NovelToon NovelToon
Love Scandal

Love Scandal

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Kehidupan Tentara
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Trauma sang Letnan akan masa lalunya bersama seorang wanita untuk kesekian kalinya, membuatnya tidak ingin lagi berurusan dengan makhluk berjenis wanita.

Rasa sakit di hatinya membuatnya betah 'melajang', bahkan sampai rekan letting dan juniornya banyak yang memiliki momongan.

Namun, cara Tuhan mempertemukan manusia dengan jodohnya memang sangatlah adil. Ia sangat tidak menyukai gadis ini tapi.............

KONFLIK TINGKAT TINGGI. SKIP bagi yang tidak bisa membaca alur cerita berkonflik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8. Ancaman.

"Apaa????? Nikah?? Anaknya Kadis???" Bang Rico sampai melotot mendengar permintaan mendadak juniornya.

Duduk tak jauh disana, Bang Ronald yang sudah terbahak melihat ekspresi wajah Bang Rico.

"Siap. Tolong acc kan pengajuan nikah saya, Bang. Nanti malam saya mau melamarnya." Kata Bang Rinto.

"Haaaahhh?????" Kali ini tidak hanya Bang Rico yang ternganga, tapi juga kepanikan Bang Ronald mendengar situasi buruk.

Jam sembilan bukanlah waktu yang terlalu pagi untuk menyiapkan seperangkat seserahan lamaran.

"Edaann.. Kamu gimana sih, Rin. Mana bisa se mendadak ini." Tegur Bang Ronald.

"Kan ada kalian."

...

Bang Ronald sampai membanting kunci motornya, dirinya yang menikah tanpa proses lamaran tentu bingung harus berbuat apa, sedangkan kini dirinya harus membantu menyelesaikan masalah yang sama sekali bukan menjadi masalahnya.

"Bunganya sudah atau belum??" Tanya Bang Ronald saat Bang Rinto masuk di ruangan.

"Sudah."

Bang Rico yang sedari tadi duduk disana kemudian meliriknya.

"Mana??"

Satu keranjang bunga mendarat di atas meja Danki.

"Ooohh.. Stress.. Kau ini mau melamar atau mengheningkan cipta. Kenapa beli bunga tabur?????" Tegur kesal Bang Rico.

"Yaa.. Ini.. Itu.." Bang Rinto menggaruk kepalanya, sebenarnya ia paham tapi tak paham alasan dirinya mengikuti kata otaknya hingga membeli bunga tabur untuk makam.

"Bukannya di terima, kau akan langsung di pecat jadi kandidat mantu." Omel Bang Ronald.

"Salah lagi.. Aku sudah stress mikir banyaknya printilan yang harus di beli. Aku coba tanya Anye, dia hanya jawab 'terserah'. Memangnya aku ini dukun yang bisa menebak???? Belum lagi dia menolak ku. Kalau aku datang, dia mau jerat lehernya di pohon mangga depan kompi. Yang lebih menyebalkan, dia suka sama laki-laki lain." Gerutu Bang Rinto penuh emosi.

"Kau ini kalau sudah jatuh cinta jadi b*go, ya." Bang Parade yang baru saja datang sampai angkat suara. "Pakai akalmu lah, Rin. Yaa kali anaknya kadis mau gantung diri di pohon mangga, pohon mangganya saja baru setinggi satu meter."

"Oiya." Bang Rinto menepuk dahinya. Ia baru menyadari kepanikan membuatnya tidak bisa berpikir jernih. "Gara-gara Anye nih. Laki-laki b*****t mana yang menjadi sainganku???"

"Laahh.. Bukannya dari kemarin kau sendiri yang menolak di suruh nikah. Kenapa sekarang ngambek??? Kalau naksir tuh ngomong, Rin. Bener mabok nih anak." Celetuk Bang Rico, ia sampai gemas memikirkan juniornya.

Wajah Bang Rinto mendadak muram. "Saya nggak naksir, tapi...... Aahh.. Abang nggak ngerti."

"Kau yang buat Abang dan kawan-kawanmu ini nggak ngerti. Kalau ada apa-apa tuh bilang, Rin. Kau stress begini, kita-kita ini jadi ikut stress." Balas Bang Rico.

"Intinya......" Bang Rinto menatap seluruh sahabatnya. "Yang jelas saya mau cari laki-laki yang di incar Anye itu, balok satu katanya."

Bang Rico, Bang Ronald dan Bang Rade saling pandang melihat hidung sahabatnya nyaris berasap karena kesal.

Kelakuan uring-uringan Letnan Rinto sudah jelas karena pria itu menyukai putri Kadis tapi begitu keras hati tidak ingin mengakuinya.

"B*****t. Kau yang kasmaran tapi satu kompi yang repot." Gerutu Bang Ronald.

"Ini sampai kapan mau ribut??? Kadis sudah nunggu nih." Bang Rinto gelisah sendiri memikirkan kekacauan yang terjadi begitu saja tanpa terkendali.

Kedua letting melipat kedua tangan di depan dada dengan wajah berang. Bang Ronald pun melirik salah satu tas belanjaan disana kemudian mengintip isinya lalu mengangkatnya.

"Apaan nih?? Ling*rie???? Astaghfirullah hal adzim.. Ini baru mau melamar lho, Rin. Menclek juga otakmu ya. Masa lamaran mau di hadiahi beginian??"

"Ya terus mau bagaimana??? Anye tidak mau menjawab. Bukannya lamaran itu menyiapkan kebutuhan wanita dari ujung rambut hingga ujung kaki." Bang Rinto pun semakin stress. Rasa hatinya tak juga tenang.

-_-_-_-_-

Malam itu dengan bekal terlanjur apa adanya, para senior, letting dan perwakilan anggota mengantar Letnan Rinto menuju kediaman Kadis untuk melamar putrinya.

Tepat di depan kediaman, selaku pengganti ayah, Pak Harra pun sudah tiba bersama ibu Lira untuk menjadi wali bagi Letnan Rinto.

Kadis menyambut tamunya namun tidak menyangka akan ada tamu agung yang hadir disana juga.

"Waduh, disini jugaa Mas Har??" Pak Herliz langsung menyambut sahabat lamanya itu.

"Ngantar momongan." Jawab Pak Harra santai.

Kini Pak Herliz paham bahwa Letnan Rinto adalah anak angkat langsung dari panglima daerah satu.

~

Di luar dugaan, Anye tidak mau keluar dari kamar. Ia mengunci pintu rapat dan terus mengancam akan lompat dari kursi jika ayahnya terus memaksa untuk menikahkan dirinya dengan Letnan Rinto.

"Anye.. Jangan lompat ya nak, bahaya."

Pak Harra yang mendengarnya langsung ternganga. Anye hanya akan melompat dari kursi dan bukan dari atap gedung namun kepanikan ayahnya seolah Anye sedang berada dalam masalah besar.

"Nggak, batalkan dulu pertunangannya..!!" Ancam Anye.

Pak Harra bergegas menarik lengan sahabat lamanya itu.

"Masa kau kalah sama ancaman itu. Kalau Anye lompat, paling parah hanya terkilir saja. Apa yang kau takutkan???"

Seketika itu juga Pak Herliz tersadar. "Iya juga ya."

.

.

.

.

1
Bunda Idza
sungguh menyesakkan dada....
Septi Astuti
ikutan sedih bacanya😭
Maysuri
y allah sedihnya😭😭😭
Bunda Idza
maaf othor, sedikit meragukan asal usul Al Huda karena kehadirannya yang sesingkat-singkatnya itu...
Bojone_Batman: Hehehe.. Iya kak. Masih ada bab selanjutnya 🥰
total 1 replies
Maysuri
🤦🤦🤦
Maysuri
loh "".....bang ali ternyata pencuri jg....🤔🤔
Alika Subono
seru bgt
Maysuri
aduh thor .....aq yg deg" kan....
Bunda Idza
seperti flashback "untuk kamu"


memang rumit, percayakan kisah sesuai alur yang diinginkan othornya


semangat Thor.....sukses selalu
Maysuri
thor aq yg pusing ini,emang boleh y sebelum melahirkan menikah ....
Bojone_Batman: Situasinya.

Pernikahan Rinto dan Anye masih abu-abu. Saksi kunci adalah Pak Herliz ( dan Pak Harra ). Menikahi wanita hamil boleh saja. Asal tidak 'bersama' sampai anak itu lahir.

Ada beberapa keterangan mengenai hal ini. Silakan di baca hukumnya dan Nara juga mempelajarinya sebelum mengunggahnya menjadi cerita. Sebelum dan sesudahnya, Terima kasih banyak kakak🥰🙏
total 1 replies
Maysuri
pa adek dah lahir....
Maysuri
kok jd penasaran am mauriya dan bang ali y,🤔🤔🤔 mungkin ad apa" nya y mereka ber 2....
natali.suryani.julian
curiga nih bang Ali ada apa apa nya. penasaran bgt.
Ika Sunarti
cepat kasih titik terang nya kak
Maysuri
semangkin membingungkan....🤦🤦
dyah EkaPratiwi
semoga bang Ali nggak menyembunyikan bang rinto
Maysuri
loh.,..loohhhhh apa" an ini...🤔🤔
Maysuri
🤔🤔
dyah EkaPratiwi
mending minum racun ya bang
Bunda Idza
😂😂😂....kan black mamba to Nye...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!