Novel ini mengisahkan tentang seorang gadis muda yang mempunyai impian dan cita - cita besar akan masa depannya. Harus terlibat dalam hubungan cinta bersama atasannya. Candy Florensia namanya dan nama atasannya Lukas Wibowo.
Apakah Candy akan tetap diterima di perusahaan Manunggal Perkasa itu??
Apakah ada cinta diantara mereka???
Novel dengan tema Romantis dikemas dengan ada nya cinta segitiga dan perselingkuhan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali Jakarta
Pembangunan hotel kerjasama Manunggal Perkasa dengan perusahaan besar di kota Bangkok sudah dalam tahap penanda tanganan perjanjian kerja. Setelah Candy Florensia mempresentasikan rancangan pembangunan hotel itu. Tadi saat mempresentasikan materi, aura kecantikan Candy terpancar. Bahkan bos besar dari Arthit Company memujinya.
Setelah tanda tangan kesepakatan, Samantha selaku manager keuangan Manunggal Pertama mulai melakukan transaksi join modal. Untuk pembangunan. Semua urusan di Bangkok sudah selesai, dua orang staf di devisinya Lukas di tugaskan mengawasi pembangunan ini. Dan lainnya sudah di ijinkan kembali ke Jakarta. Samantha yang masih mau melepas rindu dengan Bella sahabatnya memilih stay dua hari lagi di Bangkok.
Sebelum pulang Jakarta, Lukas membuat janji dengan Aat dan Bella di Beach Club punya Lukas yang di managernya adalah adik kandungnya Aat. Undangan Lukas ini tanpa Samantha.
"Kenapa ngak ajak Samantha."
"Kamu tahu, aku sudah putuskan dengan dia."
"Berat juga ya, jika masih sekantor."
"Bagaimana keadaan Candy??"
"Candy??" Aat yang tidak tahu apapun bertanya. Lukas pun menjelaskan siapa Candy dari a sampai z. Tidak tersembunyi.
"Menikah bro??"
"Aku mau, tetapi perempuannya yang belum siap kearah sana."
"Luke dia hamil." Bella langsung memberi dia stamen. Aat suaminya kebinggungan.
"What!! Wait. Hamil?? Maksudnya cewek yang bernama Candy hamil."
"Iya. Anak gue. Gue yang merobek perawannya."
"Bajingan juga kamu. Tetapi kok bisa. Kamu bukan tipe cowok nakal."
"Gue suka sama semangatnya. Setiap dia berbicara hatiku itu rasanya berbeda. Seperti berbunga - bunga."
"Begini ya. Jika om - om jatuh cinta." Aat mengoda Lukas sahabatnya. Karena dari hubungan persahabatan mereka Lukas lah yang belum menikah
"Resiko ku yang jatuh cinta dan mau pacaran dengannya yang selisih sepuluh tahun."
"Tetapi waktu pertama kali bertemu dengannya, aku suka sama pembawaannya Luke. Dia berbeda."
"Kapan kembali ke Jakarta?? Aku mau bertemu dengannya, yang bisa membuat kamu jatuh cinta. Sayang makan malam kita jamu Candy ya."
"Iya sayang. Aku juga suka dan mau bertemu dengannya." Aat langsung mengingatkan Lukas untuk malam ini membawa Candy ke rumah sahabatnya.
"Ingat without Samantha."
"Beres pak bos." Bella merespon.
Malam ini Lukas membawa Candy ke bertemu dengan sahabatnya. Kembali drama yang panjang di depan tim yang lain. Semua orang tidak tahu, bahwa Lukas sudah menunggu Candy dengan mobil mewah di depan pintu masuk lobi hotel.
Sementara itu Bella juga sudah membohongi Samantha yang rencana mau ke rumahnya. Karena saat ini, Bella dan Aat sedang menjamu Candy dan Lukas di beach club punya Lukas. Mereka menggunakan satu pavilun yang memiliki dua kamar.
Udara malam membuat Lukas mengenakan jaketnya kepada Candy. Respon menolak yang pertama Candy lakukan.
"Kenakan, kasihan anakku di perut kamu."
"Mana dia rasa dingin. Dia lagi nyaman di perutku yang hangat ini." Lukas hanya tersenyum direspon dengan kata - kata ketus Candy.
"Sepertinya mulut kamu perlu di hukum. Semakin hari kata - kata yang keluar dari mulutmu ketus. Belajar dari mana?"
"Dari pak bos." Lukas langsung menarik tubuh Candy kedalam pelukannya. Sekarang mereka berdua sudah sampai di gerbang pintu pavilun yang di gunakan Aat dan Bella. Candy langsung mendorong tubuh Lukas waktu pintu pavilun di buka oleh seorang laki - laki. Aat mempersilahkan Candy dan Lukas masuk.
"Mas... Dokter??"
"Iya, laki - laki kepo itu suaminya dokter Bella, teman mas."
"Aat. Senang bertemu denganmu."
"Candy Florensia."
"Candy kok mau sih pacaran dengan om - om." Candy hanya terdiam dan tersenyum.
"Aku tembak serum terbaikku kedalam rahimnya. Mau tidak mau dia harus belajar jatuh cinta kepadaku. Karena ini." Lukas mengusap lembut perut Candy dan diberi ciuman.
"Main kasar ya bro."
"Kita sama bro sebelas dua belas."
"Ayo Candy sini, mereka berdua begitu kalau ketemu." Candy menuju meja makan sesuai undangan Bella.
"Biar dia emosian, egois dan ngak sabaran dek. Lukas itu penyayang."
Mereka pun menikmati makan malam bersama, kemudian bercerita. Sampai Candy tahu hal yang menyebabkan lima tahun rumah tangga dokter Bella dan dokter Aat belum di karuniai anak. Ternyata dokter Bella sering mengalami keguguran kandungannya lemah.
"Malam ini kita tidur disini."
"Mas aku ngak bawa baju ganti. Lagian besok kita sudah kembali ke Jakarta."
"Aman, Luke sudah siapkan baju buat malam ini dan besok." Candy hanya terdiam. Sebenarnya dia malu karena harus sekamar dengan Lukas dan di ketahui oleh orang lain.
Baju tidur yang di beli Lukas sangat cocok bagi tubuhnya Candy. Bahannya lembut dan warna bagus sesuai denga skin tone Candy Florensia. Candy kembali mual. Ini yang biasa dia alami setiap malam sebelum dia tidur. Mendengar Candy muntah - muntah. Lukas yang masih berbicara dengan kedua sahabatnya langsung berlari ke kamar. Candy saat ini sedang berlutut di depan toilet. Lukas langsung mengendong Candy menuju ke tempat tidur. Ternyata aroma Lukas membuat Candy tidak mual yang bisa mengakibatkan dia muntah.
Bella langsung memeriksa Candy. Ternyata ini adalah hal yang wajar di alami oleh ibu hamil di trimester pertama. Bella masih merasakan denyut jantung janin di perut Candy calon anak dari Lukas sahabatnya. Setelah konsultasi dengan dokter kandungan yang memeriksa Candy. Mereka dikirim susu ibu hamil yang bagus dan vitamin serta obat anti mual.
Setelah minim susu ibu hamil dan vitamin. Candy tidur dalam pelukan Lukas. Saat ini Lukas sudah dilarang untuk bersetubuh dengan Candy lagi, bukan karena alasan utama belum menikah. Namun karena kondisi kesehatan kandungan Candy Florensia.
"Bagaimana sudah tidur??"
"Sudah."
"Sepertinya kamu di untungkan bro. Aroma badan kamu membuat Candy dan calon bayi kamu nyaman."
"Aku papi dari calon anakku."
"Kamu cinta banget sama dia."
"Sangat bro."
"Perusahaan tidak melarang stafnya pacaran atai menikah sesama rekan kantor kan."
"Tidak ada larangan."
"Samantha say, perusahaan kalian ada proyek hotel disini."
"Iya. Candy yang mengambar dan membuat rancangan anggarannya."
"Arsitek juga."
"Iya." Lukas menceritakan pertama kali dia bertemu dengan Candy sampai cita - citanya.
"Pantas kamu jatuh cinta padanya."
"Candy akan sering ke Bangkok. Kalau dia disini Bell gue nitip ya. Tolong jaga."
"Pasti bro. Dia itu gue anggap seperti adekku."
"Sayang kamu itu ngak punya saudara, adek atau kakak. Kan kamu ada tunggal."
Sore hari Candy dan Lukas serta tiga orang staf Lukas lainnya berangkat dari Bangkok ke Jakarta. Sebelum naik ke pesawat. Candy wajib memeriksakan keadaannya kepada dokter bandara, agar saat penerbangan tiga jam lebih tidak ada kendala. Tiga stafnya sudah berada di ruang tunggu, Lukas dengan alasan masih menunggu Candy langsung menuju ke klinik bandara.
"Bapak siapa??"
"Saya suami dari wanita yang sedang di periksa dokter."
Surat ijin terbang sudah diperoleh Candy dan Lukas, mereka langsung menuju ruang tunggu karena sebentar lagi sudah boarding.