Sebelum membaca novel ini di harapkan membaca novel pertama yang berjudul
Tawanan Sang Penculik Kejam
Agar mengerti jalan ceritanya yah....ini season keduanya...
❤️❤️❤️❤️
Putri Mikhaylarisa kembali ke masa lalu karna cinta sejati..namun yang terjadi adalah sang pengeran melupakan ingatan kebersamaan mereka..
Sementara di sisi lain ada pria yang mengejarnya dengan kekuatan penuh yaitu Alex...sang prajurit dengan latar belakang penuh misteri...
Bagaimana usaha Putri Mikha untuk mengembalikan ingatan pangeran kepadanya...dan bagaimana cara Putri Mikhayla menghindari Alex yang cenderung memaksanya..
Akankah dia menyerah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kemarahan Raja
Mikha menjerit ketakutan ketika Alex masih menjebaknya di dalam kolam dan entah mengapa tak ada satupun penjaga disana..
''Apa kau takut...''
Mikha mengerang..ia sungguh kesal sekali bagaimana mungkin Alex menanyakan hal yang tidak masuk akal padanya..?
''Alex..dengarkan aku...kau benar-benar di hukum atas kejahatannmu ini Alex...''
Alex terkekeh..semakin mendekatkan wajahnya hingga Mikha sungguh bingung..
''Mari kita liat siapa yang akan di hukum oleh yang mulia...aku atau justru dirimu Putri.''
''Hah.....''
Mikha sungguh terkejut namun tak bisa melawan Alex saat ini...
''Aku kedinginan...''akhirnya Mikha merintih gemetar...
Alex pun tersenyum lalu keluar dari air sambil menuntun Mikha keluar dari sana...pria itu lalu mengambil jubah Mikha dan menutupinya...
''Aku hanya bercanda ketika bilang akan memberi tanda pada tubuhmu..aku tidak sekejam itu Putri...''
Alex lalu melangkah dengan santai meninggalkan tempat permandian sang putri...
Mikha menoleh dengan kerutan di dahinya...apa yang sebenarnya di rahasiakan Alex darinya...
Mikha lalu melangkah cepat meninggalkan ruang permandian...
*********
Mikha dan Ruby memasuki istana pribadi Raja dan Ratu...keduanya menunduk di hadapan Raja dan Ratu..
''Hormat bagi yang mulia...''sapa Mikha dan Ruby bersamaan...
Ruby lalu menuntun Putri Mikha untuk duduk di hadapan mereka..
Sementara Raja Hendri menurunkan pandangan menatap sang putri yang sedang tertunduk...
''Putri...apakah ada sesuatu yang terjadi di pesta itu...''
Hening...
Mikha masih menundukan kepalanya, bagaimana sekarang....
''Yang mulia tidak ada...''
''Lalu..mengapa kau pulang dalam keadaan kesal..''
Wajah Mikha menjadi pucat...
''Yang mulia...sebenarnya, apakah aku boleh meminta sesuatu darimu...''
Raja dan Ratu saling menatap...
''Katakan putri,....''
''Aaku...ingin mengganti prajurit Alex...''
Hening...
''Apa maksudmu...''
''Aku tidak nyaman bersamanya yang mulia,....dia bahkan berani mengaturku bahkan dia bersikap kejam dengan mengatakan padaku kalau aku tak akan bisa memiliki hubungan dengan pangeran Zack dari kerajaan Cristal Biru...dia bahkan mengatakan rahasia kerajaan..tentang........tentang...''
Bibir Mikha seakan kelu...ia tak dapat melanjutkan kata-katanya....hingga matanya menjadi panas...apa yang dia rasakan saat ini adalah dia sangat marah...dan bingung..
Ratu Hera mengepalkan tangannya..
''Jadi kau...memiliki hubungan dengan Pangeran Zack....''
Mikha mengangkat wajahnya..
''Yah.....kami saling mencintai aku....''
''Diam....''
Suara sang Ratu meninggi di tengah ruangan..ia bangkit dari tempat duduknya dan melangkah mendekati Mikha yang menjadi pucat...
Sesaat kemudian..
Plak!!!!
Sebuah tamparan keras mendarat mulus di wajah Mikha hingga ia mulai menangis...
''Yang mulia...''
''Beraninya kau mengabaikan peringatan, apakah karna usiamu sudah 17 tahun karna itu kau merasa bisa melakukan apa saja...kau adalah calon Ratu..beraninya kau melanggar aturan yang kami buat..''
Airmata Mikha menetes di wajahnya...
''Yang mulia...tapi kami saling mencintai, dan masa lalu yang terjadi bukan salah kami berdua...''
Ratu tampak sangat murka...
''Alex...........'' jeritnya dengan suara lantang..
Sekejap saja....Alex masuk ke dalam ruangan dan memberi hormat...
''Aku ingin kau menjaga Putri di pengasingan...itu adalah hukumanmu Putri, belajarlah bahwa sebagai calon seorang Ratu di masa depan maka dia tidak mendahulukan kepentingannya namun kepentingan Rakyat..kau harus belajar Putri..''
Sungguh Mikha sama sekali tidak menyangka akan mendapatkan tamparan keras dari sang ibunda...
Mikha bangkit berdiri dan menatap sang Ratu yang menatapnya sangat tajam...
''Aku ragu kalau kau adalah ibuku yang mulia...bukankah hukuman ini terlalu kejam..jika menjadi Ratu membuatku terpisah dengan cintaku maka aku memilih menyerahkan tahta miliku yang mulia...''
''Putri Mikhayla........''kali ini suara sang Raja menggelegar di tengah ruangan..
Hingga mereka saling menatap...
''Kau mau tau cerita selengkapnya mengapa kami melarang hubungan kalian...''
Hening..
Mikha menghela nafas...namun ia segera mengendalikan dirinya..lalu mengangguk dengan terpaksa...
''Bukankah aku berhak tau.....mengapa aku harus mengorbankan diriku...''
Raja Hendri dan Ratu Hera saling menatap tajam..inilah saat yang tepat untuk menjelaskan pada Mikha tentang masa lalu mereka...
***********
Sepasang orang tua itu duduk di hadapan Putri Mikha di dalam ruangan pribadi sang Putri...
Ratu Hera hanya menundukan kepalanya karna tak sanggup bicara..
''Jadi.....Raja Edward adalah Raja dari Kerajaan Cristal Biru...sebenarnya ada satu Kerajaan Cristal Merah, nama Rajanya adalah Raja Ludwig..dahulu kami bertiga adalah sahabat sejati..kemanapun kami brsama karna semua ayah kami begitu dekat..
Sampai akhirnya...Ayah mengenal ibundamu dalam satu pesta yang di adakaan persis seperti yang kau hadiri semalam...ketika Ayah mengenalkan calon Ratu di kerajaan ini tanpa ayah duga kalau Raja Edward diam-diam menginginkan ibumu...sementara itu dia memfitnah Raja Ludwig yang menginginkan Ibumu..
Satu malam setelah kau lahir kira-kira usiamu sekitar 1 tahun...ibumu di culik dan kau tau siapa yang menculiknya..dia adalah Raja Edward....dia telah menculik ibumu dan ingin menikahinya padahal saat itu dia bahkan sudah memiliki seorang permaisuri....
Mikha melonggarkan tenggorokannya...
''Yang mulia.....apakah yang mulia tidak mencurigai Raja Ludwig mungkin saja dialah yang.....''
Raja Hendri tertawa.....di ikuti sang Ratu,...
''Walau malam itu ibunda tidak melihat dengan jelas tapi ibu yakin kalau dialah yang menculik ibu....''ucap sang Ratu menahan geraman..
Raja Hendri menambahkan...
''Raja Ludwig begitu setia...dan kau tau sebuah rahasia lagi Mikha...''
Mikha tentu saja tidak tau, namun aneh..mengapa yang mulia hanya mencurigai Raja Edward bagaimana dengan Raja Ludwig....semuan patut di curigai...
''Apakah ada hubungannya denganku yang mulia...''
''Tentu saja..kau harus tau jika...Raja Ludwig menyerahkan putranya untuk mengabdikan diri pada kerajaan kita,....''
''Raja Ludwig menyerahkan putranya...hanya karna persahabatan...apakah dia punya banyak anak...''
''Ada dua...dan sekarang telah naik tahta menggantikan ayahnya yang sudah meninggal...''
Mikha membeku sesaat..jadi Raja Ludwig sudah meninggal....lalu siapa anak yang di maksud oleh yang mulia...
Sungguh semua ini terasa membingungkan dan tidak masuk akal....sepercaya apapun seseorang, bukankah harus lebih dahulu teliti sebelum mengambil keputusan...mengapa yang mulia langsung menuduh,...mungkin saja yang mulia salah liat wajah sang penculik...
Tapi yang menjadi pertanyaan Mikha adalah...siapa putra yang di maksud oleh yang mulia..mengapa ia menjadi takut sekarang...mengapa dia merasa takut menerima kenyataan...?
''Yang mulia...siapa yang dimaksud yang mulia..apakah aku mengenalnya...''
Raja Hendri menganggukan kepala...kau mengenalnya dan kau sangat mengenalnya Putri....
''Siapakah dia...''
Sesaat kemudian seseorang muncul dan hal itu membuat Mikha sangat syok....ia tidak salah melihat bukan..tidak mungkin kalau dia juga adalah seorang pangeran..tidak mungkin...tidak.....
Mata Mikha melebar dengan dramatis...
''Tidak.....Yang mulia ini tidak mungkin...''jerit Mikha tak terima....