NovelToon NovelToon
Dicampakkan Kekasih, Dilamar Sang Kapten

Dicampakkan Kekasih, Dilamar Sang Kapten

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikahi tentara / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:104.1k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

Follow;
FB~Lina Zascia Amandia
IG~Deyulia2022
WA~ 089520229628

Seharusnya Syapala sangat bahagia di hari kelulusan Sarjananya hari itu. Namun, ia justru dikejutkan dengan kabar pertunangan sang kekasih dengan perempuan lain.

Hancur luluh hati Syapala. Disaat hatinya sedang hancur, seorang pria dewasa menawarkan cinta tanpa syarat. Apakah Syapala justru menerima cinta itu dengan alasan, ingin membalaskan dendam terhadap mantan kekasih?

Ikuti terus kisahnya dan mohon dukungannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Rekaman Pengakuan Suara Erlaga

     Untuk beberapa saat, Syapala terpaku. Ia benar-benar tidak percaya dengan apa yang didengarnya barusan atas pengakuan pria asing yang belum dia tahu siapa namanya.

     "Dik, kamu tidak kenapa-kenapa, kan?" Arkala menatap lekat dan was-was ke arah Syapala. Hatinya merasa iba melihat reaksi yang diperlihatkan gadis yang terlihat masih sangat muda itu.

     Ada bulir bening yang seketika tampil di permukaan pipi mulus gadis itu. Arkala iba, rasanya dia tidak sabar ingin segera mendengar penjelasan gadis itu. Dia berhak tahu, karena bisa saja ada hal yang terjadi antara gadis itu dengan sang adik.

     "Adik. Kamu menangis?" tegurnya lagi lebih dalam dan hati-hati. Arkala tahu, dalam keadaan sedih, emosi seseorang bisa muncul tiba-tiba. Bahkan kadang tidak terbendung, karena sudah berada di ubun-ubun.

     Syapala menoleh, seperti baru tersadar dari renungan yang panjang. Ia segera menyeka air mata yang tidak ia sadari jatuh.

     Sorot matanya berubah lebih tajam dari tadi. Ada tersirat benci dan kecewa di sana.

     "Jadi, Anda adalah kakak kandung pria pengkhianat itu? Hhhhhh...." Syapala mendengus diakhiri helaan nafas yang tidak beraturan.

     Arkala terkejut, ucapan Syapala barusan, menimbulkan gejolak prasangka buruk terhadap sang adik. Bahkan bayangan yang lebih buruk dari itu, kini menari-nari di dalam benaknya.

     Kata pengkhianat itu, bagi Arkala maknanya sangat dalam. Itu artinya, antara adiknya dan gadis di depannya ini pernah ada hubungan khusus lebih dari sekedar adik angkat yang diakui Erlaga.

     "Pengkhianat? Kalian menjalin hubungan?" Arkala mengajukan pertanyaan dengan nada sedikit gugup.

     "Apa untungnya saya jelaskan pada Anda, Pak? Anda tentu paham apa yang saya maksud, tapi pura-pura tidak percaya saja hanya untuk menutupi kebusukan saudaranya," tekan Syapala mengena di ulu hati Arkala.

     Arkala sedikit bangkit dari kursi, dia tidak terima dengan tuduhan miring yang diarahkan padanya. Dia tidak sama dengan sang adik, meskipun mereka terlahir dari darah dan rahim yang sama.

     "Saya tidak begitu. Dengar saya dulu, kamu harus tenang dulu, Dik. Saya membawa kamu kemari, dengan niat hati yang tulus dan murni. Kalau memang adik saya pernah menjalin hubungan dengan kamu, lalu dia mengkhianati kamu, maka saya akan melakukan tindakan. Terlebih apabila kamu merasa ada hal yang sangat dirugikan, saya akan bertindak tegas dan menuntut tanggung jawabnya," tuturnya tegas dan sungguh-sungguh.

     Syapala menoleh, keningnya mengkerut. Ada kata yang kurang mengena di hatinya mengenai kalimat terakhir yang diucapkan pria yang mengaku kakak kandung mantan kekasihnya itu, yakni tanggung jawab.

     Iya, dia sangat sedih dan terpukul dengan pengkhianatan yang dilakukan Erlaga, tapi pengertian 'tanggung jawab' yang diucapkan pria itu, sepertinya bermakna terlalu berlebihan dan sedikit janggal.

     "Iya, tanggung jawab. Saya bisa tuntut adik saya untuk bertanggung jawab apabila adik sudah...."

     "Hentikan, apa maksud Anda, Pak? Maksudnya saya begini?" Syapala memperagakan kedua tangannya di depan perut rampignya.

"Saya masih punya otak kali, dan tidak gampangan untuk diajak hal begituan di luar nikah. Sembarangan Anda menilai. Tidak semua perempuan silau dengan seragam, lalu dengan mudah bisa ditiduri," lanjut Syapala menyangkal tegas dan berapi-api.

     Arkala tercengang sejenak. Dia terpesona dengan sangkalan yang tegas barusan dari seorang gadis muda yang menarik itu. Di zaman yang semakin canggih dan arus kebebasan teknologi yang sangat pesat ini, masih ada bahkan masih banyak perempuan yang mampu menjaga marwah dan harga dirinya, serta tidak tergiur dengan seragam atau pangkat.

     Bukan hanya itu, Arkala juga bersyukur dengan adiknya, bahwasanya terlepas ada masalah apa yang menjadi penyebab hubungan mereka retak, dia lega, di balik pengkhianatan sang adik, tidak ada hal parah yang dilakukannya. Kalaupun ada, maka dia sendiri yang akan pasang badan untuk menuntut pertanggung jawaban kepada sang adik untuk gadis muda itu.

     "Syukurlah. Setidaknya adik saya tidak meninggalkan hal fatal ketika dia mengkhianatimu," ucap Arkala kemudian.

     Syapala memalingkan muka. Kalimat barusan, meskipun hanya kalimat sederhana, yakni rasa syukur dari seorang saudara tua terhadap adiknya, karena tidak melakukan sesuatu hal fatal, tapi tidak cukup membuat hati Syapala kembali ceria. Dia justru semakin sedih.

     Kehadiran pria asing itu justru membuat hatinya bertambah luka, terlebih setelah tahu bahwa dia adalah kakak kandungnya Erlaga. Duganya, sesalah apapun saudaranya, dia tetap akan di pihak adiknya.

     "Baiklah. Kalau hanya itu yang ingin Anda tahu, persoalan kita selesai bukan? Kalau Anda mau tertawa setelahnya, silahkan. Asal ingat, di balik hati yang luka, ada balasan yang akan menimpa, baik awal maupun akhir," tegasnya lalu berdiri.

     "Sebentar. Duduklah dulu, saya belum selesai bicara. Masih ada hal yang lain yang ingin saya sampaikan." Arkala menahan lengan Syapala.

     Syapala menepis, dia tidak suka disentuh pria asing terlebih pria itu adalah kakaknya Erlaga yang sudah ia nobatkan sebagai pengkhianat.

     "Na-jis...."

     Kalimat itu pelan tadi dalam. Syapala menganggap sentuhan di tangannya yang dilakukan Arkala, sekotor itu. Arkala menggeleng diikuti senyum simpul di bibirnya.

     "Ok, saya tidak sadar menyentuhmu, Nona Suci," balasnya lembut tapi sinis.

     Syapala berdecih dan melengos.

     "Please, ikut saya masuk mobil. Masih ada yang ingin saya sampaikan samamu, Dik. Ini serius. Ayo ikut saya," mohon Arkala dengan suara rendah, sebab di dalam kafe itu mulai ramai, para pengunjung mulai berdatangan.

     Mereka bangkit dari kursi pengunjung. Arkala melambai ke arah pelayan, lalu membayar tagihan makannya barusan. Kemudian ia segera berjalan menyusul langkah kaki Syapala yang sudah lebih dulu keluar kafe.

     "Masuklah. Kasih saya kesempatan untuk bicara sekali lagi saja," mohon Arkala sekali lagi, sangat berharap Syapala mengabulkannya.

     Syapala terpaksa memasuki mobil itu. Dengan cepat Arkala segera masuk, dan kini dia sudah berada di belakang kemudi. Mobil jalan perlahan keluar dari area kafe, lalu melaju menuju Taman Cinta kemarin.

     Tanpa keluar dari mobil, setibanya di parkiran taman, Arkala menghentikan mobilnya di sana.

     "Katakan, apa yang ingin Anda katakan, saya tidak banyak waktu untuk mendengarkan Anda bicara," desak Syapala.

     "Baik. Kamu tenangkan dulu hati dan pikiran kamu. Setelah itu, kamu harus berusaha mendengar dan mencerna ini dengan baik. Setelah itu, terserah apapun tanggapan kamu," ujar Arkala seraya menyodorkan ponselnya yang berisi sebuah rekaman pengakuan Erlaga ketika ditanya tentang hubungannya dengan gadis di dalam foto itu.

     Rekaman suara Erlaga pun diperdengarkan dari awal sampai akhir.

     Lagi-lagi, Syapala sangat terkejut mendengar semua pengakuan Erlaga barusan dari dalam rekaman.

     Syapala tidak terima, ketika Erlaga bilang kalau dirinya sering menyampaikan pesan kepada dokter Prita.

     "Pesan, titip salam, apa maksudnya? Apa dia sedang mengarang cerita?" gumamnya pelan tapi bisa didengar Arkala. Arkala belum memahami maksud yang diucapkan Syapala barusan, yang jelas saat ini Arkala begitu iba melihat gadis muda itu terlihat begitu sedih dan terluka.

1
Yanti Gunawan
buat pala dtg bulan dl thor 🤣 biar nnt dpt perawan nya pas udh slsai tgs dr papua...dah besok 2 bln kemudian🤣
Lina Zascia Amandia: Ya ampun, ini mah saya mau jujur ya. Ide sy udah ketahuan Kakak cantik nih. Itu emang mau gitu alurnya Kak.... 🤭🤭🤭🤭. Kakak mah gitu, suka lbh tahu ide Othor.... dan maaf blm bisa up, ada kendala keyboardnha sedang errorr...
total 1 replies
Nar Sih
semoga niat mu dan rencana mu lancar ya arkala ,bisa dptkan hak mu sbagai suami yg sbnr nya semagatt arkala 💪semagat buat kak othor nya💪🥰
Ghiffari Zaka
semoga selamat dlm bertugas laga......
Ghiffari Zaka
lanjut Thor...AQ GK bs berkata2 lg😓😓😓
Ghiffari Zaka
rasain km Prita....lok hasil dr merebut itu GK akan bahagia....dan yg jls GK akan langgeng....
Ghiffari Zaka
paling tamunya si dokter ganjen itu🤭🤭🤭filing q sih iya,tp ya gak tau jg

.
Ghiffari Zaka
lok kala nya pasti iya iya aja,kan dia GK cinta,yg hrs tegas tu ya kala dong....
Ghiffari Zaka
laaaa tambah ada uler Keket yg GK punya muka ini,ingat woyyy km cowat loh,mosok GK ada etika,ah emboh lah Thor....sak karep mu.....😓😓😓
Ghiffari Zaka
terserah mu lah pala,AQ no komen,AQ dukung bang kala aja,nnt lok dia ud lelah sm sikap km ya AQ dukung cari yg lain,uhuyyyyyy,asyik ya kan bang🤭🤭🤭🤭
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
apakah arkala berhasil?
Ghiffari Zaka
kelaut aja lah km pala...egois bngt ya....
ud bng cari yg lain yg GK kyk pala yg keras kepala itu😓😓😓
Ghiffari Zaka
eneg AQ lihat pala ni.....AQ sumpahin ya nnt kamu yg bucin akut sm kala,sabar bang kala,Allah pasti kabulkan doa q,eh author Deng maksdnya🤭🤭🤭
Ghiffari Zaka
nah kan mulai lagi keras kepalanya,dia ni keras kepala atau egois ya???
Ghiffari Zaka
hih awas ya pala,lok masih keras kepala tak tinggal lu ya....,ud di manis2 sin ttp getol aja GK bs terima😓😓
Ghiffari Zaka
waah hebat pala,beneran ikut dia🤭🤭🤭,la itu perasaan cemburu x.....syukur aja loh ada rasa gitu ..biar CPT cinta🤭🤭🤭
Aniza
lanjut lagi thooor
Ghiffari Zaka
GK Caya kakaynya AQ Thor...gak taunya cmn pala ni mau plng ke rumah ibunya tp nebeng,gak taunya nnt blng minta di turunkan di jalan....
ini yg bikin sakit thor
Aniza
semoga hubungan kalian baik2 aja
Aniza
thooor kok gitu sih,pala sendiri yg jauh sma satu tempat lagi ma laga,konflik jngan berat2 y thooor ngfak sanggup bacany,kala bkalan sedih ni dengar beritany,bisa2 kala bkalan berpikir pala ma laga clbk😁
Aniza
si laga mau pergi aku yg mewek😭😭😭😭 thooor,selamatin laga ya thooor daru kkb,laga juga butuh bahagia,sekama ini laga terlalu mudah diadu domba si dokter
dan suatu saat pala mau memaafkan laga thooor
Lina Zascia Amandia: Wkwkkw..... sedih juga ya...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!