NovelToon NovelToon
My Little Girl

My Little Girl

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:84.7k
Nilai: 5
Nama Author: Riska Almahyra

Ignazio Demetrios pria tampan dan beriwabawa, juga seorang pebisnis yang sukses di segala bidang. Di Usianya yang menginjak kepala empat masih saja melajang, bahkan ia mendapat julukan perjaka tua dan pria impoten.

Seumur hidupnya ia baru tertarik pada wanita belia yang berumur dua puluh lima tahun bernama Fiona Havelaar.

Satu hal yang tak pernah Fiona bayangkan, menikah dengan pria tua yang seumuran dengan pamannya membuat ia merasa jijik dan menyembunyikan pernikahannya dari teman kampusnya. Menikah dengan pria tua seperti aib yang harus Fiona tutupi rapat-rapat. Mampukah Fiona menyimpan aib yang ia sembunyikan di tengah gempuran Zio yang ingin menunjukkan bahwa dia pria normal? Yuk ikuti kisah Zio & Fiona

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska Almahyra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolakan

Fiona menatap tajam ke arah Ignazio yang seenaknya saja melempar makanan miliknya. “Itu makananku, kamu tidak berhak membuangnya seperti itu!”

Ignazio menarik tangan Fiona agar mengikuti langkahnya.

“Lepaskan Zio, kamu menyakitiku!” bentak Fiona.

Banyak pasang mata yang memperhatikan mereka.

Fiona tidak berhasil melepaskan tangannya dari cengkeraman Ignazio, ia berjalan mengikuti langkah suaminya dan tetap berusaha menarik diri.

Ignazio membuka pintu mobilnya, mendorong tubuh Fiona hingga terduduk di kursi penumpang.

Ignazio duduk di balik kemudi dan mulai melajukan mobilnya.

“Kamu mau membawaku ke mana?”

“Diam!”

Suara Ignazio terdengar sangat dingin dan tidak ingin di bantah. Fiona memegang perutnya yang terasa sakit. “Berhenti aku mau makan,” pinta Fiona dengan nada marahnya, ia harus segera menyingkirkan rasa sakit di perutnya.

Ignazio membanting setirnya ke samping trotoar, ia menatap lekat-lekat Fiona. “Kamu harus sadar Fiona, kamu itu sudah menjadi istriku. Apakah pantas seorang istri berboncengan dengan pria lain? Menikmati bekal dari pria lain.”

“Aku tidak pernah memintamu menjadi suamiku, bahkan aku menolak pernikahan ini.” Fiona menjeda ucapannya, dadanya terasa sesak. “Kalau saja ibuku tidak memiliki riwayat penyakit sakit jiwa. Aku tidak akan pernah mau menikah denganmu!”

“Harusnya kamu sadar dari awal, aku menerima pernikahan ini bukan karena mau menikah denganmu. Aku terpaksa, dan kamu tidak berhak mengatur dengan siapa aku berteman dan dengan siapa aku akan pulang dan pergi ke kampus. Ini hidupku, kamu tidak berhak sedikit pun!”

Fiona keluar dari mobil Ignazio dan berlari menjauh.

Untuk pertama kalinya dalam hidup Ignazio mendapat kenyataan yang cukup menyakitkan untuk hatinya. Ignazio memegang setir erat-erat. Ia menginjak pedal gas cukup dalam hingga mobil tersebut melaju melewati tubuh Fiona yang sedang berlari.

Ignazio memarkirkan mobilnya di basemen apartemen. Tujuannya adalah apartemen teman akrabnya.

Sampai di pintu apartemen, Ignazio menekan bel dengan tidak sabar.

Selang lima menit pintu terbuka menampilkan wajah masam milik Arsya.

Ignazio menyelonong masuk ke dalam lalu pergi ke dapur, mengambil sebotol anggur dan meminumnya.

Ignazio menyimpan botol anggur yang di pegangnya ke atas meja pantry. Ia baru menyadari saat Arsya ikut bergabung di sampingnya, hanya menggunakan handuk yang menutupi bagian bawahnya.

“Ah, sepertinya kedatanganku mengganggu kegiatan panasmu.”

Arsya menuangkan anggurnya ke gelas kecil. “Santai saja, aku sudah selesai. Ada apa?”

“Tampan sudah, kaya iya, baik hati, rendah hati, sopan. Tapi kenapa istriku tidak bisa melihat semua itu.”

Arsya berdecap saat temannya sedang memuji dirinya sendiri. “Karena baginya Anda hanya pria tua yang tidak menarik,” jawab Arsya enteng. Ia menenggak habis anggur yang ada di gelasnya.

“Terus cewek yang bulak balik ke sini dengan suka rela memberikan tubuhnya untuk apa kalau mereka menganggap kita hanya pria tua?”

Arsya mengangkat tangannya. Ibu jari serta telunjuknya bergerak saling bergesekkan. “Uang.”

Ignazio mengambil ponselnya dan menghubungi asisten pribadinya. “Belikan rumah, mobil keluaran terbaru, vila, handphone baru, baju baru, semuanya untuk Fiona.”

Arsya yang mendengar percakapan Ignazio memilih angkat tangan. Kebodohan Ignazio soal cinta sangat mendarah daging.

“Begonya enggak ketulungan,” keluh Arsya.

“Apa?”

“Di jamin Fiona akan menolak semuanya, karena yang dia perlukan bukan itu. Dia bukan wanita yang membutuhkan uang seperti cewek bayaran. Buat dia nyaman saat berada di sisimu, itu langkah pertama yang harus Anda jalankan Ignazio Demetrios.”

Ignazio teringat jika Fiona seperti kesakitan memegang perutnya saat ia tinggalkan. Ignazio keluar tanpa pamit dengan langkah tergesa-gesa kembali ke mobil untuk mencari keberadaan Fiona.

Sembari melajukan mobilnya, Ignazio mencoba menghubungi Fiona namun teleponnya tidak kunjung di angkat. Kepala Ignazio meneliti setiap wanita yang sedang berjalan kaki di tempat Ignazio meninggalkan Fiona. Tapi Ignazio tidak kunjung menemukan keberadaan Fiona.

Ignazio mulai di Landa rasa khawatir, ia memarkirkan mobilnya ke pinggir jalan dan mencoba kembali menghubungi nomor Fiona. Kali ini teleponnya di angkat namun bukan suara Fiona.

“Halo Fiona,” panggil Ignazio saat teleponnya tersambung.

[Halo, apa ini dengan keluarga pasien?]

“Saya suaminya Fiona, apa yang terjadi dengan istri saya?”

[Ibu Fiona di temukan pingsan di pinggir jalan, dan warga membawanya kemari. Klinik RA. Bapak bisa secepatnya kemari.]

“Baik saya akan segera ke sana.” Ignazio memutus sambungan teleponnya. Ia membawa mobilnya menuju Klinik RA.

Ignazio memarkirkan mobilnya, dan berlari menuju ruang informasi. Setelah mendapat informasi keberadaan Fiona Ignazio segera menuju kamar tempat Fiona berada.

Ignazio membuka ruangan tersebut dan merasa tenang saat melihat Fiona sedang makan di bantu perawat.

Ignazio menghampiri Fiona. “Biar saya yang lanjutkan.”

Perawat tersebut memberikan nampannya pada Ignazio. “Kalau begitu saya permisi.”

Ignazio duduk di kursi yang ada di samping brankar Fiona. Ia menyendok nasi beserta lauk pauknya lalu menyuapi Fiona.

Fiona memalingkan wajahnya. “Aku sudah kenyang.”

Ignazio menyimpan nampan yang ia pegang ke atas nakas. Lalu duduk di pinggiran brankar istrinya. “Maaf, aku tidak bermaksud mengatur hidupmu.”

“Aku mau pulang saja, tinggal bersama ayah dan ibu lagi.”

Ignazio menarik tangan Fiona dan menggenggamnya. “Maaf, sekarang kamu istriku. Dan aku tidak ingin kita berpisah. Bisakah kamu memberikan aku kesempatan kedua. Aku berjanji tidak akan mencampuri hidupmu, dan kamu boleh berteman dengan siapa pun, serta pulang dan pergi ke kampus sesuai keinginanmu.”

Meskipun tidak rela, tapi Ignazio tidak ingin pernikahannya berakhir begitu saja. Apalagi ia belum menyelesaikan misinya.

“Aku mau pulang,” ucap Fiona tetap pada pendiriannya.

Ignazio menghela nafas lelah. Ternyata tidak mudah berhadapan dengan wanita yang tidak siap menikah dan masih mementingkan egonya.

Fiona di perbolehkan pulang sore itu juga. Ignazio menepati janjinya untuk mengantar Fiona pulang ke rumah mertuanya.

Sesampainya di rumah Fiona segera berlari ke kamarnya, ia menenggelamkan wajahnya pada bantal tidurnya. Fiona menahan suara Isak tangisnya. Ia menyesal menikah dengan Ignazio. Ia tidak siap di kekang, Fiona merasa tidak melakukan kesalahan.

Eduard dan Averyl yang melihat sikap kekanakan Fiona tidak bisa berbuat banyak. “Masuk Zio, ibu buatkan minum dulu.”

“Silahkan duduk Zio,” ucap Eduard. Ia duduk di sofa, di ikuti Ignazio yang duduk di sisi lain.

“Kalian bertengkar?”

Ignazio mengangguk dengan tersenyum canggung.

“Fiona memang masih kekanak-kanakan. Bahkan Ayah dan ibu tidak bisa melarang keinginan Fiona.”

Ignazio menunduk. “Fiona bilang bahwa ia terpaksa menikah dengan saya.”

Eduard merasa tidak enak mendengar penuturan Ignazio. “Jangan menyerah, lambat laun Fiona akan menerima semua ini. Jangan terlalu memaksa, Fiona akan semakin memberontak.”

“Baik Ayah.”

Averyl kembali dengan nampan berisi tiga gelas minuman. Di rumahnya ini hanya memakai asisten rumah tangga lepas, jika perkerjaannya sudah selesai asisten rumah di perbolehkan untuk pulang. Sehingga Averyl harus mengerjakannya sendiri.

“Minum dulu Nak Zio,” ucap Averyl.

Ignazio menyesap minuman yang di suguhkan Averyl. “Bu antar Zio ke kamar Fiona.”

Averyl berjalan ke lantai dua di ikuti Ignazio yang mengekor di belakangnya.

Langkah Ignazio ikut berhenti di depan sebuah pintu dengan cat berwarna pastel.

Averyl mengetuk pintu kamar Fiona. “Fiona, ini ibu sayang.”

Averyl membuka pintu kamar Fiona, kamarnya tidak di kunci. Lewat lirikan matanya, Averyl meminta Ignazio untuk masuk.

Saat Ignazio masuk Averyl kembali menutup pintu kamar. Anak dan menantunya butuh berbicara empat mata.

Fiona menghapus air matanya, ia bangkit dan membalikkan tubuhnya. Dia pikir Averyl yang masuk namun ternyata, pria yang tidak ingin Fiona lihat. “Pergi!” bentak Fiona.

1
Endach Sukma
dibab awal hpl razita tinggl 2 hari dihari nikahan Fiona. lha kok bayinya lahir prematur,?? aneh....
Ran Aulia
👍👍👍👍
Lusye marce wibowo
alur ceritanya membingungkan, jgn terlalu byk figurannya ya thorr, biar fokus pd peran utamanya
riskaalmahyra: terima kasih atas sarannya ka
total 1 replies
@ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠Nur Elza
sngt bgus
@ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠Nur Elza: sama²😊
total 2 replies
Triiyyaazz Ajuach
mksh utk karya luar biasanya kk
riskaalmahyra: terima kasih juga sudah setia sampai akhir ka 💕
total 1 replies
Triiyyaazz Ajuach
syukurlah Zio nggak tergoda
Triiyyaazz Ajuach
jgn terperdaya Zio
Triiyyaazz Ajuach
hrs tahan godaan ya Zio klau nggak ax ketok kepalamu pkai centong nasi
Triiyyaazz Ajuach
udh emosi Fiona lgsg bad mood
Triiyyaazz Ajuach
wah Refal mnta dimutasi ke afrika bareng singa" ini 😄😄😄😄
mksh kak bonusan Babnya lope lope sekebon cabe 💜💜💜💜
Triiyyaazz Ajuach
Anthony jgn mulai lagi dech
Suci Yati
ada extra part nya g thor sampai fiona lahihran
Lytapkp
lanjut
Ely Wilda Rusaily
bagus
Ely Wilda Rusaily
satu kata dari penggemar karyamu, walawpun singkat tapi WOWWWWW AWSOME
riskaalmahyra: terima kasih kak 💕
total 1 replies
Suci Yati
update nya kapan thor udah pada nunggu thor
💜⃞⃟𝓛 🌸 ναℓ_ναℓ ᴵᵐᵒᵉᵗ🌸🍒⃞⃟
ignazio trnyata bertahan jg ya
Lytapkp
lsnjut
Suci Yati
senengnya sama athor, jangan biarkan pelakor makin tumbuh di Thor💪💪💪
Lytapkp
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!