Ivy Zhang, seorang pengacara cerdas, akhirnya ingin mengakhiri pernikahannya dengan Leo Fung setelah kehilangan bayi mereka.
Namun Leo, suami yang masih mencintainya, menolak melepaskan Ivy.
Di saat yang sama, Calvin Duan, pria berkuasa sekaligus rival Leo, tiba-tiba menjadikan Ivy sebagai pengacara pribadinya. Dengan tujuan yang sulit ditebak, Calvin menyeret Ivy ke dalam perseteruan dengan suaminya sendiri.
Di antara suami yang berkuasa dan klien yang tak kalah berkuasa, siapa yang harus dibela Ivy?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8
Paman Zhu, kepala pelayan keluarga Fung, menghampiri mereka yang masih berada di ruang tamu.
“Tuan Besar, Tuan Muda ingin berbicara dengan semuanya,” ujar Paman Zhu.
Ia kemudian menekan tombol pengeras suara pada ponselnya.
“Leo, ada apa?” tanya Jac.
“Aku mendengar kalian memanggil istriku pulang ke rumah,” jawab Leo dari seberang telepon.
Anita langsung menyela.
“Leo, istrimu itu sangat manja. Baru sedikit masalah saja dia sudah mengadu kepadamu. Dia bahkan masih berpura-pura mengatakan bahwa dirinya mengajukan perceraian dan kau menolaknya.”
Anita mencibir.
“Sudah kuduga. Mana mungkin dia rela meninggalkan posisi sebagai Nyonya Muda keluarga Fung?”
“Bibi,” suara Leo terdengar dingin, “Ivy tidak perlu mengadu kepadaku. Apa pun yang terjadi padanya, aku bisa mengetahuinya meskipun berada di luar negeri.”
Ruangan mendadak hening.
“Mengenai perceraian, memang benar Ivy sudah mengajukannya. Dan aku yang menolak.”
Leo melanjutkan dengan tegas,
“Sedangkan mengenai posisi sebagai Nyonya Fung, Ivy sama sekali tidak berminat. Apalagi harta keluarga Fung.”
Nada suaranya semakin dingin.
“Jadi, siapa pun di antara kalian yang berani menyentuhnya, bersiaplah menghadapi aku.”
Anning mengerutkan kening.
“Leo, istrimu sekarang semakin suka melawan dan tidak memiliki sopan santun. Kenapa kau masih terus memihaknya?”
“Bukankah dulu Ivy sangat sopan dan patuh kepada kalian?” balas Leo.
“Tapi apa yang dia dapatkan? Tetap saja kalian meremehkannya. Sekarang ketika dia mulai membela dirinya sendiri, kalian justru menyebutnya tidak sopan.”
“Bagaimanapun, Ivy adalah istriku. Dia juga seorang pengacara yang sukses. Hidupnya tidak bergantung padaku.”
Suaranya terdengar tegas.
“Tanpa keluarga Fung pun, Ivy tetap bisa hidup mandiri. Kariernya dibangun dengan usahanya sendiri.”
Jac mencoba menengahi.
“Leo, kami hanya ingin menegurnya beberapa kata. Tidak perlu sampai kau ikut marah. Kau tidak melihat sendiri bagaimana sikapnya tadi.”
“Benar!” timpal Anita. “Kalau tidak diberi pelajaran, dia tidak akan sadar.”
“Paman, Bibi,” suara Leo berubah dingin.
“Ivy masih istriku. Kalau kalian masih ingin mempertahankan posisi kalian di perusahaan, lebih baik jangan menyentuhnya.”
Tidak ada yang menjawab.
“Apa yang dia katakan tadi semuanya benar.”
Leo berhenti sejenak.
“Aku yang salah. Ivy adalah korban."
Alex mengerutkan kening.
“Leo! Kenapa kau bicara seperti itu pada paman dan bibimu? Mereka juga termasuk orang tuamu."
“Pa, Paman dan Bibi memang orang yang lebih tua dariku. Tapi kalian tidak berhak ikut campur dalam rumah tanggaku atau merendahkan istriku.”
Nada Leo semakin tegas.
“Urus saja pasangan kalian masing-masing.”
Wajah Jac langsung berubah.
Leo melanjutkan,
“Paman, istrimu hanya tahu menghabiskan uang dan berfoya-foya. Hampir tidak pernah melakukan sesuatu yang berguna.”
Jac mengepalkan tangannya.
“Leo, jaga ucapanmu!”
“Kenapa?”
Leo tertawa dingin.
“Bukankah kalian sendiri yang suka menilai istriku?”
Ia kemudian menambahkan,
“Suami Bibi juga tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk berada di posisi manajer. Dia bisa bertahan di perusahaan hanya karena aku masih menganggapnya sebagai keluarga."
Anita terdiam.
“Jadi jangan paksa aku mengambil tindakan terhadap pasangan kalian.”
Suara Leo terdengar semakin dingin.
“Kalau kalian tidak bisa menghormati istriku, jangan salahkan aku jika suatu hari aku mengeluarkan mereka dari perusahaan dan mencabut posisi mereka di keluarga Fung."
Tidak ada seorang pun yang berani menjawab.
Paman Zhu hanya berdiri diam sambil memegang ponselnya.
Untuk pertama kalinya, seluruh keluarga Fung menyadari bahwa Leo benar-benar serius melindungi Ivy.
“Leo, istrimu baru saja mengalami keguguran, tetapi kau malah memilih tinggal di luar negeri daripada berada di sisinya. Kau begitu membencinya Kenapa masih membelanya?” tanya Anning.
“Aku berada di luar negeri karena ada urusan yang harus kuselesaikan. Selain itu, sejak kejadian itu Ivy sangat terluka. Aku hanya ingin memberinya ruang untuk menenangkan diri,” jawab Leo. “Bukan karena aku membencinya.”
Suara Leo terdengar dingin.
“Dan jangan sampai aku mengetahui sesuatu terjadi pada Ivy. Jika itu terjadi, aku akan membalasnya sepuluh kali lipat.”
Setelah mengatakan itu, Leo langsung memutuskan panggilannya.
Alex menghela napas.
“Kalian dengar sendiri. Jangan menyentuh Ivy lagi. Leo sudah memberikan peringatan.”
***
Sementara itu, di luar negeri.
Leo berdiri di depan jendela kamar hotel dengan mengenakan jubah tidur.
Lampu kota terlihat berkilauan dari balik kaca.
Namun di belakangnya, seorang wanita sedang duduk di atas ranjang, menunggunya di balik selimut.
Leo berbalik dan berjalan mendekatinya.
Tanpa mengatakan apa pun, ia mematikan lampu meja.
Kamar itu seketika menjadi gelap.
Leo melepaskan jubahnya, lalu menarik selimut yang menutupi tubuh wanita itu
Di malam itu ia menghabiskan malam bersama wanita yang dia bayar untuk pelampiasan hasratnya.
***
Ivy yang baru kembali ke kantor langsung melihat sebuah paket kecil di atas mejanya.
Ia mengerutkan kening.
“Tidak ada nama pengirim.”
Ivy membuka paket tersebut. Di dalamnya hanya terdapat sebuah flash disk.
Karena penasaran, ia segera memasukkannya ke laptop.
Sebuah rekaman video muncul di layar.
Awalnya hanya terlihat lorong sebuah hotel.
Beberapa detik kemudian, seorang pria keluar dari lift.
Tatapan Ivy seketika membeku.
Leo.
Suaminya terlihat berjalan menuju sebuah kamar hotel bersama seorang wanita cantik yang tidak pernah Ivy kenal.
Ivy menatap layar tanpa berkedip.
Leo membuka pintu kamar dan mempersilakan wanita tersebut masuk.
Kemudian ia ikut masuk dan menutup pintu di belakang mereka.
Tangan Ivy perlahan mengepal.
“Kau tidak pernah berubah, pantas saja kau bisa lama di sana?”
Dadanya terasa sesak.
Selama ini Ivy mengira perselingkuhan Leo hanya berkaitan dengan Ella.
Namun video itu membuatnya menyadari satu hal yang jauh lebih menyakitkan.
Mungkin Ella bukan satu-satunya wanita dalam kehidupan Leo.
"Leo Fung, sudah berapa lama kau berselingkuh? Apakah sebelum kita menikah kau sudah punya wanita lain di luar?"
sebagai penyemangat untuk memulai harimu😍😍😍😍😍
tambah lagi dooooong. supaya kita gak nunggu lanjutannya dengan penasaran.🙏🙏🙏🙏🙏