Lin tian seorang remaja yang tinggal bersama ayah nya seorang pemabuk. suatu hari tiba tiba ayah nya berbicara dan mengasih warisan keluarga untuk anak nya dapat berkultivasi. seperti pepatah mengatakan "di balik kekuatan hebat terdapat musuh yang kuat"
Mampu kah Lin Tian bertahan dari banyak nya musuh yang datang.
mari kita cari tau bersama.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9: Hutan Kematian
Matahari merangkak naik hingga tepat di atas kepala, memancarkan terik yang membakar kulit saat Lin Tian tiba di pembatasan utara Desa Angin Sepoi. Di depannya membentang Hutan Kabut Hitam, sebuah wilayah rimba purba yang memisahkan area desa terpencil dengan Kota Azure Wood.
Hutan ini terkenal berbahaya bagi penduduk biasa karena dihimpit oleh kabut tebal yang menyesatkan indra dan dihuni oleh berbagai jenis Beast Spiritual. Namun, bagi Lin Tian, ini adalah satu-satunya jalur tercepat sekaligus tempat terbaik untuk melatih kekuatannya yang baru bangkit.
"Menurut ingatan di Benua Azure, Hutan Kabut Hitam bagian luar biasanya hanya dihuni oleh Beast Spiritual Peringkat 1 yang setara dengan Ranah Pengumpulan Qi," gumam Lin Tian sambil membenarkan posisi pedang besar di punggungnya. "Ini waktu yang tepat untuk menguji gerak kaki dan memantapkan kultivasiku."
Lin Tian melangkah masuk ke dalam hutan. Begitu melewati garis pepohonan, hawa udara mendadak turun drastis. Kabut tipis berwarna keabu-abuan mulai membatasi jarak pandangnya hingga hanya berkisar sepuluh meter ke depan.
Sambil berjalan dengan waspada, Lin Tian memfokuskan pikirannya untuk menyelami kembali lembaran informasi dari Sutra Sembilan Transformasi Langit di dalam kepalanya. Selain teknik tempaan fisik, dia menemukan sebuah teknik pergerakan dasar yang bernama Langkah Bayangan Langit. Teknik ini memanfaatkan letupan Qi di telapak kaki untuk berpindah tempat secara instan dalam jarak dekat.
KRETEK.
Suara ranting pohon yang patah di sebelah kanannya seketika memutus konsentrasi Lin Tian.
Indra penglihatannya yang tajam berkat Fisik Suci Yang Terbalik langsung menangkap sepasang mata berwarna merah darah yang mengintip dari balik semak-semak lebat. Sesaat kemudian, sebuah bayangan hitam melesat keluar dengan kecepatan luar biasa, mengincar leher Lin Tian.
Itu adalah Serigala Taring Besi, Beast Spiritual Peringkat 1 yang kekuatannya setara dengan kultivator Level 4 Pengumpulan Qi! Air liurnya yang menetes ke tanah tampak melepuh, dan dua taring panjang di mulutnya berkilat tajam seperti belati besi.
"Datang di waktu yang tepat!" Lin Tian tidak panik.
Mengikuti instruksi dari ingatan teknik gerak kakinya, Lin Tian mengalirkan Qi keemasan murni ke telapak kaki kanannya, lalu menghentakkannya ke tanah secara tiba-tiba.
WUSH!
Tubuh Lin Tian bergeser ke kiri sehalus bayangan, membuat terkaman Serigala Taring Besi itu hanya mengenai udara kosong. Efek dari letupan Qi tersebut bahkan meninggalkan embusan angin kencang yang mengacaukan keseimbangan mendarat sang serigala.
Melihat sasarannya menghilang, serigala itu melolong marah dan berbalik dengan cepat, mengibaskan ekornya yang sekeras cambuk baja ke arah pinggang Lin Tian.
Lin Tian tersenyum dingin. Dia tidak menghindar lagi. Tangan kanannya bergerak ke belakang, menggenggam gagang pedang besar Alat Fana Kualitas Top milik mantan Kepala Desa Gu Hong, lalu menariknya dalam satu gerakan melingkar yang bertenaga.
SHRIIIING!
Bilah pedang besar itu dilapisi oleh energi spiritual emas yang sangat padat. Dengan kekuatan fisik perunggunya yang luar biasa, Lin Tian mengayunkan pedang itu lurus ke arah cambukan ekor serigala.
CRAAAASSH!
Pedang besar itu memotong ekor keras Serigala Taring Besi bagaikan memotong sayuran empuk. Tidak berhenti sampai di situ, momentum tebasan Lin Tian berlanjut hingga membelah tubuh beast tersebut menjadi dua bagian. Darah segar menyembur, membasahi dedaunan kering di sekitarnya.
Serigala Peringkat 4 Pengumpulan Qi mati dalam satu tebasan tegap.
Lin Tian menghela napas, membersihkan sisa darah di bilah pedangnya sebelum menyarungkannya kembali. Dia kemudian berlutut di samping bangkai serigala, meraba bagian dadanya, dan mengeluarkan sebuah batu kecil berukuran kelereng yang memancarkan energi spiritual merah redup.
"Inti Kristal Beast Peringkat 1," ucap Lin Tian dengan mata berbinar.
Meskipun energi di dalam inti ini agak kotor dibandingkan dengan batu roh murni miliknya semalam, bagi kultivator biasa di Benua Azure, inti ini sangat berharga untuk dijual atau digunakan oleh alkemis sebagai bahan dasar pembuatan pil obat.
Namun, sebelum Lin Tian sempat memasukkan inti kristal itu ke dalam cincin ruang angkasanya, dari bagian hutan yang lebih dalam, terdengar suara raungan yang jauh lebih dahsyat hingga membuat pepohonan di sekitar tempatnya berdiri bergetar hebat.
Aura yang dipancarkan dari arah raungan tersebut terasa berkali-kali lipat lebih menekan, membuat bulu kuduk Lin Tian merinding samar. Itu adalah pertanda kehadiran Beast yang kekuatannya jauh melampaui Serigala Taring Besi tadi.
cerita nya seru, like + bunga🌹 , semangat😉