NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Preman Insaf

Terjerat Pesona Preman Insaf

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Mafia / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Emma Shu

Bertubi-tubi, Aiza dihantam masalah yang mengaitkannya dengan sosok Akhmar, dia adalah pentolan preman. Rasanya gedeg sekali saat Aiza harus berada di kamar yang sama dengan preman itu hingga membuat kedua orang tuanya salah paham.
Bagaimana bisa Akhmar berada di kamarnya? Tapi di balik kebengisan Akhmar, dia selalu menjadi malaikat bagi Aiza.

Aiza dan Akhmar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08. Mengharukan

Aiza membelalak kaget melihat kondisi motornya yang masih dalam keadaan sama seperti ketika terakhir kali ia melihatnya. Hancur. Sudah sepuluh hari semenjak kejadian mencekam itu berlalu, tapi si motor butut masih dalam keadaan bobrok begini tanpa disentuh oleh mekanik bengkel. 

Kaki Aiza kini sudah membaik.  Ia bisa berjalan ke sana kemari, mengambil makan sendiri, berjalan ke kamar mandi pun sendiri.  tidak seperti dulu yang selalu dipapah oleh kakaknya.  Bahkan shalat pun dilakukan dengan posisi duduk.

Sampailah sekarang ia berada di bengkel.

"Ini motorku kok masih ngejogrok begini bentuknya, belum diperbaiki, Kang?" tanya Aiza.

"Biaya perbaikannya dua juta delapan ratus ribu, bisa lebih juga," ucap kang bengkel sambil mengawasi motor milik Aiza yang sudah bobrok. 

"Ya ampun, Kang? Mahal amat?"

"Ya nama juga banyak yang diganti. Motor udah tua begini, Neng. Mana hancur lagi. Makanya nggak berani baikin sebelum ketemu pemiliknya, soalnya mahal."

Kenapa mahalan biaya perbaikannya ketimbang harga jual motornya? Itu motor butut warisan kakek nggak akan laku dijual dengan harga dua juta lima ratus ribu. Dan biaya perbaikan malah melebihi harga jual. Hadeeh..

"Ya udahlah, Akang beli aja itu motornya, laku berapa?" tanya Aiza.

"Satu juta dua ratus ribu."

Hah? Biaya perbaikan dua juta delapan ratus ribu, harga motor cuma satu juta dua ratus ribu? Gileee.

"Dua juta dong, Kang," bujuk Aiza.

"Nggak bisa. Kalau mau, kubayar segitu, kalau nggak mau ya udah." Kang bengkel berjalan menjauh, mulai memperbaiki motor lainnya.

"Ya udah deh bayarin aja, Kang." Aiza pasrah. Motor sudah tidak bisa dipertahankan lagi. 

Transaksi pun terjadi.

Semenjak itu, Aiza pulang dan pergi ke sekolah naik angkot.

***

Pagi itu, Aiza masih duduk di atas sajadah usai melaksanakan rutinitas ibadah shalat subuh.  Mukena warna putih dengan renda pink di sekitar wajah membuat mukanya yang bulat semakin cantik mempesona.  Mukena yang sudah lima tahun tidak pernah ganti, warna tidak lagi seputih dulu.  Sudah agak using karena terlalu sering dipakai.  Dia memiliki tiga mukena, tapi mukena itulah yang paling dia sukai.  Sebab itu adalah mukena hadiah dari sang ibu saat dia juara satu lomba hafis Qur’an.

Sekilas pandangan Aiza tertuju ke arah jaket yang tergantung di dinding.  Itu adalah jaket milik pria asing itu.  

Pandangan Aiza berpaling dari jaket.  Di tangannya memegang handphone.  Awalnya ia membaca Al Qur’an yang ditampilkan oleh aplikasi.  Tapi aplikasi Al Qur’an sudah ditutup dan beralih ke yang lain.

Manik mata berwarna biru bergerak mengikuti sederet tulisan yang berjejer rapi di smartphone dalam genggamannya, membaca kabar berita di salah satu laman.

Biasanya pemberitaan banyak mengabarkan tentang anak kandung menuntut ibu di pengadilan hanya karena uang, hibah tanah, dan harta.  Tapi di Arab Saudi, dua kakak beradik ke pengadilan hanya untuk berebut hak pengasuhan ibu kandungnya.  

“Ya Allah…”  Bibir merah Aiza tersenyum seusai membaca kalimat itu.  jempolnya menekan tombol video dan melihat rekaman seorang pria menangis di pengadilan hingga air matanya membasahi jenggot.  Ia kalah berkenaan hak perawatan ibunya yang sudah tua.

Mata Aiza mulai berembun, terharu.  Masih ada anak yang baktinya sampai semengharukan itu.  Dimana kebanyakan orang memprioritaskan harta, tapi orang itu memprioritaskan ibu.

Bersambung

1
Cristiyan Wijaya
melowww jirrr
Teni Fajarwati
😂
Teni Fajarwati
😭😭😭
Teni Fajarwati
nah gitu,
Teni Fajarwati
emaknya terlalu kejam,walopun kecewa,
Teni Fajarwati
awal bab banyak typo,tapi semakin kesini semakin bagus,,,
Teni Fajarwati
akhmar bener2 parah
Teni Fajarwati
kayanya bapaknya aiza
Teni Fajarwati
🤣🤣🤣
Neus Assalma
ini novel knpa kata-kata nya byk yg di ulang, apakah kurang inspirasi thor
Linda Kustanty
owalahh gara2 kolor ijo to ampek d teriak.in maling😆😆
arzetti azra
Luar biasa
Susi Andriani
hadir
Riski
Lumayan
zevs
izin maraton thor
Mala Sia
Luar biasa
Suyatno Galih
menurut Ismail ustadz tukang kawin, masa ll akhmar buruk lha dirinya sendiri yg yg suka kawin demen janda pirang apa bkn bobrok namanya
Suyatno Galih
Thor itu ustadz abal abul kl ngomong dr mulut apa boret sih, dl azia di usir di bilang bkn anak nya lagi lha skrg di kt putri tersayang, n skrg Zahrah minggat dr perjodohan di blng bkn anak nya jg, udah srh cari janda pirang sj
Suyatno Galih
karapmu lah ikut sesek jd akhmar sm azia
Suyatno Galih
akhmar luka, pedih tp tak sepedih hatinya, tp jgn jd berandalan lagi ya mar, malu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!