NovelToon NovelToon
KAMAR KOSONG

KAMAR KOSONG

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri
Popularitas:850
Nilai: 5
Nama Author: Anyue

Murni dan Samsuri beserta ketiga anaknya tinggal di rumah selama bertahun-tahun lamanya tidak pernah tahu kalau ada kamar kosong di rumahnya .

Salah satu anak dari mereka melihat kamar kosong berada di ruang bawah tanah ketika tidak sengaja membuka lemari pakaian di kamarnya saat sedang merapikan pakaiannya .

Kejadian demi kejadian mereka alami setiap malam dan mereka sangat terganggu sehingga setiap malam terjaga .

Apakah yang akan dilakukan satu keluarga tersebut ketika mengetahui adanya kamar kosong di dalam rumahnya ?

Ikuti kisahnya sampai selesai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anyue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab SuaraTangisan

Langit siang itu mendung seakan turun hujan , suara petir menggelegar di angkasa , Samsuri sedang membersihkan halaman belakang rumahnya seperti mendengar suara orang menangis , ia berhenti dari aktifitasnya mencari suara sambil berjalan mengitari halaman belakang namun tidak menemukannya .

Suara tangis itu lama-lama terdengar dari dalam rumahnya . "Apa Murni sedang menangis tapi kenapa menangis tiap hari biasa saja tidak ada masalah apapun ," gumam Samsuri berjalan masuk ke dalam rumah dengan pelan-pelan.

Ada seorang perempuan duduk di kursi ruang televisi menghadap ke arah televisi dalam keadaan mati , dengan rasa penasaran yang tinggi ia mendekati kursi tersebut . “Bu , tumben sudah pulang kok televisinya tidak dinyalain , Samsuri duduk santai di kursi sebelah sambil melirik ke kursi dihadapannya .

“Aku pengen duduk saja kok pak ," jawab perempuan itu tanpa menoleh . " Biasanya ibu kalau pulang langsung mandi dan tidur ," sahut Samsuri menguji perempuan itu membandingkan dengan istrinya ,

Perempuan itu diam saja , Samsuri merasa ada yang aneh tiba-tiba bulu kuduknya berdiri, untuk memastikan kalau perempuan itu adalah istrinya ia melihat ke kaca televisi . Alangkah terkejut Samsuri di kaca tidak ada penampakan istrinya , ia berusaha bersikap biasa meskipun takut .

“Bapak kalau sudah selesai aku sudah memasak aku mau istirahat dulu ," kata perempuan tersebut tanpa menoleh . Samsuri langsung beranjak pergi dengan langkah santai agar perempuan itu tidak curiga .

Begitu sampai di ruang makan ia melihat banyak sekali makanan lengkap dengan aneka buah . Sesaat tidak ada yang aneh , ia duduk dan mengambil nasi dan lauk juga sayur ke dalam piring lalu menyuapkan ke dalam mulut .

Pertama makan biasa saja namun ketika makanan sudah hampir habis semua berubah menjadi makanan basi dan penuh dengan belatung , Samsuri terbelalak dan rasanya mual , ia berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi dalam perutnya .

Murni pulang siang ia masuk ke dalam rumah dengan langkah gontai lalu duduk di ruang televisi mengistirahatkan tubuhnya sebentar sambil memejamkan matanya . Saking capeknya ia pun ketiduran .

Samsuri keluar dari kamar mandi dengan badan lemas karena semua isi dalam perutnya terkuras habis ia keluarkan semua . Ia berjalan menuju ruang televisi untuk memastikan perempuan itu masih di sana .

Samsuri melihat istrinya tertidur di sangka perempuan lain yang ingin mencelakainya langsung memberi pelajaran padanya , Murni yang tertidur terkejut ketika tangan suaminya mencekik lehernya .

Mata Murni terbelalak melihat suaminya sangat marah dan murka , Murni berusaha melepaskan diri namun tangan suaminya lebih kuat ,Murni melihat tas miliknya di samping meraihnya dan ia pukulan ke kepala suaminya dengan keras membuat Samsuri melepaskan tangannya karena rasa sakit di kepalanya .

Murni merasa lega dan terbatuk karena tenggorokannya sakit , Samsuri hendak melanjutkan di tahan oleh Murni .

"Stop , berhenti di situ , apa yang kamu lakukan terhadapku memangnya aku salah apa sama kamu ?" Murni dengan sangat marah , ia pulang untuk beristirahat justru mendapat perlakuan dari suaminya akan membunuhnya .

Samsuri meyakinkan diri dan menyadarkan dirinya , ia terkejut melihat istrinya dan meminta maaf , di peluknya istrinya sambil menangis . Murni merasa heran dengan suaminya tidak seperti biasanya meminta maaf bahkan memeluknya .

"Maafkan aku ," kata Samsuri sambil mencium seluruh wajah istrinya dengan sayang , tidak sampai di situ Samsuri dengan mata sayu menuntun istrinya menuju ke kamar sambil berciuman mesra , adegan ranjang pun terjadi di siang hari .

Sosok makhluk astral yang menjadi sosok istrinya merasa gagal membuat keluarga satu ini hancur lalu pergi ke tempatnya berasal .

       ______________________

Sore itu anak-anak pulang sekolah , Manaf menunggu kakaknya di pos satpam sambil berbincang dengan pak Satpam . "Kenapa tidak pulang duluan , kan kalian beda kelas ?" tanya Pak Satpam .

"Sudah biasa Pak , kita kalau pulang harus menunggu salah satu dari kita yang belum pulang ," jawab Manaf . Pak Satpam mengangguk paham hatinya merasa haru . "Apakah orang tua kalian tidak cemas jika menunggu kalian pulang terlambat ?" tanya Pak Satpam lagi .

"Tidak , Pak , mereka sudah tahu kok pas awalnya kita saling menunggu justru lebih baik dan saling menjaga kalau ada sesuatu terjadi ," jawab Manaf . “Anak pintar , semoga kalian selalu akur dan sehat buat kalian sekeluarga ," kata Pak Satpam .

"Aamiin ," jawab Manaf dengan doa . “ Sudah selesai bincang-bincangnya ?“ tanya Abdul sudah berdiri di samping Manaf dengan senyum ramah . “Sudah kok Kak , ayo kita pulang ," jawab Manaf beranjak dari tempat duduknya .

"Pak , kita pulang dulu ya ," pamit Manaf kepada Pak Satpam . “Iya , hati-hati di jalan ," jawab Pak Satpam dengan senyum ramah . Mereka berjalan menyusuri trotoar dengan bercanda sampai di pertigaan kampung mereka .

“Hei kalian ,“ panggil seseorang dari arah belakang . Manaf dan Abdul menoleh ke belakang terkejut keduanya saling pandang lalu mengangguk sepersekian detik mereka memutuskan berlari . Sedangkan orang itu melihat mereka berlari tertawa terpingkal-pingkal.

"Mereka pikir aku hantu apa ya , kenapa mereka lari , dasar anak kecil terlalu lugu ," kata orang itu berbalik dan masuk ke dalam mobil masih dengan tawanya .Ponselnya berdering seseorang di seberang melakukan panggilan telepon. ."Bagaimana dengan anak itu apakah aman ?" tanya orang di seberang .

"Aman bos , tapi maaf saya tidak bisa membawa salah satu dari mereka ," jawab orang itu dengan takut kalau bosnya marah . "Tidak apa-apa, yang penting mereka aman awasi saja jangan sampai terjadi sesuatu ," pesan Bosnya . “Siap bos ,“ jawab orang suruhannya .

Abdul dan Manaf sampai di rumah langsung berganti pakaian dan bersih-bersih lalu makan siang . Mereka tidak melihat bapak dan ibunya di rumah .

"Tumben nih sepi biasanya bapak ada dan ibu kan harusnya sudah pulang kok sepi ya ,“ kata Manaf sambil mengambil nasi dan sayur , lauk ke dalam piring begitu juga Abdul . “Mungkin masih dalam perjalanan kali ibu mampir , kalau bapak mungkin di belakang ," sahut Abdul sambil menyuapkan makannya ke dalam mulut .

Selesai makan keduanya main di ruang televisi . Sedangkan Manaf membaca buku seperti biasa . “Kamu masih baca tuh buku , gak kapok dengan kejadian kemaren sampai membuatmu gak sadar ,“ kata Abdul melirik buku yang di baca Manaf .

“Ceritanya bagus loh kak , kakak mau baca ," kata Manaf . “ Sama sekali tidak tertarik dengan buku semacam itu ," balas Abdul . Fokus dengan ponselnya .

Samsuri dan Murni keluar dari kamar dalam keadaan basah , mereka belum menyadari kalau kedua anaknya sudah pulang dan berada di ruang televisi sedang melihat mereka berdua dengan tanda tanya .

"Bapak sama ibu kok mandi siang-siang sangat mencurigakan ," kata Abdul tanpa sadar saking penasaran apa yang dilakukan kedua orang tuanya . Samsuri dan Murni saling memandang .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!