Disaat bumi dikuasai oleh para alien berwujud monster mengerikan. Dunia dilanda kekacauan dimana mana, Umat manusia harus berperang menghadapi ancaman yang nyata tersebut.
Ini adalah awal dari permulaan punahnya umat manusia dari tangan monster ganas, Perwujudan dari alien yang kejam.
Didunia yang hancur ini, Hanya yang terkuatlah yang disegani dan yang lemah hanya akan menjadi mayat tak berharga.
~~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apin Zen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9. Earth Protector Hero
Organisasi Pahlawan pelindung bumi, Earth Protector Hero. Sebuah organisasi pahlawan terbaik didunia, Dengan tujuan melindungi umat manusia dari serangan monster.
Para pahlawan organisasi tersebut. Melindungi kekacauan yang terjadi terutama ancaman yang nyata, Para monster ganas.
Mereka hanya akan muncul jika situasi memang sangatlah sulit terkendali. Dengan kata lain, Para pahlawan tak akan menunjukkan dirinya kecuali monster berlevel ancaman mengancam keselamatan planet menampakkan wujudnya.
Disaster Triecer, Seorang pahlawan bertopeng legendaris. Namanya tak asing bagi umat manusia. Dia pemimpin organisasi EPH ini sejak lama, Melindungi bumi merupakan tugas utamanya.
Sesosok pria berjubah hitam melesat, Lalu muncul dihadapannya dengan membungkukkan badannya.
"Lapor tuan, Sepertinya monster dengan level berbahaya akan terlahir mengancam bumi...
Hal itu saya lihat, Saat semua monster seperti saling berkomunikasi satu sama lain...
Menunggu monster kuno untuk kembali bangkit... Lapornya dengan hormat, Tak lupa menjelaskan semuanya secara detail.
Disaster tampak tenang saja mendengarnya. Dia sudah bepergian ke berbagai tempat yang jauh dari bumi, Demi tugasnya sebagai pahlawan kedamaian.
Menghadapi banyak musuh tidaklah sulit baginya.
'Lalu bagaimana dengan harta kuno yang terpancar itu?'...
Disaster menanyakan pada tangan kanannya itu, Apakah dia berhasil merebut harta kuno yang terpancar jelas dari penjagaan monster kelinci?.
Pria berjubah hitam itu dengan gugup, Mengatakan yang sebenarnya kepada tuannya. Koin yang merupakan harta kuno yang dimaksud telah lenyap begitu saja.
Disaster tak mempermasalahkan masalah tersebut. Harta kuno yang dijaga monster berusia ribuan tahun memanglah harta yang berharga. Tetapi sulit didapatkan.
Disaster memiliki orang kepercayaannya, Tidak lain tidak bukan Greyson Reishalf. Pemilik sekolah Elite Pahlawan yang didirikannya.
Sebenarnya Disaster tidak tertarik dengan usulan Greyson yang ingin membantunya, Meneruskan tugasnya sebagai pahlawan.
Disaster sama sekali menganggap sekolah Elite Pahlawan, Tidak ada satupun siswa yang memiliki kelebihan yang menarik.
Meski memiliki nama Pahlawan dari sekolah tersebut. Bukan berarti semua siswa sekolah memiliki jiwa pahlawan, Itu hanya rekayasa Greyson saja agar dia dipandang baik olehnya.
"Ini adalah laporan dari hasil semua siswa, Terutama aktivitas mereka semua...
Greyson muncul, dan langsung saja melapor pekerjaannya kepada pahlawan yang sangat disegani itu.
Tugasnya memantau langsung semua siswa Elite Pahlawan. Meninjau siapakah murid yang cocok menjadi penerus pahlawan Disaster.
Greyson tak mau membuang kesempatan didepan mata. Menjalin hubungan baik dengan sosok yang dijuluki pahlawan nomor 1 didunia tersebut.
'Tidak ada yang menarik!.
Disaster mengamati setiap murid yang ada. Dengan jenuh, Mereka semua tidak memiliki daya tariknya.
'Tunggu, Siapa murid itu?...
Disaster menghentikan pengamatannya, Dia menatap seorang murid yang tampak mencurigakan.
Dari layar hologram yang ditampilkan didepannya. Tampak murid tersebut seperti menyimpan misteri yang serius.
"Dia adalah murid yang bodoh, Namanya kalau tidak salah Strom Rel kereta api.
Tidak, Namanya Storm Realms...
Murid itu sangat suka membuat kekacauan dikota!"...
Greyson langsung tahu siapa murid yang dimaksud pahlawan Disaster.
Karena ulah murid bodoh itu. Sekolah kebanggaannya harus didatangi para aparat kota Nirvana. Lantaran Storm terlibat kasus pencurian disebuah bank kota.
Mau tak mau Greyson harus merendahkan jabatannya kepada mereka. Menyelamatkan citra sekolah dari hal hal negatif.
'Tidak, Bukan itu yang kumaksud!
Darimana asal usulnya?'... Disaster menanyakan asal usul dari murid bernama Storm tersebut.
"Menurut kabar yang terdengar, Terutama dari pak walikota...
Dia anak yatim piatu yang hidup sendirian dikota...
"Apa ada yang salah dengan asal usulnya?'... Greyson penasaran melihat wajah pahlawan Disaster tampak serius seperti itu.
"Sepertinya tuan sangat serius!
Pria berjubah hitam yang berada dipojok, Pastinya ada hal yang menarik bagi tuannya tersebut.
Disaster menghela nafas, Dia seperti mengenali murid tersebut. Dari gerak geriknya dia seperti bukanlah manusia.
Tetapi monster yang berevolusi menjadi manusia!
Meski tidak yakin dengan dugaannya itu, Disaster harus mengawasinya lebih lanjut.
'Jika memang dia monster yang menyamar? Maka aku akan memburunya hingga melihat wujud aslinya!...
Disaster mengepalkan tangannya. Musuh utamanya bukanlah seorang monster, Tetapi seorang monster yang menyamar menjadi manusia.