NovelToon NovelToon
After Married

After Married

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mommy_Ar

Berniat ingin membatalkan perjodohan dengan bersandiwara bersama seorang wanita yang tak sengaja ia tabrak.
Siapa sangka, bahwa ternyata wanita itulah yang akan di jodohkan dengan nya.

Bagai buah simalakama, nasi sudah menjadi bubur, dirinya sudah terlanjur mengatakan ingin menikah dan mencintai wanita tersebut.

Lalu, bagaimana kelanjutan kisah keduanya setelah menikah?
Akankah rasa cinta itu tumbuh? Atau malah harus berakhir setelah keduanya menemukan cinta sejati masing-masing?

Yuk, simak kisahnya om dokter Bastian dan gadis bar bar Denisa.

follow IG mommy : @Mommy_Ar29
Follow TikTok : @Mommy_Ar95

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sedikit kenyal

Euummmttt

“Basshh ... “

Denisa semakin tidak bisa mengendalikan diri tangan lincah Bastian begitu aktif menjamah nya. Bagaimana bisa, dirinya ikut terbuai, niatnya hanya ingin marah dan membalas perbuatan Bastian,namun mengapa kini malah dirinya ikut hanyut.

‘Gak, gak bisa. Gak boleh. Tapi—,’ Denis semakin terbuai, berulang kali dirinya berusaha mendorong tubuh Bastian, namun naluri nya berkata lain, ia malah semakin ingin membalas pagutan bibir Bastian.

“Memang keripik, tapi sedikit kenyal,” bisik Bastian menyeringai setelah melepaskan pagutan nya, ia menjauhkan tubuh nya dan beranjak pergi meninggalkan Denis yang tampak masih mematung menatap langit langit kamar.

“A—apa? Ke—keripik, kenyal.” Gumam nya masih tak habis pikir, ia tidak menyangka bahwa dirinya kembali di permainkan oleh Bastian.

Bodoh, iya memang dirinya sangat bodoh! Mengapa dia bisa ikut terbuai oleh sentuhan itu, dan kini dirinya merasa kecewa. Hah kecewa? Enggak, dia tidak boleh kecewa, harusnya ia bersyukur, karena dirinya masih perawan. Bastian tidak jadi mengambil mahkota nya, iya dia tidak kecewa, namun mengapa ada rasa yang sedikit mengganjal, seolah ada sesuatu yang belum tuntas ia dapatkan namun rasa itu sudah pergi.

“Bastian brengseekkkk!!!!!” teriak Denisa lalu ia segera menutup dirinya dengan selimut sampai ke ujung kepala.

"Gue benci sama lo, gue benciiiii!"

Sementara itu, di dalam kamar mandi, Bastian kembali harus merasakan dingin nya air Shower untuk menenangkan diri, hati dan adik tercinta. Tentu saja harus di tenangkan, agar dirinya tidak melewati batas.

“Shiittt!” umpat nya melampiaskan marah pada tembok di depan nya. Hampir saja dirinya memakan gadis bar bar itu, tak bisa ia pungkiri, meskipun tubuh Denis terbilang kurus, namun ia memiliki dada yang lumayan berisi dan begitu padat juga sedikit kenyal, hingga membuat nafsu nya semakin bergejolak.

“Sadar Bas, sadarrr!” geram nya pada diri sendiri agar melupakan rasa yang tadi sempat di rasakan oleh tangan nya.

****

Hingga pagi hari, Bastian belum juga bisa memejamkan matanya. Ia memilih untuk duduk di sebuah kursi kecil didepan meja rias sambil bersedekap tangan di dada. Sementara itu, Denisa masih tidur dengan nyenyak di atas tempat tidur.

Huuhh

Berulang kali Bastian menghela napasnya kasar, ia melihat jam di dinding yang masih menunjukkan pukul tuju pagi. Sebentar lagi, ia yakin sebentar lagi pasti orang suruhan mama nya akan datang untuk mengantarkan pakaian nya.

‘Sabar Bas, sabar... sebentar lagi. Oke sebentar lagi.’ Gumam nya terus menguatkan diri dan tak lama terdengarlah suara bel membuatnya langsung beranjak dan membuka pintu.

“Ckckckck!” decak seorang laki laki yang berdiri di depan pintu sambil menggelengkan kepala nya menatap Bastian yang matanya begtu sayu seolah masih sangat mengantuk, “Sampai berapa kali?”

“Apa ini rencana abang?” tanya Bastian dengan wajah datar nya.

“Bukan,” jawab nya dengan cepat, “Harusnya kamu tahu ini siapa, tanpa harus menuduh orang tak bersalah!” cetus nya kesal.

“Lalu kenapa abang disini?Jadi jangan salahkan aku kalau aku berfikir abang ikut andil!”

“Astaga, tahu gitu aku tidak akan kesini tadi!” cetus nya semakin kesal, “Semua sudah kumpul di bawah, aku dan Kiara yang masih di atas, makanya mama telfon suruh sekalian kasih baju ini ke kalian.” Jelas nya sambil menyerahkan sebuah paper bag dengan kasar pada adik nya.

“Harusnya aku buang paper bag itu biar sekalian kamu keluar gak pakai baju!” cetus nya lalu ia pergi begitu saja.

“Mamaaaaaaaaa!” teriak Bastian begitu frustasi lalu ia kembali menutup pintu dengan kasar, mungkin lebih tepatnya banting pintu bukan nutup pintu.

1
Tyas Wahyuni
Luar biasa
Tyas Wahyuni
Lumayan
Nur Janah
lama lama cinta nih bas
Lalisa
😭😭😭😭😭😭
Lalisa
innalilahi wa innailaihi rojiun 😭😭
Lalisa
raraa 😭😭😭😭😭
Lalisa
ihhh 🤣🤣🤣🤣
Lalisa
turunan papa krish ternyata wkwkwk
Lalisa
🤣🤣🤣🤣🤣
Lalisa
🤣🤣🤣🤣
Lalisa
❤️❤️❤️
Lalisa
lah 😂😂
Lalisa
pinter Ken 😅
Lalisa
😂😂😂😂
Lalisa
gantian lah bang KAI
dulu pas kia ngidam kn om Abas yg repot
Lalisa
🤣🤣🤣🤣🤣
Lalisa
astaga mulutnya situyul 😂😂
Lalisa
njirrr ngakak 🤣🤣🤣
Lalisa
kelamaan nis keburu karatan tar🤣🤣🤣
Lalisa
fix Nisa lagi ngidam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!