NovelToon NovelToon
Akan Ku Balas Rasa Sakit Ini

Akan Ku Balas Rasa Sakit Ini

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Menyembunyikan Identitas / Tamat
Popularitas:138.8k
Nilai: 5
Nama Author: Erchapram

Luna Aurora Abraham rela meninggalkan nama belakang dan keluarganya demi menikah dengan lelaki yang dicintainya yaitu Bima Pratama. Seorang pria dari kalangan biasa yang dianggap Luna sebagai dewa penyelamat saat dirinya hampir saja diperkosa preman.

Dianggap gila oleh suami dan Ibu mertuanya setelah mengalami keguguran. Dengan tega, Bima memasukkannya ke Rumah Sakit jiwa setelah menguasai seluruh harta kekayaan yang dimilikinya.

Tidak cukup sampai di situ, Bima juga membayar orang-orang di RSJ untuk memberikan obat pelumpuh syaraf. Luna harus hidup dengan para orang gila yang tidak jarang sengaja ingin membunuhnya.

Hingga suatu hari, Bima datang berkunjung dengan menggandeng wanita hamil yang ternyata adalah kekasih barunya.

"Aku akan menikah dengan Maya karena dia sedang mengandung anakku."

Bagaimana kelanjutan kisah Luna setelah Tuhan memberinya kesempatan kedua kembali pada waktu satu hari sebelum acara pernikahan.

Update setiap hari hanya di Noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erchapram, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Elina DiMadu

"Pokoknya Ibu tidak mau tahu, Seno harus menikahi Elina secepatnya. Bahkan sebelum Seno menikahi Wulan."

"Maksudnya aku dijadikan istri pertama tapi simpanannya Seno?" Tanya Elina tidak setuju dengan keinginan ibunya.

"Mau bagaimana lagi? Apa kamu mau dijadikan yang kedua lalu dianggap sebagai pelakor? Meskipun hanya simpanan, istri pertama lebih baik."

"Bima, cari Seno kalau bisa besok pagi suruh dia nikahi adikmu. Hanya di penghulu saja tidak masalah. Yang terpenting status adikmu sah di mata agama. Cari saksi yang punya kekuasaan."

"Baik, aku akan cari Seno sampai dapat. Ibu dan Elina persiapkan saja untuk acara pernikahan besok pagi." Ucap Bima yakin.

Menelusuri jalanan dan pasar, Bima mencari keberadaan Seno, si preman. Tidak sulit mencari pria yang dipenuhi dengan tatto di seluruh tubuhnya itu, karena di mana ada kerumunan pasti ada Seno.

"Seno, ayo ikut aku. Ada yang perlu aku bicarakan padamu."

"Apa ada pekerjaan seperti dulu, lagian aku belum sempat mencicipinya."

"Tidak, jangan coba-coba menyentuh Luna. Sekarang ini ada yang lebih penting. Tapi besok saja aku katakan apa misi untukmu. Datang ke rumahku pukul 7 pagi dan berpakaianlah yang rapi."

"Apakah aku akan berpura-pura memperkosa gadis cantik lagi Bim?"

"Lebih dari itu, kamu bahkan bisa mendapatkan tubuhnya secara gratis."

"Baiklah aku mau, tapi jangan sampai misi ini terdengar oleh calon mertuaku. Dia kan ketua RT di rumahmu." Pesan Seno.

"Tentu saja, semua akan aman. Kamu tenang saja Seno. Kita sudah berteman lama bukan? Tidak mungkin aku menusukmu dari belakang."

"Hmm aku percaya, mana mungkin kamu mengkhianati aku." Ucap Seno.

Menghadapi ketua preman yang memiliki banyak anak buah tentu akan sulit jika tidak dengan kelicikan. Bima yang licik, akan membuat Seno tak berkutik. Besok pagi mau tidak mau dia harus menikahi Elina dihadapan pak RT.

Pagi pun tiba, Seno sudah rapi dengan pakaian formalnya bersiul-siul keluar dari rumah Ibunya.

"Mau ke mana kamu pagi-pagi sudah rapi, tidak biasanya kamu seperti ini Seno." Ucap Ibu Nurma menatap curiga putranya.

"Oh... Kemarin Bima nawarin kerjaan Bu, lumayan bayarannya bisa buat beli mahar untuk Wulan." Jawabnya.

"Hmm... Ya sudah pergilah, ingat jangan macam-macam lagi. Karena acara pernikahanmu tinggal menghitung hari."

"Tentu saja Bu, aku tidak mungkin menyia-nyiakan gadis cantik berpendidikan seperti Wulan. Serta status sosial orang tuanya yang dihormati itu, akan membuat keluarga kita ikut mendapatkan perlakuan berbeda nantinya."

"Benar sekali, paling tidak kamu sudah bisa setingkat di atas Bima yang gagal menikah dengan gadis kaya raya karena bangkrut."

"Padahal untuk mendapatkan gadis itu, Bima melakukan hal licik yang melibatkan aku, Bu." Ucap Seno.

"Maksud kamu apa? Kamu kenal mantan calon istri Bima itu?"

"Tidak kenal, tapi aku tahu wajah dan lekuk tubuhnya. Meski hanya sepintas saja aku melihatnya."

"Dasar pria mata keranjang, janganlah kamu menuruni watak buruk bapakmu."

"Tidak menurun tapi aku lebih pro daripada bapak." Gumam Seno.

"Awas saja kalau kamu bikin malu keluarga." Ancam Ibu Nurma.

Tak ingin mendengar lagi ocehan ibunya, Seno pun segera berangkat ke rumah Bima. Dia juga penasaran kerjaan apa yang hendak diberikan Bima kepadanya, kenapa menyuruhnya harus menggunakan pakaian formal rapi.

Tok

Tok

Tok

"Bimanya ada Tante?" Tanya Seno kepada Ibu Ratna yang membukakan pintu rumah. Elina sengaja disuruh sembunyi dulu.

"Ada, masuk Seno." Jawab Ibu Ratna dengan wajah tidak ramah.

Tidak lama kemudian, dari luar Bima nampak baru datang entah dari mana tapi membawa serta seorang pria tua berpeci hitam.

Dan, pak RT calon merta Seno dan satu tetangga lagi.

"Kamu sudah datang, kalau begitu ayo silahkan masuk bapak-bapak." Ucap Bima, membuat Seno bingung.

"Tidak perlu bingung seperti itu, hari ini kamu ada tugas untuk menikahi adekku. Karena kamu sudah menghamili Elina yang berstatus pelajar, jadi pernikahannya siri dulu."

"Tidak... Kamu jangan macam-macam Bima, aku sudah punya calon istri dan sebulan lagi kami menikah." Ucap Seno tergagap melihat raut wajah berang calon mertuanya.

"Tak apa, kamu masih tetap boleh menikah dengan Wulan dengan catatan sebagai istri kedua. Sedangkan Elina akan menjadi istri pertama kamu meskipun di bawah tangan.

"Karena untuk menikah resmi, Elina masih di bawah umur. Tapi nanti setelah umur Elina genap 19 tahun kamu wajib meresmikan pernikahan kalian di buku KUA."

"Jangan coba lari, Elina sudah mengandung 6 minggu. Sebelum perutnya semakin besar, kamu harus menikahinya. Bukan begitu pak RT, Anda tidak akan menghalangi pernikahan ini?"

"Tidak Nak Bima, meskipun saya kecewa dengan Seno. Tapi sebagai pemimpin di lingkungan sini, saya akan coba bersikap profesional. Dan akan mencatat pernikahan Seno dengan Elina sah secara agama." Ucap Pak RT yang sudah pasrah.

"Kalau begitu, pak RT dan Pak Rahmat bisa menjadi saksi pernikahan ini. Ayo pak penghulu."

SAH

SAH

SAH

Dengan mas kawin uang 250 ribu dan satu unit sepeda motor yang digunakannya, Seno meminang Elina. Dan tak lama kemudian, Elina keluar dari kamar dengan kebaya putih. Wajah cantik Elina berseri mampu membuat Seno terpesona. Jujur saja sebenarnya, Seno lebih menyukai Elina daripada Wulan yang berwajah biasa.

"Sekarang kamu sudah sah menjadi istri Seno, mulai sekarang kamu harus tinggal bersama dengan Seno. Tidak ada bantahan lagi, dan Seno kamu wajib memberi nafkah lahir batin kepada adekku ini. Besok mas akan urus surat pengunduran dirimu dari sekolah. Karena tidak mungkin kamu memaksa sekolah dengan perut buncit." Ucap Bima.

"Dan kamu Seno, tidak perlu menyewa kamar untuk meng gagahi adekku secara sembunyi-sembunyi. Mau seberapa sering kalian bermain, kalian sudah sah. Benar begitu ya pak RT." Sindir Bima pada calon mertua Seno yang menunduk.

"Iya benar, kalian boleh sering melakukannya. Kalau begitu saya permisi pulang dulu." Ucap pak RT.

Pak RT pulang bersama pak Rahmat beserta penghulu dari kampung sebelah. Sengaja Bima lakukan, supaya pernikahan adeknya tersebar hingga luar.

"Pa RT apa setelah ini rencana pernikahan putri bapak akan dibatalkan?" Tanya pak Rahmat iba.

"Saya rasa tidak, lantaran Wulan lah yang tergila-gila dengan Seno. Bahkan kami yang melamar."

Yah, mau bagaimana lagi. Wulan yang memiliki wajah pas-pasan dan bentuk tubuh tepos sangat tidak mungkin jika Seno yang tampan dan terlihat gagah dengan tatto di tubuhnya menyukai duluan. Hanya karena Wulan yang seorang bidan desa, dan putri dari ketus RT yang lumayan kaya yang membuat Seno menerima lamarannya.

Pembaca tidak perlu kaget, memang benar. Saking ngebetnya Wulan menikah dengan Seno. Dialah yang datang melamar membawa kedua orang tuanya dan seserahan yang terhitung banyak. Sepeda motor yang tadi diberikan Seno sebagai mahar untuk menikahi Elina adalah pemberian dari Wulan.

Hanya butuh beberapa jam, desas desus pernikahan Elina pun tersebar.

Elina meletakkan koper berisi pakaiannya di atas sepeda motor. Dia sudah berganti baju dengan model sexy seperti yang biasa Elina pakai sehari-hari. Perut buncitnya sengaja Elina pamerkan pada semua orang, terutama Wulan calon madunya.

"Ayo bang Seno, kita pulang ke rumahmu. Setelah ini aku akan service abang." Ucap Elina.

"Baiklah, bergoyang lebih sexy ya. Aku suka melihat tubuh polosmu. Yang kini terlihat lebih montok."

"Ya, tentu saja. Apa sih yang tidak untuk suami tercintaku."

Pasangan gila, tentu saja tidak. Mereka sudah sah menjadi suami istri. jadi wajar saja obrolannya vulgar. Tapi memang terlihat, binar bahagia terlihat dari Seno Elina.

Sebelum waktu terulang, Elina dijadikan istri kedua Seno. Tapi sekarang sebaliknya, Elina akan merasakan dimadu dan diduakan. Sama seperti yang dialami Luna di kehidupan pertamanya.

Bukankah karma tetap berjalan meskipun Luna belum membalas dendam? Itulah intinya, kesempatan kedua yang Tuhan berikan bukan hanya untuk membalas dendam. Tapi untuk memperbaiki diri.

Sakit hati, tidak perlu dibalas dengan keji. Karena akan ada masanya, kita bisa membalas rasa sakit meski bukan dengan tangan kita sendiri. Karena karma itu nyata, tidak pernah salah alamat.

"Loh, Seno kok kamu datang bersama Elina adeknya Bima?" Tanya Ibu Nurma, di sana ada Wulan yang menatap penuh permusuhan.

1
Erna Masliana
telpon atuh.. darurat.. berapa jam perjalanan ke markas..s Deasy keburu dilecehin
Erna Masliana
jangan lupa satu hama lagi yang pelacur kesayangan ibumu yang dikasih fasilitas selama 5th
Erna Masliana
ya bego aja 5th loh... orang tanggung jawab tinggal kasih duit doang bukan dikasih numpang dibiayai hedonnya.. lagian dia yang salah kok
Erna Masliana
baguslah.. lagian masih muda..gak usah buru-buru nikah 😛
Erna Masliana
ho'oh kalo mau mati cari tempat sepi sono jangan bikin ulah terus
Erna Masliana
ah aku harap Luna dapet jodoh lain
Erna Masliana
seorang suami yang lebih mementingkan sahabat apalagi sahabatnya wanita tidak pantas untuk dipertahankan..
Erna Masliana
orang tua hebat keren 👍... ambil semua fasilitas biarkan dia mandiri
Erna Masliana
sokooooooorrrr itu pilihanmu
Erna Masliana
emang harus digituin anak yang lagi bucin.. bukan tidak sayang tapi dikasih pengalaman hidup saking bucin nya sampe durhaka
kriwil
mati karna cinta puas banget kalau ada perempuan bodoh karna laki laki🙄🤣
kriwil
makan tuh cinta sampai kenyang
Ulin Dadi
👍👍👍👍👍👍👍👍🥰🥰🥰🥰🥰
Erchapram: Terima kasih
total 1 replies
Nadira ST
keren papa Wira,kalau gini kan pelakor masuk jebakan sendiri,kasian pengen punya suami kaya,gak tau aja dicoret dari ahli waris
💟노르 아스마💟
seruuuu
Erchapram: Terima kasih
total 1 replies
Aninuraini Aninuraini
hilang satu tumbuh seribu 👍🤣🤭
Ely
halo. aki hadir. kelihatan nya menarik
Wulan Sari
cip ceritanya 👍👍👍
Bunda Iwar
Luar biasa
Erchapram: Terima kasih
total 1 replies
Tinta dan perasaan
emg lapis legit bangg /Shy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!