NovelToon NovelToon
Cinta Sebelah Pihak

Cinta Sebelah Pihak

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Obsesi / Pelakor / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Rere pikir, jika hanya dia yang mencintai suaminya, maka itu sudah cukup untuk mempertahankan rumah tangga mereka. Karena sebelumnya, dia berpikir bisa membuat suaminya jatuh cinta setelah mereka menikah.

Namum, satu setengah tahun usia pernikahan, Rere baru sadar, jika apa yang ia usahakan tidak sedikitpun membuahkan hasil. Sang suami malah mencintai adik tiri yang hidup bersama Rere sejak masih kecil.

Akankah Rere langsung menyerah setelah mengetahui kenyataan pahit itu? Atau, apa mungkin dia akan memilih melepaskan sang suami begitu saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

'7

Meskipun pada dasarnya, dia tidak pernah bisa menjadi kuat di depan Rohan. Pria yang sangat ia cintai dengan sepenuh hati.

"Heh .... " Rere lalu melepas napas panjang setelah sekian lama terdiam.

"Yang salah tentu selalu aku, Mas. Karena itu, sebaiknya kamu kembali ke mejamu. Jangan buang-buang waktu di sini. Ada banyak kerjaan yang harus kamu kerjakan. Tidak perlu mengurus urusan yang sama sekali tidak ada kaitannya denganmu."

Seketika, wajah Rohan langsung berubah tidak enak. Dia tatap Rere dengan tatapan lekat. Sayangnya, yang di tatap malah sedang acuh tak acuh layaknya tidak merasa sama sekali.

"Kamu kok ngomong gitu sih, Re? Ucapan mu semakin tak karuan saja sekarang. Apa sih yang ada dalam pikiran mu, Rere?"

"Kenapa harus bertanya seperti itu padaku, mas Rohan? Nggak kebalik ya kamu? Ini kantor. Kenapa main bahas hal yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan?"

"Rere!"

"Apa? Salah lagi apa yang sudah aku katakan, hm?" Rere masih bersikap tenang. Walaupun pada dasarnya, dia sudah sangat tak karuan saat ini.

"Kamu kenapa sih, Re? Ada apa dengan kamu sekarang? Ini kek bukan kamu lho, Rere." Kini giliran Amira yang angkat bicara.

Dia yang awalnya diam sambil menjadi penonton terbaik dari perdebatan Rohan dan Rere, kini ikut bicara juga. Hal itu langsung menimbulkan emosi yang semakin besar dalam hati Rere.

Dengan tatapan tajam, Rere melihat ke arah Amira. "Tidak bisakah kalian tidak membahas hal yang tidak penting lagi mulai dari sekarang?"

"Aku ini atasan kalian. Aku harap kalian tidak lupa akan hal itu. Jangan bersikap sesuka hati kalian selama ada di ruang kerja. Mengerti?"

Seketika, suasana hening seperti di gang kosong akibat ucapan Rere barusan. Wajah kaget pun tak lupa Rohan dan Amira perlihatkan. Sungguh, Rere yang ini, tidak mereka kenali sama sekali.

....

Jam makan siang akhirnya tiba. Rere langsung meninggalkan ruangan tersebut saat waktu makan siang tiba.

Sejujurnya, dia sudah sangat ingin meninggalkan ruangan tersebut sejak tadi. Setelah perdebatan antara dirinya dengan kedua manusia yang sudah menciptakan luka buat hatinya berakhir.

Suasana ruangan itu terasa panas bagi mereka bertiga. Tidak ada sepatah kata yang terucap. Tidak seperti waktu itu, setiap kali bekerja, akan ada banyak canda tawa yang memenuhi ruangan tersebut. Yang membuat waktu berjalan dengan cepat karena dihabiskan bersama-sama.

"Mau ke mana, Re?" Amira pun tetap memberanikan diri untuk bertanya meski sebelumnya, sebuah pukulan dengan kata-kata membuat hatinya merasa bimbang.

"Ke kamar mandi."

"Oh. Mau pesan apa buat makan siang kali ini?"

"Nggak. Aku ke restoran langsung aja."

Amira terdiam. Jawaban Rere membuat dirinya kembali syok. Karena biasanya, Rere itu tidak suka makan di luar. Dia selalu minta dibelikan makanan oleh Amira. Karena itu, Amira kaget sekarang.

Sementara itu, Rere malah langsung mengabaikan Amira kembali. Tanpa satu patah katapun, dia beranjak meninggalkan ruangan ini.

Setelah kepergian Rere, Amira langsung menghampiri Rohan. "Mas, ada apa sih dengan Rere? Kenapa dia begitu berbeda dari yang biasanya? Ya Tuhan ... aku sampai tidak bisa mengenali dia sekarang. Bisa-bisanya dia bicara kasar padamu, Mas."

"Aku juga tidak tahu apa yang sudah terjadi dengan dia, Mi. Yang jelas, dia langsung berbeda sejak kemarin."

"Dan sekarang, kamu lihat kan apa yang sudah ia lakukan? Dia melakukan semua yang tidak biasa ia lakukan. Keluar tanpa pamit padaku, pesan makanan sendiri ke restoran, dan ... agh! Ada banyak lagi yang ia lakukan. Dan semuanya berbeda dari sikapnya yang biasa."

"Kenapa kamu tidak tanya apa yang ia inginkan, Mas? Mungkin ada yang ia inginkan dari kamu. Yang tidak kamu berikan."

"Aku sudah coba bertanya, Mi. Tapi Rere tidak mau menjawabnya."

Merekapun saling tatap satu sama lain untuk beberapa detik. Hingga akhirnya, sebuah senyum manis terlukis di bibir Rohan. Tangan Rohan pun sangat ringan bergerak untuk menyentuh tangan Amira yang saat ini ada di atas meja.

"Hah! Lupakan sajalah sikap Rere yang berubah saat ini, Mi. Karena aku yakin, perempuan manja itu pasti akan kembali ke sifat awalnya. Diakan sudah terlahir dengan karakter manjanya yang kental. Jadi, mana mungkin dia akan bersikap seperti ini untuk selama-lamanya."

"Kamu yakin akan hal itu, Mas? Bagaimana jika Rere tetap bertahan dengan sikapnya yang keras seperti saat ini?"

Rohan pun langsung menatap lembut wajah Amira. "Amira, biarkan saja dia mau bersikap seperti apa. Kita tidak perlu memikirkan sikapnya. Karena bagi aku, tidak ada yang lebih spesial dari sikap kamu. Sikapmu yang penuh dengan kesabaran dalam menjalani hidup yang sulit. Kamu yang sangat lembut dan penuh kesederhanaan. Semua yang kamu miliki itu membuat aku merasa kagum lagi dan lagi, Amira. Jadi, jika tidak ada Rere, sebaiknya kita tidak membahas dia, kan?"

Rere yang mendengar omongan itu dengan sangat baik tidak bisa menahan air matanya. Air mata itu jatuh perlahan meski dia tidak menginginkan.

Ya. Saat ini, Rere masih ada di depan pintu ruangan mereka. Rencananya, dia memang ingin pergi sesegera mungkin. Tapi sayang, ponselnya malah tertinggal di atas meja. Karena itu, dia kembali.

Namun, tanpa ia duga, dirinya malah mendengarkan kembali pujian-pujian dari suaminya untuk perempuan lain. Hal yang sangat melukai hati Rere sebelumnya. Kini malah terulang lagi.

'Mas Rohan. Apakah aku benar-benar tidak ada artinya buat kamu, Mas? Haruskah aku bersikap layaknya Amira yang kamu anggap sempurna dengan semua kesederhanaan yang ia miliki?'

Rere langsung menghapus air matanya setelah beberapa saat tertegun. 'Ah! Tidak, tidak-tidak. Yang mas Rohan cintai bukan sikap yang Amira perlihatkan. Melainkan, Amira itu sendiri. Mau seperti apapun aku, maka dia tidak akan jatuh cinta sedikitpun. Karena baginya, sudah ada Amira yang menguasai hati.'

Sadar akan semua itu, Rere pun langsung berusaha membenahi hatinya. Dia tarik napas panjang, lalu ia lepaskan secara perlahan. Kemudian, dengan langkah pelan, dia pergi meninggalkan ruangan tersebut dengan mengabaikan niat awal kenapa ia bisa datang ke ruangan itu kembali.

Rere berusaha berbaur dengan karyawan lainnya agar perasaan sedih yang ia rasakan bisa berkurang. Sedangkan di ruangan mereka, Rohan dan Amira masih dengan kesibukan yang biasanya mereka lakukan. Terus menghabiskan waktu berdua layaknya anak remaja yang baru mengenal cinta.

"Mi. Semakin hari, kamu semakin cantik aja ya. Aku nggak bisa lupa dengan wajah kamu setiap saatnya."

"Kamu ngomong apa sih, Mas? Masih cantik kan Rere dari pada aku, kan?"

"Siapa bilang, Mi? Kamu jauh lebih cantik dari pada Rere. Nggak percaya sama apa yang .... "

Ucapan Rohan tertahan saat bunyi ponsel Rere berdenting. Seketika, perhatiannya langsung tertuju pada ponsel yang Rere tinggalkan di atas meja.

1
Syamsiar Samude
mungkin Rere sdh hamil smga dikaruniai ank kembar jg
Syamsiar Samude
titip sj di panti asuhan dia nnti akn toxic sprti gen dr mamax utk menghindari suatu hal yg nnti akn trjd
Syamsiar Samude
cinta tulus yg dimiliki Dani itulah cinta yg sebenarnya dgn mngikhlaskn org yng dicintai bahagia dgn org lain
Syamsiar Samude
tapi si Maya justru salah paham dan akn semakin nekat mndekati Alvin di novel ini byk skli org gila 🤣🤣🤣
Rani: ah ... hehe ... aku ... author mu kabur noh
total 1 replies
Syamsiar Samude
Thor di bikin mati sj Rohan jg Dimas
Rani: hah? Ah, ha ... itu ... 👉👈
total 1 replies
Syamsiar Samude
Rohan yg dia cari Rere bukanx Amira yg bgt sangat dicintaix
Syamsiar Samude
Dimas LG yg masalah pdhal dia akui kelebihan dan kekejaman si Alvin malah mw nekat menikung
Syamsiar Samude
Rohan mmg lebih dr bodoh hax krna Amira yg ternyata sdh tdk suci krna sdh renggut Dimas lbh bodohx krna tdk prnah menyentuh Rere yg nyata masih virgin
Syamsiar Samude
psti ulah si licik semoga cepat ketahuan dan meringkuk di penjara dasar maling tolol
Syamsiar Samude
Rohan bodoh krna cinta buatx makan saja itu si Amira semoga kalian tdk brulah dan d jebliskan ke penjara
Syamsiar Samude
akhirx Rohan sadar jg dgn sifat asli Amira gimna klw sdh menikahix psti tdk ada yg nmax bahagia apalg hatix sdh hitam pekat penuh dendam kesumat yg bukan PD tempatx
Syamsiar Samude
Thor knp barusan aku baca novel di bikin naik sengsi trs tdk humor sdkitpun😅
Syamsiar Samude
Amira betul sdh siap masuk jeruji besi sama bpkx klw ikut trlibat smg seceptx Rohan sadar sifat asli yg dimiliki Amira yg mnyanjungx bgt dlm pdhal cm Rere yg baik tp malah mngabaiknx
Syamsiar Samude
semoga hidup kalian Luntang Lantung Amira yg paling tahu diri mau mngadu sama bpkmu ngadu saja pdhal dia jg benalu SM sprti km Rohan kekadih sintingmu
Syamsiar Samude
berarti Alvin yg mndengar ucapan licik Amira dan menempatkan penjaga utk ibu Rere smg Alvin bisa mbantu Rere dgn semua masalahx trlbh mslh kelamaan ibux agar Amira tdk bisa bebas berbuat jahat
Syamsiar Samude
semoga setelah km Rohan mnikahi km lbh menderita krna yg kaya itu mamax rere bukan bpkx kalian sama2 menumpang bak benalu tp tdk tahu diri dan untung
Syamsiar Samude
yg mndengar kata2 Amira yg penuh rencana licik psti bpkx krna dia berpihak ke ank harmx dan mngkin yg mnemptkn penjaga di rumah sakit mngkin Dani mudahan dia byk tahu ttg masalh d kluarga Rere dan membantux kelak jd saksi
Syamsiar Samude
Amira tnpa sadar telah mnggali kuburnx sndiri mau bahagia tp merusak keluarga lain betul2 tdk diri tdk tahu di untung air susu dibalas air tuba
Syamsiar Samude
ternyata Rere sekian lama telah mnikah tp tdk prnah d sentuh brthn hax krna alasan mncintai hingga terbidohi diri sendiri bahkan sdh d bodohi suami bobrokx
Syamsiar Samude
semoga ibux Rere cepat sadar dan mngungkap kebenaranx dan Amira bisa masuk penjara jg di hapus dr keluargax
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!