KASIH MUTIARA, WANITA YANG BIASA-BIASA SAJA. YANG RELA MENUKAR MASA REMAJANYA DENGAN MEMBANTU PEREKONOMIAN KELUARGA. DI JAUHI OLEH BANYAK SISWA KARENA DI ANGGAP TIDAK SELEVEL. NAMUN SEKETIKA KEHIDUPAN KASIH BERUBAH, SAAT TANPA SENGAJA DIRINYA TERLIBAT DENGAN ANAK SANG PEMILIK SEKOLAH YANG BERNAMA PUTRA WIJAYA. HARI-HARI, KASIH LEWATI BAK SEPERTI ROLLER COASTER.
INGIN TAHU KISAH KASIH? AYO BURUAN DI BACA....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9
"Ayah.."
"Sayang ada apa?" Tanya sang ibu saat Putra masuk ke dalam rumah sambil teriak memanggil ayahnya.
"Di mana ayah, bu?"
"Ada apa sayang?"
"Ayah.." teriak Putra
Hingga sang ayah keluar dari dalam kamar.
"Ada apa?" Tanyanya.
"Ayah, aku akan mengikuti maumu. Asal jangan ganggu kehidupan Kasih dan berjanjilah jangan pernah menceraikan ibu."
"Anak pintar."
•••••
Kasih mencoba menghubungi nomer ponsel Putra, namun tidak ada jawaban sama sekali. Sehingga membuat Kasih mengirim banyak pesan kepada Putra, namun tetap saja, pesan Kasih hanya di baca dan tidak ada balasan sama sekali.
"Putra, kamu baik-baik saja kan?"
"Kenapa kamu pergi? Apa aku ada salah?"
"Putra, aku butuh sandaran tempat curhat. Andai kamu ada di sini, aku pasti bakalan cerita sama kamu."
"Putra."
"Put, kamu baik ajak kan? Kenapa pesan ku hanya di baca saja, ngak di balas? Kamu marah?"
Dan hampir tiap hari Kasih mengirim pesan, namun tetap hasilnya sama.
"Kata guru kalau kamu udah pindah sekolah yah? Kenapa ngak pamit sama aku Put. Apa aku ada salah?"
Lagi dan lagi, tetap tidak ada jawaban.
"Aku masih memegang janjimu. Kalau kamu akan selalu ada di sampingku, dan akan menjagaku. Dan aku akan setia menunggumu dan akan mendengar penjelasan mu. Aku tunggu sampai kamu siap."
Hingga, berbulan-bulan berlalu. Tanpa sengaja Kasih melihat Putra dengan beberapa teman sekolahnya.
"Putra." Teriak Kasih sambil berlari menghampiri Putra.
"Putra." Ujar Kasih dengan nafas yang ia atur karena kelelahan berlari.
"Put, loh kenal dia?" tanya Fajar yang memang sudah lama menjadi teman Putra.
"Kenal? Hm, ngak!" Kata Putra dengan ketus sambil berjalan, bersama dengan Fajar. Namun Kasih langsung menahan lengan Putra.
"Putra, kenapa kamu seperti ini? Apa yang terjadi?" tanya Kasih.
"Dunia kita berbeda. Kau dan aku, kita bagaikan bumi dan langit. Aku tidak mungkin bisa untuk menggapaimu dan kau pun juga tidak akan bisa hidup dengan ku." Kata Putra yang mengembalikan ucapan Kasih dulu.
"Kau ingat kata-kata itu? Itu adalah ucapanmu untukku. Dan aku sadar, kalau memamg kau tidak cocok untukku. Gadis sepertimu hanya cocok di daerah kumuh, bukan di sekitarku." Ucap Putra dengan tegas.
Kata-kata Putra mampu membuat Kasih terdiam. Jantung Kasih bagai di tusuk tombak dengan sangat keras.
Pria yang duluan begitu baik, sopan dan juga terlihat tulus di depannya, kini telah berubah menjadi pria yang sangat menyebalkan. Pria yang sudah mampu membuat Kasih jatuh cinta, namun pria ini juga sudah berhasil membuat hati Kasih menjadi hancur tak berkeping.
"Ingat! Kau tidak pantas untukku. Dan jangan pernah muncul di hadapanku."
"Putra." Lirih Kasih menatap kepergian Putra.
Setelah membuatnya terbang melayang, kini Putra berhasil membuatnya jatuh ke dalam dasar lubang yang teramat dalam. Dan sangat sulit untuk Kasih untuk kembali ke dasar.
"Kamu jahat Put. Kamu jahat!" teriak Kasih, namun Putra tidak perduli, ia tetap jalan.
Dan semenjak hari itu. Kasih tidak lagi mengirim pesan apa pun kepada Putra, bahkan saat uang Kasih cukup, ia langsung membeli sim card baru, dan menggantinya agar ia bisa dengan cepat melupakan pria yang sangat menyebalkan yang telah hadir di dalam hidupnya.
Dan walau pun berat, Kasih tetap melalui hari-harinya
jadi jahat demi perhatian putri
kpn nih up nya.....
Sudahlah Kasih..
Jgn byk fikiran dulu..
Selain belajar fokuslah dulu dgn kesehatanmu....
☺️👍💪