NovelToon NovelToon
JANGAN AMBIL ANAK KU

JANGAN AMBIL ANAK KU

Status: tamat
Genre:KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Poligami / Obsesi / Keluarga / Selingkuh / Konflik etika / Tamat
Popularitas:61.8k
Nilai: 5
Nama Author: Afriyeni Official

Asyifa yang lugu dan polos, menjadi korban permainan kotor dari sepasang suami istri.

Pernikahan Asyifa dengan Randa, ternyata hanyalah bagian dari rencana busuk Randa dan Nikita untuk segera mendapatkan keturunan.

Setelah Asyifa melahirkan anaknya, Asyifa shock ketika Nikita datang tiba-tiba membuka jati dirinya sebagai istri pertama Randa dan berniat untuk merebut Safina anaknya.

Asyifa berjuang keras mempertahankan anaknya Safina. Segala cara yang dilakukan Nikita, selalu bisa ia gagalkan.

Namun suatu hari, Randa yang sudah dilanda cemburu buta karena melihat Asyifa bersama pria lain, berhasil kabur membawa Safina anaknya dari tangan Asyifa.

Bagaimanakah kisah selanjutnya? Apakah Asyifa dan Safina bisa bertemu kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Afriyeni Official, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10

Siang lumayan terik. Saat seorang pemuda berpenampilan keren dengan mengendarai sepeda motor gedenya tampak menyalip membelah jalanan yang cukup padat di kota itu dengan kecepatan yang sangat kencang.

Tanpa memikirkan umpat caci pengendara mobil dan motor yang ia lewati, ia terus memacu kecepatan motornya seolah tak mempedulikan keselamatan dirinya sendiri. Jika ada yang melihatnya, pasti akan berteriak dongkol mengatainya 'bosan hidup!'.

Sepeda motornya terus melaju kencang menyapu jalanan beraspal dengan sangat lincah. Lampu merah pun tak mampu menghalanginya untuk melakukan aksi ngebutnya di jalan raya. Dia terus menerobos jalan membuat kacau lalu lintas.

"Dasar orang gila!"

"Cari mati saja!"

Umpatan dan cacian disekitarnya tak ia pedulikan meskipun sebuah mobil boks di perempatan lampu merah nyaris menabraknya. Bukannya kapok, pemuda itu justru menyeringai dingin di balik helm besar yang menutupi seluruh kepalanya.

Adrenalinnya malah makin terpacu, ia menambah kecepatan sepeda motor ninja rr-4 nya meninggalkan gerutu panjang dimulut si supir mobil boks.

Laju kecepatan sepeda motor itupun mulai berkurang tatkala hendak menikung masuk ke sebuah komplek perumahan. Didepan sebuah rumah ia pun menghentikan laju motornya. Tanpa membuka helm, ia memandang rumah yang tampak sepi itu dengan tajam.

Hingga sesosok seorang pria tampak keluar dari rumah itu dengan raut wajah tampak kesal masuk kedalam mobilnya. Saat pria itu melajukan mobilnya, pemuda itu tidak tinggal diam. Dia pun mengejar mobil yang bergerak pelan itu dengan kencang dan mendahuluinya dengan sengaja.

Si pengendara mobil yang tak lain adalah Randa, langsung mengenali sepeda motor gede yang seakan menari-nari menghalangi jalan mobilnya. Pucuk dicinta ulam pun tiba, begitulah pemikiran Randa.

Mantan pacar Asyifa yang sedang dia cari, seolah datang dengan sendirinya untuk mengantar nyawa. Dengan darah mendidih, Randa menekan gas mempercepat laju mobilnya. Dia bertekad untuk menabrak pemuda itu.

Namun pemuda itu sangat pintar mengendarai motor. Randa kesulitan mengejar pemuda yang sepertinya sedang mengajaknya bertanding balapan dan mempermainkannya sedari tadi dengan keahliannya berkendara.

"Akan ku tabrak kau sampai mati!" dengus Randa bernafsu sekali untuk membunuh pemuda itu.

Dia menginjak pedal gasnya lebih dalam lagi. Mobilnya melesat kencang mengejar sepeda motor gede si pemuda dari belakang.

Kejar mengejar di jalan komplek perumahan yang banyak tikungan pun terjadi. Sayangnya, Randa lepas kontrol, dia tidak begitu mengingat setiap tikungan jalan yang ada di perumahan itu. Randa tak sempat membelok saat sepeda motor itu menikung kesebuah jalan sempit.

Alhasil, mobilnya menabrak sebuah tembok pembatas rumah yang ada di komplek itu. Penghuni rumah itu langsung kaget dan meloncat keluar rumah melihat tembok pagar rumah mereka yang hancur ditabrak Randa.

Untung saja Randa tidak terluka sama sekali. Hanya saja si pemilik rumah langsung mencak-mencak memarahi Randa.

"Apa anda pikir ini arena sirkuit? Ini jalan perumahan bung! Anda harus ganti rugi pagar tembok saya yang hancur! Jika tidak, saya akan laporkan anda ke polisi!" bentak si pemilik rumah yang tak terima melihat pagar tembok rumahnya rusak parah akibat ditabrak mobil Randa.

Randa menggerutu kesal sembari mengeluarkan dompetnya dan menyerahkan lima tumpuk uang senilai lima juta pada si pemilik rumah yang awalnya jengkel jadi berubah tenang setelah menerima uang ganti rugi dari Randa.

"Apa masih kurang?!" Randa mendelik saat si pemilik rumah masih bengong dihadapannya sambil menggenggam tumpukan uang ditangannya.

"Tidak, ini sudah cukup. Tolong singkirkan mobil anda itu secepatnya!"ujar si pemilik rumah seraya berlalu pergi meninggalkan Randa yang tampak kesal menendang mobilnya dengan sekuat tenaga.

"Brengs*k! Awas kau! Aku pasti akan menemukanmu bocah sialan!" Randa tambah kesal saat sosok pemuda sepeda motor gede itu tak lagi terlihat.

Entah kemana perginya pemuda itu. Randa gagal untuk mengejarnya. Dia tak mengetahui identitas pemuda yang menjadi mantan pacar Asyifa itu. Yang ia tahu, pemuda itu bernama 'Ken' begitulah Asyifa terdengar menyebut nama si pemuda saat dia hadir di hari pernikahan mereka.

"Jadi selama ini kau memang telah bermain api Asyifa? bagaimana dia bisa tahu jika kau tinggal di komplek perumahan ini? Pasti kalian telah sering bertemu dirumah tanpa sepengetahuan ku. Jangan-jangan Safina bukan darah dagingku? Apa Safina hasil perbuatan kotor kalian berdua?" berbagai prasangka dan praduga buruk pun timbul dihati Randa.

Kemelut dihatinya makin mengacaukan pikirannya. Otak Randa tak lagi bisa berpikiran jernih. Dia malah menduga Asyifa sebagai perempuan tak bermoral dan tak berakhlak. Safina yang tak berdosa pun telah ia ragukan sebagai darah dagingnya sendiri.

Api cemburu, kemarahan telah membutakan hati Randa. Dia tak sadar telah terperangkap oleh tipu muslihat Nikita dan Wahyu.

Tak jauh dari ujung jalan dibalik sebuah tembok rumah, pemuda yang bernama 'Ken' itu terlihat memantau gerak gerik Randa dari kejauhan. Senyuman sinis terukir di bibirnya yang mencibir, mengejek Randa yang tadi sempat ia lihat mengeluarkan uang segepok untuk membayar ganti rugi pagar tembok yang hancur ditabrak mobil Randa.

Dia pun memutar jalan ke sebuah tikungan dan menembus jalan mencari jalan lain melewati beberapa tikungan kembali ke jalan menuju rumah milik Asyifa. Didepan pintu pagar rumah itu, dia pun kembali berhenti tanpa berniat turun dari motornya.

"Ini hari terakhirku dikota ini Asyifa. Kuliah ku telah selesai. Urusanku di kota ini tak ada lagi. Aku mohon pamit. Aku akan pergi Asyifa. Aku akan kembali ke kota asalku. Semoga kau bahagia bersamanya Asyifa." Batin pemuda itu berkata sambil memandang pintu rumah Asyifa yang tertutup rapat dengan hati penuh kesedihan.

Tetes air mata tampak jatuh di pelupuk matanya. Memaksa pemuda itu menyingkapkan kaca helm yang menutupi wajahnya sedari tadi hanya untuk menyusut air matanya yang jatuh.

Sepasang mata hitam legam yang tajam bagaikan elang, serta alis matanya yang tebal hitam bak semut beriring, terukir diwajahnya yang hanya terlihat separuh karena tertutup helm.

Semua perempuan yang memandangnya, walau hanya melihat sekilas dari balik helm pasti akan langsung menebak jika pemuda itu sangat tampan dan rupawan.

Ken adalah pemuda yang di gilai banyak perempuan di kampusnya. Setiap Ken beraksi, semua perempuan akan terpesona dan bersorak sorai jika ia berada ditengah arena balapan. Namun sayang, Ken tidak tertarik dengan semua perempuan yang ada di sekitarnya. Hatinya telah terpincut dengan Asyifa yang telah menjadi cinta pertamanya sejak ia pertama kali datang ke kota itu.

Tak ada seorang pun di kota itu yang mengenal siapa sebenarnya 'Ken'. Termasuk Asyifa sendiri. Yang mereka tahu, Ken hanyalah seorang pemuda yang datang dari luar kota untuk menjadi mahasiswa disebuah fakultas negri terkenal di kota itu.

Pernikahan Asyifa dua tahun yang lalu karena dipaksa orang tuanya, telah membuat Ken patah hati. Ken tak mampu mencegah pernikahan yang tidak ia ketahui itu. Kedatangannya malam minggu itu ke rumah Asyifa hanya bertujuan untuk menemui sang pacar. Namun yang ia temukan sungguh diluar dugaan.

Ken harus menerima kenyataan pahit saat melihat deretan papan nama bertuliskan "Selamat menikah Asyifa dan Randa" terbentang di pekarangan rumah Asyifa. Walau hatinya hancur remuk dan redam. Ken tetap berusaha tenang dan mendatangi Asyifa ke pelaminan hanya untuk sekedar memberi selamat.

Entah apa yang dirasakan Asyifa saat itu, Ken tidak tahu. Ken memilih cepat pergi setelah sempat bersalaman sejenak dengan Randa. Dia tak menghiraukan suara Asyifa yang terdengar menjerit memanggil namanya. Itulah hari terakhir Ken dan Asyifa bertemu.

"Kelak kita takkan berjumpa lagi. Aku takkan kembali lagi kesini. Aku akan melupakan semua kenangan kita. Selamat tinggal Asyifa." Ken menghela nafas panjang dan menutup kaca helmnya.

Niatnya untuk berpamitan dengan Asyifa hanya ia lakukan dengan menatap rumah yang sepi itu. Tak ada niat dihatinya untuk menemui Asyifa yang ia ketahui sudah menjadi istri orang lain secara sembunyi-sembunyi.

Ken tidak tahu, jika Asyifa saat itu sedang di culik oleh Wahyu dan ia telah dituduh menjadi dalang penculikan oleh Nikita dan Wahyu.

Deru sepeda motor gede ninja rr-4 milik Ken pun meraung meninggalkan rumah Asyifa, membawa luka dihatinya jauh kembali ke kota dimana pemuda itu berasal.

.

.

BERSAMBUNG

1
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
👋
𝐇⃟⃝ᵧꕥ ᴀsᴛɪᴀʀᴀᵃʸᵘᵈᶦᵃѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Gak mungkin bisa memilih, karena dia mau ke dua nya🤣🤣
𝐇⃟⃝ᵧꕥ ᴀsᴛɪᴀʀᴀᵃʸᵘᵈᶦᵃѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Mana ada seorang ibu yang mau menyerahkan darah daging nya untuk di asuh orang lain. Emang gampang ya mengandung dan melahirkan, kalo mau anak mah bikin aja sendiri🤣🤣
Afriyeni: ya ampyuun kamu beneran baca ya say 🤭✌️ makasih sygku, cintaku, kamu udah mampir baca /Kiss//Rose/
total 1 replies
Mr.Arez-Jr
lanjut karya baru 😍
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
semangat terus kak🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Asyifa astagfirullah deh
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak👋
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
semangat terus kak🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
maaf bru mampir lagi kak🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
gara2 lukisan itu hampir aja ketahuan Asyifa
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
smoga ga ktemu
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
syifa harus hati-hati nih
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
bapak2 hdeh
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
niki lgi banyak pikiran
🌺Bunga_Ros⁹⁷
Oma @Afriyeni Official maaf baru sempat mampir lagi..😊😊🙏🏻🙏🏻🙏🏻
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Jika ada alvino, dia pasti berseru bukan muhrim/Grin//Joyful/
Afriyeni: kalau ada Alvino, novelnya jadi seru 🙃
total 1 replies
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Kenapa tuan arif yang gerak cepat /Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Rasanya aaaa sekali mendengar dan melihat assyifa
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Astaga, kenapa harus di permalukan sih /Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Kenapa sih, demen banget ngosip. Nanya langsung aja sama Assyifa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!