NovelToon NovelToon
Kubalas Suami Brengsekku

Kubalas Suami Brengsekku

Status: tamat
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:138.3k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Suaminya berkhianat, anaknya di tukar dan dihabisii. Selama lima tahun dia merawat anak suami dan selingkuhannya yang bahkan tinggal satu atap dengannya berkedok sebagai pengasuh.

Bahkan dirinya diracuni oleh pelayan kepercayaannya. Ratih, berakhir begitu tragis. Dia pikir dia adalah wanita paling malang di dunia.

Namun nasib berkata lain. Ketika dia membuka mata, dia berada tepat dimana dia akan melahirkan.

Saat itu Ratih bersumpah, dia akan membalas suaminya yang brengsekk itu. Dia akan mengambil bunga dari setiap perbuatan suami dan semua yang telah menyakitinya dan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Mengambil Bunga Sedikit demi Sedikit

Dari tempatnya berdiri di dekat ruangan laundry, Ratih bisa melihat bayangan orang yang bergerak di dekat paviliun. Satu-satunya tempat yang tidak ada kamera pengawasnya di bagian luar rumah, karena memang tidak ada pintu atau jendela di sana. Pagar sang tinggi dan tidak ada pohon di bagian itu.

Ratih menatap tajam ke arah itu. Mungkin sejak dulu mereka memang selalu membuat rencana di tempat itu. Dia harus memasang kamera pengawas di sana besok.

Ratih berjalan dengan cepat ke kamar Sarah. Dia kembali menggunakan masker penutup mulut dan hidungnya. Lalu menyemprotkan racun itu di tempat yang sama. Di bantal, di selimut dan di gagang pintu lemari pakaian di kamar Sarah.

Ratih sudah akan pergi, tapi dia melihat banyak sekali alat make-up di atas meja rias. Pemandangan itu membuatnya terkekeh lirih. Semua alat make-up Sarah. Bahkan sama persis dengan miliknya. Apa orang-orang jahat itu berpikir bahwa Ratih, tidak akan pernah pergi ke kamar ini jadi ia tidak akan tahu kalau Sarah memang adalah simpanan Fandi.

Jika tidak, dari mana seorang pelayan bisa mendapatkan semua alat make-up yang harganya jutaan itu.

Merasa kesal, Ratih kembali ke meja rias. Dia menyemprotkan cairan racun itu ketemu alat make up yang ada di atas meja rias. Bahkan dia membuka tutup lipstik, dan menyemprotkan cairan racun itu ke batang lipstik merah merona itu.

"Nikmati saja semua ini, wanita jahat. Kamu juga seorang ibu kan? bahkan kamu menjual anakmu sendiri! nikmati saja semua perasaan bersalah itu nanti!"

Begitu selesai, Ratih membuka maskernya dan keluar dari kamar itu.

Dia berjalan ke arah kamar bibi Erma. Bukankah wanita tua itu adalah orang yang dengan tangannya sendiri memberikan racun pada Ratih. Dia juga harus merasakan hal yang sama. Rasa sakit seperti tercekik, panas membara di seluruh organ dalam, dan seperti terbakar. Setiap rasa perih seperti ditusuk-tusukk itu. Bibi Erma juga harus merasakannya.

Ratih membuka pintu kamar bibi Erma. Kamar yang sebelumnya bahkan tidak pernah dia datangi selama tinggal di rumah ini.

Cukup terkejut, kamar bibi Erma bahkan lebih mewah dari kamarnya. Ratih sungguh terkekeh lirih. Ternyata mereka semua memang sudah merasa seperti tuan rumah dari rumah ini sejak lama.

Semua barang-barang yang ada di gudang, ada di kamar bibi Erma. Guci mahal, lukisan mahal, dan barang berharga lain.

"Berani sekali!" geram Ratih.

Ratih segera menggunakan masker itu lagi. Lalu dengan cepat menyemprotkan sisa racun itu, semuanya ke semua benda yang ada di kamar bibi Erma.

Benar-benar sampai cairan racun di botol itu habis. Sangking kesalnya Ratih pada bibi Erma. Gorden kamar itu sampai ke gagang lemari dan kunci jendela tak luput dari semprotan cairan racun dari Ratih.

Setelah botol itu habis, Ratih bergegas ke luar. Membuka maskernya dan membersihkan dirinya di kamar mandi tamu. Botol itu juga dia buang di kotak sampah yang ada di depan rumah. Tempat yang hanya akan di sentuh oleh tukang kebun lalu di buang ke truk pengangkut keesokan harinya.

Satu pekerjaan susah selesai, dia sekarang tinggal memberikan pekerjaan yang lain untuk Sarah.

Ratih pergi ke dapur, dia membuat sendiri jus jeruk dan membawanya ke dalam kamarnya, satu gelas besar. Gelas yang sangat besar.

Dia mengeluarkan mantel-mantel mahalnya. Tapi kemudian dia menoleh ke arah Rafa. Bayinya itu tidak boleh terbangun. Dia mengeluarkan mantel-mantelnya yang sangat tebal dari dalam kamar, lalu selimut yang tebal juga.

Begitu semuanya ada di depan kamar. Ratih menyiramnya dengan jus jeruk di tangannya.

"Wah, ini akan jadi pekerjaan yang melelahkan!" gumamnya yang kembali mengacak-acak mantel itu dan menyiramkan kembali jus di bagian yang belum terkena.

Setelah dia yakin semuanya kotor. Ratih memanggil bibi Erma.

"Bibi Erma!"

"Bibi Erma!"

Di belakang paviliun, bibi Erma, Sarah dan Fandi sedang bicara. Mereka membahas apa yang dibicarakan oleh Fandi dengan Ratih tadi.

"Tidak bisa bi, mereka punya perjanjian. Ada kontrak antara Ratih dengan yayasan!"

"Ya bayar saja pakai uang Ratih dong, mas!" kata Sarah.

"Ratih bilang bukan dia yang mau memberhentikan pengasuh itu. Dia tidak mau tanggung jawab untuk bayar"

Bibi Erma terdiam, dia merasa Ratih memang sudah mulai berubah.

"Biasanya dia akan mengikuti apapun yang kita katakan. Kenapa dia sekarang pandau sekali menjawab dan berkilah. Apa mungkin dia tahu sesuatu?" tanya bibi Erma.

"Aku tidak tahu, aku akan coba cari tahu. Yang jelas, kita harus cari cara lain!" kata Fandi.

"Fitnah saja pengasuh itu. Bu, ambil perhiasan paling mahal di kamar Ratih. Lalu letakkan di kamar pengasuh itu. Ratih pasti akan mengusir pengasuh itu!" kata Sarah memberikan ide pada ibunya.

"Itu bagus!" sahut Fandi.

"Bibi Erma!"

Ketiganya menoleh ketika mereka mendengar suara Ratih memanggil bibi Erma.

"Ratih memanggilku. Fandi sebaiknya kamu cepat pergi ke perusahaan. Supaya Ratih tidak curiga. Kuras saja semua uang yang bisa kamu ambil dari perusahaan. Ratih tidak mungkin marah padamu!"

"Iya bi" kata Fandi yang segera pergi.

Bibi Erma dengan cepat berlari ke dalam rumah utama. Tapi wajahnya menjadi tidak senang, ketika dia melihat tumpukan selimut dan mantel mahal Ratih di lantai.

Di tangannya Ratih memegang gelas jus yang tinggal sedikit dan meminumnya.

"Iya nyonya!"

"Bi, bawa semua ini ke ruangan laundry. Aku mau pakai mantel itu besok! aku menumpahkan jus ini tadi saat mengambil mantel. Dan selimut ini juga kena. Pokoknya bawa semuanya. Sekalian bibi awasi pelayan yang baru itu ya. Mantel ini, harus bersih tanpa rusak. Kalau dia tidak becus kerja. Kita cari saja pelayan yang lain!"

Bibi Erma sampai bingung harus menjawab apa. Kalau dia membantah, mencari alasan, bukankah akan terkesan dia membela Sarah.

"I... iya nyonya. Saya akan bawa semua ini. Saya pastikan pelayan baru itu bekerja dengan baik!"

"Oke, bawa sana cepat. Setelah itu pel lantai disini dengan baik. Nanti ada semut, Rafa bisa di gigitt!"

Ceklek

Ratih menutup pintu kamarnya dengan cepat.

Bibi Erma mendengus kesal.

'Banyak sekali, apa iya semua ini tidak disengaja. Jangan-jangan dia sengaja mempersulit Sarah!' batin bibi Erma yang segera mengangkat semua selimut dan mantel yang ada di depan pintu itu.

Brukk

"Apa ini Bu?" tanya Sarah.

"Cuci dan setrika semua ini dengan benar. Jangan sampai rusak!"

"Bu! ini banyak sekali!" protes Sarah.

"Mau bagaimana lagi, dia menumpahkan jus jeruk di semua benda ini!"

Sarah mendengus kesal.

"Dia pasti sengaja! dasar wanita menyebalkan!" gerutunya.

Meski menggerutu, pada akhirnya dia harus mengerjakan semuanya juga.

***

Bersambung...

1
rumah poke
bagus
Noer: terima kasih
total 1 replies
Liana Simon
Alur ceritanya bagus untuk dibaca sampai selesai
Noer: terima kasih
total 1 replies
Liana Simon
seru ceritanya
Ria Adek
Alhamdulillah..
Ratih & Ben, akhirnya menikah..
Tiada lagi orang² yg membuat nya resah..
Yg tertinggal kini hanya cinta yg kian tumbuh merekah..
Menjalani hidup bahagia dengan akhir yg indah.. 🥰
Terimakasih Kak Noer untuk update hari ini, InsyaAllah moga hari²mu berkah.. ❤❤❤❤
Ria Adek: Aamiin YRA.. 🤲🏻❤❤❤❤❤
total 4 replies
awesome moment
skip n yg menyelamatkan rafa😉😄😉
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Akhirnya happy ending 🎉
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: ye lah🤭
total 6 replies
Dilla Fadilla
masih hebatan maling motor daripada simon🤣
Noer: wkwk 🤣🤣
total 1 replies
Muft Smoker
udh Salah msh aj gx ngerasa Salah ,,
udh laa Sasha ni konsekuensi dr perbbuatan km ,,
Selamat menempuh hidup baru yx ,, 🤭🤭🤭🤭😏😏😏😏😏



🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker: yx kak ,, ni lgu yg nyiptain aq sendirii 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Ria Adek
Yahh.. Si Simon, kirain dia seperti mafia² gitu, susah di tangkap.. Ternyata gampang banget nangkep nya.. 🤭
Payah kau Simon, penjahat kelas teri sok mau buat masalah dengan keluarga Sanjaya.. 🤣🤣🤣
Ria Adek: Siapa tuh..? Belum kenalan soalnya.. 🤔🤭
total 12 replies
Ria Adek
Ya begitulah jika seseorang terlalu mencintai..
Jika patah hati, rasanya seperti tertusuk belati..
Terlihat kuat jika pada orang lain, namun sangat sakit bila kata² tajam yg keluar justru dari orang yg di kasihi..
Mamam kau Sasha, kau bakal sampai mati di balik jeruji.. 🤭
Ria Adek: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
awesome moment
dasar g pake logika. care bin peduli blm tentu cinta. wagu mmg tu sasha
Noer: iya kan ya, gak boleh over feeling
total 1 replies
awesome moment
bnr2 cerdik
Noer: exactly
total 1 replies
Ria Adek
Tujuan Simon menculik Rafa untuk dijadikan barter atas pembebasan Sasha.. Benarkah..? 🤔
Noer: iya betul betul, eh kayaknya enggak deh 🤔
total 5 replies
Soraya
mampir thor
Ria Adek
Kerjaan Simon tuh pasti.. 🤔
Rafa di jadikan jaminan untuk membebaskan si Micin dari jeruji besi..
Apakah Ben akan menemukan Rafa kembali..?
Lalu, kemana mereka harus mencari..?
Ben, coba cari informasi melalui Cicitivi..
Yg ada di jalan raya, sadap semua, agar bisa tau kemana jalur mobil mereka pergi.. 😟
Ria Adek: Nahh.. Ternyata bener kan..? 😁
total 2 replies
Ria Adek
Emang begitu laki²..
Jika sudah ketemu pawang yg pas, maka dia sangat penurut sekali..
Di luar keliatan buas, pada pawangnya dia patuh seperti imut seperti bayi..
Yahh begitu lahh lelaki jika dia sangat mencintai istri / kekasih hati.. 🤭
Ria Adek: Aseeek..💃🏻💃🏻💃🏻🤭
total 4 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
oh tinggal nunggu jadwal metong micin 🤔🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga Simon bisa cepat ketangkep
Noer: aamiin
total 1 replies
aku
krn lu jelek 😌
Noer: wah... tak dapat berkata-kata aku 😭
total 1 replies
vj'z tri
ya nambah toh waktu menginap nya 🤣🤣🤣🤣
Noer: iya gratis ini kan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!