NovelToon NovelToon
MISTERI DESA GETIH

MISTERI DESA GETIH

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Balas Dendam / Misteri
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Alawiyah yang nekad menyusul suaminya ke kampung halaman yang terletak dilereng Gunung Kawi, membuat ia dihadapkan pada teror yang mengerikan.

Desa yang ia bayangkan penuh kedamaian, justru menjadi mimpi buruk yang mengerikan.

Rahasia apa yang sedang disembunyikan suaminya?

Ikuti kisah selanjutnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sosok

Genderuwo menoleh ke arah sang Kuntilanak. Ia menatap dengan sinis. "Jangan ambil jatahku!" nadanya penuh penekanan, ia mengingatkan sosok bergaun putih tersebut.

Kuntilanak itu tak kalah sinis, ia seolah tak ingin kalah.

"Jangan mengaturku! Dalam persaingan ini, siapa cepat, dia dapat!" Kuntilanak itu tak mau kalah. Sebab mereka sama-sama ditugaskan untuk menuju orang yang sama.

"Hey, Hey, jangan salah! Dia jatahku!" tiba-tiba saja, Buto ijo datang menimbrung.

Hal itu membuat Genderuwo semakin merasa banyak saingan. Ia sudah bekerja cukup keras, tetapi masih saja tetap gagal.

"Kita lihat saja, siapa yang lebih dahulu mendapatkannya!" Genderuwo memilih pergi, lalu menghilang.

Sedangkan disekeliling rumah Ratih, terlihat makhluk mengerikan lainnya, semua seolah ingin berusaha menerobos masuk, hanya saja, rumah itu seperti memiliki pelindung.

Tampak Siluman Ular, Siluman Kera, dan juga makhluk mengerikan lainnya, sedang berkerumun disetiap sudut luar rumah.

Sementara itu, Ratih datang dari arah dapur.

Ekspresi wajahnya sangat dingin, ia menghampiri Alawiyah yang meringis kesakitan, sebab perutnya terasa keram bercampur kontraksi.

Tanpa berkata apapun, ia mengalungkannya ke leher Alawiyah. "Jangan pernah dilepas!" ucapnya ketus, dan membuat Alawiyah lagi-lagi tercengang dengan sikap ibu mertuanya.

Tetapi hal aneh terjadi, rasa kontraksi itu mendadak menghilang, dan ia tak lagi merasakan sakit yang tadi cukup menyiksanya.

Alawiyah menatap ibu mertuanya yang tampak ketus. Tapi entah mengapa, ia merasa jika wanita itu memiliki alasan yang tak ingin ia katakan.

"Terimakasih, Mbok." ucap Alawiyah, dan itu meluncur begitu saja dari mulutnya.

Wanita itu hanya diam saja, dan kembali menatap Bayu yang masih diam tak bergerak.

Drrrrk Drrrrrk

Dinding rumah bergetar, dan seolah ada guncangan yang cukup hebat. "Apakah terjadi gempa?" Alawiyah memegangi perutnya, sembari terus berdzikir.

Duuuuuuuuar

"Astaghfirullah," Alawiyah spontan beristighfar, lalu ia seperti dituntun untuk membaca doa yang dianggap mampu membakar iblis, yaitu ayat Qursi. Ayat yang terdapat dalam surah Al Baqarah itu seringkali dijadikan tameng dalam menghadapi kejahatan iblis.

Duuuuuuaaar

Kembali suara ledakan yang cukup kencang, dan disertai kilatan cahaya. Alawiyah merada penasaran, lalu mengintai dari jendela.

"Mbok, ada rumah yang terbakar." ia memperhatikan rumah mewah yang berjarak sekitar seratus meter dari rumah mertuanya.

Ratih bergegas bangkit, dan mengintai dari jendela, untuk melihat rumah siapa yang mengalami kebakaran.

Duaaaaar

Kembali lagi suara dentuman yang sangat keras terjadi tak jauh dari rumah Ratih, dan membuat keduanya tersentak kaget.

"Rumah Tresno." gumamnya dengan lirih, dan sepertinya ia bersikap biasa saja, seolah sudah menjadi pemandangan yang sering terjadi.

"Kenapa gak panggil pemadam kebakaran, Mbok? Atau warga bantuin buat padamkan apinya," saran Alawiyah, sebab melihat sikap warga yang sangat acuh.

"Biarin saja, lagian asetnya masih banyak, selagi dia masih hidup, nanti juga dibangun lagi," sahut Ratih dengan ketus.

Tatapannya terlihat sangat misterius. Tanpa dapat ditebak.

"Aaaaaarrrgh ...." suara teriakan kesakitan dari lantai dua di kamar Novita. Entah apa yang saat ini terjadi.

Alawiyah kenoleh ke arah sumber suara, dan itu jelas berada didepan rumah ibu mertuanya.

"Kenapa lagi itu?" ucapnya dengan rasa penasaran. Tangannya msih mengusap perutnya yang membuncit.

"Kamu sebaiknya tidur, jangan banyak tanya." sikap wanita itu kembali ketus, lalu meninggalkan sang menantu yang masih berdiri termangu.

Alawiyah mulai terbiasa dengan sikap dingin ibu mertuanya, lalu kembali menatap rumah diseberang sana, yang mana apinya terlihat berkobar, tetapi warga semuanya terlelap, tak ada yang mengetahuinya.

Tiba-tiba saja, ia melihat bola api terbang melayang dari kobaran yang membumbung tinggi, dan tak disangka, bola api itu seolah melihat ke arahnya, lalu terbang melesat dengan cukup kencang, membuat Alawiyah terpekik.

"Astagfirullah! Na'udzubillahiminassyaitannirrajiim ...." ucapnya spontan dan beringsut mundur, lalu bola api berbalik arah, dan menghilang entah kemana.

Alawiyah memasang wajah pucat. Berulang kali ia terus membaca doa ruqyah dan menenangkan hatinya.

Diam-diam, Ratih memperhatikannya dari balik pintu dapur, entah apa yang sedang difikirkannya.

Sementara itu, Tresno yang mengalami musibah kebakaran, menatap rumahnya dengan wajah lesu.

Ia merasa kesal. "Dasar, Ratih sok suci. Cuma nanya nama menantunya saja tidak boleh." Tresno menarik nafasnya yang berat.

"Sampai kapan dia hidup dalam kemelaratan? Suatu saat aku akan buat ia goyah!" Tresno menaruh rasa benci pada Ratih, sebab dianggap merasa yang paling menyebalkan.

Ia masih mengingat kejadian sore semalam, dimana saat kesempatan bertanya siapa nama wanit hamil itu, Ratih dengan cepat memotongnya.

Bahkan kebenciannya terhadap Ratih semakin bertambah, sebab ia pernah mencoba menikahinya tetapi ditolak dengan mentah-mentah.

Tresno melangkah dengan gontai. Tatapannya sangat kesal, sebab kekayaan yang dimilikinya harus ludes terlahap si jago merah.

Ia sedang menuju ke bagian depan, tepatnya ditepian jalan.

Saat melintasi rumah Ratih yang hanya berdinding papan tua, ia terlihat tersenyum sinis, lalu kembali melanjutkan perjalanannya ke rumah istri mudanya.

Setelah berjalan kurang lebih tiga ratus meter, ia berada didepan sebuah rumah yang cukup mewah dan megah. Didepannya terdapat Sosok Kera berukuran besar, namun hanya dapat dilihat oleh mereka yang dikarunia oleh kelebihan dalam mata bathin.

Sementara itu, Alawiyah tak lagi dapat memejamkan kedua matanya, rasa kantuk menghilang dengan sekejap, dan ia memegangi dadanya yang bergemuruh, lalu menghampiri suaminya yang tampak semakin kurus saja.

Ia mengusap pipi suaminya yang cukup kempot, dan hatinya sangat bergetar.

"Bangunlah, Mas. Apakah kau tak ingin melihat anakmu lahir?" ia membelai rambut pria yang dicintainya. Tubuhnya begitu dingin, dan seperti tidak ada aliran darah yang mengalir disyarafnya.

Tak berselang lama, Ratih datang dari balik pintu dapur. Meskipun masih bersikap acuh, Alawiyah tak menggubrisnya, tak mengusirnya saja ia sudah merasa lega, sebab ia masih ingin bersama suaminya.

*****

Novita keluar dari kamar dengan wajah pucat. Sepertinya ia kurang tidur.

Langkahnya sangat kepayahan, dan ia melihat ibunya sedang duduk dibalkon rumah, menikmati secangkir teh, bersama rengginang goreng.

"Bu," panggilnya dengan lirih. Suaranya cukup serak, dan ia merasakan perih pada bagian selangkanya.

Ratna menoleh ke arahnya. Wajahnya tampak ketus, dan kembali memalingkan wajahnya, menatap rumah Ratih, yang masih sibuk merawat Bayu.

Bahkan, untuk meras khawatir dengan kondisi puterinya saja ia tak lagi ada.

Novita merasa diabaikan. Ia melangkah menghampiri sang ibu.

"Ibu marah?" sebuah pertanyaan yang terdengar penuh penyesalan, sebab gagal dalam menjalankan tugasnya.

Plok

Saat bersamaan, darah beku sebesar dua telapak tangan, jatuh dari rahim Novita, dan tergeletak dilantai balkon.

Keduanya menatap darah beku tersebut dengan wajah panik.

"Dia mulai marah, sebab tidak mendapatkan jatah jiwa yang dijanjikan," Ratna mendadak tremor. Bukan karena puterinya mengalami hal yang cukup miris, melainkan takut kehilangan semua yang sudah ia dapatkan.

1
V3
si Tejo knp nama istri nya gak Surti ja , kak ... knp hrs Intan ❓
kn JD nya gak bisa di sebut Surti Tejo ,, JD mlh Intan Tejo 🤣🤣🤣🤣
kasihan bgt nasib nya si Intan , lg masak soto mlh di cabut jiwa nya oleh si Wewe JD meninggal deh ,, mna tuh Soto nya bntr lg Mateng ,, kn JD nya gak bisa nyobain deh 🤣🤣
V3
kasihan bgt si Kunti putih ,, mmg Dia pengangguran toh mpe di bully bgtu sama si Wewe 🤣🤣
mana dh nongkrong di pos ronda gda yg godain lg 🤣🤣🤣🤦
V3
kasihan tuh bocah 2 tahun lg menyusu mbok nya tp mbok nya dh meninggal 🥺🥺
sungguh Tejo lucknut 😡🤬
V3
aje gile si Tejo ngedemenin si Novita ,, benar apa kata si Wewe .... apa gak takut tuh di buat rendang daging nya 🤣🤣
V3
setan nya knp demen bgt PD ngedumel sndri ,, PD marah-marah ja ,,, mmg tuh setan semuanya PD punya penyakit Darah Tinggi x yaaa 🤣🤣🤣
V3
Menantu dan Mertua sama-sama punya Indera keenam ,, mknya bisa melihat makhluk ghaib
V3
judul nya Besti saling bunuh membunuh 🤣🤣
si Sundel kn msh magang jd kerjanya hrs bagus dan gercep biar naik pangkat , biar gak magang lg 🤣🤣👏
mifta
setannya gaul tau MBG juga🤣🤣🤣🤣
Mamake Nayla
sma2 hilang arah...apa ga nyasar mereka ber 2🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
mifta
bisa jga setan gaul🤣🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini☠️⃝🖌️M⃤_☆⃝𝗧ꋬꋊ
sekarang kau tersenyum2 Jo.. Tejo.. sebentar lagi kau berenang dlm kuah soto pojok kesukaanmu itu 😋😋👻👻👻
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini☠️⃝🖌️M⃤_☆⃝𝗧ꋬꋊ
ati2 sama adikmu mbok Ratih, istrinya aja tega dia tumbalkan, nanti keluargamu selanjutnya 🙈🙈👻👻👻
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini☠️⃝🖌️M⃤_☆⃝𝗧ꋬꋊ: kalau bisa kirim stiker disini, bisa penuh kolom komen dgn stiker2 aneh😋😋🤣🤣🤣
total 6 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini☠️⃝🖌️M⃤_☆⃝𝗧ꋬꋊ
elaah galak amat we! padahal baru dtp tumbal, kok esmosian 😋😋😋
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini☠️⃝🖌️M⃤_☆⃝𝗧ꋬꋊ: kebanyakan ngemilin garem dia 😋
total 2 replies
SENJA
hadeeeh mbok ratih, tejo jauh tersesat mbok 😤
SENJA
astaga lakik macam apa 😭
SENJA
wakakaak ibunya sendiri aja jadi kulineran 🤭
SENJA
buseh 😅😅😅
SENJA
wakakaak ga manusia ga setan kalau nganggur di bully 😅
FiaNasa
ntar klau jadian samanobita bisa direndang si Tejo ini
FiaNasa: bukan mesin ketiknya yg udah uzur tp yg ngetik😀
total 5 replies
Ayani Lombokutara
tumben dibab ini gk ada dialog setan laknat 🤣🤣
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: khusus Mellow🤧
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!