NovelToon NovelToon
Rahasia Suami Cacat Meizura

Rahasia Suami Cacat Meizura

Status: tamat
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Tamat
Popularitas:809.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: emmarisma

Meizura terpaksa memenuhi permintaan ayahnya untuk menjadi gadis penebus hutang. Awalnya dia berpikir akan dijadikan wanita simpanan oleh Armano Davies. Akan tetapi siapa sangka, dirinya justru dinikahkan dengan putranya yakni William Davies, pria yang dikabarkan meninggal beberapa bulan lalu.

"K_kau masih hidup?" tanya Maizura tak percaya. Dia mengerjap beberapa kali untuk menyakinkan penglihatannya.

William Davies menatap Meizura tajam. Dia tak suka wanita yang cerewet. "Diam! Jangan banyak bertanya. Kau hanya gadis penebus hutang," kata William penuh penekanan.

Setelah menikah dengan William, hidup Meizura mulai berubah. Banyak hal yang terjadi hingga suatu saat Meizura mengetahui fakta lain yang di sembunyikan oleh suaminya. Bagaimana kelanjutannya? Simak kisah mereka di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon emmarisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Permintaan Ibu Mertua

Stevia sedikit terkejut mendengar ucapan putranya. Tidak, dia tidak hanya terkejut, tetapi dia juga merasa ada yang aneh dengan putranya.

"Kau menyuruh Mei untuk pulang hanya karena kau lapar?"

"Ya. Aku sangat lapar. Itulah kenapa aku menyuruhnya untuk cepat pulang."

"Kau bisa meminta bibi untuk masak, Liam. Kenapa justru mengganggu istrimu. Dia bahkan baru pergi selama 1 jam dan .... "

"Stop, Mom. Sebaiknya mommy pulang saja." Sela William.

"Enak saja menyuruh mommy pulang! Mommy ada urusan dengan Mei."

"Urusan apa lagi. Dia harus memasak untukku."

"Baiklah, mommy tidak akan mengganggunya saat ini." Stevia benar-benar keheranan dengan sikap putranya. Sikap William ini lebih seperti sikap suaminya dulu saat mereka baru saja menikah, tapi waktu itu Armano posesif karena dia terlalu mencintai dirinya. Stevia jadi menduga-duga jika William memang sudah jatuh hati pada Meizura.

Meizura bergegas ke dapur untuk membuatkan makanan untuk suaminya. Saat berada di dapur, Meizura mengusap keningnya. Untung saja tadi ibu mertuanya datang, jadi dia selamat.

Meizura menggambil beberapa bahan di kulkas. Dia merebus ayam dan mulai memotong beberapa sayuran. Rencananya Meizura akan membuat sup. Kemarin dia juga sempat meminta bibi pelayan untuk membelikan beberapa rempah-rempah di toko Asia.

Aroma masakan Meizura tercium dari tempat William dan ibunya duduk. Aroma yang sungguh sangat menggogah selesa dan membuat Wlliam semakin lapar. Dia memang marah tadi saat mendapat laporan dari anak buahnya, Selain itu, dia yang belum makan sejak pagi memang ingin makan masakan Meizura. Entah kenapa sekarang hanya masakan istrinya lah yang cocok di lidahnya.

"Daddy tidak salah memilihkan istri untukmu." Stevia tersenyum memandangi William. William hanya membuang wajahnya. Dia tak mau mengiyakan ucapan ibunya, Meski apa yang ibunya katakan memang benar. william hanya belum mau terlalu cepat menyimpulkan perasaan yang perlahan menyusup ke dalam hatinya.

Meizura menghampiri William dan mengundang ibunya untuk bergabung. Stevia tentu saja senang diberikan kesempatan untuk mencicipi makanan buatan menantunya.

Meizura mendorong kursi roda William. Dia mengambilkan makanan ke piring William dan menuang sup buatannya ke dalam mangkuk yang ada di sebelah piring William. Meizura juga melakukan hal yang sama pada Stevia. Dan kemudian, Meizura mempersilahkan William dan Stevia untuk mencicipi makanan buatannya.

Stevia mulai mengngkat sendoknya, matanya berbinar saat suapan sup melewati kerongkongannya.

"Oh God. Ini enak sekali, Sayang." Puji Stevia.

"Syukurlah jika mommy menyukainya."

"Ini sungguh sangat enak. Dari mana kamu mempelajarinya?"

"Ini resep milik keluargaku, Mom. Aku belajar secara otodidak."

William hanya diam sembari memakan masakan buatan Meizura. Dia bahkan kembali menyodorkan mangkuknya ke arah Meizura. Stevia mengulum senyumnya. Baru kali ini dia melihat William memiliki napsu makan yang bagus setelah kecelakaan yang menimpanya beberapa bulan yang lalu.

Usai makan siang bersama. Meizura pamit untuk berganti pakaian. Sementara William masuk ke ruang kerjanya. Stevia menunggu Meizura dengan perasaan yang berdebar. Semoga saja Meizura nanti mau menuruti permintaannya.

Setelah Meizura berganti baju, dia segera turun. Tak ingin membuang-buang waktu, Stevia lantas menggenggam tangan Meizura. Wanita yang telah melahirkan William itu, meminta Meizura agar mau membujuk William untuk tinggal di rumah utama. William sudah terlalu lama bersembunyi. Stevia takut William menyerah pada hidupnya dan tak mau berusaha untuk sembuh. Meizura menyetujui permintaan ibu William, tapi dia meminta waktu.

"Mommy lihat dia mulai mau menerima kehadiranmu, Meski William itu terlihat kasar dan dingin, tapi sebenarnya dia pria yang lembut dan hatinya baik. Wanita itu telah merusak semuanya. Jadi mommy berharap kamu bisa menyembuhkan luka hati William. Buat dia kembali menjadi William yang dulu. Mommy mohon padamu."

"Tidak perlu memohon seperti ini, Mom. Aku akan berusaha semampuku untuk membuat William bangkit dari keterpurukannya.

"Terima kasih, Mei. Tanpa kamu mungkin saat ini William masih terpuruk dengan keadaannya."

"Aku yang seharusnya berterimakasih, Mom. Mommy dan Daddy tidak mengusirku saat itu."

"Bagaimana aku bisa mengusir gadis sebaik dan secantik dirimu. Lagi pula, sebenarnya tanpa kamu tahu, suamiku sudah mengincarmu sejak lama untuk dijadikan menantu. Hanya saja dia menunggu waktu yang tepat," kata Stevia sembari berbisik. Dia takut William mendengarnya.

Stevia tahu sejak dulu William tidak suka dijodoh-jodohkan. Dan saat kondisi William seperti ini, Armano baru memanfaatkan kesempatan untuk menikahkan Meizura dengan putra semata wayangnya.

Meizura terkejut mendengar informasi itu, dia tak menyangka tuan Armano sudah mengincar dirinya untuk dijadikan menantu. Entah sejak kapan? Dia padahal sama sekali tidak mengenal keluarga Davies. Dia hanya pernah melihat mereka dari layar kaca atau berita-berita di sosmed serta media massa.

"Pokoknya tidak usah buru-buru dan jangan terlalu memaksakan. Aku tidak mau William nanti justru malah berbelok membencimu."

"Ya, aku akan usahakan, Mom."

Stevia pun akhirnya pamit. Tinggallah Meizura duduk termenung sendirian. Gadis yang berstatus sebagai istri William itu memijat pelipisnya yang tiba-tiba berdenyut.

Situasi ini, entah dia bisa menghadapinya atau tidak. Yang jelas saat ini Meizura akan berusaha untuk membujuk William.

...****************...

1
Rina Arie
good book
dinata
bagus
Fitri
/Kiss/
Endang Sulistia
bagus
Endang Sulistia
🤭🤣🤣
Irene
bagus ceritanya
Nai Naida
niceeeee
Tyaz Wahyu
perfect thor ☕
Tyaz Wahyu
titis bngt si liam lngsung hamidun deh
Tyaz Wahyu
pst dari abraham pebinor wuakkkkkkkk kasihan cintanya bertepuk sebelah tangan
Tyaz Wahyu
pasti si lusianah itu bkn putri kandung si joseph.. malahan mei yg anak kandungnya.. Joseph bodoh sbnrnya kamu yg diperalat oleh stella n lusianah..kayaknya sih..hnya menebak sajo wuakkkkkkkk
Santimehasari Nst
Luar biasa
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya indah nya
sungguh mantap sekali ✌️🌹🌹🌹🌹
terus lah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
tahniah Meizura dan William buat kelahiran baby boy nya... bahagia selalu....
Yunerty Blessa
betul sekali....tapi bagi mereka yang mampu saja...
Yunerty Blessa
perlengkapan bayi sudah tersedia....
Yunerty Blessa
ibu mertua yang begitu perhatian sekali.... beruntung Meizura mendapatkan mertua yang baik hati....
Yunerty Blessa
untung Meizura ikut mesyuarat dan menyedari kebusukan Yavis....
Yunerty Blessa
beruntung William datang cepat...
Yunerty Blessa
bisa² nya tertidur....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!