NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris

Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi Timur
Popularitas:220.9k
Nilai: 5
Nama Author: Archer Sagitarius

Madika adalah pria tampan yang telah kehilangan ingatan serta kehilangan orang tua-nya sejak berumur lima tahun. setelah tumbuh dewasa Madika mengetahui kebenaran bahwa yang membunuh orang tua-nya serta orang yang menghapus ingatan-nya adalah paman dan bibi-nya sendiri.
setelah kebenaran itu di ketahui, Madika pun di bunuh. namun akhir-nya Madika kembali bereinkarnasi berkat bantuan seorang pria misterius. dari sinilah Madika akan memulai kembali hidup baru-nya serta berencana untuk membalas perbuatan paman dan bibi-nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Archer Sagitarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Madika dan Natalia

Mendengar ucapan Madika yang tidak ingin melanjutkan pertarungan itu kini Natalia hanya bisa terbelalak.

"tapi jika seperti ini kau pasti tidak akan mendapat poin saat kita berhenti bertarung.... aku enggan mengakui-nya tapi kau yang menang! jadi silahkan saja kau hajar aku hingga hilang kesadaran!" ucap Natalia dengan ekspresi kesal sambil memalingkan wajah-nya dari Madika. "jika tidak begitu kau benar-benar tidak akan mendapat poin."

"sudah ku bilang aku sudah punya poin, dan itu sudah cukup untuk membuat-ku bisa lulus dari ujian ini." ucap Madika menjelaskan.

"meskipun begitu, jika poin-mu pas-pasan maka kau akan di tempat-kan di kelas yang paling buruk!" tegas-nya.

"aku tidak peduli! yang terpenting aku lulus dari ujian ini!" balas Madika dengan nada yang tegas.

Mendengar ucapan Madika barusan, Natalia pun terdiam. kemudian ia perlahan melirik wajah Madika tanpa memutar kepala-nya.

beberapa saat setelah menatap Madika ia pun merasa yakin kalau Madika memang tidak ingin bertarung lagi, dan apa yang di katakan Madika tadi menurut-nya sudah cukup untuk meyakinkan diri-nya sendiri.

Setelah itu Natalia pun kembali menoleh ke depan dan menatap wajah Madika sambil menunjuk-kan senyum manis-nya.

"baiklah, kurasa aku bisa percaya pada-mu!.... kau tidak terlihat seperti sedang berniat buruk." ucap-nya sambil melebarkan senyum-nya dengan tulus.

Melihat senyuman itu wajah Madika mendadak memerah karena diri-nya benar-benar terpesona pada kecantikan Natalia.

tak lama setelah itu tiba-tiba Natalia langsung memejamkan mata-nya dan kepala-nya langsung lemas ke arah samping.

melihat hal itu Madika pun segera melepaskan pegangan-nya dari tangan Natalia dan langsung menepuk pipi Natalia dengan perlahan.

"hei kau kenapa?" tanya Madika yang tampak khawatir.

Setelah itu tiba-tiba Madika teringat untuk mengecek alat penghitung poin milik-nya untuk memastikan keadaan Natalia.

saat Madika melihat alat itu, di sana tampak poin Madika bertambah 25 lagi sama seperti saat membuat Onale pingsan.

Setelah melihat poin itu, Madika pun menghela nafas dengan lega.

"rupa-nya dia hanya pingsan saja." ucap Madika sambil menjatuhkan tubuh-nya di samping Natalia. "hah... benar-benar pertarungan yang merepotkan." keluh-nya sambil menutup mata-nya menggunakan tangan-nya.

>SKIP<

Saat ini, di sebuah ruang perawatan tampak Natalia sedang terbaring lemah di atas ranjang.

sementara itu, di samping ranjang tampak Madika yang sedang duduk di sebuah kursi yang di siapkan di ruangan itu.

saat ini Madika sedang memejamkan mata-nya sambil menyebarkan energi Saga-nya ke seluruh ruangan guna melatih kemampuan-nya untuk mendeteksi keberadaan seseorang.

Tak lama setelah itu, kini Natalia tampak perlahan membuka mata-nya dan mulai melirik ke sekitar-nya. setelah itu ia menoleh ke arah Madika tanpa mengatakan apa-apa.

Madika yang sedang melatih kemampuan-nya itu kini menyadari bahwa Natalia sudah sadar.

lalu ia membuka mata-nya dan mereka berdua pun langsung saling menatap.

"kau sudah sadar ya....." cap Madika sambil tersenyum manis.

Mendengar ucapan Madika itu, Natalia pun langsung tahu bahwa Madika sedari tadi tidak sedang tidur.

"tadi-nya ku pikir kau sedang tertidur di atas kursi itu.... tapi ternyata tidak." balas Natalia sambil tersenyum.

Setelah Natalia berkata seperti itu, kini Natalia mulai bangun dari tidur-nya dan kemudian langsung duduk di tepian ranjang itu.

Madika yang melihat hal itu langsung menegur-nya.

"sebaik-nya kau istirahat saja dulu, jangan terlalu memaksakan diri." ucap Madika dengan tenang.

"apa kau meremehkan ketahanan fisik-ku?" balas Natalia dengan ekspresi yang tidak bersahabat.

"tchi.... di nasehati malah keras kepala... ya sudah terserah kau saja lah!" ucap Madika yang merasa kesal dengan tingkah Natalia.

Lalu Madika pun langsung berdiri dengan cepat dan terkesan kasar sehingga kursi yang ia duduki terdorong kuat ke belakang.

setelah itu Madika pun segera membalik-kan badan-nya dan mulai melangkah tanpa berkata apa-apa lagi pada Natalia.

"tu.... tunggu dulu." ucap Natalia yang tiba-tiba langsung meraih tangan Madika.

"apa kau yang membawa-ku ke sini?" tanya Natalia sambil malu-malu.

"apa pertanyaan itu penting untuk ku jawab." balas Madika bertanya tanpa menoleh sedikit pun pada Natalia.

"setidak-nya beri tahu aku jika memang itu kau...." ucap Natalia sambil mengeratkan pegangan-nya pada tangan Madika.

"ya...." jawab Madika dengan nada yang dingin. dan masih enggan untuk membalik-kan badan-nya.

"begitu ya...." ucap Natalia sambil menunduk sejenak. setelah itu ia kembali menatap punggung madika. "boleh aku tahu siapa nama-mu?" tanya Natalia lagi.

"kau akan segera mengetahui-nya nanti." ucap Madika yang enggan untuk memberitahu-kan nama-nya.

Mendengar ucapan Madika itu, kini Natalia tahu bahwa Madika sedang merasa kesal dan tak ingin berbicara dengan-nya.

setelah itu Natalia pun akhir-nya melepaskan genggaman tangan-nya dari Madika.

"maaf jika aku berbuat salah, tapi setidak-nya biarkan aku berterima kasih pada-mu." ucap Natalia sambil menunduk-kan kepala-nya.

Sementara itu, Madika yang mendengar permintaan maaf dari Natalia kini tampak tetap diam dan tak mau berkata-kata.

sesaat kemudian ia pun mulai melangkah dan keluar dari ruangan itu.

Saat Madika berada di luar, ia pun langsung menutup pintu ruangan itu sambil cengar-cengir tidak jelas.

"ckckckkkk.... tadi itu aku pasti terlihat sangat keren!" ucap-nya dalam hati sambil cengar-cengir karena sebenar-nya tadi ia sengaja memilih untuk terlihat dingin agar terkesan keren.

Sementara itu, Natalia yang saat ini masih ada di ruangan itu kini menoleh ke arah jam dinding, dan jam saat ini menunjuk-kan pukul pukul 04:55 sore.

"seperti-nya aku pingsan terlalu lama." ucap Natalia dalam hati.

Saat ini Madika sedang dalam perjalanan pulang ke rumah-nya.

ia saat ini tinggal seorang diri di sebuah rumah yang di beli oleh salah seorang pelayan dari kerajaan paman-nya saat ini.

dulu-nya Madika mengira bahwa diri-nya memiliki hubungan keluarga dengan pelayan kerajaan itu, namun setelah bereinkarnasi ia pun sudah tahu semua-nya.

sementara itu, pelayanan yang membelikan rumah ini untuk-nya ternyata dulu-nya adalah seorang pengawal setia ayah-nya. hal itu pula lah yang membuat si pelayan begitu peduli pada Madika karena wajah tampan Madika itu mengingatkan diri-nya akan ayah Madika yang telah tiada.

"akhir-nya tiba juga." ucap Madika sambil menyimpan alat yang ia naik-ki sebagai kendaraan.

alat itu berbentuk seperti papan selancar namun agak kecil dan tebal. alat itu di namai kadambaya.

kecepatan kadambaya saat di kendarai bisa di atur sesuai keinginan si pengendara. namun kadambaya hanyalah alat yang bisa di kendarai oleh para pengguna Saga, karena keseluruhan kendali alat itu menggunakan energi Saga dari si pengendara itu sendiri.

Ketika kadambaya di operasikan, kadambaya akan melayang setinggi 20cm di atas permukaan tanah.

1
Aisyah Suyuti
seru
Aisyah Suyuti
menarik
Archer: makasih kak☺️
total 1 replies
Tatang Setiawan
jagoannya banyakkekurangannya
Tatang Setiawan
jagoannya tolol
Shul Master
jurus dewa nya cuman langkah dewa angin saja..
Archer: masih ada kak... Tapi yang bisa dia kuasai sesuai kapasitasnya saat ini baru satu jurus itu aja
total 1 replies
Nino Ndut
idiot
Archer: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Nino Ndut
apa2an mentalnya..bukannya keliling buat berburu malah mikir buat sembunyi..begimana dia mau ngubah masa depan atau bales dendam..payah bener dah
Archer: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Akbar Nasution
mantap...
alur cerita oke
Archer: hehehe makasih pujiannya kak ☺️
total 1 replies
Putra_Andalas
SKIP sampe sini dah...gk asik dgn Bahasa nya..baik nama atau Sebutannya..😵
Putra_Andalas
Jam Dinding...!??
Sak. Lim
dak jelas byk skip nya males bacanya
Sak. Lim
idiot ngmg di keluarin mc goblokkkk jgn dalam hati
Sak. Lim
kpan klian di tanyain aja diam dasar idioooooot
Sak. Lim
sampah ngndalin pengaruh org tau idioooooot
Sak. Lim
idioooooot mulut sampah'
Sak. Lim
idioooooot
Archer: /Facepalm/
total 1 replies
Nedji Sanny
thor bisa gak kata"kini" nya itu di kurangi klw perlu hilangkan saja.rasanya terdengar aneh saat baca
Archer: oke siap... Nanti Thor kurangi di episode2 berikutnya 😁
total 1 replies
Nedji Sanny
klw mc kurang cerdas,ente yg cmn bisa menikmati karya orang lain di sebut apa?bdw,thor itu bhs daerah mana
Archer: salam satu Sulawesi bang 🤣
total 3 replies
Nedji Sanny
ohhh jd madika yg sering nongol di novel pemburu dari dunia lain tuh asalnya dusini
Archer: iya bang... kebiasaan nulis di sini sebelum-nya jadi bawaanya Ampe ke novel baru 😅
total 1 replies
YT FiksiChannel
Padahal mana, energi spiritual, energi tenaga dalam, dan energi alam lebih familiar, tapi gapapa kamu unik👍
Archer: hehehe makasih pujian-nya kak.... 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!