NovelToon NovelToon
LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Romansa / Obsesi
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: HaluBerkarya

Aira Putri Manggala tidak tahu arti kata menyerah. Sudah 99 kali ia menyatakan cinta, dan 99 kali pula Leonel menolaknya tanpa ragu.
Cowok paling cuek di sekolah itu seperti tembok es. Sulit didekati, mustahil ditaklukkan.
Tapi Aira bukan tipe gadis yang mundur hanya karena ditolak.
Bagi Aira, cinta bukan soal harga diri. Ini soal perjuangan.
Seluruh sekolah mengenal obsesinya. Sebagian menertawakan, sebagian menunggu keajaiban.
Yang tidak pernah mereka tahu…

AIRA-LEONEL DI SINI!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaluBerkarya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Gelang dari sang dukun.

Mobilnya melaju cepat membelah jalanan kota metropolitan yang masih agak lengang pagi itu. Alih-alih langsung menuju ke sekolah, Aira justru memutar arah menuju sebuah kafe yang menjadi titik janjinya dengan sang dukun yang diklaim manjur tersebut. Begitu sampai, mobil mewahnya berhenti tepat di depan gedung kafe.

​Aira melangkah masuk dengan penuh percaya diri. Di depan pintu, ia menyapu pandangan ke seluruh ruangan, mencari nomor meja yang tadi dikirimkan oleh pria itu. Katanya, dia sudah sampai lebih dulu.

​Langkah Aira seketika melambat saat matanya terpaku pada sosok pria di meja tujuan. Pria itu tampak masih cukup muda, mungkin pria itu usianya baru dua puluhan ke atas, jauh dari bayangan Aira tentang sosok dukun yang menyeramkan. Pakaiannya memang sederhana, namun anehnya, tidak ada aura negatif atau kesan mistis yang terpancar dari wajahnya sama sekali.

​"Nona Aira?" tanya pria itu saat Aira sudah hampir sampai di depan tempat duduknya. Aira mengangguk, matanya menyipit penuh tanya, meneliti penampilan pria di hadapannya dari ujung kepala sampai ujung kaki.

​"Bapak—eh, Kakak dukun benaran?" tanya Aira penasaran. Ia menarik kursi, lalu mendudukkan dirinya begitu saja tanpa merasa sungkan.

​"Hm, kamu tidak percaya, Nona?" tanya sang dukun balik, menatap Aira dengan tenang.

​Aira mengangguk cepat. "Kok tidak ada aura dukunnya ya? Ini benaran atau saya salah orang?" tanyanya lagi, keraguan masih tergambar jelas di wajahnya.

​Pria itu menghela napas kasar, seolah sudah sering menghadapi pertanyaan semacam itu. "Begini-begini, ilmu saya kuat, Nona. Sudah banyak orang yang berhasil dan mereka sangat berterima kasih pada saya. Kalau kamu ragu, silakan pergi saja. Saya tidak memaksa!" ujar pria itu ketus sembari menyesap kopi hangatnya yang sudah tersaji lebih dulu.

​"Eh, bukan begitu, Kak. Saya tetap mau, kok," ujar Aira cepat, takut kesempatannya hilang. "Jadi saya harus apa biar dia luluh?" tanyanya akhirnya dengan wajah yang jauh lebih serius.

.

.

.

​"Jangan buru-buru, Nona. Kamu tidak lihat saya sedang minum? Dan saya pesan minum ini belum dibayar, nanti kamu kalau bisa bayar, ya," ujar pria itu santai, membuat Aira mendelik kaget.

​"Gilaaa... dikira saya seroyal itu membayar pesanan orang?!" ujarnya nyaris berteriak.

​"Ya salah kamu memilih tempat ini untuk bertemu. Tidak enak jika saya hanya duduk di sini dari tadi tanpa pesan kopi, bukan? Jadi saya pesanlah. Yang memilih tempat, yang akan membayar!" ujar sang dukun dengan nada ringan.

​Aira menghela napas kasar, berusaha keras menetralkan emosinya yang nyaris mencapai puncak. Kalau bukan karena ia sangat butuh ilmu pelet pria itu untuk menaklukkan Leonel, sudah dari tadi ia ingin menendang kursi di depannya.

​"Ya sudah, sekarang mana ilmu peletnya? Saya harus segera ke sekolah, Kak. Ini kalau saya terlambat nanti gimana!" desaknya tidak sabaran.

Pria itu merogoh sesuatu dari saku jaketnya, lalu mengeluarkan sebuah gelang sederhana dan meletakkannya di atas meja. "Saya punya gelang, yang kalau dipakai, bisa membuat target klepek-klepek," ujarnya dengan suara yang sangat pelan, seolah sedang membisikkan rahasia negara.

​Seketika wajah Aira sumringah. Matanya berbinar melihat benda yang dianggapnya sebagai kunci hati Leonel. Ia bergerak cepat hendak meraih gelang itu, tapi tangannya menggantung di udara saat pria itu dengan sigap menariknya kembali.

​"Loh, kok disimpan lagi? Saya kan mau lihat, Kak!" protes Aira dengan wajah kecewa.

​"Ini tidak murah, Nona. Ini media pelet yang jauh lebih ampuh, dan sekarang hanya tersisa ini saja sebelum saya melakukan ritual barang lainnya," jelas pria itu serius. "Waktu ritualnya tidak mudah, saya harus menunggu hari yang tepat. Jadi barang ini sangat langka dan banyak peminatnya selain kamu."

​Aira merasa penjelasan itu terlalu bertele-tele. "Jadi maksudmu?"

​"Maksudku, satu juta saja tidak cukup. Saya butuh lima juta untuk menebusnya. Kalau kamu tidak sanggup, saya akan berikan ke orang yang lebih mampu!" ujar pria itu dengan nada menantang.

​"Loh, kok gitu? Perjanjian kemarin hanya satu juta," protes Aira tidak terima.

​"Ya sudah, berarti kamu tidak mau. Saya tidak akan memaksa siapapun, lagian masih banyak orang yang bu—"

​"Ya sudah, iya! Mana nomor rekening kamu, Kak? Saya transfer. Tapi gelangnya sini dulu!" potong Aira dengan wajah kesal.

​Pria itu menyembunyikan senyum kemenangannya dengan sangat rapi hingga Aira tidak menyadarinya sama sekali. Ia segera mengeluarkan ponsel dan membacakan nomor rekeningnya. Tak butuh waktu lama, uang sejumlah lima juta rupiah berpindah begitu saja ke akun sang dukun muda.

​"Sudah!" ujar Aira ketus sembari memperlihatkan bukti transaksi yang berhasil di layar ponselnya.

​"Senang bekerja sama denganmu, Nona. Saya doakan semoga pria yang kau incar akan segera menjadi milikmu!" ujar pria itu dengan nada yang tiba-tiba sangat ramah sambil menyodorkan gelang tersebut kepada Aira.

​"Amin. Terima kasih doa baiknya," jawab Aira singkat. Meski kesal, ia tetap mengamini doa itu dengan tulus.

​Setelah mendapatkan benda yang ia yakini sakti itu, Aira segera bangkit. Ia menyodorkan dua lembar uang sepuluh ribu ke meja untuk membayar kopi sang dukun, lalu berjalan keluar kafe dengan langkah cepat. Ia harus segera sampai di sekolah sebelum bel berbunyi.

******

Aira melangkah keluar dengan terburu-buru, hatinya dipenuhi rasa tidak sabar untuk segera membuktikan keampuhan gelang pelet yang baru saja ia tebus dengan harga selangit.

​Namun, di meja lain dalam sudut kafe yang remang, seorang cowok dengan hoodie hitam tidak pernah berhenti tersenyum sejak tadi. Pandangannya terus terkunci pada punggung Aira hingga gadis itu menghilang di balik pintu. Cowok itu menggeleng pelan, tawanya kecil namun penuh arti masih tertinggal di sudut bibirnya.

​Temannya yang duduk di samping hanya bisa mengernyit bingung melihat tawa tak jelas itu.

​Detik berikutnya, aura di meja itu berubah drastis. Pria ber-hoodie hitam itu mengalihkan tatapannya ke meja tempat Aira melakukan transaksi tadi. Tatapannya kini menajam, dingin, dan penuh ancaman.

​"Kau lihat pria itu, Lan?" titahnya dengan suara rendah namun tak terbantahkan. "Dia telah memeras gadisku. Sekarang, pastikan uang itu kembali. Jangan biarkan dia menyentuh sepeser pun!"

​Tanpa menunggu balasan, ia bangkit berdiri dan melangkah keluar kafe dengan gagah. Langkahnya tegas, kontras dengan tawa remehnya beberapa saat lalu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kebalek ege😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 🤣🤣🤣Takutnya nanti Leonel hamil benaran
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
bagus kemasan air minum mmg harusnya di buang menyebalkan/Left Bah!/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
aaaaa aku maluuuu🫣🫣🫣🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
dih gengsi🤣🤣🤣🤣 noh marai cleo dih kesel dasar merk air minum😑
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Kalau kata Anya: Malu Aqua😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
jiakkkkk jmkangen sma pembuat onar🤧🤧🤧🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kamu terlalu lama leonel harusnya kl. km mmg suka sama aira jangan belagak gk suka😑 skrg aira ada yg ngejar kmnya cembukur😑
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ah lambat🤣
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieee kalah cepat cieee🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya aku bingung kaynaya berangkat dluan thu leonel kok tiba tiba aldaren yg sampe dluan🙄🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wahhh??😱😱😱 bapak negra leonel malu???? 🫣🫣🫣🫣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya sih😭😭😭😭😑
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kannnn😭😭😭😭😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
plis gk sanggup baca lanjutannya tkt bgt aku yg baca aku juga yg malu😭😭😭😭🤧
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 😭😭Apalagi aku, malu banget kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
gpp thor tpi hari ini tipel ya🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih othor gk asik😑🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
eh visi misi mengejar leonel? 😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: shok aku
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
thor up lgi yokkkk/Slight//Slight//Slight/
wulan dari
kira" leonara itu Aira apa Leonel ya.
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wuahh triel nda thor/Curse//Curse//Curse//Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver/ duhhh gk bisa aku
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: gk asik/Right Bah!/
total 2 replies
Mey Abimanyu
curiga Leon yg balas ini chat 😆😆😆
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
HAHAHHA kmau lucu sekali sih aira ya ampun🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: laginya oon banget😑🤧
total 2 replies
wulan dari
kira" Aira pilih Leonel apa daren ya klo pilih Leonel trs Daren gmna dan ko g ad kisah Aurora,valerio dan Malvin ya Thor
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Entah kak, pilihan yang syulitt🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kayanya gelang dukunnya manjur tpi km blm menyadarinya ra😭😭😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Kagak manjur kak, Leonel kagak klepek-klepek🤣🤣😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
buhhahhaha kasian sekali 🤣🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: lima juta hangus🤣🤣😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!