Lili wijaya gadis sederhana yang memiliki paras cantik dan baik. ia tidak menyangka kehidupan nya akan berubah dalam hitungan jam. ia harus menanggung amaslah hutang piutang tante nya dengan bos besar yang terkenal dingin dan kejam.
ia harus pasrah menerima kenyataan yang pahit dalam hidup nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shkira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ep 7
tidak lama setelah pengawal dirgantara menelfon. dirga yang keluar dari balik tembok gang berjalan ke arah para pengawal dan berdiri menatap tajam lili.
"k..kau, jangan ke sini kalau tidak aku akan menusuk leher ku dengan kaca ini, "ancam lili dengan tangan gemetar takut melihat dirga.
dirga tidak bergeming dari tempat nya ia hanya tersenyum sinis mendengar ancaman lili.
"LAKUKAN,"bentak dirga.
"A..apa maksud mu? " Lili terkejut mendengar bentakan dirga ia semakin ketakutan.
"aku,bilang lakukan ancaman mu tadi,"balas dirga terus menatap tajam lili.
"k..kau," Lili pucat ketakutan dengan ketidak perdulian dirga akan ancaman nya.
dirga berjalan mendekati Lili saat melihat nya sedang melamun.
"k..kau, j..jangan mendekat?" teriak Lili melangkah mundur hingga terpojok ke tembok.
Lili ketakutan sampai kaki nya Lemas melihat dirga semakin dekat dengan dirinya,
kaca yang ada di gengamannya semakin erat ia mencengkram karena takut pada dirga sampai ia tidak sadar tangan nya terluka.
dirga melihat tangan Lili berdarah, ia langsung menepis tangan lili hingga pecahan kaca itu terlempar.
"Lili wijaya! aku sudah berbaik hati membiarkanmu bebas di luar selama dua hri,tapi kau malah menemui pria lain i belakang ku!" dengan sangat marah
dirga menarik tangan lili dan menyeretnya ke mobil.
"Lepaskan aku! aku tidak mau ikut denganmu lagi, lepas kau pria gila lepaskan tangan ku!"
triak lili meronta berusaha melepas tangannya.
"DIAMM."bentak dirga semakin jengkel pada lili.
dirga terus menarik lili yang berusha berontak melepaskan diri.
dirga memaksa lili masuk ke dalam mobil dan ia langsung tancap gas melaju kencang.
Tidak lama dirga dan lili sampai di Rumah,
dirga turun dengan kondisi yang sangat marah ia menarik paksa lili untuk masuk ke dalam.
"Selamat datang tuan!"
sambut para pelyan di rumah, mereka sangat terkejut melihat expresi tuannya sedang tidak baik,para pelayan itu tertunduk panik.
"Bi tuti! bawa dia kekamar dan bersihkan seluruh tubuh nya,aku benci bau pria lain dari tubuh nya!" dirga menyerahkan Lili pada bi tuti,ia pergi meninggalkan Lili yang
masih terus meronta untuk melepaskan diri.
sampai akhir nya ia menyerah karena sekuat apapun ia membrontak ia tidak akan pernah bisa lepas lagi dari dirgantara.
saat makan malam
"di mana wanita itu!"
tanya dirga dingin pada bi tuti.
"nyonya ada di kamar tuan! tadi saya sudah memanggil nyonya untuk makan malam,
tapi nyonya tidak mau turun dan mengunci diri di dalam kamar!"jawab bi tuti panik.
mendnegar ucapan bi tuti ia langsung beranjak dari duduk nya.
"Bawa wanita itu ke kamar ku! paksa jika ia menolak!"
tegas dirga dingin dan berlalu pergi.
bi tuti segera pergi ke kamar Lili dengan panik.
suara ketukan pintu.mengejutkan Lili yang sedang berbaring di tajang meratapi nasibnya.ia terperanjat duduk sambil menunggu suara yang mengetuk pintu.
"Nyonya ini saya bi tuti,tolong buka pintu nya!" seru bi tuti membujuk Lili.
"Aku tidak akan buka pintu bi! aku tau kau pasti di perintah oleh tuan mu kan," jawab lili menolak dengan kesal.
"Tidak nyonya,tuan tidak mengatakan apapun,saya kesini untuk mengantar makan malam untuk nyonya!" Jawab bi tuti sengaja berbohong agar Lili mau membuka pintu.
Mendengar bi tuti hanya mengantar makan malam ia akhirnya membuka pintu.
"Taruh saja di meja, setelah itu bibi keluar aku sedang tidak ingin di ganggu,maafkan aku jika aku mengusir mu bi,"ucap lili sayu, tapi tiba'tiba ada dua pengwal masuk ke dalam kamarnya, membuat Lili panik dan curiga.
"kalian! kenapa ada di sini,Cepat keluar dari sini,kalian Tidak sopan berani masuk kekamar ku!" bentak lili sangat marah pada pengawal itu.
"Maaf nyonya, kalau kami Lancang masuk kedalm kamar nyonya,tapi kami kesini karena perintah tuan untuk membawa nyonya ke kamar tuan,silahkan nyonya!"
jawab pengawal itu dengan tegas mempersilahkan lili untuk ke kamar dirga.
Lili sangat terkejut mendengar ucapan pengawal itu.
"a..apa,ka.kamar? tidak aku tidak mau," Tolak Lili mencoba untuk keluar dari kamar nya tapi pengawal itu dengan cepat dan sigap menangkap lili.
"Maaf nyonya ini perintah dari tuan dirga!" ucap pengawal itu membawa paksa lili ke kamar dirga.
lili berontak menolak untuk di bawa ke kamar dirga.
"Lepaskan aku! lepas aku tidak mau!"
teriak lili Berontak.ia semakin panik saat sudah berda di depan pintu kamar dirga.
salah satu pengawal mengetuk pintu kamar dirga.
"Tuan saya sudah membawa nyonya!" seru pengawal itu.
"MASUK!"jawab dirga datar.
pengawal itu masuk membawa Lili kedalam.
terlihat dirga sedang duduk di sofa samping ranjang nya,menatap dingin lili dan tersenyum sinis.
lili gemtar meihat dirga tersenyum
"Tinggalkan dia!"
ucap dirga memerintahkan pengwal nya untuk meninggalkan lili di kamar nya.
pengawal itu segera keluar,
lili yang meliaht pengawal itu keluar ia berlari untuk mengikuti mereka.tapi ia terlambat pintu kamar dirga sudah tertutup, lili mencoba mebuka pintu tapi terkunci dari luar.
Lili menoleh ke arah dirga yang sedang teresnyum licik padanya,ia tau kalau Dirga lah yang menyuruh pengawal nya untuk mengunci pintu dari Luar.
"Dasar licik! Lepaskan aku, kau? ma..mau apa kau Jangan mendekat," Lili panik melihat dirga berjalan mendekatinya.
"Apa kau lupa Lili wijaya! aku pernah mengatakan kalau aku benci wanita yang tidak penurut dan aku akan memaksa wanita yang tidak penurut untuk melayani ku sampai aku puas!"
bisik dirga tersenyum dingin mencium rambut Lili.
BERSAMBUNG...