NovelToon NovelToon
Aku Dan Ketiga Kakakku

Aku Dan Ketiga Kakakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Badboy / Mafia / Tamat
Popularitas:53k
Nilai: 5
Nama Author: Mortoon

Bagaimana rasanya hidup dengan 3 orang Kakak laki-laki dengan kepribadian berbeda?
Bagaimana rasanya menjadi satu-satunya putri bungsu Konglomerat dengan ketiga Kakak Tampan dan Keren?

Cari tahu di sini! Xana dengan ketiga Kakaknya serta kehidupan Xana dengan kepribadian ganda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mortoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9 JALAN-JALAN

Hari ini Xana memakai dress feminim.Itu membuat Xana berbeda dari sebelumnya,biasanya ia akan memakai rok hitam pendek atau semacamnya dan mengenakan pakaian berjaket hitam,namun kali ini demi menemui keluarga terhormat itu ia memakai baju feminim.

"Kak,Lihatlah dia memakai baju feminim hanya untuk menemui pangerannya."Kak Petra menggoda Xana seperti biasa.

"Idih apaansi,mending sono kakak cari cewek nanti kalau kalian bertiga nikahnya keduluan adek,mau?"Xana balik menggoda.

Kata-kata Xana menusuk ketiga kakaknya yang jombol abadi.Mereka bertiga bukan jelek ataupun tidak ada yang mau,hanya saja mereka yang anti cewek!Entah bagaimana masa depan mereka kelak.

"Sayang,ingat jaga perilaku dan bersikaplah sopan kepada keluarga De Venorm.Kamu tahu sendiri,bukan?Ayah mereka adalah rekan bisnis Papamu,"Ibu Xana menasihati Xana karena khawatir putrinya kebablasan.

"Iya,ma."Xana memakai sepatu lalu pergi dan melambaikan tangannya.

"Dia sudah dewasa sekali,ya.Sekarang ia keluar tanpa penjagaan kita dan pergi tanpa ada kakaknya yang mengasuh padahal dulu Xana begitu kecil dan tomboy,Hahhh waktu begitu cepat berlalu,"dibalik dinginnya Kak Albert ada rasa rindu pada Xana kecil.

"Dia akan dibawa Suaminya kelak,tetapi dia juga akan berlindung kepada kita jika terjadi sesuatu kelak,"tambah Kak Sean.

Ketiga kakaknya benar-benar membayangkan masa depan Xana yang indah dan damai.

××××××××××××××××××××××××××××××××××

"Lady Xana,"Panggil seorang pria dari arah berlawanan.

"ah,Tuan Leon,Saya senang bertemu dengan anda,"Ucap Xana sambil tersenyum dan menganggukan kepala.

"Tidak usah berlebihan,panggil Leon saja,"Ujar pria tinggi dengan pakaian santai kerennya.

"Dimana keluarga anda?"tanya Xana yang melihat kebelakang dan hanya ada mobil Leon sendiri.

"Ah,mereka ada urusan jadi hanya aku yang datang,"lanjut Leon.

"Ya sudah,kalau kamu mau aku akan mengajakmu ke Sungai terbesar dan indah disini"ajak Xana.

"Hmm,Boleh,"Leon kemudian membuka pintu mobil.

Xana masuk dan merasakan wangi mewah dari bunga mawar.Wangi itu pasti wangi parfum semprotan karena berbeda dengan wangi tubuh Leon.Leon kemudian masuk mobil dan mulai menyetir.Leon menyetir dengan sikap tegak dan tegas tidak seperti orang lain.

"Ah,dari sini kita belok ke kiri dulu,"Xana memberi arahan.

Setelah mengitari kota dan akhirnya sampai.Mereka membeli karpet untuk duduk dan bermacam camilan.Bagi mereka tidak masalah membeli yang mahal,asal kualitas terjamin.

"Ayo,kita duduk disini saja,"ajak Xana.

Xana menggelar karpet dari tenunan yang cukup besar dan menata makanan diatas karpet.Leon melihat Xana duduk dengan menekuk lututnya dan duduk berlutut.Leon adalah anak bangsawan dan tidak pernah duduk di posisi seperti itu.Ia sedikit gelisah dan memperhatikan Xana yang manis menata makanan.

"Loh?Kenapa ga duduk?"Xana heran dengan sikap Leon yang gelisah sedari tadi.

"Ah,iya,aku....tidak terbiasa dengan duduk berlutut sepertimu,Xana,"jelas Leon.

"Astaga,maaf aku lupa,aku akan carikan kursi,ya?"Xana berdiri dan akan berjalan.

"E-eh tidak perlu,Aku hanya canggung dan tidak terbiasa,akan memalukan jika pria duduk lebih tinggi dari wanita,aku akan duduk,ayo"Leon tidak ingin merepotkan Xana.

Xana memperhatikan pria yang canggung itu.Xana tersenyum kecil karena ia baru pertama kali melihat pria semanis dirinya.Apakah dia nyata?Lucu sekali jika difoto.

"Ah,bagaimana kita berfoto dulu?"Seru Xana.

"Boleh,"jawab Leon yang sedang memberi kabar pada ibunya.

"Gaya apa,ya?aku akan minta fotographer yang menentukannya dan meminta dia memoto kita,"jawab Xana.

Xana memanggil fotographer sekitar yang memang ada untuk melayani pengunjung dengan biaya murah.Fotographer itu memikirkan gaya apa yang pantas untuk mereka selfi.Fotographer pun menemukan ide untuk Orang-orang Cantik dan tampan itu.

"Ayo saya potokan dan ikuti gaya yang saya perintahkan tadi,ya"ucap Fotographer itu.

Xana tersipu malu ketika Leon harus menatap ke arah matanya dan tidur di pangkuannya.Leon menatap dalam mata Xana dengab ekspresu terpesona yang tak terlihat kamera.Ia melihat betapa manisnya gadis itu terkena hamparan matahari.Begitupun dengan Xana ia tersipu malu dengan ketampanan Leon ketika terpapar matahari dan duduk di pangkuannya dengan menawan.Pria itu benar-benar mempesona dilihat seperti ini.

"Yak,Ayo gaya yang kedua,ini terakhir,ya"kata Fotographer itu memecah suasana.

"Baik,"hanya Xana yang menjawab.

Gaya Kali ini berbeda.Leon dan Xana harus saling bertatapan dan melihat satu sama lain.Xana benar-benar melihat Leon dengan mata biru cantiknya.Leon menatap Xana dalam-dalam,ia merasa gadis itu berbeda dari pertemuan sebelumnya.Gadis angkuh dan cuek dengan Ketiga Kakak dinginnya.Tetapi Leon salah,ada sisi lain dimana Xana bisa tersenyum dsn tertawa.

×××××××××××××××××××××××××××××××××××××

Hari mulai gelap dan mereka memutuskan untuk pulang.Xana begitu senang hari ini bisa tertawa dan bersenang-senang bersama Leon.Ia merasa jantungnya berdebar-debar setiap kali ia dan Leon bertatapan.Terutama di mall tadi,Leon terpesona dengan Xana ketika mencoba beberapa baju seksi.Leon membelikan dress Seksi pada Xana karena Mereka menyukainya.

"Xana,anu,kapan kau ada waktu lagi?"Leon bertanya dengan malu-malu.

Dilihat seperti ini,mereka berdua seperti orang yang berbeda dari Rumor dingin,kejam,dan keras.

"eh,besok hari sabtu,aku akan bersekolah dan mungkin pulang agak siang,"Xana menjawab dengan sedih.

"Ah,iya benar,aku juga begitu.Aku melupakan semuanya saat bersamamu,ya."Leon kembali menatap Xana.

Mobil mereka berhenti di depan gerbang rumah Xana.Pelayan membuka pintu gerbang.Leon memasukkan mobilnya lalu berhenti di pintu utama masuk.

"Bagaimana dengan minggu?"tanya Leon lagi.

"emm,yeah mungkin,aku akan menghubungimu lagi nanti,bye,"Xana melambaikan tangannya.

"Good Night,Lady" Ucapan terakhir Leon lalu masuk mobil dan meninggalkan rumah Xana.

Xana memasuki rumahnya dan disambut pelayan.Ayah Xana lah yang pertama dilihatnya saat masuk rumah.Ayahnya menatap teliti anak gadisnya.

"Kau minum?"Tanya ayahnya sinis.

"Astaga,tidak.Kami berjalan-jalan keliling kota,bukan mabuk-mabukkan,Papa."Jawab Xana.

"Papamu memang begitu jika kamu tidak dikawal Kakakmu,Xana."jelas ibunya.

"Haha,aku tahu.Tapi ketahuilah bahwa aku sudah dewasa."Lanjut Xana.

"Baby Xana-ku baru berumur 14 tahun,bagaimana bisa kau berkata bahwa kau telah dewasa?"Kak Sean datang dengan Kakak lainnya.

"Emmm Mama bilang jika kita merasakan sesuatu seperti mandiri berarti kita sudah dewasa,iya kan,ma?"jawab Xana.

"Iya,tapi itu dewasa secara mental,sayang.Tapi fisikmu masih remaja.Sudah,sana kamu mandi dan istirahat,"perintah ibunya.

"Aku mau tidur di kamar Kakak!!"Seru Xana dan memeluk Kak Seannya.

Kak Sean tersipu dan menggendong Xana ke atas.

"Lihat,Pasutri itu sudah mulai berulah lagi,"Kak Petra iri.

Malam ini Xana tidur lebih Cepat karena ia takut besok kesiangan karena terlalu lelah.Kakaknya Sean menyiapkan pelajaran adik kecilnya itu.Ia benar-benar menyayangi Xana.Karena hanya Xana yang bisa membuat hatinya luluh pada apapun.

--Bersambung

PERHATIAN!!!

Yuk,dukung Penulis dengan Like,Favorite,dan Vote agar penulis semangat!!(◍•ᴗ•◍)

1
𐙚 Fenny
Hallo, ini Mortoon.

Iya , saya mau kasi sedikit pengumuman, boleh kan ya?
Jadi gini... Ini Novel dah setahun tapi ga kelar kelar wkwkwk ( ya maap)
kalau mau tau alasannya ya simpel, karena author adalah remaja SMA ( Baru MPLS Bun, Haduh kecil bgt ya?) . Sibuk nya anak sekolah tau kan ya di jaman milenial gini hehe....

Anyway, saya bakal lanjut dan Kira kira bakal tamatin juga. Karena sudah ada kesenggangan waktu juga sekarang. Dan saya juga mengucapkan Terima kasih banyak dukungan dan Suka nya ♡♡♡♡

Adapun ternyata setelah saya cek, ada Novel yang judulnya sama ya? Hehe plot nya emang beda, tapi judulnya kebetulan sama atau emmm?? Saya ga msalah si kalau memang kakaknya terinspirasi atau mendapat ide dari Novel saya, tapi TOLONG YA DI BERI IB ( inspiration by Mortoon) atau Cr (Credit By Mortoon). Tentu saya akan senang dan tidak salah paham.

Sekian dari saya, Selamat Tahun Baru 2023 semua <3
Uzumaki dattebayo
kyut
Nayyira
lanjut
Risya wolf
ayo lanjutin mangat
Pai Konyol
Ceritanya bagus, kok, thor. Jangan lupa perhatiin tanda baca ya, hehe.. Fighting fighting kakak author‾
𐙚 Fenny
Overthinking ama ni cerita, tapi dah fresh kok Hahhahahah
Sheline
ni dah 2 tahun ga update kemana aja dh
SnowySecret
aku nangis nih kalau lama lanjutannya
thesunriseshack
terus up lgi... baru slesai baca mikir kpn up lagi....ehhh akhir ny up lngsng thor
TwilightQueenbee
next lanjut pliss up up
Cinta Insta
Mantap ceritanya thor総 Like&5 検 mendarat untukmu... Semangat terus潮
RIAquuins
lanjut thor
bunglon🍀🍀🍀
kayaknya aga seru nih
bunglon🍀🍀🍀
lumayan
bunglon🍀🍀🍀
aku mampir thor.semoga menyenangkan dan seru ceritanya 😊
𐙚 Fenny: makasih kak😆❤️❤️
total 1 replies
DavidTheDancer
si ceritanya sangat menarik dan bagus, semoga banyak yang lihat dan like, tetap semangat ya author
𐙚 Fenny: makasih🤧
total 1 replies
Drone Ground
Yok jangan kasih kendor updatenya!
Evan junior
ga kebayang kalo jadi karakter Manhua terus dibuat komik🤣
mangat thor biar bisa up terus😬
Rara: iya thor pasti rame ya ngga Evan junior
total 2 replies
Rara
aaaa kaka semangat ya
Chazelune
jsjzhzbzjJznzsjsjznxnzjzns
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!