NovelToon NovelToon
Mas Ustadz I Love You

Mas Ustadz I Love You

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Romansa / Tamat
Popularitas:503.9k
Nilai: 5
Nama Author: nurusysyifa

Cinta memang tak memandang kemana dan siapa dia akan berlabuh. Bahkan cinta bisa hadir di dua orang yang berkarakter berbanding terbalik.

Anastasya, seorang gadis dari desa yang datang ke kota menjadi seorang preman pasar harus bertemu dengan Faisal Fariz Saputra yang seorang Ustadz tampan yang begitu lemah lembut.

Bagaimana kisah keduanya terjadi, bagaimana mereka menjalani cinta dengan perbedaan karakter. Apakah cinta mereka akan sampai ke ikatan tertinggi yaitu ikatan pernikahan....

Ikuti cerita selengkapnya..
*Mas Ustadz I Love You*

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurusysyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia Siapa?

🌾🌾🌾🌾🌾

"Hey, berhenti! Nih makanan tidak di kasih racun kan!" teriak Ana.

Ana panik saat melihat anak kecil yang ada di sebelahnya itu terus batuk-batuk.

"Astaghfirullah hal Azim," Faisal dan Hasan berlari mendekat.

Teriakan Ana yang begitu menggelegar membuat Hasan juga Faisal ikutan panik, mereka mendekat karena anak yang ada di sebelah Ana itu benar-benar batuk dan terlihat kesakitan, bahkan dia juga berusaha untuk mengeluarkan semua yang ada di dalam perutnya.

"Kamu tidak apa-apa kan? hey hey!" Ana begitu panik, baru kali ini dia di hadapkan dengan kejadian yang seperti saat ini.

Tangannya terus mengelus pelan punggung anak itu dan satu tangan menyodorkan minuman mineral yang juga dari kotak nasi itu.

"Dek dek," Faisal berjongkok di depan anak itu juga ikut mengelus punggung di satu sisinya. Tentu, Faisal juga sangat panik dan takut.

Anak itu merebut air mineral dari tangan Ana dan meminumnya dengan tergesa-gesa dan setelahnya dia mengangkat wajahnya dengan perasaan lega.

"Aku tidak apa-apa kok, Kak. Ini karena Salwa buru-buru saja makannya jadi keselek deh. Makanannya enak kok tidak ada racunnya." ucapnya, ternyata namanya adalah Salwa.

"Alhamdulillah," Faisal begitu lega ternyata ketakutannya tidak nyata padahal dia tadi benar-benar sangat takut.

Sementara Ana, Ana masih terpaku menatap Salwa tak berkedip, dia begitu syok tadi bahkan sampai sekarang kepanikan rasanya belum berakhir dalam dirinya dan terlihat dadanya yang naik turun tak beraturan.

"Hey, kamu tidak apa-apa kan?" kini Faisal yang terlihat khawatir karena melihat Ana yang terdiam.

Mata Ana masih terus membulat dengan nafas tersengal juga tubuh yang sedikit gemetar. Hadeuh, sang jawara begitu ketakutan karena kejadian itu.

"Kak, kenapa kakak diam saja, kakak tidak kenapa-napa kan?" teriak Salwa.

"Hem!" akhirnya Ana tersadar. Matanya seketika beralih ke arah Salwa namun tangan satunya langsung.

Plukk...

"Semua ini gara-gara kamu, hampir saja aku kena serangan jantung!" omelnya, dan tentu Faisal yang di salahkan juga tangan yang juga memukul pundak Faisal.

Padahal jelas-jelas bukan Faisal yang salah tapi karena Salwa yang tak hati-hati saat makan. Seharusnya yang di omelin Salwa kan bukan Faisal.

Deg...

Jantung Faisal mulai bekerja saat ini saat tangan Ana bertengger di atas bahunya. Nih cewek apa nggak bisa membedakan mana pria alim yang tak bisa di sentuh dengan pria yang bar-bar yang gampang di sentuh pa ya?

"Kalau saja jantungku kenapa-napa kamu harus bertanggung jawab," imbuhnya lagi.

"Hem, maaf," Faisal berdiri tentu dia akan menghindar dari Ana. Bisa bahaya kan kalau lama-lama.

"Hem, aku bau ya?" sadar diri kalau Ana bau tapi bukan itu yang membuat Faisal menghindar tapi karena mereka bukan mahram dan tak akan membiarkan saling bersentuhan.

"Maaf ya, jaket ku memang belum aku cuci dari kemarin. Nanti deh," tak ada rasa malu untuk jujur, mengatakan apa yang memang sebenarnya.

Ya, Ana sadar kalau dia memang jorok tapi mau bagaimana lagi dia belum ada rezeki untuk membeli baju ganti. Kadang dia hanya akan memakai jaket saja saat kausnya di cuci dan begitu sebaliknya. Miris.

"Hem," Faisal tersenyum kecil padahal bukan karena itu yang menjadi masalah untuk Faisal tapi Ana salah tangkap.

Faisal berjalan menuju mobilnya mengambil jaketnya yang biasa dia pakai lalu kembali ke tempat Ana.

"Nih buat kamu, maaf bukan baru tapi masih bisa di pakai. Ini juga bersih," ucap Faisal seraya menyodorkan jaket itu pada Ana.

"Tidak usah, ini juga masih bisa di pakai kok! tinggal di cuci nanti juga bersih," tolak Ana.

"Tidak apa-apa, bisa buat ganti," Dengan ragu dan juga sudah berpikir Faisal langsung memakaikan di punggung Ana tentu itu memantik perhatian Hasan yang sedari tadi hanya diam dan memperhatikan.

'Hem, baru kali ini Ustadz Faisal sampai segininya sama cewek. Aduh, Romantisnya,' batin Hasan.

Deg....

Kini Jantung Ana yang bereaksi, jarak mereka begitu dekat meski tak saling menyentuh. Bahkan Faisal memakaikan jaketnya juga tidak menyentuh apapun dari Ana.

Mata Ana memandang wajah Faisal yang begitu meneduhkan, seakan ada sinar yang memancar di wajahnya. Mungkin itu karena air wudhu.

'Keren juga nih cowok. Tampan dan sangat menenangkan. Ah! apa sih Ana. Jangan aneh-aneh ya,' batin Ana yang berusaha menolak akan kekaguman pada Faisal.

Tak ingin dekat terlalu lama Faisal langsung menjauh.

"Hem, kami pergi. Assalamu'alaikum," pamit Faisal.

"Wa_wa'alaikum sa_salam," Entah karena gugup atau karena tidak hafal tapi suara Ana tersendat-sendat. Pipinya memerah dengan mata yang memandangi Faisal yang sudah berjalan.

"Kak, pipi kakak kenapa merah? kakak tidak demam kan?" tanya Salwa yang melihat perubahan pada pipi Ana. Apakah begitu jelas?

"Ti_tidak, kakak tidak sedang demam. I_ini, mataharinya panas banget," elaknya.

"Ya jelas lah, Kak. Kalau matahari memang panas," Salwa kembali menikmati makanan itu dan kini dengan perlahan tak mau sampai dia tersedak lagi dan akan membuat orang lain merasa khawatir.

"Di habiskan," kata Ana.

"Iya, Kak. Pasti habis kok kan makanannya enak. Jarang-jarang kan bisa makan enak seperti ini. Mana gratis dan tanpa bekerja lagi," ucapnya dengan mulut yang penuh.

"Kalau lagi makan itu jangan sambil bicara," Ana menegur.

"Lah, kan kakak yang ngajakin bicara. Bagaimana sih."

"Iya ya, udah! sejarah makan dulu." Keduanya menikmati makanan bersama.

Sesekali Ana menoleh melihat semua anak-anak yang juga sedang menikmati makanan yang sama persis dengan mereka berdua.

Hatinya terasa tergelitik, dulu dia selalu mengomentari anak-anak jalanan yang dia pikir sangat meresahkan. Mencari uang di jalan raya, berkeliaran tanpa mempedulikan keselamatan dan sekarang dia sendiri malah menjadi salah satunya.

Mungkinkah ini adalah teguran dari Sang Pencipta kalau apapun keadaan kita kita tidak boleh menghina dan juga menghakimi siapapun dengan komentar menyakitkan yang keluar dari mulut kita. Kita tidak tau esok hari akan seperti apa. Bisa saja kita juga mengalami hal yang sama atau mungkin malah lebih parah.

Sementara Faisal masih diam mengamati di dalam mobil. Mobil yang hanya tinggal berjalan kini malah mematung di tempat dan tak bergerak.

"Kenapa tidak di ajak pulang saja kalau tidak rela meninggalkannya?" celetuk Hasan.

"Untuk apa?" jawab Faisal.

"Ya terserah mau di jadikan apa. Siapa tau di jadikan sang belahan jiwa."

"Sembarangan!"

"Hadeuh, Ustadz Faisal yang paling tampan, baik hati dan paling santun. Jangan nolak-nolak seperti itu, hati orang siapa yang tau. Sekarang bisa bicara tidak tapi tidak tau kan nanti atau besok."

"Hem, makin ngelantur kamu ngomong."

Faisal bergegas menjalankan mobilnya namun masih saja mencari pandang ke arah Ana tanpa sepengetahuan Hasan.

'Sebenarnya dia siapa?' batin Faisal merasa penasaran.

🌾🌾🌾🌾🌾

Bersambung.....

1
tsuraya kenko
faizal adlh kakak ipar dr abangnya sendiri???
Chen Aya
mampir thor
Sulaiman Efendy
SUNTIK MATI SAJA TU SI ALEX,, ATAU BAWA KE MARKAS MAWAR BRDURI.. BIAR DIHAJAR PAK JON & DANU..
Sulaiman Efendy
SIALEX BNAR2 SALAH CARI LAWAN DGN MNGUSIK KLUARGA SAPUTRA...
Sulaiman Efendy
TERNYATA SI ALEX, KNP POLISI BLM BRHASIL MNANGKAP SI ALEX, STELH SKIAN LMA KABUR MASAK GK KTAUAN DMN PRSEMBUNYIAN SIALEX
Sulaiman Efendy
SIAPA PELAKUNYA? APA KERJAAN ORG2NYA SI ALEX..? ATAU MUSUH LAMA MREKA...?
Sulaiman Efendy
KONDISI ILHAM GIMANA, KNP FAISAL DOANK YG DIBAHAS...
Sulaiman Efendy
NAHH, BENARKN, TASYA YG HAMIL...🥰🥰🥰🥰🥰
Sulaiman Efendy
FAISAL MAH GK SEBERAPA, WAKTU MNTAN ISTRI PERTAMA HAMIL, AKU YG NGIDAM, SETELAH CERAI, DN NIKAH LAGI2 AKU YG NGIDAM PAS ISTRI HAMIL, YG PARAH PAS ISTRI HAMIL KEMBAR, AKU SAMPE DI OPNAME SLMA 1 MINGGU, KRN GK BSA MAKAN SAMA SEKALI..
Sulaiman Efendy
BENAR2 NGIDAM NI SI FAIS...😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
TAPI YG LUCU SAAT FATMA HAMIL, DIA BRDOA SMOGA SAAT HAMIL AHKSAN YG NGIDAM,, DO'ANYA TRKABUL.. FATMA HAMIL, AHKSAN YG NGIDAM, KRN SAAT KAIRI HAMIL, FATMA YG NGIDAM..
Sulaiman Efendy
WAHHH, JGN2 TASYA UDH OTW HAMIL, HASAN YG NGIDAM SPRTI RICO DLU.. SAAT AISYAH HAMIL..
Sulaiman Efendy
NGOMONG2 APA AIRA SDH TAU KLO FAISAL SDH MNIKAH DGN TASYA, TRUS HUBUNGN ALFIAN GMN, APA MRK SDH MNIKAH... KNP HASAN GK GEBET AIRA, PADAHAL HASAN JUGA MNYUKAI AIRA....
Ilham Risa: Hai kak, mampir yuk kak ke novel aku "Pria Buta Yang Genius" makasih kak🙏
total 1 replies
Sulaiman Efendy
MAKANYA JGN DIBUTAKN OLEH CINTA, OLEH NGACA DLU, UDH PANTAS BLM BRSANDING DGN TASYA,, UDHLH TASYA DARI KLUARGA SUSAH,, HRS DPT SUAMI KERE KYK LO.. RMH AZA TK PNY, EMANG LO MAU HIDUP DI BAWAH KOLONG JMBATAN... LO AZA DUEL DGN TASYA GK MNANG, SOK2AN JATUH CINTA MA TASYA....
Sulaiman Efendy
COBA BIMO GK GOBLOK, PSTI ENAK TTP JDI TEMAN TASYA, BHKN TEMAN FAISAL...
Sulaiman Efendy
TUNGGU AZA, LO YG NNTI AKN MMPUS..
Sulaiman Efendy
SALAH LO KASIH PRINTAH GOBLOK SAMA TASYA, TASYA JUGA JAGO BELADIRI, HRSNYA LO BAHU MMBAHU MMBELA DIRI
Sulaiman Efendy
HRSNYA TASYA MELAWAN, PATUH TRHADAP SUAMI BKN BRRTI HRS DIAM..
Sulaiman Efendy
HRUSNYA FAISAL MINTA BANTUAN ABANG KEMBAR & AISYAH, BIAR AISYAH SURUH PAK JON & DANU SELIDIKI SI ALEX...
Sulaiman Efendy
SALWA JUGA GK MAU JUJUR SIH, WADUH NIH BOCAH, HRSNYA YG KYK GITU DILAPORIN..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!