok.

Jayendra tersentum tipis “baiklah kalau itu mau kalian.”

Tanpa berlama lama Jay membuka gerbang tersebut. Di dalam sana terdapat satu goblin besar duduk di singgasananya dengan tenang. Dia melihat kearah mereka dengan senyuman sinis.

Setelah melihat sang boss goblin, para anggota kelompok merinding sekujur tubuhnya, dengkul para gadis tak kuasa menahan getaran dari rasa takut.

“Tetap tenang…” Ucap Jay tak terselesaikan.

Tiba-tiba saat ucapan yang belum selesai itu, sang goblin tiba-tiba telah berada di hadapan kelompok, di menyeringai lalu menebas dengan kapaknya yang besar.

“AWASSSS” Bentak Jay dengan keras.

Namun hal itu telah telat, Dua kepala dari kedua pria lain terpenggal. Kepala dari keduanya jatuh ke tanah. Melihat kejadian yang terlalu tiba-tiba itu membuat keadaan kelompok kacau balau.

1
ラマSkuy
agak lambat alurnya tapi seru Thor , lanjutkan 👍
ラマSkuy
Hem ini latar ceritanya tentang apocalypse monster ya kayak komik solo leveling, keren Thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!