Kira, cewek gaul yang selalu gonta ganti pacar hingga dia di cap play girls oleh beberapa pria,penampilan nya yang sexy selalu mempunyai daya tarik sendiri untuk setiap pria , Kira hanya ingin mencari pasangan yang sesuai standartnya sendiri, yaitu cowok yang sama sekali tidak mesum, Dia akan selalu meminta putus kalo sampek pacarnya itu mesum,
Sementara Arsya adalah cowok manis, suka mesum, dia juga hipper sex, Arsya juga sering gonta ganti pasangan, sama seperti Kira, Arsya hanya ingin bisa mencari wanita yang bisa menjaga harga dirinya. Selama ini dia belum pernah menemukan cewek yang sesuai dengan tipenya, apalagi Arsya selalu jijik melihat Kira yang selalu di cap nya murahan.
apakah mereka bisa bersatu setelah tau kebenaran tentang Kira, apakah Arsya dan Kira bisa bersama bersama...???
yuk baca dari pada penasan nie....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
'BAB 7'
*POV ARSYA*
Aku memainkan jariku di atas meja kerja ku, ku pelototi pintu ruangan kerjaku, Aku menunggu karyawan yang tidak tau diri tadi itu, dengan seenaknya nyelonong ke ruangan ku dan berpakaian sesuka hati di lingkungan kerjaku.
Kriyek....
Pintu ruangan ku terbuka setelah seseorang mendorongnya dari luar. “ Sial!” gerutuku setelah melihat siapa yang masuk ruangan,Rafi dia salah satu sahabatku sejak SMA.
“kenapa Loe?” tanyanya padaku, mungkin mukaku terlihat BT,dan Rafi bisa memabaca itu.
“ gak papa, suntuk aja. Lagi males gue,”
“clabing aja kalo gitu”
“ iya tapi entar, gue lagi mau ngasih pelajaran sama salah satu karyawan gue” aku mendekati Rafi yang duduk di sofa tak jauh dari meja kerjaku, ku hentakkan pantatku di sofa juga,dan aku pun duduk bersandar di sofa.
“sabar bro! Jangan galak-galak sama karyawan sendiri” Rafi menepuk pundakku sementara aku hanya menghela nafas jengkel.
Tok...Tok...Tok...
Aku tersenyum mendengar suara pintu terketuk, “Masuk” kataku. Dan ya ini dia mangsaku, perempuan yang harus aku beri pelajaran sudah datang. Dia berjalan pelan seakan dibuat buat.
“ Lho Kira kan ? “ aku menoleh ke arah Rafi yang mengenali karyawan ku, padahal aku sendiri belom tau siapa namanya, perempuan itupun juga tak kalah kagetnya dengan ku, dia melihat Rafi dan kelihatannya dia sedang mencoba mengingat Rafi.
“ gue Ra, kakak kelas loe dulu waktu SMA, gila!! Loe tambah cantik aja Ra, pantesan temen gue ngebet sama loe” cerocos Rafi tak henti-henti.
“ maaf ya, saya lupa !!” Perempuan itu meringis didepan Rafi, sok cantik.
“ loe mantannya Bagas kan?” Rafi mulai memperjelas, dan aku semakin bingung.
“ Bagas, bagas yang mana ya ? mungkin anda salah orang.”
“ kamu kira kan”
“ iya “
“ udah-udah !” aku menyela obrolan mereka yang sama sekali tak aku mengerti. “ udah kan reoninya, sekarang anda saya beri sanksi “ kata ku dengan tegas pada perempuan itu.
“ salah saya apa pak?" perempuan itu masih mepertanyakan kesalahannya apa.
" Anda masih tanya? yang pertama anda masuk ruangan saya tanpa ijin dan kedua anda tidak fokus dalam kerja."
"Tapi pak. . ."
" Sekali anda protes hukuman anda akan semakin berat." Ancam ku untuk menghentikan perempuan itu semakin banyak protes. Dan dia diam.
" Sanksinya apa pak?"
“temani saya kalo saya mau clubing “ matanya melotot, ya mungkin dia kaget dengan pernyataanku, hahahaha aku tertawa dalam hati, suruh siapa loe ngintip gue.
“ tapi pak?”
“ terima ato gaji kamu saya potong “
“OK...OK... no minum, no dance dan NO pegang pegang” dia membuat penawaran dengan ku. Aku ok-in aja dulu, selebihnya tergantung sikon.
***
kini aku dan Rafi sudah berada di kantin kantorku, hari memang sudah mulai sore tapi cafetaria di kantorku tutup sampek jam 8 malam.aku dan Rafi duduk di samping cendela,menikmati pemandangan yang ada, Rafi kembali melihat kira dan segerombolan kawananya pergi berlalu bersama tertutupnya lift,akupun mengikuti pandangan Rafi.
“ loe kenal dia beneran ?” tanya ku sedikit penasaran.
“ masa loe lupa, coba deh loe inget ada anak baru masuk kelas satu SMA, sia cantik imut dan dia juga sudah berhasil ngambil hati Bagas,ya walaupun kita tau bagas orangnya suka mainin cewek,mereka sempat jadian tapi cuman sebentar, kata Bagas tu cewek enak HOT, bagas doyan banget tapi akhirnya kepek selingkuh si Bagasnya, makanya mereka putus” jelas Rafi panjang kali lebar.
Aku masih mencoba mengingat , dan yah... kalo yang di maksud RAfi adalah cewek murahan yang suka ganti-ganti pacar itu adalah dia bearti dia salah satu cewek yang menjijikan. Aku memincingkan alis dan bibir ku merasa jijik.
“kenapa loe?” tanya Rafi yang melihat ekspresi anehku.
“ ga, jijik aja!”
“ loe tu gak berubah Sya, loe selalu jijik sama cewek yang gampangan, lah loe sendiri apa? Loe gonta ganti pasangan,ngesex kesana ke mari. Kalo loe hipper ya loe married aja,”
“gue cari yang peawan tau ! loe kan tau gue gak suka cewek bekas, paling-paling gue buat lampiasan gue doang”
“ ngaca dong loe, loe sendiri aja udah maen berkali kali dan loe masih mengharap keprawanan? Jangan ngimpi!“
“ pasti adalah, dari sepuluh cewek paling nggak ada 2 cewek yang masih bisa menjaga keprawanannya, dan kalo gue udah nemu gue berhenti deh dari kenakan gue”
“ kalo cewek itu mau sama loe setelah tau elo sebenernya “
“ gak bakal “
“ iya iya, terserah loe,”
Rafi menyeruput coffe yang ada di hadapannya,sementara aku masih tersenyum sendiri. Dia melihat kearah ku dan mulai bertanya lagi.
“ eh tadi tu si kira, lupa beneran sama si Bagas ato Cuman pura pura ya?”
“ saking banyaknya mantan dia sampek lupa.” Jawabku asal.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Mana nie readers, kog diem aja, belom ada yang coment nie? Kurang menarikkah cerita ku ini? Kalo kurang kasih saran ya biar bisa membantuku untuk membuat cerita yang bagus, sekalian dukung aku ya dengan memberikan like kalian.
Next episode.....