NovelToon NovelToon
CINTA DALAM LUKA

CINTA DALAM LUKA

Status: tamat
Genre:Cintapertama
Popularitas:617.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Velicia menikah dengan Arnold pria yang selama ini di kiranya yang pernah masuk dalam kenangan masa lalunya...
Cinta yang berawal dari lantunan piano dari seorang pria yang memainkan lagu Sleep in the deep sea yang biasa di mainkan ibu Velicia sewaktu sang ibu masih hidup...

Pernikahan Aliansi yang terjadi di antara mereka, bukan membuat Velicia bahagia namun malah membiat dia terluka hingga penyakit mematikan menyerang hidupnya...

akankah Arnold bisa mencintai Velicia??
yukk baca novelku...!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Dalam Luka (BAB 9)

“ aku berhutang sebuah pernikahan padanya...pernikahan kami akan di adakan pada tanggal 2 Februari...kami akan merayakan acara pernikahan yang mewah” jawab Arnold.

Velicia hanya terdiam mendengar ucapan mantan suaminya itu, mantan suaminya itu akan menikah dengan wanita lain pada tanggal 2 Februari yang mana di tanggal itu mungkin Velicia tak lagi ada di muka bumi ini.

“ melihat Velicia yang hanya terdiam, Arnold pun mengingat tingkah Velicia di taman tadi.

“ kenapa kau mencari pria yang mau berpacaran denganmu...??” Tanya Arnold penasaran.

Mendengar pertanyaan dari Arnold Velicia merasa malu, lalu dia pun turun dari bus, kebetulan saat itu bus sedang berhenti di halte bus berikutnya, dia melangkah meninggalkan Arnold lalu menghentikan sebuah taksi dan meminta supir taksi untuk mengantarkannya kembali ke taman.

Tak berapa lama dia pun sampai di taman, dia turun dari taksi itu tak lupa memberikan selembar uang seratus ribu pada supir taksi, setelah taksi yang di tumpanginya berlalu dia pun melangkah ke tempat dia memarkirkan mobilnya, dia membuka pintu mobilnya dan masuk ke dalam mobil.

Dia melajukan mobil miliknya menuju Villa miliknya, di dalam benaknya penuh dengan perkataan Arnold yang menyatakan dirinya berhutang sebuah pernikahan pada Viona. Velicia tenggelam dalam emosinya.

Velicia merasa dirinya sangat konyol yang menjalani pernikahan bersama Arnold selama 3 tahun ini, dirinya tidak lain hanya menumpang, dan sekarang semuanya telah kembali seperti semula.

Selang beberapa menit kini velicia telah berada di depan Villa miliknya, dia turun dari mobil, lalu melangkah masuk ke dalam Villa langsung melangkah menuju kamarnya.

Di dalam kamar, pikirannya masih mengingat perkataan Arnold, dia menghempaskan tubuhnya di atas ranjang. Dia pun menutup wajahnya dengan bantal karena merasa betapa konyol hidupnya selama tiga tahun terakhir.

Di saat Velicia masih merutuki kekonyollan dirinya.

Drrrt...drrt...drrrt...(ponselnya berdering)

Dia mengambil ponselnya dari dalam tas. Dia melihat di layar ponselnya tertera nama sahabatnya Merry, tanpa menunggu waktu lama Velicia langsung mengangkat panggilan dari Merry.

“ Hallo...” Sahut Velicia saat panggilan telah tersimpan.

“ Hallo Veli...how are you?” Tanya Merry.

“ Fine Mer...kamu apa kabar?” Tanya Velicia balik.

“ aku juga baik Veli...kamu dimana sekarang?” Tanya Merry.

“ aku di Villa...kenapa Merry..?” Tanya Velicia heran.

“ Maukah kamu datang ke kafe ku...di samping kafe ku ada konser musik yang di adakan oleh seorang pianis...mana tahu kamu suka...?” Ujar Mery meminta Velicia untuk datang ke kafe miliknya, karena Merry tahu Velicia sangat suka dengan penampilan musik Piano.

Seketika Velicia berfikir, “jika uang 1 milliyar yang aku miliki ini tak dapat membantuku untuk memiliki seorang pacar...lebih baik uang ini aku berikan pada Merry untuk memajukan usaha kedai tehnya...” Gumam Velicia di dalam hati.

“ Baiklah aku datang...” Ujar Velicia, Velicia pun mengambil atmnya yang berisi uang 1 milliyar tersebut lalu bangkit dari ranjang dan melangkah ke luar untuk mengunjungi kedai teh milik sahabatnya itu.

Velicia melajukan mobilnya menuju kedai teh Merry, hanya butuh waktu dua puluh menit dia telah sampai di depan kedai teh Merry, dia memarkirkan mobilnya. Setelah itu dia turun dari mobil lalu masuk ke dalam kedai teh milik sahabatnya itu.

“ Velli...kamu sudah datang...” Ujar Merry menghampiri Velicia yang baru saja masuk ke dalam kedai teh miliknya

“ Iya Mer...” Velicia langsung memeluk tubuh sahabatnya melepaskan rindu karena telah lama tak berjumpa.

“ Yukk duduk dulu Veli...” Ujar Merry.

“ Iya...kucingmu bagus sekali...” Puji Velicia saat melihat Merry sedang menggendong kucing berbulu indah.

“ Kau suka?” Tanya Merry. Yang di jawab anggukan oleh Velicia. Merry pun langsung memberikan kucing itu kepada Velicia, Velicia pun memeluk kucing itu.

Tak berapa lama seorang pelayan mengantarkan secangkir teh untuk Velicia sesuai perintah Merry sebelum menemui Velicia tadi.

Mereka pun asyik mengobrol mengenang masa lalu yang indah yang pernah mereka lewati bersama, di saat itu Velicia melihat sosok pria yang tak asing baginya, sosok itu menyatu dengan sosok pemain piano yang Velicia sukai sewaktu kecil.

“ Apakah itu Arnold??” Gumam Velicia di dalam hati terus menatap pada pria tersebut.

“ Tapi pria itu tak mirip dengan Arnold yang selalu bersikap dingin dn datar...” Gumam Velicia lagi masih menatap sang pria.

“ Bukan...” Pekik Velicia membuat kucing yanga da di pangkuannya terkejut lalu si kucing pun melompat meninggalkan Velicia.

Velicia pun menangis tiba-tiba hatinya merasa sangat sedih, Merry yang melihat itu mendekati Velicia, lalu dia pun bertanya.

“ Kenapa kamu menangis?” Tanya Merry pada sahabatnya yang tiba-tiba menangis.

Velicia hanya diam, membuat Merry semakin penasaran.

“ Veli...akhir-akhir ini kau tampaknya sering menangis...apa yang sebenarnya terjadi...?” tanya Merry pada Velicia.

Karena tidak ada jawaban dari Velicia, Merry pun berinisiatif mengajak Velicia untuk masuk ke dalam raula tempat di adakannya konser.

“ Kita ke konser musik itu yukk...” ajak Merry. Velicia pun berdiri tanada menyetujuiajakkan Merry.

Mereka pun melangkah keluar dari kedai milik Merry, lalu melangkah menuju Aulatempat di adakannya konser Musik tersebut. Di saat itu mereka melihat sepasang kekasih sedang berbicara.

“ Kapan kau akan menikahiku...” Tanya si cewek pada pasangannya.

“ Aku akan menikahimu saat kamu sudah dewasa....” Jawab si cowok.

Merry dan Velicia pun salin berpandangan tiba-tiba mereka teringat pada kisah cinta Merry.

Flash back On...

Merry dan Velicia masih duduk di bangku kelas dua SMA. Saat itu Merry telah jatuh cinta pada seorang preman yang tidak memiliki apa-apa.

Velicia dan Merry tengah duduk di cafe depan sekolah, Mereka melihat seorang preman yang berpenampilan acak-acakkan.

“ Merr...lihatlah...” Ujar Velicia menunjukke arah sang pria.

Merry pun menoleh ke arah sang pria yang sangat di cintainya.

“ Apa yang kau sukai darinya...?” Tanya Velicica heran pada Merry.

“ Dia adalah seorang pria yang memiliki jiwa yang sangat baik, di balik penampilannya yang amburadul itu aku mengerti akan kelemahannya...dia sangat sensitif...dia sangat menjaga harga dirinya dan rasa cintanya padaku sangatlah besar...”

“ Veli...dia tidak lebih buruk dari Arnold yang kamu kenal...” jawab Merry dengan tegas.

Flash back off...

Merry berpacaran dengan si preman itu lebih setahun, saat Mereka duduk di kelas 3 SMA, sang preman itu membuktikn rasa cintanya yang besar kepada Merry dengan menyelamatkan Merry yang berada di tengah jalan hampir di tabrak oleh sebuah truk yang melaju dengan kencang. Sang preman yang tak ingin melihat Merry terluka dia mendorong tubuh Merry dan menyelamatkan nyawa Merry degan membiarkan dirinya tertabrak oleh truk itu hingga dia pun meninggal di tempat

Setelah kepergian sang preman, hati merry pun ikut tiada dengan meninggalnya sang kekasih demi menyelamatkan dirinya.

Konser musik pun di mulai membuat mereka kembali sadar dari kenangan kisah cinta Merry di masa lalu. Mereka masuk dan mencari bangku untuk di tempati. Konser musik itu sangat membosankan, hingga akhirnya Velicia mendengar suara alunan piano yang di mainkan dnegan judul lagu {{sleep in the deep Sea}}.

Velicia menatap dalam pada sosok pianis yang tengah memainkan piano tersebut, dia mengingat bahwa sosok itu sangat mirip dengan sosok priayang di sukainya beberapa tahun lalu. Velicia terkesima dengan penampilan pria itu. Setelah sang pria itu selesai memainkan pianonya, Velicia langsung berlari menuju belakang panggung.

Dia berlari kesana kemari mencari sosok itu bagai seorang wanita gila yang kehilangan sesuatu, namun Velicia pun tak dapat menemukan sosok pria yang di carinya.

Velicia pun keluar melangkah gontai dengan sedih, dia terus berjalan tak tahu arah hingga akhirnya dia pun basah karena hujan yang turun. Dia terus melangkah hingga akhirnya dia berjumpa dengan sang pria.

“ Gadis kecil...kamu mengikutiku lagi...?” tanya sang pria dengan lembutnya masih sama seperti waktu dirinya masih kecil.

Velicia menatap sang pria tak percaya “ Arnold...???”

Bersambung...

.

.

.

.

.

Terima kasih Readers yang udah baca karya owner...🙏🙏🙏

Jangan lupa dukung terus karya Owner dengan meninggalkan jejak...

\=> Like

\=> koment

\=> Hadiah

\=> Vote...

Terima kasih atas dukungannya...🙏🙏🙏

1
Masa Lalu
bagus ceritanya lanjutkan
novita handayani
Lumayan
Arini Nina
jln cerita yg saya sgt suka👍
🌻Ruby Kejora
Karya nya bagus kak
Sukses bwt kk 😊💐
Andi Fitri
sedih banget ceritanya
Andi Fitri
Arnold parah banget mau enaknya aja..
Elok Pratiwi
membosankan tidak semenarik judul nya ... datar cerita nya ...
Eni Sulastri
pretttttt
Eni Sulastri
dikeplaki ,dibanting ,dikaplokki tak tompo karene cinta pretttttt ,,,hilang respek vel ,,malah mnjadi sukurin kapok
kavena ayunda
salah sendiri andreas plin plan rasain deh
kavena ayunda
jangan woyy hadeh veli bodoh
kavena ayunda
buang ae istri laknat
kavena ayunda
wanita lemah bodohh tololl ya velii ini
Nur Hayati
kook ceritanya kaya gini sih kesel banget deh...
Dewi Wulan
trmksh thor sukses sell🙏❤🤗
Rafita Novasari Simatupang
sedih banget ceritanya,, bagus gak bosan ,, ceritanya menyentuh hati
Rachma Anwar
semakin penasaran
Rachma Anwar
semoga bahagia bersama andreas
nataliaenita hartono
sherly jahat... kekanakan... kasian adiknya..
Ais
salah faham tuh kayaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!