bercerita tentang dua gadis yang hamil di luar nikah dan menyembunyikan putra putri kembar mereka dari keberadaan sang ayah.
1. HAZIA AZURA' ASIXA QEY RAYSA.
2. HAZIA AZURA' ASIHA QEY RAYSA.
3. HAZIA AZURA' ASILA QEY RAYSA.
4. HAZIA AZURA' ASIRA QEY RAYSA.
5. HAZIA AZURA' ASIVA QEY RAYSA.
6. HAZIA AZURA' ASIKA QEY RAYSA.
7. HAZIA AZURA' ASIZA QEY RAYSA.
PUTRI KEMBAR DARI QUE’EN DAN ALVARO YANG LAHIR PADA 14 JUNI 2*** MEMILIKI KEUNIKAN MASING MASING SEPERTI SIXA YANG JENIUS KOMPUTER , SIHA JENIUS ILMU KEDOKTERAN TERMUDA TERUTAMA YANG IYA SUKAI ADALAH OPERASI BERAT, SILA JENIUS OBAT OBATAN DAN RACUN, SIRA JENIUS BERBAGAI BAHASA DAN JENIUS MATEMATIKA, SIVA JENIUS ILMU BELA DIRI TERMUDA, SIKA JENIUS BISNIS LUAR DAN DALAM NEGERI, DAN SIZA ANAK YANG JENIUS DALAM MERAKIT RAKIT BAHAN BERBAHAYA.
JUGA
1. DELIAN AL QINAN MEDICARE'S
2. DELIAN AL QIVAN MEDICARE'S
3. DELIAN AL QIHAN MEDICARE'S
4. DELIAN AL QIRAN MEDICARE'S
5. DELIAN AL QIZAN MEDICARE'S
PUTRA KEMBAR DARI QAIRA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RISMA AYINI SAFITRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 9. DUA NONA MUDA BER BAR KEMBALI BERSAMA.
Beberapa menit kemudian ayini tertidur nyanyak dan saat jam menunjukan pukul 19:00 tiba tiba saja pintu apartemen terbuka dan masuk lah qaira dengan gaya bar bar nya membuat hazian dan amura kaget.
"Ahhhhhh, tanteeeee...". Teriak qaira yang langsung memeluk amura membuat amura hampir tercekik sakin kencang nya.
"Qai, qai, udah lepasin dulu tante mau meninggol ini kalau kamu peluk lagi...". ucap amura menepuk nepuk punggung qaira fan qaira langsung melepas pelukanya lalu menatap hazian.
Hazian yang di tatap tersenyum dan qaira langsung ingin memeluk nya tapi hazian langsung menghindar.
"Aduh om, qai kangen tau sama kalian". Ucap qaira yang ingin memeluk hazian lagi namun hazian langsung berdiri dari duduk nya.
"Anak gadis ngak bisa sembarang peluk, udah dewasa juga kamu heran deh". Ucap hazian yang langsung menjabat tangan sahabat nya dan memeluk nya.
"Biarin, kan qaira kangen lama ngak ketemu, oh iya sayang ku mana kok ngak nyambut kedatangan aku?". Tanya qaira melihat kiri kana.
"Masuk aja ke kamar mungkin ketiduran abis ngantar makanan". Ucap mura dan qaira langsung masuk dengan senyum jahil nya.
Denhan pelan qaira masuk ke kamar ayini dan langsung mengambil handphone ayini lalu mengaktipkan alaram dan meninggikan vol nya sampai habis.
Lalu iya letakan di samping telinga ayini yang sedang tidur nyenyak dan dengan cepat bersembunyi di balik kasur king size ayini.
Semenit kemudian alaram itu terbangun dan dengan kaget ayini langsung duduk tegak.
"Anjir kebakaran kah...". Kaget ayini dan langsung celengak celinguk.
Sedangkan qaira yang berada di bawah langsung tertawa ngakak membuat ayini langsung menoleh ke bawah.
Ayini terdiam beberapa detik dan di detik berikut nya tiba tiba saja iya berteriak.
"Qaiiiiii, baru juga lo nyampe udah jahilin gueeeee...". Ucap ayini yang langsung turun dari kasur nya dan qaira langsung lari keluar.
"Hahahaha, kejar aja, ayo kejar sini, weeee". Ucap qaira yang mengelilingi sopa membuat orang tua mereka memijit pelipis mereka.
"Awas aja ya kalau ketangakap, gue gelitik loooo". Ucap ayini dengan sedikit kesal tapi juga senang.
"Kejar aja kejarrrr, weeeee". Ucap qaira dan ayini langsung mengejar qaira membuat qaira mengelilingi seiri apartemen dari sopa, meja makan, tiang, dan juga lemari TV.
"Jangan kejar kejaran ay, nanti kalian ja...
Belum selesai hazian bicara tiba tiba saja qaira tersandung karpet.
Buhggg
"Tuhhhh...". Lanjut hazian dan langsung menepuk jidat sedangkan ayini malah tertawa ngakak melihat sahabat nya itu terjatuh.
Hahahaha
"Aaaaaaaaa, ay aku jatuh bukan nya di bantui malah di ketawain sihh". Kesal qaira dan sambil bicara ayini langsung membantu qaira.
Mereka berdiam sejenak dan tak lama kemudian mereka langsung bepelukan sembari berteriak membuat keempat orang tua mereka menghela napas.
"Aaaaaaaa, kangen tauuuuuu...
"Gue jugaaaaaaaa...
Ucap mereka berdua dengan lantang.
"Udah jangan teriak teriak budeg ni kita nanti" ucap amura dan raya bersamaan dengan sedikit berteriak juga.
"Lah tuh mamah sama tante juga teriak". Ucap ayini.
"Lah iya ya". Ucap raya.
Dan kedua suami mereka langsung menepuk jidat masing masing lalu saling tatap solah berkata lewat bahasa isyarat.
"Udah, mommy and daddy, Om juga tante boleh kan kita keluar malam ini, qai mau jalan jalan Malam soalnya kangen masakan indo sekalian kulineran gitu". Ucap qaira dengan wajah imut nya dan ayini juga ikut antusias.