NovelToon NovelToon
30 Days For Love

30 Days For Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:10.6M
Nilai: 5
Nama Author: Reni Juli

Bagaimana rasanya jika selama tiga puluh hari kita harus tinggal dengan orang yang tidak kita suka?


Ini karena ide gila kakaknya dan permintaan kakeknya membuat Olivia harus tinggal dengan seorang pria yang tidak dia kenal dan tidak dia suka.

Karena saran cucunya Jacob Smit membuat Michael Smith menjodohkan cucu perempuannya Olivia Smith untuk dijodohkan pada cucu sahabatnya.


Ini bukan perjodohan paksaan,kakeknya hanya meminta cucu tersayangnya itu untuk dekat dengan cucu sahabatnya dan meminta mereka untuk tinggal selama tiga puluh hari dibawah satu atap,tentu itu saran dari cucunya Jacob Smith.

Tentu Olivia menolak dengan segala upaya tapi dia tidak bisa menolak permintaan kakeknya,akankah Olivia membuat pria yang dijodohkan dengannya membencinya dalam waktu 30 hari itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kopi terenak

Sebelum rapat dimulai Olivia masuk kedalam ruangan itu dengan membawa kopi yang diminta oleh Lewis.

Olivia meminta bantuan seorang pegawai untuk membawakan kopi masuk kedalam ruang rapat, tentu dia tahu ruang rapat itu dari pegawai yang membantunya.

"Hei kau, dimana tempat tuan Simone duduk nanti?" tanya Olivia.

"Biasanya tuan Simone akan duduk disini karena selama ini dia yang selalu memimpin rapat." jelas karyawan Lewis yang membantunya.

Senyum licik langsung mengembang diwajah Olivia, dia mulai menata gelas kopi diatas meja, kali ini Lewis tidak akan berani memintanya membuat sesuatu lagi.

"Siapa namamu?" pria itu melihat kearah Olivia.

Pasalnya dia belum pernah melihat Olivia diperusahaan itu dan tadi dia sempat melihat Olivia datang bersama dengan bosnya.

"Aku Olivia, lalu kau?"

"Kenalkan aku Jeremi."

Jeremi mengulurkan tangannya sedangkan Olivia langsung menyambut tangan Jeremi.

"Apa kau pegawai baru?" tanya Jeremi lagi.

"Yah, aku karyawan magang disini."

"Apa kau kenalan bos?"

"Anggap saja begitu." jawaban Olivia cepat.

Setelah meletakkan kopi pada tempatnya Olivia tampak begitu puas, dia tersenyum melihat kopi yang dia hidangkan.

"Olivia sebaiknya kita pergi karena sebentar lagi bos akan mengadakan rapat." ajak Jeremi.

"Kau benar, jangan sampai kita kena penalty." jawabnya.

"Hah?" Jeremi tidak mengerti dengan maksud Olivia tapi dia langsung mengikuti langkah Olivia keluar dari sana.

"Bagaimana jika nanti kita makan siang bersama?" ajak Jeremi.

"Boleh saja sekalian aku ingin mengenal karyawan disini."

"Itu bagus."

Mereka berjalan menjauhi ruangan rapat sambil berbicara ringan sedangkan saat itu Lewis sedang berjalan kearah ruangan rapat dengan beberapa orang.

Lewis menghentikan langkahnya saat melihat Olivia tampak begitu akrab dengan salah satu karyawannya, dia hanya berdiri melihat Olivia sampai Cherly memanggilnya.

"Tuan Simone, ruang rapat tidak jauh lagi?"

Lewis menatap Cherly dengan tajam, beraninya!! Memangnya dia tidak tahu?

Lewis kembali melangkah memasuki ruang rapat dengan para rekan bisnisnya, dia tampak puas saat melihat kopi sudah terhidang diatas meja.

Sepertinya Olivia Smith melakukan apa yang dia perintahkan padanya dan tidak mengecewakannya.

"Nah tuan-tuan, sebelum rapat dimulai silahkan minum kopi yang sudah disediakan oleh karyawan kami terlebih dahulu."

"Anda selalu sopan dan sangat baik tuan Simone." puji salah satu rekan bisnisnya.

Mereka mulai mengangkat gelas itu, sebelum meminumnya mereka mencium aroma kopi yang harum, sepertinya rasanya juga enak.

Tanpa ragu mereka mulai meneguk kopi itu secara bersamaan dan pada saat itu?

"Brusshhh!!!" kopi yang ada dimulut setiap yang meminumnya langsung tersembur keluar dan membasahi meja.

Lewis kaget bukan kepalang, apa yang terjadi?

"Tuan-tuan apa yang telah terjadi?" tanyanya dengan cepat.

"Tuan Simone apa kau ingin membunuh kami!!" kata salah seorang rekan bisnisnya kesal.

Dengan sigap Cherly mengelap meja itu sampai bersih, dia juga menyediakan air putih untuk para rekan bisnis bosnya.

"Maaf tuan-tuan, aku tidak tahu apa yang kalian maksud."

Lewis segera meraih gelas kopi yang ada didekatnya, apa yang disediakan oleh Olvia Smith didalam gelas itu sampai membuat semua rekan bisnisnya seperti itu?

Saat meneguk kopinya mata Lewis terbelalak kaget, dengan cepat dia mengeluarkan kopi itu dan memuntahkannya kedalam gelasnya kembali. Ini kopi atau air garam?

Lewis mengelap mulutnya dengan cepat sedangkan dia mendapat tatapan tajam dari para rekan bisnisnya.

"Olivia Smith, beraninya kau!!" makinya dalam hati.

Lewis segera membungkukkan badannya dalam-dalam untuk meminta maaf pada semua rekan bisnisnya yang ada disana, seharusnya dia tidak mempercayakan hal seperti ini pada Olivia Smith.

"Maafkan aku, ini kesalahanku karena meminta seorang pegawai baru untuk menyiapkan kopi ini." katanya tidak enak hati.

"Tuan Simone kami tidak menyangka kau sembarangan mengambil karyawan, bagaimana jika yang ada didalam gelas itu adalah racun?" ujar salah seorang rekan bisnisnya.

"Aku benar-benar minta maaf, aku akan memanggil karyawan baru itu untuk datang dan meminta maaf pada kalian." katanya lagi dengan tidak enak hati.

"kalau begitu panggil dia kami ingin lihat!"

"Baiklah."

Mungkin ini pelajaran bagus untuk Olivia, gadis itu harus meminta maaf pada semua yang ada disana.

"Cherly panggil Olivia masuk kemari." perintahnya.

"Baik tuan Simone." Cherly keluar dari ruangan itu untuk memangil Olivia yang pasti dia sangat senang, sebentar lagi Olivia akan dimarahi oleh Lewis Simone dan pada saat itu dia berharap gadis itu langsung ditendang oleh Lewis Simone.

"Hei kau dipanggil tuan Simone." Cherly memanggil Olivia saat sudah berada diruangannya.

"Oh ya, apa dia tidak puas dengan kopinya?" Olivia bertanya dengan santai.

"Setelah ini bersiaplah kau angkat kaki dari sini." ujar Cherly dengan tajam.

"Itu yang aku harapkan." Olivia bangkit berdiri dan berjalan melewati Cherly. Dia ingin lihat apakah Lewis akan memecatnya? Jika iya maka dialah yang menang.

Cherly mengikuti Olivia berjalan keruang rapat dengan tidak mengerti, kenapa gadis itu tidak takut sama sekali?

Olivia membuka ruangan rapat, masuk kedalam sana sambil tersenyum sedangkan Lewis melotot padanya.

"Tuan Simone ada apa kau memanggilku?" tanyanya pura-pura.

"Olivia Smith, beraninya kau mempermalukan aku?"

Saat mendengar nama itu beberapa pengusaha yang berada disana langsung bangkit berdiri, Olivia Smith? Wah ini suatu keuntungan buat mereka.

Tidak hanya itu mereka juga melihat kearah Olivia dengan teliti, jelas mereka tahu siapa gadis itu karena mereka sering melihatnya dipesta perusahaan bersama dengan ayah dan kakaknya. Salah seorang berjalan kearah Olivia dan berdiri didekatnya.

"Wah nona Olivia, aku tidak menyangka bisa bertemu dengan anda disini. Apa kau masih ingat dengan paman?" tanyanya.

Olivia melihat orang itu sambil tersenyum, mana dia tahu tapi ini hal bagus. Mungkin orang itu salah satu rekan bisnis kakaknya.

"Hai paman, aku juga tidak menyangka akan bertemu dengan paman disini." ujarnya.

"Jadi tuan Simone, apa nona ini yang menghidangkan kopi itu?"

"Benar, jadi aku akan memintanya untuk meminta maaf pada kalian." ujar Simone dengan cepat.

Tiba-tiba saja terdengar gelak tawa diruangan rapat itu, Cherly tidak mengerti sedangkan Simone diam saja. Bisa dia tebak para rekan bisnisnya tidak jadi marah karena status gadis yang berdiri didepan mereka, sepertinya dia sudah salah perhitungan.

"Maaf tuan-tuan sekalian, apa kopi yang aku hidangkan tidak enak?" Olivia memasang tampang memelas.

"Oh tidak, ini kopi terenak yang pernah kami minum." Jawab salah seorang rekan bisnis Lewis.

Lewis hanya belotot pada rekan bisnisnya, begitu cepatnya mereka berubah?

"Dasar penjilat!" desisnya dalam hati.

"Kalau begitu jangan dihabiskan." ujar Olivia.

"Tentu, tentu saja." jawab salah seorang disana dengan cepat. Siapa yang mau meminum kopi yang asinnya luar biasa itu?

"Tapi aku benar-benar minta maaf, ini kali pertama aku membuat kopi." katanya pura-pura bersalah.

"Jangan dipikirkan, kami sangat menikmati kopinya."

"Terima kasih kalau begitu biarkan tuan Simone saja yang menghabiskan kopinya." Olivia mengedipkan sebelah matanya pada Lewis.

"Kau benar, tuan Simone bisa menggantikan kami menghabiskan kopi itu." ujar salah seorang pengusaha yang ada disana.

Lewis melihat Olivia dengan kesal dan menggerutu dalam hati:

"Olivia Smith, awas kau!!"

Setelah meminta maaf Olivia keluar dari ruang rapat itu dengan puas, puas karena telah mempermalukan Lewis Simone, siapa suruh berani memerintahkannya.

Sedangkan Cherly melihat kepergian Olivia dengan kesal, siapa gadis itu sebenarnya? Kenapa para pengusaha disana malah sungkan padanya dan kenapa Lewis Simone tidak langsung memecat orang yang telah mempermalukannya?

Siapapun gadis itu tidak akan dia biarkan memiliki Lewis Simone karena pria itu adalah miliknya.

1
Katherina Ajawaila
tabur tuai berlaku chery 🤑
Katherina Ajawaila
Cherly siapa kamu, kalau ngk tau apa" diam aja lah belatung nangka 😆
Katherina Ajawaila
ngk enakkan balasannya Olivea, iseng nya kelewatan sih
Katherina Ajawaila
Cherly bego aja, mau di kadalin Olivia. dsar tulalit 😡
Katherina Ajawaila
Olivia bocor habis, keren sih lewis biar berubah juga jangan seperti robot cop ya kan🤭
Katherina Ajawaila
Cherly, coba ngana liat di majalah bisnis siapa sebenarnya Olivia Smith biar tdk merasa tersaing. kasihan deh 🤑
Katherina Ajawaila
bagus ceritanya, singkat padat dan mudah fi mengerti, yg baca jd ngk ngebosanin
Katherina Ajawaila
Aku suka gaya Olivea sama kaya momy nya. keren 😆
Katherina Ajawaila
harus extra sabar olive walaupun kesel banget 🥺
Katherina Ajawaila
cucok bingit berdua, face nya cakep dan ganteng🤭
Rita Wati
Salah langkah buaya yg mendekat
Ainofianti Kng
ka cerita ank nz olivia ad d apk mn ? udh d rilis blm sm yg cerit
a six baby na ?
Rita Wati: Cerita six baby di judul apa?
total 2 replies
Ririn Suherman
ya ALLOH perutku sakit thor ngakak trs
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
wkwkekkkk segala makanan kayaknya dibeli ini 🤣🤣
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
😂😂😂
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
wkakakak celaka kau lewis 🤣🤣
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
🤣🤣🤣🤦‍♀️
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
sokorr....Olivia mau dilawan 🤣🤣
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
hahaha pasti dekatin Olivia mau deketin Jacob 😂
jangan harap bisaaa langsung ditendang sama Olivia
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
🤣🤣🤣🤣🤣
sokor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!