NovelToon NovelToon
Menikahi Camelia

Menikahi Camelia

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Penyesalan Suami / Cerai / Tamat
Popularitas:957.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: parida hakim

"Apa yang kamu lakukan?"

Tanya cowok itu tiba-tiba dengan nada yang sedikit meninggi.

Camelia berjengit kaget, seketika menyimpan kembali ponsel itu ke atas meja nakas. Wajahnya terlihat sangat pucat dan tubuhnya mendadak gelisah.

"Maaf .. A- aku, tidak bermaksud __"

"Jangan pernah berani menyentuh apapun, termasuk dengan hape ku. Kamu gak berhak, kamu tahu siapa dirimu dan apa posisimu kan?"

Entah kenapa matanya mulai berkaca-kaca saat Cowok itu membentak dirinya.

Hatinya mencelos sakit, tapi .. dengan segera ia mengusap cairan bening itu dari matanya.

"Maafkan aku, qku gak bermaksud untuk mencampuri urusan pribadimu." Bibirnya bergetar. "Aku tahu siapa aku dan apa posisiku dirumah ini. Aku memang istri kamu, tapi aku bukan siapa-siapa bagi kamu. Aku sadar dan aku cukup tahu diri." Camelia tersenyum miris. "Terimakasih tuan Davin, sudah mengingatkan aku akan hal itu."

Camelia berbalik, lalu mengusap kembali air bening yang menetes di pipinya itu dengan kasar. Camelia pergi begitu saja meninggalkan Davin yang masih diam mematung.

Menceritakan tentang kehidupan berumah tangga, tanpa ada ikatan cinta sebelumnya.

Apakah mereka akan bertahan?
Apakah pernikahan itu bisa di perjuangkan??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon parida hakim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tujuh

Selamat membaca... ❤

* * *

Mereka berdua menjadi salah tingkah, setelah mereka menyaksikan adegan romantis tersebut. Mereka menjadi kikuk sendiri di buatnya. Tapi ada yang berbeda dari mereka berempat yaitu Davin ia bersikap seperti tidak terjadi apa-apa, ia bersikap acuh seperti biasanya. Ia hanya melihat dan menatap mereka sekilas, dengan tatapan matanya yang sangat dingin.

"Lebih baik sekarang kita pergi dari sini?" Ajak Davin dengan menggenggam tangannya Yuan.

Yuanita tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan. Mereka berjalan bersama hendak keluar dari perpustakaan itu, tetapi sebelum keluar mereka berhenti sesaat dan melihat sekilas orang-orang yang sudah mengganggu kegiatan sepasang kekasih itu.

Camelia dan Nayra menatap mereka berdua secara bergantian, Camelia hanya tersenyum tipis untuk menutupi rasa gugup-nya. Sedangkan Nayra dia seperti biasanya yang tidak tahu malu, ia hanya cengengesan dengan mata yang melirik kesana dan kemari sambil merapihkan semua buku yang tadi sempat jatuh dan berantakan.

Camelia langsung menundukkan wajahnya ketika dengan tidak sengaja ia melihat manik mata hitam yang sedang menatap ke arahnya dengan tatapan tajam. Entah kenapa perasaannya itu sangat tidak enak ketika melihat bagaimana laki-laki itu menatapnya. Camelia segera berdiri dengan buku yang sudah rapih berada di tangannya.

"Maaf, permisi. " Dengan segera ia meninggalkan kedua orang itu dan Nayra yang masih diam mematung.

"Mel ... Tunggu.!! " Teriak Nayra ia segera menyusul langkah kaki sahabatnya itu.

Sementara kedua orang itu hanya menyunggingkan sebuah senyuman dan pergi begitu saja dari tempat itu.

"Kamu kenapa sih ninggalin aku.?" Sewot Nayra pada sahabatnya itu.

"Aku itu gak enak sama mereka. "

"Kenapa? "

"Nay ... Apa kamu gak tau gimana tadi mereka menatap kita?"

Nayra tersenyum cekikikan, "Kenapa harus kita yang gak enak sih? harusnya tu mereka yang gak enak sama kita karena dah ciuman di tempat umum."

Camelia menggerlingkan kedua bola matanya ia sangat kesal sekali kepada sahabatnya itu.

"Terserah kamu ja deh.. "

Nayra tertawa saat melihat wajah jengah sahabatnya itu, ia dan Camelia sudah saling mengenal dengan baik dan mengetahui sifat masing-masing. Mereka juga sering terlibat pertengkaran kecil, tetapi mereka selalu bisa mengatasi itu semua hingga persahabatan di antara keduanya terjalin dengan begitu lama.

* * *

"Davin ... malam ini kamu jangan kemana-mana ya?" Ucap kakek Wijaya seraya menyesap secangkir teh hangat miliknya.

Davin menoleh, "Memangnya kenapa kek.?"

"Nanti bakalan ada teman baiknya kedua orang tuamu, mereka mau berkunjung kerumah dan makan malam disini." Imbuhnya kembali.

"Tapi aku ada acara bersama teman-temanku kek."

"Gak ada, pokoknya kakek minta kamu nanti ikut makan malam bersama."

Davin-pun hanya bisa pasrah saat sang kakek sudah memerintah dirinya, sebenarnya ingin sekali Davin menolak keinginan sang kakek, karena dia berencana malam ini akan jalan berdua menghabiskan waktu untuk bersama dengan kekasihnya itu, sebelum ia terbang berangkat ke Paris untuk pemotretan.

Malam-pun telah tiba, dirumah kediaman Wijaya akan kedatangan tamu yang sangat spesial bagi dirinya, anak dan menantunya itu. Mereka sudah menyiapkan semuanya termasuk dengan hidangan makan malam yang sudah siap.

Camelia berulang kali bertanya kepada kedua orang tuanya itu, siang tadi Papa Bayu memintanya untuk ikut menghadiri undangan makan malam di rumah kakek Wijaya.

"Pah ... Ini rumahnya kakek Wijaya ya?" Tanya Camelia saat mereka melewati pintu utama kediaman itu.

Sedangkan untuk sang Mama dan adiknya itu, mereka lebih dulu masuk melangkah menelusuri ruang tamu rumah megah itu.

"Ya sayang... ni rumahnya kakek Wijaya. "

Camelia tersenyum tipis, matanya melihat sekilas ke setiap sudut ruangan yang megah milik kakek Wijaya itu.

"Selamat datang.. " Kakek Wijaya, Papa Reyhan dan Mama Rossa tersenyum lebar mereka mengahampiri dan menyambut kedatangan tamu mereka. Mereka saling berpelukan satu sama lain, mereka sangat senang sekali karena ini adalah pertemuan mereka untuk yang pertama kali setelah sekian lama mereka tidak pernah bertemu karena kesibukannya masing-masing.

"Apa kabar? " Sapa Mama Rossa kepada mama Indah setelah melepas pelukannya.

"Baik. Kamu sendiri bagaimana? Sudah lama kita gak ketemu, kamu makin cantik ja Ross..?"

"Kamu bisa aja, kamu juga jauh lebih cantik." Balas mama Rossa sambil tersenyum.

Camelia dan adiknya Keanu hanya menjadi pendengar setia ketika percakapan itu terjadi.

Mama Rossa melihat ke arah dimana Camelia dan Keanu masih berdiri dan diam mematung.

"Ya ampun... Indah, ini anak kamu ya?" Dengan terkejut mama Rossa mengatakan itu.

Indah dan Bayu tersenyum, "Ya mereka anak kami. Namanya Camelia dan Keanu. "

Mama Rossa menghampiri kedua anak sahabatnya itu, ia tersenyum menatap mereka berdua dan dengan segera Camelia dan Keanu langsung memberinya salam seraya mencium tangan wanita yang terlihat sangat cantik itu.

"Kalian benar-benar anak yang Cantik dan juga tampan ya?"

"Makasih tante."

"O ... Ya, Ros mana anak kamu? Kok gak kelihatan?" Tanya Indah pada sahabatnya itu.

"Eh ... Ya aku lupa, dia masih di atas belum turun. Ya udah kita langsung keruang makan ja gimana?"

"Baiklah."

"Bik... Tolong kamu panggil Davin ya? "

"Baik nyonya. "

DAVIN..??

Camelia mendengar dengan sangat jelas bahwa Tante Rossa menyebut nama Davin, Camelia berpikir apakah Davin yang di maksud oleh kakek dan tante Rossa itu adalah Davin yang sama yang Camelia tahu.

Mungkin hanya namanya saja yang sama..!!!

Saat pikiran Camelia sedang menerawang kemana-mana, tiba-tiba saja ia terkejut dengan mulut terbuka sedikit saat ia melihat sosok laki-laki turun dari tangga dan berjalan ke arah dimana mereka semua sudah berkumpul.

Begitu juga dengan Davin, ia sangat terkejut saat mendapati wajah seorang gadis yang menurutnya sangat tidak asing itu. Davin tidak percaya, ia masih menatap dalam wajah gadis itu.

Dia...??? Kata keduanya dalam hati.

Davin dan Camelia segera mengalihkan pandangan mata mereka ke sembarang arah saat terdengar suara yang membuyarkan mereka berdua.

"Kenapa diam saja? Ayo duduk, dan kenalkan mereka ini sahabat Papa dan Mama. "

Ucap mama Rossa pada Davin.

Davin menatap mamanya itu, ia tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan.

Davin bersalaman dan mencium tangan kedua sahabat orang tuanya itu. Dan ia hanya tersenyum tipis pada Camelia dan adik laki-laki nya itu.

Davin dan Camelia saling menatap dalam diam.

Jangan... Jangan???

* * *

Ayo kasih dukungan buat aku ya?

Tinggalkan like, komen, dan vote-nya juga...

Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan atau kata-katanya yang berantakan.

Jangan lupa untuk tetap setia membaca ceritaku yang lain "Ketika Harus Memilih"

Terima kasih buat semuanya...

Salam sayang dari aku.... 🤗

1
Antoni syamri
mantap... gue suka cerita lo..
Heryta Herman
terima kasih thor/Pray/
Heryta Herman
sdh ada tanda" mau pergi tu si yuan..
Heryta Herman
yuan ga tau malu...sdh putus juga masih kejar suami orang...
Heryta Herman
bodo amat lah lu davin...
aku malah suka karakter rakha...mencintai dgn tulus dan mengikhlaskan camelia dan berharap camelia bahagia dgn pasangannya...salut sama rakha.
Heryta Herman
davun pria labil...tdk tegas dan egois...
yg namanya suami seharusnya mengedepankan istri,sikap dan tindakan mu slh besar...
Heryta Herman
cinta sesaat,selebihnya nafsu saja..
Heryta Herman
camwlia hanya sebagai pelampiasan nafsu mu davin...kasihan...
Heryta Herman
dasar bodoh kau davin..
tinggalkan davin secptnya camelia...
jngn ksh celah untuk dia terus membodohi mu
Heryta Herman
davin...kamu biki istrimu sprti jalang...kau pura" suka hanya unruk mentalurkan kebutuhan mu saja...
si bodoh camelia juga mau maunya cuma di jadikan pelampiasan davin...
Heryta Herman
ga hbs pikir ya...davin yg ego dan camelia yg goblok..
Heryta Herman
semoga semua yg sengaja di tutupi,baik status hubungan maupun persaan,akan terkuak
jngn jadikan camelia kambing hitam untuk hubungan davin dan yuan..kasihan thor...
Heryta Herman
kenapa sih di setiap nivel harus perempuan yg baper..padahal tdk swmua.permpuqn begitu...kesannya jadi murahan...
malang nya nasib jadi perempuan ya..
Heryta Herman
davin...kamu pengecut dan egois..bisa selingkuh tapi ga mau di selingkuhi..
tunggu karma mu davin...kau mempermainkan pernikahan...
Heryta Herman
lelaki labil dan egois...serakah...2 wanita swkaligus dia mau...enak aja lu davin...kamu pikir menikahi seorang wanita itu hanya permainan...kamu mencintai 1 wanita yg kau panggil kekasih tapi memiliki melukai 1wanita yg berstarus istri..otakmu sdh ga beres..
Heryta Herman
tdk suka karakter davin...egois... sok berkuasa bnyk aturan...pria begini sih....sorry...numpang lewat aja...ga kepengen...ga banget lah thor
Norvlin Medea
ternyata betul dugaanku, visual camelia lawan mainnya visul davin di film thailand yg berjudul paramook dan sweet shin🥰🥰
Norvlin Medea
visual davin itu pemeran film thailand paling top yg berjudul Paramook dan Sweet shin saya sudah nonton seru banget, pemeran ceweknyapun ngga kala cantiknya🥰
pokonya fans berat aku artis di thailand😍
Norvlin Medea
visual davin itu pemeran film thailand paling top yg berjudul Paramook dan Sweet shin saya sudah nonton seru banget, pemeran ceweknyapun ngga kala cantiknya🥰
pokonya fans berat aku artis di thailand
Mawar berduri
cerita yg bagus. trima kasih ats karyanya...semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!