NovelToon NovelToon
MISTERI DESA GETIH

MISTERI DESA GETIH

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Balas Dendam / Misteri
Popularitas:89.9k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Alawiyah yang nekad menyusul suaminya ke kampung halaman yang terletak dilereng Gunung Kawi, membuat ia dihadapkan pada teror yang mengerikan.

Desa yang ia bayangkan penuh kedamaian, justru menjadi mimpi buruk yang mengerikan.

Rahasia apa yang sedang disembunyikan suaminya?

Ikuti kisah selanjutnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sosok

Genderuwo menoleh ke arah sang Kuntilanak. Ia menatap dengan sinis. "Jangan ambil jatahku!" nadanya penuh penekanan, ia mengingatkan sosok bergaun putih tersebut.

Kuntilanak itu tak kalah sinis, ia seolah tak ingin kalah.

"Jangan mengaturku! Dalam persaingan ini, siapa cepat, dia dapat!" Kuntilanak itu tak mau kalah. Sebab mereka sama-sama ditugaskan untuk menuju orang yang sama.

"Hey, Hey, jangan salah! Dia jatahku!" tiba-tiba saja, Buto ijo datang menimbrung.

Hal itu membuat Genderuwo semakin merasa banyak saingan. Ia sudah bekerja cukup keras, tetapi masih saja tetap gagal.

"Kita lihat saja, siapa yang lebih dahulu mendapatkannya!" Genderuwo memilih pergi, lalu menghilang.

Sedangkan disekeliling rumah Ratih, terlihat makhluk mengerikan lainnya, semua seolah ingin berusaha menerobos masuk, hanya saja, rumah itu seperti memiliki pelindung.

Tampak Siluman Ular, Siluman Kera, dan juga makhluk mengerikan lainnya, sedang berkerumun disetiap sudut luar rumah.

Sementara itu, Ratih datang dari arah dapur.

Ekspresi wajahnya sangat dingin, ia menghampiri Alawiyah yang meringis kesakitan, sebab perutnya terasa keram bercampur kontraksi.

Tanpa berkata apapun, ia mengalungkannya ke leher Alawiyah. "Jangan pernah dilepas!" ucapnya ketus, dan membuat Alawiyah lagi-lagi tercengang dengan sikap ibu mertuanya.

Tetapi hal aneh terjadi, rasa kontraksi itu mendadak menghilang, dan ia tak lagi merasakan sakit yang tadi cukup menyiksanya.

Alawiyah menatap ibu mertuanya yang tampak ketus. Tapi entah mengapa, ia merasa jika wanita itu memiliki alasan yang tak ingin ia katakan.

"Terimakasih, Mbok." ucap Alawiyah, dan itu meluncur begitu saja dari mulutnya.

Wanita itu hanya diam saja, dan kembali menatap Bayu yang masih diam tak bergerak.

Drrrrk Drrrrrk

Dinding rumah bergetar, dan seolah ada guncangan yang cukup hebat. "Apakah terjadi gempa?" Alawiyah memegangi perutnya, sembari terus berdzikir.

Duuuuuuuuar

"Astaghfirullah," Alawiyah spontan beristighfar, lalu ia seperti dituntun untuk membaca doa yang dianggap mampu membakar iblis, yaitu ayat Qursi. Ayat yang terdapat dalam surah Al Baqarah itu seringkali dijadikan tameng dalam menghadapi kejahatan iblis.

Duuuuuuaaar

Kembali suara ledakan yang cukup kencang, dan disertai kilatan cahaya. Alawiyah merada penasaran, lalu mengintai dari jendela.

"Mbok, ada rumah yang terbakar." ia memperhatikan rumah mewah yang berjarak sekitar seratus meter dari rumah mertuanya.

Ratih bergegas bangkit, dan mengintai dari jendela, untuk melihat rumah siapa yang mengalami kebakaran.

Duaaaaar

Kembali lagi suara dentuman yang sangat keras terjadi tak jauh dari rumah Ratih, dan membuat keduanya tersentak kaget.

"Rumah Tresno." gumamnya dengan lirih, dan sepertinya ia bersikap biasa saja, seolah sudah menjadi pemandangan yang sering terjadi.

"Kenapa gak panggil pemadam kebakaran, Mbok? Atau warga bantuin buat padamkan apinya," saran Alawiyah, sebab melihat sikap warga yang sangat acuh.

"Biarin saja, lagian asetnya masih banyak, selagi dia masih hidup, nanti juga dibangun lagi," sahut Ratih dengan ketus.

Tatapannya terlihat sangat misterius. Tanpa dapat ditebak.

"Aaaaaarrrgh ...." suara teriakan kesakitan dari lantai dua di kamar Novita. Entah apa yang saat ini terjadi.

Alawiyah kenoleh ke arah sumber suara, dan itu jelas berada didepan rumah ibu mertuanya.

"Kenapa lagi itu?" ucapnya dengan rasa penasaran. Tangannya msih mengusap perutnya yang membuncit.

"Kamu sebaiknya tidur, jangan banyak tanya." sikap wanita itu kembali ketus, lalu meninggalkan sang menantu yang masih berdiri termangu.

Alawiyah mulai terbiasa dengan sikap dingin ibu mertuanya, lalu kembali menatap rumah diseberang sana, yang mana apinya terlihat berkobar, tetapi warga semuanya terlelap, tak ada yang mengetahuinya.

Tiba-tiba saja, ia melihat bola api terbang melayang dari kobaran yang membumbung tinggi, dan tak disangka, bola api itu seolah melihat ke arahnya, lalu terbang melesat dengan cukup kencang, membuat Alawiyah terpekik.

"Astagfirullah! Na'udzubillahiminassyaitannirrajiim ...." ucapnya spontan dan beringsut mundur, lalu bola api berbalik arah, dan menghilang entah kemana.

Alawiyah memasang wajah pucat. Berulang kali ia terus membaca doa ruqyah dan menenangkan hatinya.

Diam-diam, Ratih memperhatikannya dari balik pintu dapur, entah apa yang sedang difikirkannya.

Sementara itu, Tresno yang mengalami musibah kebakaran, menatap rumahnya dengan wajah lesu.

Ia merasa kesal. "Dasar, Ratih sok suci. Cuma nanya nama menantunya saja tidak boleh." Tresno menarik nafasnya yang berat.

"Sampai kapan dia hidup dalam kemelaratan? Suatu saat aku akan buat ia goyah!" Tresno menaruh rasa benci pada Ratih, sebab dianggap merasa yang paling menyebalkan.

Ia masih mengingat kejadian sore semalam, dimana saat kesempatan bertanya siapa nama wanit hamil itu, Ratih dengan cepat memotongnya.

Bahkan kebenciannya terhadap Ratih semakin bertambah, sebab ia pernah mencoba menikahinya tetapi ditolak dengan mentah-mentah.

Tresno melangkah dengan gontai. Tatapannya sangat kesal, sebab kekayaan yang dimilikinya harus ludes terlahap si jago merah.

Ia sedang menuju ke bagian depan, tepatnya ditepian jalan.

Saat melintasi rumah Ratih yang hanya berdinding papan tua, ia terlihat tersenyum sinis, lalu kembali melanjutkan perjalanannya ke rumah istri mudanya.

Setelah berjalan kurang lebih tiga ratus meter, ia berada didepan sebuah rumah yang cukup mewah dan megah. Didepannya terdapat Sosok Kera berukuran besar, namun hanya dapat dilihat oleh mereka yang dikarunia oleh kelebihan dalam mata bathin.

Sementara itu, Alawiyah tak lagi dapat memejamkan kedua matanya, rasa kantuk menghilang dengan sekejap, dan ia memegangi dadanya yang bergemuruh, lalu menghampiri suaminya yang tampak semakin kurus saja.

Ia mengusap pipi suaminya yang cukup kempot, dan hatinya sangat bergetar.

"Bangunlah, Mas. Apakah kau tak ingin melihat anakmu lahir?" ia membelai rambut pria yang dicintainya. Tubuhnya begitu dingin, dan seperti tidak ada aliran darah yang mengalir disyarafnya.

Tak berselang lama, Ratih datang dari balik pintu dapur. Meskipun masih bersikap acuh, Alawiyah tak menggubrisnya, tak mengusirnya saja ia sudah merasa lega, sebab ia masih ingin bersama suaminya.

*****

Novita keluar dari kamar dengan wajah pucat. Sepertinya ia kurang tidur.

Langkahnya sangat kepayahan, dan ia melihat ibunya sedang duduk dibalkon rumah, menikmati secangkir teh, bersama rengginang goreng.

"Bu," panggilnya dengan lirih. Suaranya cukup serak, dan ia merasakan perih pada bagian selangkanya.

Ratna menoleh ke arahnya. Wajahnya tampak ketus, dan kembali memalingkan wajahnya, menatap rumah Ratih, yang masih sibuk merawat Bayu.

Bahkan, untuk meras khawatir dengan kondisi puterinya saja ia tak lagi ada.

Novita merasa diabaikan. Ia melangkah menghampiri sang ibu.

"Ibu marah?" sebuah pertanyaan yang terdengar penuh penyesalan, sebab gagal dalam menjalankan tugasnya.

Plok

Saat bersamaan, darah beku sebesar dua telapak tangan, jatuh dari rahim Novita, dan tergeletak dilantai balkon.

Keduanya menatap darah beku tersebut dengan wajah panik.

"Dia mulai marah, sebab tidak mendapatkan jatah jiwa yang dijanjikan," Ratna mendadak tremor. Bukan karena puterinya mengalami hal yang cukup miris, melainkan takut kehilangan semua yang sudah ia dapatkan.

1
neni nuraeni
sombong amat lu Cong....
𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽᴛ⑅⃝ˢ🐈
ehhhh tak semudah itu ferguso
jd jagn kau sombong dlu
V3
Alhamdulillah mbak Wewe sdh bahagia ikut dg om Begu ke Medan ,,,, walaupun dsna kerjaan nya sdh berubah mjd kang rongsokan dan cm makan sayur Kol saja ( tidak tumbal nyawa lagi ) ,,,,, yg ptg Bahagia yaa mbak Wewe.
skrg sdh JD Demit Baik dan sdh ada yg Sayang sama kamu jg ,, si Om Begu 🤭🤭
sdh dpt Hadiah Al-fatihah dan Doa jg dr Bayu ,, smg kamu baik-baik ja di Medan 🤣🤣💃💃💃💃💃
V3: aamiin yaa rabbal allamin 🤲🏻
total 2 replies
Marsiyah Minardi
Aku sambil ngakak ngucapin selamat pulang ke Medan ya begu ganjang 🤣🤣🤣🤣
tak apalah mulung besi daripada di tanah Jawa jadi demit penjahat 😄😄
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: Aamiin... moga istiqamah😂😂😂
total 1 replies
V3
benar ja kn si Wewe mau tobat gegara di janjiin Bagas gkan di timpuk lg pke batu bata 🤭🤭🤣🤣
Hary Nengsih
pocong belagu baget baru jd padeka sehari
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: getok aja, Bun🤧
total 1 replies
V3
riweeeeh ini mah semuanya ,,, kacau-balau semuanya 🤣🤣
dan siluman ular beneran kabur pulang donk 🤣🤣
V3
si Wewe di janjiin sama Bagas gak akan di timpuk lg dg syarat hrs Tobat dn login JD Demit Baik ,, akhirnya nurut donk si Wewe nya 🤣🤣🤣
pintar jg si Bagas buat ngerayu nya 🤭🤭
V3
aku kasihan sama si om Wowo Krn para pasukan nya PD gak benar 🤣🤣🤣
yg 2 dh login JD Demit Baik ( Sundel dn Wewe ) ,,,
yg 2 lagi pulang ( Buto dn Siluman Ular ) ,, para Kuyang dan para Palasik PD pulang lngsung Mudik ke Kampung Halaman nya 🤣🤣🤣🤣
skrg pasukan nya tinggal se upil 🤣🤣🤣
V3: hahaha .... kasihan si Wowo 🤣🤣
total 2 replies
V3
hahahaha .... astaghfirullah al'adzim benar-benar gak konsisten nih para demit ,, mlh pilih pulang donk si Buto Ijo dn Siluman Ular dr pd capek-capek berperang ,,, lebih baik ngambil tumbal yg ada di rumah ja deh 🤣🤣🤣🤣
V3
sangkin takut nya di timpuk lg ,,, si Wewe ngumpet donk di pohon mangga 🤣🤣🤣💃💃💃💃
V3
aku kasihan sama si Wewe JD trauma kalau lihat Bagas ,, takut kena timpuk lg sama Batu Bata 🤣🤣🤣
JD dr td mo ikut nyerang tp ragu ,,, gegara dh ketakutan duluan 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
V3
untung nya Bayu datang tepat waktu ,, JD Babang Bagas yg Ganteng ( kata Kun Kun ) JD selamat deh dr tangan hitam nya si Kun Hit 🤣🤣
𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽᴛ⑅⃝ˢ🐈
waduh bayu bakal dunserang habis2an
lantas gmn ya
wis susah2 pait2
𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽᴛ⑅⃝ˢ🐈: ksih kode khusus klo gtu biar pada datang tepat wktu
total 2 replies
zc❖🍾⃝ ʙͩᴜᷞɴͧɴᷡʏͣˢ⍣⃟ₛ ᴄͣɪͬ🐇
yaa setan itu kau
V3
akhirnya Sundel sdh logout dr Demit jahat ,,,, dn Login JD Demit Baik spt Kun Put 🤗
V3
akhirnya Sundel sdh logout dr Demit jahat ,,,, dn Login JD Demit Baik spt Kun Put 🤗💃💃
V3
semoga Nawang Wulan alias Kun Put selamat 😱😱
V3
gilaaaa .... si Bagas mpe jadi rebutan para demit Kunti donk 🤣🤣
Kun Kun dan Kun Bir mlh jambak-jambakan Krn Bagas 🤣🤣🤣
keren lah di Bagas ini ,,, walaupun gak laku di dunia manusia tp mlh laku di dunia demit 🤣🤣🤣🤣
V3: mgk nti jodoh nya Bagas adalah si Linda 🤭
total 2 replies
V3
semoga Bagas bisa lolos dr Kun Bir dn bisa membawa raga nya Linda pulang ke rumah Ratih 🙈🙈
Jgn sampai Nawang Wulan musnah oleh Demit 5 😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!