NovelToon NovelToon
Nadin Si Sugar Baby

Nadin Si Sugar Baby

Status: tamat
Genre:Dosen / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:306.9k
Nilai: 5
Nama Author: Tyatul

Hidup di jaman metropolitan seperti sekarang membuat Nadin seorang mahasiswi disalah satu universitas itu rela menjadi sugar baby untuk laki laki yang kurang kasih sayang.

Kencan, makan bersama, dan juga menemani tidur itu sudah menjadi hal biasa untuk Nadin. Yang terpenting tak sampai membuat mahkotanya hilang, Nadin selalu menjaga mahkotanya untuk suaminya kelak.

Walau ia bukan wanita baik baik tapi Nadin ingin suaminyalah yang mengambil mahkotanya.

Hingga disuatu ketika Nadin harus dipertemukan dengan Dosennya yang saat itu menjadi partnernya.

Bagimana kehidupan Nadin setelah dosennya tahu bahwa dia adalah seorang sugar baby.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tyatul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketemu Tian

Setalah pulang kampus, Tina dan Nadin berlalu menuju rumah sakit yang sangat ingin tahu sebenarnya Tina benar hamil atau tidak.

"Jadi bagaimana dok, teman saya ini beneran hamil?" tanya Nadin pada sang dokter sedangkan Tina sepertinya tak sanggup jika bertanya seperti itu.

"Kalau dari pemeriksaan tadi tidak ada tanda tanda kehamilan Nona. Mungkin Nona Tina hanya kecapean biasa dan cuma mual biasa. Perut Nona Tina kosong tidak ada janin di dalamnya," jawab Dokter yang membuat mereka berdua terkejut tapi kemudian tersenyum lega.

"Tapi kemarin saya cek itu positif dok. Garis dua merah, masa saya gak hamil?" tanya Tina yang sudah tak sedih lagi.

"Apa tespeknya di bawa?" tanya dokter itu. Hingga membuat Tina mengeluarkan satu tespek dari dalam tasnya.

Dokter melihat tespek itu dengan seksama, sepertinya ada yang aneh.

"Sepertinya tespek ini sudah kadaluarsa, sudah tak seakurat dulu. Hal ini mungkin membuat garisnya tampak dua," jawab dokter itu.

"Emang ada ya dok, tespek kadaluarsa?" tanya Nadin yang tiba tiba bingung.

"Ada nona. Hal ini yang mempengaruhi ke akuratan tespek ini," jawab sang dokter.

Akhirnya mereka keluar dari ruangan itu dengan perasaan lega. Tak ada lagi beban karena Tina hamil. Hingga membuat keduanya kini berjalan santai menuju luar rumah sakit.

"Gimana udah tenang sekarang?" tanya Nadin dan dianggukkan oleh Tina.

"Tenang banget, makasih ya Nad. Lu emang sahabat terbaik gue," ucap Tina memeluk tubuh sahabatnya dengan sayang.

"Sama sama, tapi hari ini lu traktir gue yak. Gak ada uang lebih gue buat beli makan."

"Bukannya baru cairan kemarin?"

"Lah gue simpen siapa tahu pas kepepet gue butuh."

"Ya sudah karena hari ini gue lagi seneng, gue bakal traktir lu makan di restoran Jepang itu," jawab Tina pada Nadin.

"Banyak duit lu?"

"Adalah pokoknya, nanti malam gue juga ada pelanggan," jawab Tina yang dianggukkan oleh Nadin.

Mereka berdua mengetikkan taksi dan mulai mengarah ke restoran Jepang yang rasa dan harganya tak main main untuk mereka. Sebenarnya Nadin punya saja uang untuk makan disana tapi ngirit lah kan anak kost.

Sampainya di restoran Jepang tersebut Nadin dan Tina langsung masuk ke dalam restoran dan mengambil tempat yang ada disana.

Saat Tina memesan makanan, Nadin melihat laki laki yang ia kenal.

"Om Tian," panggil Nadin.

Tian yang merasa namanya dipanggil itu langsung menengok ke sumber suara. Yah ternyata Nadin yang memanggilnya, langsung saja Tian ikut bergabung ke meja mereka.

"Halo Nadin dan..." ucap Tian terhenti karena ia tak tahu siapa wanita disebelah Nadin.

"Ini namanya Tina, Om. Tina ini teman Nadin," jawab Nadin yang langsung dianggukkan oleh Tian.

"Salam kenal Tina, aku Tian."

"Salam kenal juga kak."

"Masih muda juga udah lu om aja."

"Udah 27 tahun, om kan?" tanya Nadin dengan santai membuat mereka tergelak.

"Sendiri aja Om, om Alex gak ikut?" tanya Nadin.

"Dia nitip makan siang sama aku. Ini lagi nunggu makanannya," jawab Tian.

"Hmm."

Tak lama pesanan dan juga makanan mereka sampai Nadin dan Tina memakan makanan yang sudah mereka pesan begitupun dengan Tian yang langsung pamit karena pesanannya sudah datang.

"Lu kok kenal sama tu om ganteng?" tanya Tina penasaran.

"Tadi malam gue yang nolongin dia sama temanya," jawab Nadin yang membuat Tina mengangguk.

Mereka memakan makanan itu dengan lahap. Jarang jarang mereka makan enak di restoran seperti ini, biasanya mereka makan dipinggir jalan paling mentok di kafe cuma mau nugas sama ngopi.

Hingga makanan mereka habis, Tina dan Andin memutuskan untuk pulang karena jam sudah menunjukkan pukul 4 sore dan mereka harus ketemu dengan partner mereka nanti.

***

Sampainya di kost, Nadin langsung mandi dan memilih baju baju yang akan ia pakai nanti. Seperti biasa ia akan membawa baju ganti yang seksi karena itulah pekerjaanya. Jangan lupakan lingerie berwarna hitam itu.

Nadin menatap luar dengan kondisi ia masih memakai handuk. Luar masih sepi entah kemana orang orang di luar sana.

Om Dion

Dandan yang cantik ya baby.

Anda

Aku selalu cantik om.

Om Dion

Om tahu tapi ada yang ingin menyewamu setelah om. Nanti om kasih tahu.

Anda

Double dong om?

Om Dion

Bisa jadi gitu, pap foto kamu dong cantik. Biar om cepet cepet ke hotel.

Anda

Gak bisa ya om. Nanti ada di hotel kita ketemu, om bisa lihat aku sepuasnya.

Om Dion

Ya sudah kalau gitu, yang penting bisa ketemu kamu baby.

Anda

Ya om

"Dasar om om mata keranjang," gumam Nadin mengambil dress mini miliknya yang sangat pas di badan semok dan montoknya.

"Gila gede bat dada gue kalau gini," ucap Nadin dengan terkejut melihat dadanya yang sangat menonjol.

Ia menutupnya dengan jaket tebal karena cuaca sepertinya cocok untuk mereka yang sudah menjadi suami istri.

Jam sudah menunjukkan pukul 6 sore, Nadin langsung berangkat ke hotel tempat biasanya ia dan Om Dion bertemu. Hanya sekedar untuk menatap tubuh masing masing dan juga makan bersama.

Tapi tak jarang juga om Dion mengajaknya tidur bersama.

****

****

****

Entah novel keberapa yang penting komen walau gak Tya balas. Karena gak sempat, balas komen kalian sama aja kayak nulis satu bab.

Jadi mohon maaf jika komen kalian banyak yang terabaikan.

1
Mei Prw
luar biasa
Lies Atikah
hareudang2 panas2
Lies Atikah
nah gitu dong saling terbuka dua2 nya kepala ya thor
Lies Atikah
jadikan istri aja atuh bang Alex di duluin orang baru nyesel loh
Lies Atikah
manis thor lanjut
Maria Mahdalena Manalu
kalau hidup sendiri kek nya bisa kuliah sambil kerja part time kenapa ambil jalan cepat /Doubt//Skull//Toasted//Toasted/
Bunda Puput
Luar biasa
Rynda
pasti papanya Alex sugay Daddy si nadine
Rynda
Luar biasa
Rynda
lho lho lho....kok aq bingung ya/Facepalm/
Merryatti
Luar biasa
Pelet Poin
tya suka banget kayaknya klo mainin 🤣🤣🤣🤣🤣
Vita Anggrani
namanya di bolak balik
Ruk Mini
suka thorr..singkat ga ribet..kocak ..asik ..alur y ga bertele-tele...tq thorr sgt menghibur..d tgg karya2 mu lgi
Rahmawaty❣️
Tina dihamilin sma hantu kali tuh😂😂😂
Windia Yanti
Terimakasih ceritanya bagus tidak bertele2. Untuk Thor tetep semangat ya... dalam melanjutkan karyanya
nila
deg2an mau baca cerita selanjutnya tkut klo papanya atau tmen2 papanya salah satu langganan andin
wind_ari
semangat untuk novel berikutnya kaka
Endang cute
terus semangat...😍
Ana Susana
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!