NovelToon NovelToon
Rindu Pelukanmu

Rindu Pelukanmu

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Perjodohan / Romansa / Tamat
Popularitas:207.2k
Nilai: 5
Nama Author: Erni sari

(Tahap Revisi)

Sepahit apapun kehidupan, pasti akan ku jalani walau penuh dengan air mata.
Sangat rumit, awal pernikahan yang di jalani oleh Annisa. Terpaksa harus menikah dengan lelaki kasar yang tidak mencintai nya.
Setelah mampu meluluhkan hati suami, Nisa kembali di terjang cobaan berat dengan penyakit yang di derita oleh Suaminya.

Mampu kah Nisa melewati itu semua?


Yuk, simak ceritanya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erni sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Melihat tatapan Bara yang tajam, Nisa menunduk lalu perlahan ia berdiri setelah Bara pergi dari hadapannya.

"Makanan apaan ini??" Bentak Bara lalu melemparkan sendok ke lantai.

"Bukan kah itu makanan kesukaan Tuan," Sahut Nisa dengan lembut.

"Iya memang makanan kesukaan saya! Tapi ini makanannya dingin!" Bentak Bara lagi.

"Biar aku panaskan lagi Tuan," Ucap Nisa berjalan hendak mengambil makanan tersebut.

"Tidak perlu!! aku sudah tidak berselera makan!" Sahut Bara lalu berdiri meninggalkan Nisa keluar kamar lalu menutup pintu kamar dengan keras. sehingga membuat Nisa menutup mata nya.

Nisa menghela nafas, dengan sabar Nisa mengambil sendok yang tergeletak di lantai.

Setelah membereskan makanan Bara, Nisa kembali ke kamar untuk mengambil selimut dan bantal lalu merebahkan tubuhnya di sofa panjang yang ada di kamar Bara.

"Lebih baik aku tidur disini saja, agar tidak membuat dia marah lagi," Gumam Nisa.

Ia mengingat perkataan Bara jika dirinya jangan bermimpi untuk menjadi istrinya.

"Astaga, aku lupa untuk menghubungi ibu," gumam Nisa.

lalu mengambil ponselnya lalu menghubunginya namun berulang kali menghubungi tidak tersambung.

"Kenapa ponsel Ibu tidak bisa di hubungi?"

"Apa mungkin ponsel Ibu mati? sebaiknya aku kirim pesan saja, agar Ibu membaca nya setelah ponselnya aktif."

Ceklek, Terlihat Bara membuka pintu kamar. Saat mendengar pintu kamar terbuka, Nisa langsung memejamkan mata nya berpura pura tidur.

Aku mencium bau alkohol yang sangat menyengat ketika Bara masuk.

"Apa ini memang sudah kebiasaannya?" Batin Nisa.

Aku membuka mata ku perlahan untuk melihat dia, dan ternyata Bara sudah tidur dengan posisi tengkurap di kasur.

***

Sementara di tempat lain, Pak Burhan sedang berbicara dengan seseorang wanita paruh baya.

"Terima kasih sudah membantu saya," Ucap wanita tersebut.

"Tidak perlu berterima kasih, saya sudah lama menginginkan Nisa menjadi menantu saya," Ucap pak Burhan.

"Ini Sertifikat yang kamu inginkan," Ucap nya menyerahkan sertifikat tersebut.

Dengan sumringah wanita itu mengambil nya dan membacanya sejenak, wanita itu adalah Ibu angkat nya Nisa.

"Terima kasih," Sahutnya.

"Baik kalau tidak ada yang di bicarakan lagi, saya permisi," pamit Pak Burhan.

lalu pak Burhan mengulurkan tangannya kepada Bu Dewi begitupun sebaliknya Bu Dewi membalas uluran tangannya.

"Sekali lagi terima kasih pak," Ucap Bu Dewi tersenyum.

pak Burhan hanya mengangguk, lalu beranjak dari restoran tersebut menuju mobilnya terparkir.

Melihat kepergian pak Burhan, Bu Dewi tersenyum puas.

"Akhirnya aku terbebas dari anak pungut itu!" Gumam Bu Dewi.

Ia mengambil ponsel dari dalam tas nya lalu menghubungi seseorang.

"hallo, saya ada di restoran xx. Temui saya sekarang," Ucap Bu Dewi dari balik telpon.

"Baik," lalu Bu Dewi menutup ponselnya.

"Selamat tinggal anak pungut!! nikmati lah hidup mu sekarang!" Gumamnya dengan senyum licik, lalu ia kembali meminum jus yang sudah ia pesan.

Tak lama ada yang menepuk pundak nya, sehingga dirinya menoleh kebelakang.

"Akhirnya kamu datang juga, silahkan duduk," Ucap Bu Dewi.

"Ini sertifikatnya," Ucap Bu Dewi menyerahkan sertifikat tersebut, lalu pria tersebut membaca dengan teliti.

"Bagaimana?" Tanya Bu Dewi penasaran.

"Baik, besok saya akan transfer uangnya," Ucap nya lalu menutup kembali map tersebut.

"Terima kasih, dalam tiga hari saya akan keluar dari rumah itu," Sahut Bu Dewi lagi dengan sumringah.

"Kenapa harus di jual?" Tanya pria tersebut.

"Saya pindah ke luar negeri, sebab itu rumah saya jual karena tidak ada yang mengurus." Ucap Bu Dewi berbohong.

"Oke, baiklah. Besok asisten saya akan mentransfer uangnya," Sahut pria itu.

"Baik, terima kasih," Ucap Bu Dewi dengan senyum yang mengambang, lalu mereka berjabat tangan.

Pria paruh baya itu adalah teman Bu Dewi di masa sekolah dahulu, dan sekarang sukses dengan bisnisnya. sehingga Bu Dewi berniat menjual rumahnya kepada temannya tersebut.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit akhirnya Pak Burhan tiba di rumahnya.

"Bi.." Panggil pak Burhan setelah memasuki rumahnya dan langsung duduk di kursi.

"Iya Tuan," Sahut bi Minah berjalan menuju ke ruang tamu.

"Apa Bara sudah pulang?"

"Sudah Tuan,"

"Oh, dimana dia?"

"Ada di kamar Tuan, mereka baru saja menyelesaikan makan malam di kamar Tuan," sahut bi Minah.

"Apa Tuan mau makan malam sekarang?"

"Tidak, saya sudah makan.

saya ingin beristirahat sekarang, terima kasih Bi," Ucap pak Burhan lalu beranjak dari duduknya menuju ke kamarnya.

.

.

.

1
Senajudifa
absen thor
Senajudifa
kecewa tp jgn anak dong jd sasaran
Senajudifa
siapa? erwinkh?
Senajudifa
ya gitu dong paman
Senajudifa
Nisa itu trauma
Senajudifa
knp sih nisa kok jd begitu
Senajudifa
mestix nisa jgn jutek jg dong keerwin
Senajudifa
kirain nikah sm erwin
Senajudifa
aduh br aj aku pikir bara bs sembuh kok malah meninggal sh thor😓😓 3 jagoan yatim piatu mampir
Senajudifa
apa bara bs sembuh
Senajudifa
nasibmu dion😓😓
Senajudifa
3 jagoan yatim piatu mampir thor
Senajudifa
kalau ragu jgn diteruskan dion
Senajudifa
aku baca waktu itu sampai bara pas lg skt
Senajudifa
syukurlh nisa ketemu jg sm nenekx
Senajudifa
lamanya aku tak pernah melipir kemari thor apa kbr?
Erni Sari: Alhamdulillah baik, authornya sedang dalam mode malas nulis. lagi sibuk real life.
total 1 replies
Tatik Wae
baca novel maraton sambil krj d rmh.. mau berhenti kog ketagihan krn critanya bgs...
Erni Sari: Makasih banyak kakak, sudah baca cerita aku. 🥰
total 1 replies
Nenieedesu
jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak dinovel aq kak dear Handana
Nenieedesu
nisa harus kuat
Nenieedesu
ini juga sudah aq favoritkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!