NovelToon NovelToon
Antara Dua Dunia

Antara Dua Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Transmigrasi ke Dalam Novel
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ai_Li

​"Wajahnya identik dengan Ali, pacar LDR-ku yang lembut. Tapi pria di depanku ini adalah Alistair, Pangeran Agung yang siap memenggal kepalaku jika aku berani kabur lagi!"

​Lia terbangun di tubuh Aurellia, istri Pangeran Agung Ivalice yang dikenal kejam dan obsesif. Di novel aslinya, Aurellia tewas mengenaskan setelah mengkhianati Alistair demi Pangeran Yovan yang licik. Demi menghindari maut, Lia harus mengubah alur. Ia pun nekat mendekati Nenek Suri yang disegani dan mendadak jadi istri "penurut" yang membuat Alistair curiga sekaligus salah tingkah. Akankah strategi Lia menjinakkan sang tiran berhasil? Ataukah ia justru terjebak dalam obsesi gelap pria yang wajahnya terus mengingatkannya pada sang kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai_Li, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9: Modus yang Berujung Tumbang

Setelah Ibu Suri pulang dengan segala kemewahannya, Lia masih asyik memeluk peti emasnya di atas ranjang. Matanya berbinar-binar, hampir saja ia menggigit salah satu batangan emas itu untuk memastikan keasliannya.

"Senangnya dalam hati, kalau punya nenek royalti~" Lia bersenandung kecil dengan nada lagu yang dimodifikasi.

"Kalau begini caranya, gue harus makin giat jadi istri teladan. Selain nyawa selamat, bonusnya emas dan permata. Investasi masa depan ini mah!"

Setelah menyimpan harta karun itu di lemari rahasia dengan sangat hati-hati, Lia teringat suaminya. Ia ingin melanjutkan misi "pendekatan" mumpung suasana hatinya sedang sangat bagus. Berdasarkan info dari pelayan, Pangeran Agung sedang berada di ruang kerja.

Lia mengetuk pintu kayu besar itu pelan, lalu menyembulkan kepalanya di celah pintu. Alistair yang sedang fokus, sempat tersentak kaget. Namun, saat melihat itu adalah Lia, wajahnya kembali datar meski tersirat rasa bingung.

"Ada apa?" tanya Alistair pendek.

Lia masuk dengan langkah yang dibuat seanggun mungkin, meski jatuhnya malah terlihat seperti kucing yang sedang mengincar makanan. Ia menarik kursi tepat di sebelah Alistair.

"Ada yang kamu butuhkan?" Alistair bertanya lagi. Lia menggeleng pelan.

"Lalu, apa yang membawamu ke sini?"

"Aku hanya ingin menemani suamiku bekerja. Memangnya tidak boleh?" tanya Lia dengan wajah sok imut dan mata yang dikedip-kedipkan.

Alistair terdiam. Di lubuk hatinya, ada kehangatan yang mulai menjalar, meskipun otaknya terus berteriak agar tetap waspada.

Ia pun melanjutkan pekerjaannya, memeriksa tumpukan laporan menteri tentang keamanan kerajaan. Lia berusaha duduk tenang, mencoba menjadi "asisten" yang manis dengan tidak banyak bicara.

Namun, baru beberapa menit suasana tenang itu tercipta, tiba-tiba dada Lia terasa sesak.

Duh, dada gue kenapa nih? Perasaan tadi pagi nggak ada riwayat asma, batin Lia mulai panik. Rasa nyeri itu semakin menusuk, seolah ada tangan tak kasat mata yang meremas jantungnya.

"Ugh..." Lia meringis, wajahnya yang tadi ceria mendadak pucat pasi.

Alistair yang menyadari perubahan itu langsung meletakkan penanya dan memegang punggung Lia.

"Ada apa? Aurellia!"

Lia tidak mampu menjawab. Pandangannya mengabur seiring dengan rasa nyeri yang semakin hebat. Tak lama kemudian, tubuhnya lemas dan jatuh pingsan. Dengan sigap, Alistair menangkapnya. Meski kakinya belum pulih benar, dengan kekuatan magis dan kursi rodanya, Alistair melesat membawa Lia kembali ke kamar dan memerintahkan Lyra untuk memanggil tabib kediaman secepat kilat.

Tabib kediaman memeriksa Lia dengan tangan gemetar, namun setelah beberapa lama, ia menggeleng pasrah.

"Maaf Pangeran, ada aliran energi yang sangat asing di tubuh Putri. Saya tidak berani mengambil tindakan. Sepertinya hanya Tabib Agung yang bisa menangani ini."

Tabib Agung, yang tidak lain adalah ayah kandung Aurellia. Alistair segera memerintahkan Lyra untuk menjemput mertuanya itu.

Tak lama kemudian, Tabib Agung tiba. Pria tua dengan tatapan bijak itu memeriksa keadaan putrinya. Namun, sebelum memberikan diagnosa pada Lia, ia justru menatap Alistair dengan saksama.

"Maaf Pangeran Agung, bolehkah saya memeriksa Anda sejenak?" tanya Tabib Agung.

"Saya baik-baik saja, Tabib. Putri Aurellia-lah yang sedang sekarat!" sahut Alistair cemas.

Tabib Agung hanya tersenyum kecil.

"Saya hanya ingin memastikan sesuatu, Pangeran."

Setelah diizinkan, Tabib Agung menyentuh pergelangan tangan Alistair. Matanya bergetar sesaat ketika ia merasakan sisa-sisa energi pengobatan yang sangat murni di dalam tubuh Alistair, energi yang ia kenal betul berasal dari garis keturunannya. Ia menyadari bahwa putrinya baru saja melakukan tindakan nekat, mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk mengobati suaminya.

Hati sang ayah mendadak diliputi rasa haru. Padahal sebelumnya, Tabib Agung sudah sangat muak dengan kelakuan Aurellia yang selalu mempermalukan keluarga. Jika bukan Pangeran Agung yang memintanya datang, ia mungkin tidak akan sudi menginjakkan kaki di sini meskipun putrinya pingsan sekalipun.

"Tenanglah, Pangeran Agung. Tubuh Aurellia hanya sangat lemah," ujar Tabib Agung dengan nada lebih lembut.

"Saya sudah memberikan ramuan pemulih. Dia hanya perlu beristirahat selama beberapa hari."

Tabib Agung terdiam sejenak sebelum melanjutkan.

"Jangan khawatir jika dia tidur sangat lama. Itu adalah proses pemulihan alami dari tubuhnya. Jangan dibangunkan paksa sampai dia bangun dengan sendirinya."

Alistair menatap mertuanya, merasa ada rahasia yang disembunyikan. Namun, ia tahu Tabib Agung adalah salah satu dari sedikit orang di Ivalice yang paling jujur. Ia pun mengangguk patuh.

Setelah memberikan beberapa resep ramuan tambahan, Tabib Agung berpamitan. Ia meninggalkan kamar dengan perasaan lega, mengetahui bahwa di balik segala kekacauan yang pernah dibuat Aurellia, akhirnya putrinya mulai belajar tentang artinya pengabdian seorang istri.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!