NovelToon NovelToon
Gelombang Kehidupan.

Gelombang Kehidupan.

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:25.5k
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Menjalin hubungan serius dan hari pernikahan pun telah ditetapkan, tentunya membuat gadis manapun akan berpikir bahwa pria itulah yang akan menjadi imam dalam rumah tangganya, tak terkecuali gadis cantik bernama Azira putri. Namun semua mimpi dan harapan indah itu hancur seketika, dengan kedatangan seseorang dari masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7.

Zira tertegun mendengarnya. Rupanya Leon dan Lexi tidak terlahir dari ibu yang sama dan hubungan Lexi dan ibu sambung tidak harmonis. Selama ini Zira tahu betul bagaimana besarnya rasa sayang mommy nya Leon pada putranya.

"Apa mungkin tuan Lexi menggunakan kesempatan ini untuk membalas dendam pada ibu sambungnya, dengan cara memisahkan aku dan Leon?." Untuk pembuatan be-jat Lexi padanya tiga tahun lalu, Zira yakin tidak ada hubungannya dengan Leon sebab saat masih melanjutkan studinya di Amerika ia belum mengenal Leon. Tetapi untuk ancaman Lexi akhir-akhir ini, Zira merasa Lexi sengaja menggunakan kesempatan ini untuk membalas dendam pada ibu sambungnya, dengan memisahkan Leon dari wanita yang dicintainya. Jika Leon terluka dan menderita, sama halnya dengan menyakiti hati ibu kandungnya, bukan.

Zira semakin membenci sosok Lexi yang telah menyeret dirinya dalam urusan internal keluarga mereka. Tidak ingin sampai memancing kecurigaan dihati Tomi, Zira lantas pamit ke kamarnya untuk bersiap-siap karena malam ini Leon akan menjemputnya. Rencananya mereka akan mengunjungi toko perhiasan untuk memilih cincin pernikahan.

*

"Bukankah kita akan mengunjungi toko perhiasan untuk mencari cincin pernikahan, lalu mengapa kita malah ke rumah kamu, Leon?." Protes Zira yang tidak ingin bertemu dengan Lexi di kediamannya megah tersebut.

"Maaf sayang, tadi aku lupa menyampaikan padamu bahwa mommy meminta pemilik toko untuk datang ke rumah membawa beberapa koleksi cincin terbaik di tokonya. Kebetulan pemilik toko perhiasan tersebut adalah sahabat baik mommy, makanya beliau bersedia." Balas Leon.

Kalau tahu begini, mungkin Zira akan mencari seribu alasan untuk menolak ajakan Leon sebelum mengaku dihadapan pria itu bahwa dirinya sudah tidak suci lagi. Namun apa dikata nasi sudah menjadi bubur, kini mereka sudah tiba di kediaman keluarga Fernandez, sangat mustahil untuk pergi begitu saja dari sana.

"Ayo sayang!." Leon yang lebih dulu turun dari mobil membukakan pintu mobil untuk Zira, mengulurkan tangannya untuk membantu Zira turun dari mobil.

Zira pun akhirnya menyambut uluran tangan tunangannya itu. Tanpa disadari oleh Zira ataupun Leon, rupanya saat ini ada sepasang mata yang tengah mengamati pergerakan keduanya dari jendela kamarnya yang berada di lantai atas. Siapa lagi pemilik mata tersebut kalau bukan Lexiano Fernandez.

"Permisi, tuan." Salah seorang pelayan yang tengah berseru di balik pintu kamarnya sekaligus mengalihkan perhatian Lexi dari objeknya.

"Ada apa?." Jangankan untuk membukakan pintu, Lexi bahkan tidak beranjak selangkah pun dari posisinya saat ini, berdiri bersekedap dada di tepi jendela kamarnya.

"Nyonya meminta saya memanggil tuan Lexi untuk membantu tuan Leon memilih cincin pernikahan."

Sebenarnya Lexi enggan keluar kamar namun keberadaan Zira di lantai bawah membuat Lexi mengiyakannya.

"Baiklah, saya akan segera turun."

Di ruang tengah.

Barusan Leon pamit ke kamarnya guna mengambil sesuatu. Karena Leon belum juga kembali setelah hampir lima belas menit berlalu, mommy lantas meminta Zira untuk menyusul Leon di kamarnya. Ya, sebelum kepulangan Lexi ke tanah air, Zira sudah pernah beberapa kali masuk ke kamar Leon. Biasanya untuk membangunkan Leon jika pria itu sedang tidur di saat Zira datang berkunjung.

Zira menuju lantai dua, di mana kamar Leon berada. Namun siapa sangka ketika berada di koridor kamar tiba-tiba Zira merasa tangannya di tarik oleh seseorang. Lagi-lagi pemilik tangan besar tersebut tak lain adalah Lexi.

Pria itu menarik Zira memasuki kamarnya kemudian menutup pintu dengan rapat, menekan tubuh Zira hingga mentok pada tembok.

"Jika kau berteriak, itu artinya kau sudah siap seisi rumah ini menyaksikan apa yang kita lakukan saat ini." Zira yang hendak berteriak seketika mengurungkan niatnya.

Lexi mengendus aroma harum yang berasal dari tubuh Zira, membenamkan wajahnya pada leher jenjang wanita itu dengan perasaan yang sulit diungkapkan.

"Saya mohon tuan, jangan libatkan saya dalam masalah internal keluarga anda! Kalaupun anda memiliki dendam pribadi pada mommy anda, tolong jangan jadikan saya sebagai sarana untuk balas dendam anda! Saya tulus mencintai Leon. Untuk permintaan anda sebelumnya, saya janji akan mencari waktu yang tepat untuk mengakuinya dihadapan Leon. Jika Leon bersedia menerima kondisi saya yang sudah tidak suci lagi, maka saya harap anda berhenti mengusik kehidupan kami. Tetapi, jika Leon tidak bisa menerima kondisi saya, maka saya janji akan pergi dan tidak akan mengusik kehidupan adik anda lagi, tuan." Dengan keberaniannya yang tersisa, Zira mengutarakan semua itu dihadapan Lexi.

Lexi spontan memberi jarak diantara mereka, menatap manik mata indah Zira yang terlihat begitu ketakutan berada di dekatnya. Sungguh, Lexi tidak menyangka Zira akan berpikir seperti itu tentang dirinya, menganggap dirinya menjadikan Zira sebagai sarana untuk melampiaskan dendam pada ibu sambungnya.

"Apa yang ingin anda lakukan, tuan?." Zira panik saat Lexi kembali menekan tubuhnya ke tembok dan berusaha menurunkan lengan dress yang dikenakannya.

Lexi sama sekali tidak peduli dengan kepanikan Zira, pria itu justru menempelkan bi-birnya pada bahu Zira dan membuat tanda merah di sana. Merasa kembali direndahkan oleh Lexi namun tak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan diri, Zira lantas menitihkan air mata dan berkata. "Coba bayangkan jika anggota keluarga anda direndahkan seperti anda merendahkan saya!." Seandainya rasa cintanya pada Leon tidak sebesar ini mungkin Zira sudah menyerah dan menjauhi keluarga Fernandez, tapi sayangnya membayangkan berpisah dengan Leon saja sudah membuat hati Zira hancur berkeping-keping.

Deg

Lexi terdiam untuk beberapa saat sebelum akhirnya merapikan posisi lengan dress Zira seperti semula, kemudian menarik diri menjauh dari wanita itu. Kesempatan itu lantas digunakan Zira untuk melarikan diri dari kamar Lexi dan kembali ke ruang tengah. Tujuannya untuk menyusul Leon pun lenyap begitu saja.

"Leon nya mana, kenapa tidak ikut turun bersamamu, sayang?." Tanya mommy saat melihat Zira kembali seorang diri tanpa Leon. Untungnya tak lama berselang, nampak Leon berjalan menuruni anak tangga dan di susul oleh Lexi di belakang langkah Leon.

Melihat keberadaan Leon, mommy pun tidak lagi bertanya.

"Ayo ke sini sayang! Mommy ingin kalian memilih cincin pernikahan yang paling cantik." Mommy menepuk sofa kosong di sisinya, mengisyaratkan pada Leon dan Zira untuk menempatinya. Sementara Lexi, pria itu menempati sofa yang berseberangan dengan Leon dan Zira, duduk dengan posisi menyilangkan kedua kakinya sedangkan kedua tangannya direntangkan pada bahu sofa.

Sungguh, perbuatan Lexi tadi membuyarkan fokus Zira, hingga wanita itu tak lagi fokus untuk memilih cincin pernikahannya.

"Lexi, mommy juga ingin kamu memilih cincin untuk pernikahan kamu kelak! Kalaupun kamu menolak perjodohanmu dengan Reka, setidaknya dengan menyiapkan cincin pernikahan sejak dini dihati kamu akan terbesit niat untuk segera mencari calon istri, nak." Setelah berpikir panjang akhirnya mommy tak lagi memaksa Lexi untuk menerima perjodohannya dengan Reka.

1
Karsa Sanjaya
apakah Leon akan balik lagi sama reka
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
yg kisah ini masih lanjut apa Uda tamat Thor?
secret
terimakasiii kembali untuk cerita yg sgt bguuss dan menghibur thorr.. siap mantengin kisah leon
Eridha Dewi
ceritanya Leon jadi satu di novel ini apa beda kak
Ayila
makasih thor
Felycia Fernandez
di tunggu kk Thor Selvi 💗
Uba Muhammad Al-varo
terima kasih kakak author, ceritanya bagus dan menghibur semoga kakak author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya aamiin...🙏♥️💪💪💪
Lia siti marlia
makasih thorrr😍😍😍udah tamat aja 🤗🤗🤗di tunggu kisah leon sama reka nya 🤗🤗🤗
Lia siti marlia
uh cotcuitnya keluarga lexi sama zira 😍😍😍aku jadi penasaran apakabarnya reka setelah pisah dari leon 🤔🤔🤔
Mn14
kisah leon dong
secret
lucuuu bgt twins pocecippp..
next semangaatt thoorr
Felycia Fernandez
ya di bawa... kan orkay lho Zira.. gampang pergi ke sana kemari...
Uba Muhammad Al-varo
Zira Lexi sepasang suami istri yang harmonis saling menyayangi, mencintai dan selalu perhatian satu sama lain semoga hubungannya sampai maut memisahkan 🙏
Uba Muhammad Al-varo
mungkin Reka cerai dari Leon supaya bpknya Reka nggak minta duit melulu secara bpk Reka gila harta dan Lila awas iya kalau kamu jadi pelakor
Lusi Hariyani
ini g ada penjelasan sebab leon&reka cerai kak...
Selvia: untuk kisah Leon, nanti ada judulnya sendiri ya syng
total 1 replies
Yallend Mungil
sangat tdk setuju leon dan reka cerai. reka dr dulu tdk bahagia eh...nikah malah cerai😭 leon jg ngenes banget. mudah2an ada hal yg bt reka balik lg ke reka. ngk suka banget leon dan reka klo jd dgn org lain
Yallend Mungil: leon sama reka harus balik yah thor😍
total 2 replies
secret
yahhh beneran pisah dong, knp kisah asmaramu ngenes semua bang leon😭 ditunggu lanjutan cerita leonnya authorr
Felycia Fernandez
bener banget KK Thor 😆
Felycia Fernandez
apa ada kisah lanjutan untuk Leon dan Reka kk Thor Selvi
Selvia: 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
nayoon
jangan ada ulat bulu ya thor,lebih baik abis ini banyakin cerita BG leon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!