NovelToon NovelToon
Pura - Pura Miskin

Pura - Pura Miskin

Status: tamat
Genre:CEO / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:886.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Marcellino Alionso Taylor anak dari pasangan Max dengan Dennisa putri ke enam Daddy Alvonso dengan Mommy Laras.

Di usia yang ke tiga puluh lima Marcel belum juga menikah itu disebabkan dirinya salah satu cucu terkaya nomer satu ingin menikah dengan gadis yang benar - benar mencintai dirinya apa adanya.

Hingga dirinya menyamar menjadi pria miskin dan untuk menutupi identitasnya dirinya tinggal di apartemen yang sempit dan berkerja sebagai pelayan restoran.

Akankah usahanya berhasil menemukan kekasih yang mau menerima dirinya apa adanya?

Ikuti yuk novelku yang ke 36

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Temani Kakak Tidur

"Benar, tubuh Kakak terasa lemas dan panas sepertinya Kakak demam." Jawab Marcel sambil berjalan dengan sempoyongan.

Grep

"Aku akan membantu Kakak, Kakak tinggal di mana?" Tanya Marimar sambil memeluk tubuh kekar Marcel yang terasa panas.

"Kakak tinggal di kamar itu." Jawab Marcel sambil menunjuk ke arah kamarnya sambil membalas pelukan Marimar.

Marimar dan Marcel berjalan ke arah kamar Marcel hingga pemilik kontrakan tanpa sengaja melihat Marimar dan Marcel saling berpelukan dan berjalan ke arah kamar Marcel.

"Apa yang kalian lakukan?" tanya sepasang suami istri pemilik kontrakan yang mengira mereka akan melakukan hubungan suami istri di kamar Marcel.

"Maaf Tante dan Paman, Kak Marcel demam dan saya ingin membantu Kak Marcel membawa ke kamarnya." Jawab Marimar.

Suami pemilik kontrakan mendekati Marcel kemudian mengulurkan tangannya ke arah dahinya dan benar perkataan Marimar kalau Marcel demam.

Pria itupun membantu Marimar memapah Marcel ke arah kamarnya. Sedangkan istrinya berjalan mendahuluinya untuk membuka pintu kamar Marcel.

Marimar dan pria itupun masuk ke dalam kamar Marcel kemudian membaringkan di ranjang. Marimar meletakkan barang belanjaannya ke meja Marcel kemudian Marimar berjalan ke arah dapur untuk mengambil baskom dan handuk kecil.

Marimar kembali ke ranjang Marcel di mana Marcel tinggal sendirian sambil memejamkan matanya sedangkan sepasang suami istri yang merupakan pemilik kontrakan pergi entah kemana. Marimar tidak memperdulikannya kemudian Marimar duduk di sisi ranjang dan mulai mengompres dahi Marcel.

"Kita baru kenal, kenapa kamu mau menolongku?" tanya Marcel dengan nada lirih sambil membuka matanya dan menatap wajah cantik Marimar.

Walau Marimar tidak berdandan dan memakai pakaian yang agak lusuh namun kecantikan Marimar tidak ada yang menandingi jika Marimar memakai barang mewah dan berdandan. Sepertinya Marimar sengaja menyembunyikan kecantikannya.

"Sesama manusia harus saling tolong menolong jadi sudah sepantasnya aku menolong kak Marcel yang sedang sakit." Jawab Marimar.

Marcel hanya tersenyum kemudian kembali memejamkan matanya sedangkan Marimar meletakkan kembali kain basah di kening Marcel yang tadi sempat kering.

"Kak Marcel, sudah makan dan minum obat?" tanya Marimar.

"Belum." Jawab Marcel singkat.

"Aku akan membeli bubur ayam, semoga masih ada sekalian membeli obat." Ucap Marimar sambil hendak berdiri.

Grep

"Tidak usah, Ibu kos sedang memasak bubur dan membawa obat untukku." Ucap Marcel sambil menahan tangan Marimar agar tidak berdiri kemudian melepaskannya.

"Syukurlah, aku tidak bisa memasak karena aku belum membeli bahan masakan." Ucap Marimar.

"Tidak apa-apa santai saja." Jawab Marcel.

Marimar hanya menganggukkan kepalanya kemudian memegang kain yang menempel di kening Marcel dan ternyata sudah mulai kering. Marimar mengambil kembali kain tersebut Kemudian kembali mencelupkan ke air lalu mengompresnya.

"Buburnya sudah siap." Ucap pemilik kontrakan sambil masuk ke dalam kamar Marcel yang pintunya sengaja tidak tertutup.

Hal itu dilakukan agar penghuni lain tidak menuduh Marimar dan Marcel melakukan hubungan suami istri karena berada di kamar berduaan.

"Terima kasih Tante." Jawab Marcel.

"Sama-sama, Marimar kamu bisa kan menyuapi Marcel dan setelah itu berikan obat?" tanya pemilik kontrakan sambil memberikan bubur tersebut.

"Bisa Tante." Jawab Marimar sambil tersenyum dan menerima mangkok yang berisi bubur.

"Ok, pintu kamarnya jangan di tutup agar kalian tidak di tuduh melakukan yang bukan-bukan." Ucap pemilik kontrakan.

Pemilik kontrakan sengaja mengingatkan Marimar dan Marcel agar tidak di tuduh yang bukan-bukan terlebih pemilik kontrakan sangat yakin kalau sepasang muda mudi tidak mungkin melakukan yang tidak-tidak.

"Baik Tante." Jawab mereka bersamaan.

Pemilik kontrakan hanya menganggukkan kepalanya kemudian pergi meninggalkan mereka berdua karena dirinya ingin indehoy bersama suami tercintanya.

"Aku suapi ya Kak." Ucap Marimar.

"Maaf ngerepotin." Ucap Marcel tidak enak hati.

"Santai saja." Jawab Marimar.

Marimar mulai menyuapi Marcel, sebelum masuk ke dalam mulut Marcel terlebih dahulu Marimar meniup dengan perlahan karena bibirnya masih panas kemudian memasukkannya ke dalam mulut Marcel.

'Ternyata seperti ini rasanya diperhatikan.' Ucap Marcel dalam hati sambil menelan bubur yang di suapi oleh Marimar.

Sesuap demi suap Marcel makan bubur hingga lima menit kemudian Marcel sudah selesai makan dan minum obat.

"Makan dan minum obat sudah sekarang Kak Marcel tidurlah." Ucap Marimar sambil menyelimuti tubuh Marcel.

"Kamu mau kemana?" tanya Marcel.

Entah kenapa dekat dengan Marimar dirinya sangat nyaman dan tidak rela jika Marimar pergi.

"Aku mau mencuci piring dan gelas sekalian mengembalikan ke pemilik kontrakan." Jawab Marimar.

"Mencuci piring dan gelas nanti saja karena aku ingin di temani tidur." Pinta Marcel.

"Temani Kakak tidur?" Tanya Marimar dengan wajah terkejut.

1
Yayuk Triatmaja
terima kasih banyak
Kasih Sklhqu
terimakasih Thor di tunggu karya berikutnya 🙏
Charles Bawengan
Luar biasa
Apud Tahu
nasib orang miskin xxx
Apud Tahu
cocok pisan
Anifa Anifa
lebay
Abdul Razak
Luar biasa
Abdul Razak
Lumayan
Yayuk Triatmaja
terima kasih banyak
Jade Meamoure
yang aq suka dari novel anda tuh selain bagus chapternya juga sedikit jadi gak bertele-tele semangat n sukses terus 👍👍👍
Verawati Khaira
Luar biasa
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
🌸 Yowu-Kim 🌸
Waaahh maraton nyenyak akhirnya happy ending ❤️
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
🌸 Yowu-Kim 🌸
Alah cowo lemah. Untung lor gajadi sama Marimar
🌸 Yowu-Kim 🌸
Mimpi kau terlalu tinggi valen. Yg ada elu yg akan segera hidup enggan mati pun tak mau
🌸 Yowu-Kim 🌸
Buset nama jalannya bikin mikir 🤣🤣🤣
🌸 Yowu-Kim 🌸
Ini berarti si Marcelina usianya 35 tahun juga ya. Si matimar masih 18thn atau udh lebih?
🌸 Yowu-Kim 🌸
Anjayy setuju bgt nih
🌸 Yowu-Kim 🌸
Sabat bang. Halalin dulu
🌸 Yowu-Kim 🌸
Anjayy udh di klaim kekasih aja. Mau di ajak kumpul kebo lagi 🤣🤣🤣
🌸 Yowu-Kim 🌸
Uwhhhh manisnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!