NovelToon NovelToon
Red Rose-Cinta Di Tiga Negara

Red Rose-Cinta Di Tiga Negara

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:128.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Lyyana

Red Rose (Cinta di Tiga Negara)
Perjalanan Cinta yang berliku, kekecewaan dan kesedihan.
Ketika ketulusan hati dipertanyakan dapatkah mempercayai cinta lagi, setelah semua yang dialami.
"Bukan Cinta Pertama, Tapi Cinta Sejati"

Lin Yijia
Perjalanan hidup yang di jalani, suka dan duka ia rasakan, membawanya terombang ambing dalam dekapan dunia.
Pertemuan demi pertemuan, yang berakhir dengan perpisahan. Terbuai perasaan, berpikir cinta itu datang, namun selalu berakhir dengan kegagalan.
Dapatkah ia bertahan, lalu dimanakah cinta sejatinya (?) akankah cinta pertamanya menjadi cinta sejatinya (?)
Temukan jawabannya dalam Novel Red Rose-Cinta di Tiga Negara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lyyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Orang dari Masalalu

* " Bandara Udara Heathrow (London Heathrow) " *

Salah satu bandara Internasional Inggris, terkenal sebagai bandara tersibuk di Eropa, tersibuk ke-5 di dunia.

Seorang Wanita muda keluar dari pesawat yang baru saja L**anding, dengan kaca mata hitam nya, ia tetap tidak mampu menutupi kecantikan paras nya, dengan potongan rambut Berry Bob Hairstyle nya ia tampak begitu imut, paduan kulit putih dan rambut coklat nya itu membuat ia begitu mencolok.

"Kakak Willona! " teriak seorang gadis imut, penuh semangat. Ia buru-buru berlari menghampiri orang yang di sapa nya itu

"B**ruk!" Ia memeluk wanita muda, yang ia panggil Kakak itu, dengan sangat erat.

"Sisi."

"Kak, aku sangat merindukan mu"

"Aku juga sangat merindukan mu." ucap wanita muda yang di panggil Kakak itu

"Sisi lepas kan dulu Kakak mu itu, dia baru saja kembali dari perjalanan yang jauh, ayo biar kan Kakak mu istirahat dulu, dia pasti lelah." ucap seorang Wanita paruh baya lemah lembut.

Sisi akhirnya melepas kan pelukan nya itu, tentu saja setelah sang Ibu menasehati nya, walau bagaimanapun dia sangat senang dapat bertemu Kakak nya kembali, setelah berpisah selama beberapa tahun.

"Baik Mah ." ucap Sisi seraya memonyongkan mulut nya

"Jangan cemberut Sisi sayang." bujuk Willona seraya mengelus-ngelus kepala Sisi

"Willona, bagaimana kabar mu?"

"Aku baik-baik saja Mah." ucap Willona seraya memeluk Ibu nya

"Bagaimana keadaan Mamah?" Willona, masih memeluk sang Ibu cukup lama, menumpahkan segala kerinduan.

"Mamah baik, tentu saja baik sayang." ucap Ibu nya Willona seraya mengusap air mata di wajah nya, tidak ingin sang anak melihat.

"Sampai kapan kalian akan terus berpelukan? kapan giliran ku?" suara yang begitu berwibawa, seorang pria paruh baya menghampiri Willona dan Ibu nya sambil tersenyum.

Selesai berpelukan, Willona dan Ibu nya kompak menolehkan wajah mereka ke arah asal suara

"Ayah!" seru Willona seraya berlari kepelukan Ayah nya

"Ayah aku merindukan mu." rengek Willona di pelukan Ayah tercinta nya itu

"Willona sayang, Ayah kira setelah lama diluar negeri, kau akan berubah, tapi ternyata kau masih gadis kecil Ayah." ucap Ayah Willona haru

"Mana mungkin, aku selalu jadi anak Ayah, hiks..hiks" akhir Willona menangis di pelukan sang Ayah, betapa bahagia nya ia dapat bertemu orang-orang yang ia sayangi lagi

"Ayah, aku juga ingin ikut berpelukan." ucap Sisi manja, seraya memeluk Ayah dan Kakak nya itu

"Iya, Sisi sayang."

"Sudah jangan menangis, ayo kita pulang ke rumah." ucap Ayah Willona lembut pada Willona

"Iya, ayo pulang Kak." ucap Sisi riang

 

.....

 

* " Rumah Keluarga Besar Willona "

Setibanya di rumah Willona, ia langsung di sambut hangat oleh Kakak dan Kakak ipar nya, Morgan dan Ana.

"Kak." Wiillona langsung memeluk sang Kakak yang berdiri di depan pintu, menyambut nya.

"Willona kau akhir nya pulang huh?"

"Apa Kakak tidak senang aku pulang?" ucap Willona seraya melingkarkan kedua tangan nya pada leher sang Kakak, dengan manja.

"Mana mungkin? aku sangat merindukan mu adik kecil ku, sekarang kau tambah cantik saja ya?"

"Tentu saja aku cantik, he..he.." sikap Willona yang begitu imut, persis seperti anak kecil yang polos.

"Cup" Morgan mengecup kedua kening Willona dengan sangat lembut dan dalam

"Adik ku sayang sudah kembali, jangan pergi lagi ya?"

"Tidak akan, aku akan terus di sini, bersama Ayah, Mamah, Sisi, Kakak dan Kakak ipar." ucap Willona dengan riang

"Bagus lah kini kau menyebut ku huh? setelah mengabaikan ku, dan hanya peduli pada Kakak mu saja, aku cemburu tau." goda Ana, Kakak ipar Willona.

"Oh ayolah, Kak Ana yang cantik, jangan marah." bujuk Willona seraya memeluk sang Kakak ipar

"Sudah-sudah, mari masuk ke dalam." ajak Ana

"Iya, ayo

 

*

 

"Resort pribadi Jhonathan "

Cip...cip..cip.. terdengar kicawan burung bersesahutan di luar jendela kamar Yijia, Sekelompok burung hinggap di atas bunga-bunga yang di taruh disana untuk mempercantik balkon kamar Yijia.

Yijia mulai membuka mata nya perlahan-lahan, setelah benar-benar terbangun dari tidur nya, ia mulai meregangkan tubuh nya.

"Selamat pagi Tuan Putri" sapaan yang begitu hangat dan lembut, membuat Yijia kaget dan menoleh ke asal suara

"Jhon?" Yijia kaget ternyata Jhonathan sedang rebahan di samping nya, sementara itu Jhonathan hanya tersenyum

"Kapan kau datang?" tanya Yijia setelah agak tenang.

"Baru saja, kau tidur pulas sekali, jadi aku tidak ingin membangunkan mu." ucap Jhonathan seraya menarik tubuh Yijia kepelukan nya.

"Jhon, aku sangat senang saat pagi, tiba waktu nya untuk terbangun, aku langsung dapat melihat mu."

"Oh manis sekali, apa sekarang Tuan Putri memerintah kan hamba untuk terus berada disisi anda?" goda Jhonathan.

"Ya, kuharap kau selalu ada di samping ku, selamanya!" jelas Yijia

"Akan saya lakukan Putri." Jhonathan seraya mencium kening Yijia dengan mesra

"Jadi sampai kapan kita akan terus seperti ini?" tanya Yijia

"Em sampai Tuan putri, memerintah kan saya untuk pergi."

"Kalau begitu sekarang lepas kan dulu diriku, aku ingin ke kamar mandi." jelas Yijia berusaha melepas kan dirinya

"Perlu saya temani?" tanya Jhonathan penuh hormat

"Tidak, tidak aku bisa sendiri." tolak Yijia sumringah

"Baiklah, kalau begitu aku turun dulu, setelah selesai turun lah, kita sarapan bersama." ucap Jhonathan

"siap."

Jhonathan pun keluar dari kamar Yijia, setelah menutup pintu kamar nya Yijia pergi ke kamar mandi untuk bersih-bersih.

.....

 

* " Rumah Roy "

"Ting..tong.." bel rumah Roy berbunyi, Roy kebetulan berada di dekat pintu buru-buru membuka nya.

"Siapa? tanya Roy seraya membuka pintu rumah

"Kakak ipar." sapa Ana, Adik ipar Roy

"Hai Ana, pagi sekali ada apa?" tanya Roy penasaran

"Dimana Kakak ku?" Ana balik bertanya

"Ada apa ribut sekali?" tanya Airin yang datang menghampiri, mendengar suara ribut-ribut di luar.

"Kakak." teriak Ana riang

"Ada apa, kenapa kau ribut-ribut Ana? seakan tidak pernah bertemu diriku saja?" heran Airin

"He..he..coba tebak aku datang bersama siapa?"

"Morgan?"

"Tet-tot!" ucap Ana seraya menyilangkan ke dua tangan di depan dada nya

"Em Sisi?"

"Salah!"

"Baiklah, aku menyerah."

"Hei ayo keluar, kemari...kemari." ucap Ana seraya melambaikan tangan, memberi intruksi pada orang yang berada di dalam mobil mewah "Rolls Royce " ,itu untuk keluar.

Willona yang sedari tadi mengawasi pembicaraan kedua Adik Kakak itu, tersenyum melihat tingkah Ana yang seperti anak kecil, ia membuka pintu mobil dan berjalan keluar.

"Willona!" seru Airin dan Roy berbarengan karena kaget, melihat orang yang keluar dari mobil itu ternyata adalah Willona.

"Kakak." sapa Willona ramah seraya menghampiri Airin, hingga akhir nya ia memeluk Airin yang masih diam membatu.

Airin benar- benar tidak menyangka akan kedatangan Willona yang mendadak.

"Kak Airin, apa kabar?" tanya Willona riang

"Willona? apa ini benar-benar dirimu?" tanya Airin tidak percaya

"Tentu saja ini aku."

"Wah Willona kita sudah jadi wanita dewasa yah? sudah tambah cantik saja." puji Roy

"Terimakasih Kak Roy, Kak Roy apa kabar?" tanya Willona ramah.

"Aku baik, kamu sendiri bagaimana?." Roy balik bertanya

"Aku juga baik-baik saja, sangat baik."

"Sudah, sudah ayo masuk ke dalam." ajak Airin menggandeng tangan Willona

"Wah ini siapa? imut nya." ucap Willona saat melihat ke dua anak Airin

"Gemas nya" Willona sambil mencubit pelan ke dua pipi Rafael, putra Airin dan Roy.

"Ini Rafael putra ku." jelas Airin

"Wah sudah lama tidak bertemu, ternyata Kak Airin dan Kak Roy sudah punya anak, kenapa tidak mengabari ku?" rengek Willona

"Bukan nya kamu sendiri juga sibuk?" tanya Airin

"He..he..bukan begitu Kak."

"Willona sebenarnya sebentar lagi kami mau pergi, apa kau keberatan ikut bersama kami?" tanya Roy

"Eh kalau itu acara keluarga, aku tidak enak untuk ikut." jelas Willona

"Tidak, kami akan ke Rumah sakit." ucap Airin memandangi Willona

"Eh siapa yang sakit Kak?"

"Em ikut lah, nanti di mobil akan ku jelaskan."

"Baik-baik."

"Ana kau bisa tolong jaga Rafael dan Rafayila sebentar? tidak baik membawa mereka ke Rumah sakit." pinta Roy

"Sebenarnya tadi kami ingin menitip kan mereka dirumah Nenek nya, tapi karena kau sudah disini..."

"Baik Kak." sahut Ana buru-buru

"Baguslah, terimakasih Ana."

 

*

 

* "St Thomas 'Hospital"

"Kamar Rawat Qi Andrew"

"Selamat pagi." sapa Airin pada Andrew yang sedang duduk bersandar di bantal.

"Pagi Kak, kenapa pagi-pagi begini sudah kemari?" tanya Andrew

"Memangnya tidak boleh? aku membawakan mu sup" ucap Airin seraya memperlihatkan barang bawaan nya.

"Wah terimakasih." ucap Andrew senang, karena ia sudah merasa bosan dengan masakan Rumah sakit.

"Bagaimana keadaan mu hari ini?" tanya Roy

"Aku sudah merasa jauh lebih baik sekarang." jelas Andrew

"Oh ia lihat, Steve juga disini." ucap Andrew

"Ah Steve, bagaimana kondisi mu?" tanya Roy

"Saya sudah sembuh Manajer, hari ini saya sudah di ijin kan untuk pulang ke rumah." jelas Steve

"Baguslah kalau begitu."

"Ya Manajer, mungkin lusa saya baru bisa masuk kerja lagi." Steve

"Tidak perlu buru-buru Steve, perhatikan kondisi kesehatan mu dulu saja." ucap Roy

"Manajer, Andrew sekarang sedang di rawat, lalu siapa yang bekerja menyeduh kopi?"

"Ah ia, aku lupa memberitahu kalian, aku baru saja merekrut B**arista baru, nanti aku perkenal kan." jelas Roy

"Hey apa-apa an kau ini, aku masih belum mengundur kan diri, dan kau sudah menemukan pengganti ku?" protes Andrew

"Diamlah dan istirat baik-baik." ucap Roy datar

"Huh dasar Pak tua." gerutu Andrew

"Andre! " suara yang begitu lembut, halus dan pelan memanggil Andrew yang sibuk protes dengan Roy.

Suara yang terdengar begitu familier, Andrew buru-buru menolehkan wajah nya keasal suara, betapa kaget nya Andrew ternyata orang yang berdiri di samping Airin adalah Willona.

"Wi..willona!" seru Andrew kaget, ia tak percaya bahwa Willona akhir nya kembali.

1
Ratna Yuni
nyesek banget dah
Dhina ♑
terimakasih poinnya, Thor 👍👍👍
Reanza
Lanjut baca
Kurnia
Up lagi yah kak, aku tunggu.

Salam dari Edward dan Kimmy
I LOVE MY CEO

Mampir yah kak
Eyha
terus semangat berkarya kak
Eyha
suka
Eyha
semangat
Eyha
keren ceritanya
Eyha
lanjut
🦖 Aniedaa
SEMANGAT 🌻
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
lanjut like di sini
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
hai.. hai..

cinta pak bos hadir lagi kak😊

semangat semangat 💪💪💪
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
kasih like lg buat kakak
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
hai.. hai..

cinta pak bos hadir lagi kak😊

semangat semangat 💪💪💪
Zhang A Yu
mantep ya Thor ilmunya. mirip kek kehidupan nyata gitu.
kalau sempet, mampir ya Thor. ke novel perdan aku.
INKHEART
Alur nya bagus 👍 tapi maaf ya thor ... aku rada risi soal banyaknya tanda koma


selebihnya oke semua👍👍👍
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
ᴘɪᴘɪᴡ ❶ ࿐ཽ༵ ᴮᴼˢˢ
Ngenggg ~~🚁🚁🚁
5 LIKE & RAT 5 Terbang ke karyamu thor

Semakin seru & membuat penasaran 💓

Jangan bosan mampir
🌷REINKARNASI🌷

Menantimu dengan setia
Mutie Cutie
like kakak
Nate Lawliet: Halo kak, siapa tau tertarik mampir yuk ke novelku yang judulnya "If You Hate Me So" ditunggu like dan comment nya ya🤭💖
total 1 replies
ayyona
kereeen kak author. napa ya pd hiatus
btw ditunggu karya selanjutnya 😎😍😘
Nauri_: Hai ka...
Izin promosi di sini ya ka...
Kalau berkenan mampir juga yuh ke karyaku 'Diamku Kelemahanku'
Kalau suka, jangan lupa tinggalkan jejak ya ka. Kasih like, komen, rate dan vote.

Selamat membaca...
Dan terima kasih sebelumnya...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!