NovelToon NovelToon
Kekasih Perwujudan Kucing

Kekasih Perwujudan Kucing

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / CEO
Popularitas:297
Nilai: 5
Nama Author: Seven Introvert

Hanya satu persen dari populasi global, manusia yang memiliki warna mata heterochromia. Lunar salah satunya.

Memiliki warna mata hijau dan biru, Lunar menyembunyikannya ketika hidup di luar Silvanwood yang terisolasi dari teknologi.

Untuk menyambung hidup, Lunar tak menduga menjadi aktris di perusahaan entertainment milik Jackson Adiwangsa dan menjadi kesayangannya.

Hingga kejadian tak terduga membuat apa yang disembunyikan Lunar terkuak. Bagaimana kehidupan Lunar, apakah dia akan tetap tinggal atau kembali ke Silvanwood?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seven Introvert, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sembilan

Lunar dikenal ramah pada semua orang. Penggalan video gadis itu makan bersama kru di lesehan bahkan memijat kaki asisten seliweran di media sosial.

Meskipun seorang aktris yang nilai jualnya melebihi Alice, Lunar tetap mempersiapkan keperluannya seorang diri. Apa pun yang berhubungan dengan Lunar menjadi trending dan Jackson tak melewatkan kesempatan itu.

Lunar memiliki rambut yang indah, Jackson pun membuat produk shampo atas nama Lunar. Sejak kemunculannya Lunar tak pernah lepas dari jepit bunga melati, Jackson pun mendesain jepit serupa hingga laku di pasaran.

Gadis-gadis mengikuti penampilan Lunar. Karena itu Jackson bekerja sama dengan brand kecantikan untuk membuat produk Lunar. Semakin panaslah Alice dibuatnya.

Jika di belakang umum, Alice memanggil Jackson sama seperti pada Aaron. Gadis itu kembali merengek keberhasilan Lunar.

Lunar maupun Alice sama-sama aktris AHP. Hanya saja, Lunar secara ekslusif milik AHP sementara Alice menandatangani kontrak lain di agensi lain.

Akan tetapi, tetap menyakitkan bagi Alice. Gadis itu merasa Lunar telah merampas kariernya.

"Tentu saja Om Aaron takkan tega menyakiti Lunar, karena Om menyukainya! Huuu!" Alice meraung seraya mengacak-ngacak isi kamar.

Mami Alice menatap prihatin. Aaron menggedikan bahu dan hanya mengatakan bersainglah dengan Lunar secara sehat.

Nampaknya keberhasilan Lunar membuat Alice semakin stres. Dengan segala cara managernya menutup perubahan Alice sehingga di mata publik gadis itu menerima lapang dada dengan kehadiran Lunar sebagai icon kecantikan.

Mami Alice menghalangi putrinya mengiris pergelangan tangan. Wanita itu menatap Aaron penuh amarah.

"Kau hanya menonton saja?! Brengsek!" mami Alice berteriak.

"Aku harus apa, kakak ipar? Mana mungkin aku melenyapkan Lunar, dia gadis yang kucintai!" Aaron balik berteriak.

Aaron sudah muak dengan sikap Alice yang tak mau menerima kekalahan. Aaron ingat betul seharusnya Alice juara dua di kompetesi tari antar sekolah, untuk membuat gadis itu senang Aaron sampai menyalahgunakan gelar dokternya sehingga saingan Alice kedua kakinya cedera saat grand final.

Jika dipikir, berapa banyak kecurangan yang Aaron lakukan untuk keberhasilan Alice. Jackson bukan tak tahu itu, Alice sebagai anak titipan di setiap kompetesi dan bagi orang-orang di entertainment bukan hal aneh.

Alice selalu ingin unggul di bidang apa pun. Jika tidak, dia akan merajuk sampai mogok makan. Aaron menepuk jidat, ketika dirinya sering di panggil ke sekolah karena Alice tak mau masuk sekolah hanya karena nilai ujiannya lebih rendah dari teman sekelasnya.

Memang secara usia, mereka terpaut sepuluh tahun. Daripada keponakan, Aaron menganggap Alice seperti adiknya sendiri.

Jika Alice digeluti dengan rasa iri, berbeda dengan Lunar yang tak nyaman menjadi idola. Meski di gedung AHP yang dijaga ketat pun Lunar sengaja menggunakan masker.

"Tuan Jackson selalu meng-cansel projek murahan Lunar seenak jidat. Dia selalu mengorbitkan Lunar di projek bergengsi, apa kalian tidak tau ini akan terjadi kecemburuan sosial. Bagaimana bisa tuan Jackson melakukan itu, dia melempar pekerjaan pada orang lain bekas nona Lunar," bisik seorang kru diangguki yang lain.

Meski berbisik, Lunar bisa mendengar dengan jelas. Tapi gadis itu pura-pura tak mendengar. Perlakuan Jackson pada Lunar menjadi buah bibir bahkan di awal kemunculannya.

Naomi sendiri mengingatkan sang kakak untuk tidak meng-anak emaskan Lunar. Terbukti apa yang dilakukan Jackson, sebagian aktris ke luar dari AHP. Tentu alasannya karena Lunar.

Akan tetapi, Jackson tak memperdulikannya. Pria itu memilih realistis dan mengorbitkan Lunar lebih banyak meraup keuntungan. Persetan dengan perasaan aktris lain. Naomi menggeleng begitupun Tom yang merasa tuannya ter-Lunar-Lunar.

"Jika tuan Jackson mencintai Lunar, kenapa tidak mengatakannya. Benar 'kan?"

Kuping Lunar kembali dibuat panas. Oleh karena itu, Lunar bertekad menemui Jackson.

Braaak!

"Nona Lunar sudah membuat janji?" Tom menghadang Lunar yang masuk tanpa permisi.

Lunar tak memperdulikan Tom. Gadis itu melangkah lebar menemui Jackson yang duduk santai di sofa.

"Tuan, aku akan mengundurkan diri menjadi aktrismu!" ucap Lunar tak basa-basi.

Tom terkejut begitupun Jackson. Pria itu memilih tak menatap Lunar tanpa mengatakan sepatah kata. Jackson tahu, Lunar merasa tidak nyaman dengan desas-desus di gedung AHP.

"Tuan," suara Lunar sedikit naik.

Jackson pura-pura tuli, dia mendial ponsel lalu tak lama kemudian datang Naomi. Lunar mengerucutkan bibir sebal, Jackson sama menyebalkannya seperti Aaron. Bedanya Jackson terlalu jual mahal.

"Jika kau ingin keluar dari agensi kakakku, kau harus membayar ganti rugi. Ya, jumlahnya sangat besar!" ucap Naomi melotot.

Lunar tak keberatan bahkan dia sanggup menyewa pengacara untuk menggugat AHP. Naomi menggaruk kepala gak gatal, dia merasa capek sendiri karena sedari tadi menjelaskan sesuatu yang bukan ranahnya pada Lunar.

"Apa kakak puasa bicara?!"

Tingkah spontan Naomi membuat Lunar maupun Tom terkejut. Gadis itu menarik jas kakaknya sampai Jackson ikut terkejut.

"Adik sialan!" cibir Jackson melepaskan tangan Naomi.

"Pengecut! Jika kau mencintai Lunar katakan saja?! Dasar pengecut! Lunar biar kuberitahu padamu, sebenarnya kakakku jatuh cinta padamu!" kali ini Naomi beralih menatap Lunar.

"Aku sudah membantumu mengatakannya! Si gengsi ini sedari dulu memang so jual mahal!" Naomi meledek kakaknya yang kebiasaan memendam perasaannya sendiri.

Lunar menutup mulutnya. Berbeda dengan Tom yang cengengesan. Sementara wajah Jackson memerah menatap Naomi yang terus nyerocos menceritakan aibnya.

"Kakakku begitu payah, sedari dulu dia kurang gentle mengatakan cinta pada gadis yang disukainya. Setidaknya, kau belajar pada kak Aaron!" Naomi berdecih.

Mendengar nama Aaron, gestur Lunar terlihat tak nyaman. Naomi kembali menatap Lunar dan menanyakan pendapatnya.

Lunar jadi serba salah, perutnya terasa digelitik melihat ekspresi Jackson yang tersipu. Lunar tahu, ceo AHP tertarik padanya tapi memilih tak perduli.

Suasana menjadi canggung seketika. Empat orang itu larut dalam pikiran masing-masing. Bahu Naomi naik turun, rupanya membeberkan aib sang kakak menguras sebagian tenaganya.

"Apa yang dikatakan adikku semuanya benar. Aku jatuh cinta padamu Lunar, selama ini aku diam saja hanya merenung dan merenungi tapi kesimpulan yang kudapat memang kenyataan kau sudah menjadi canduku," Jackson bangkit lalu menghampiri Lunar.

Naomi menghela napas lega begitupun Tom, akhirnya tuannya itu bisa jatuh cinta kembali. Naomi memekik pelan ketika Tom menariknya untuk menjauh agar Jackson lebih leluasa mendekati Lunar. Sesekali sang icon kecantikan menatap Naomi dan Tom.

"Tuan," Lunar merasa tak nyaman.

Jackson berkata puitis seperti dialog yang dia tulis dalam film. Tom dan Naomi sampai berkaca-kaca, di hadapannya mereka seperti menonton bioskop dadakan. Dramatis sekali.

Jackson pintar merangkai kata bahkan membungkukkan badannya di hadapan Lunar. Merasa ada yang kurang, Naomi sempat-sempatnya memetik mawar hiasan yang terpajang di sudut ruangan kerja Jackson lantas memberikannya.

"Bagaimana? Actingku bagus bukan? Aku akan membuat film seperti ini." Jackson bangun membuat ketiga orang itu menatap tak percaya.

Sialan!

Lunar sampai geer dengan sikap pria itu. Ketiganya membatin, jangan lupakan bahwa Jackson seorang aktor. Orang didekatnya tak bisa membedakan Jackson sedang acting atau bukan. Termasuk Naomi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!