ketika kehormatan direnggut paksa oleh seseorang yang selalu berlaku kasar terhadapnya.
membuat gadis cantik Mikhayla didera rasa takut dan cemas.
lantas bagaimana ketika perbuatan dari laki-laki tersebut menghasilkan kehidupan baru dalam diri Mikhayla?
apa yang harus dilakukan olehnya?!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekarwangi91, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
3.
"Ahhh.. m m mas Marvin!"Kaget Keyla ketika melihat keberadaan sang Abang angkat yang tengah duduk di meja makan seraya menatap intens terhadapnya.
Keyla pun jadi serba salah Seraya terpaku diam didepan pintu dapur.
Apakah dia akan melanjutkan niatnya untuk mengisi perut kosongnya? Atau kembali ke kamar untuk melanjutkan nonton film kesukaannya?
Sedangkan Marvin yang melihat kedatangan sang adik angkat langsung menyunggingkan senyum misterius dengan memicing dominan terhadap Keyla.
Gegas Marvin beranjak dari tempat duduknya seraya mendekat pada Keyla, yang terlihat ketakutan dengan sekujur tubuh yang gemetaran.
"Belum tidur Hem,?"katanya tepat berada dihadapan Keyla.
Namun Keyla hanya terdiam dengan kepala tertunduk tanpa menjawab pertanyaan sang Abang angkat.
"Awwww.."Keyla meringis kesakitan ketika tangan besar Marvin mencengkeram erat rahangnya.
"Saya bertanya pada mu wanita SIALAN!!"geram Marvin dengan mempererat cengkraman di rahang Keyla seraya menatap Nyalang.
Lantas Marvin memindai penampilan Keyla dari ujung rambut hingga ujung kakinya, dan
entah kenapa melihat penampilan gadis didepannya yang terlihat berbeda dengan pakaiannya yang kebesaran dengan celana pendek sebatas setengah pahanya, memperlihatkan pahanya yang putih mulus menggoda hingga membuat hasratnya tergugah ingin menerkamnya.
Sedangkan Keyla ditatap sedemikian intens oleh laki-laki dewasa dihadapannya. Seketika membuat pikirannya terlintas bayangan ketika Marvin menodainya. hingga membuat sekujur tubuhnya bergidik ngeri.
Lalu tiba-tiba..
"Hemmpppp.. bugh bugh bugh.."Keyla meronta-ronta seraya memukul mukul dada bidangnya Marvin dengan kuat agar tautan bibir mereka terlepas.
Namun Marvin tak terganggu sedikit pun dengan apa yang dilakukan oleh Keyla. yang ada dia malah semakin memperdalam ciuman bibirnya pada gadis yang selalu menghantui hari harinya.
"HOSH HOSH..."Keyla mengambil nafas dalam-dalam dengan hembusan nafasnya yang memburu ketika Marvin melepaskan bibirnya seraya mengusapnya lembut dengan sorot matanya yang mengandung nafsu yang membara.
"Ahhh mass j j jangan!!"Keyla berucap dengan geleng-geleng kepala ketika Marvin mengangkat kaos nya keatas dan langsung membenamkan wajahnya pada kedua bukit kembarnya tanpa penghalang apa pun.
Sebab sangat kebetulan Keyla tidak menggunakan apa apa dibalik kaos kebesarannya.
Namun Marvin seolah tuli dan masa bodoh tanpa menanggapi permintaan dari Keyla. Dia terus menerus menguasai seluruh tubuhnya Keyla dalam jeratan nafsunya yang bergejolak. Tanpa melihat tempat dan kondisinya.
Sebuah dapur dengan interior mewah dan elegan dengan luas sekitar lima meter persegi dikali panjang sepuluh meter, yang menjadi saksi bisu untuk kedua kalinya kehormatan Keyla direnggut paksa oleh orang yang sama.
Setelah Marvin menggempur Keyla hingga tak sadarkan diri, Gegas Marvin menggendong tubuh Keyla untuk dibawa ke kamarnya. Tapi sebelumnya Marvin memakaikan pakaian Keyla terlebih dahulu agar tubuhnya tak kedinginan.
Dengan hati-hati Marvin merebahkan tubuh Keyla diatas ranjang tempat tidurnya dan menyelimutinya hingga batas leher.
"Maaf,, bukan maksud ku untuk menyakiti mu. Tapi sungguh aku tak kuasa untuk menghilangkan bayanganmu dari pikiran ku. Untuk itulah aku berbuat hal demikian terhadap mu, hhhh.."sesal Marvin seraya menghela nafas panjang dan segera bangkit dari duduknya untuk segera keluar dari kamar Keyla. Sekaligus untuk pergi meninggalkan rumah orangtuanya untuk kembali pulang ke mansion pribadinya,
°°°°°°°°°°°°°°
"Loh mas, kamu dari mana? Kamu habis mandi? Kok aku enggak dengar suara kamu lagi mandi ya,"kata starla istri dari Marvin.
"Dari rumah mami."jawabnya cuek.
"Kamu ngapain kesana? Tengah malam seperti ini!"ujar sang istri menatap curiga pada Marvin.
"Huh!! Sudahlah Starla tidak usah mencurigai ku seperti itu. Aku kesana karena ada keperluan tentang pekerjaan ku. Tapi ternyata mereka tidak ada dirumah."terangnya tegas.
"Terus kemana mereka?
"Terbang ke Belanda."balas Marvin seraya menyenderkan punggungnya pada senderan sofa yang berada di ruang keluarga sambil memejamkan matanya.
"Berati gadis miskin itu sendirian dirumah?"tukasnya ketus.
"Namanya Mikhayla."jawab Marvin datar.
"Cihh.. tak Sudi aku menyebut namanya. Bisa bisa aku ketularan seperti dia. Miskin dan murahan."balasnya dengan bersungut-sungut seraya bergidik jijik.
Seketika Marvin pun memicing tajam pada sang istri sambil berkata."atas dasar apa kau berbicara seperti itu?"tekan nya tegas.
"Apa kau pernah melihatnya?hingga kau mengatakan seperti itu!"lanjutnya datar.
"Tak penting aku melihatnya atau tidak! Tapi sejak ada kehadiran anak angkat sialan itu, Sikap kedua orangtuamu sangat jauh berbeda pada ku."kesel Starla seraya mendengus kasar.
"Huh! Perubahan sikap kedua orangtuaku tidak ada sangkut pautnya dengan Keyla, justru dia pun tak tahu apa-apa tentang permasalahan mu dengan mami dan papi."bela Marvin menyangkal praduga sang istri terhadap adik angkatnya.
"Kau membelanya mas,"tandas Starla seraya beranjak dari duduknya dan melangkah mendekat pada Marvin dengan mengintimidasi.
"Jangan jangan kau pernah bermalam dengannya? Benarkah! JAWAB MAS!!"sembur Starla seraya menuding tepat di wajah sang suami.
"Omong kosong apa yang kau katakan Starla! Prasangka mu hanya akan membuat dirimu tersiksa."tegas Marvin dengan melayangkan tatapan tajam.
"BENAR KAMU MELAKUKAN NYA HAH!
JAWAB MAS??!!"teriak Starla menggelegar dengan membolakan kedua matanya seraya menuding tepat di wajah Marvin.
Sedangkan Marvin hanya geleng-geleng kepala seraya menghela nafas berat atas praduga negatif Starla terhadapnya.
Dan Gegas Marvin beranjak dari duduknya guna meninggalkan sang istri yang sedang dikuasai emosi.
Melihat Marvin yang pergi meninggalkannya dengan cepat Starla mencegahnya seraya menghunus tatapan tajam pada marvin dan berucap."katakan mas, benar kamu melakukan hubungan badan dengan gadis murahan itu,heh?"tekan nya datar dengan hembusan nafasnya yang memburu.
"Kau tidak usah khawatir Starla, kalau pun aku melakukannya dengan Keyla atau wanita manapun, mereka tidak akan pernah mengandung keturunan ku, buktinya dirimu! Sepuluh tahun aku meniduri mu, sampai detik ini kau belum juga memberikan ku seorang anak. Entah aku yang bermasalah atau dirimu!"ungkapnya datar seraya pergi meninggalkan sang istri guna menuju ke kamar pribadinya.
Deg.
( Tidak! Mas Marvin tidak boleh tahu jika akulah yang bermasalah.) Bathin Starla cemas dan takut jika rahasianya terbongkar sebelum dia mendapatkan apa yang di inginkan.
Gegas Starla menyusul sang suami untuk segera meminta maaf atas segala tuduhannya.
"Sepertinya rumah tangga mereka sudah tidak ada kecocokan, setiap hari yang mereka lalui hanya bertengkar dan bertengkar."ujar Santi asisten rumah tangga bagian masak.
"Ya, kau benar san, nona Starla juga suka sekali memperbesarkan hal-hal sepele hingga memancing emosi tuan Marvin. Seharusnya beliau beruntung bisa mendapatkan suami spek tuan Marvin yang sabar dan menerima kekurangannya yang sampai saat ini belum juga memberikan seorang anak untuk tuan Marvin, coba kalau laki-laki lain pasti sudah mencari istri kedua."cerocos Yati sang asisten rumah tangga bagian mencuci dan menyetrika.
"Sudah sudah bubar semuanya, lebih baik kita lanjutkan tidur karena besok pagi harus kembali berkerja."perintah sang kepala pelayan mboh Mina pada rekan kerjanya.
°°°°°°°°°°°°°
Hy jangan bosan-bosan yah sama ceritanya. Maaf ya kalau kurang menarik.
Jangan lupa komentarnya 😍😍😍
Love you all 😍 😍 😍 😚 °<°_°>°