NovelToon NovelToon
[Horror] Ghost In A Flower

[Horror] Ghost In A Flower

Status: tamat
Genre:Misteri / Fanfic / Horor / Tamat
Popularitas:44.7k
Nilai: 4.2
Nama Author: zahroni nurhafid

*KHUSUS PEMBACA UMUR 17+*

Pertemuan mereka berdua membuat roda takdir berputar.
Hari – hari indahnya bermula saat Dion bersama dengannya, mengawali dan menutup hari dengan mengucap namanya yang sudah terukir didalam hati. Tak ada yang bisa memisahkan mereka berdua dari kebahagian itu, hingga suatu saat....
“Lebih baik aku tidak pernah bertemu denganmu.” Gumam Dion
Di malam hari, gelap, tanpa cahaya aku berdiri dan kembali menyesali perbuatanku. Awan besar menutupi rembulan, aku tak dapat berkata – kata lagi tanpa kusadari air mata telah mengalir.
“maafkan aku teman – teman....”
Disini, dikelas ini, diantara jasad seluruh sahabat2ku, aku menangis.
Dengan tatapan kosong dan tubuh bermandikan darah.
“anak iblis”
“Pembunuh”
“Penjahat”
Satu persatu sebutan itu terdengar ditelingaku hingga sampai membuatku lupa akan identitasku sendiri. 1 minggu kemudian Aku terbangun disebuah rumah sakit jiwa tanpa mengingat apapun dan langsung pindah ke kota Lando dan berseklah di SMA Violet

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zahroni nurhafid, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 6 - Arti Kesendirian

Saat kubuka

mataku ruangan sudah mulai diterangi mentari,

Terdengar kucauan

burung di balik jendela kamarku,

Malam tadi begitu

tenang, tak ada gangguan aneh lagi, bahkan bercak darah di kasur tiba – tiba menghilang

begitu saja bagaikan tak pernah terjadi.

Kubuang jauh –

jauh masalah kejadian aneh itu dan berfokus pada hal yang bisa kulakukan saat

ini.

Sebuah pesan

singkat dari Diana tadi malam,

(pesan ini bisa

kugunakan untuk membuktikan bahwa Diana masih hidup agar mereka percaya dan

bisa membantuku mencari Diana kemudian segera membawanya kembali. jika tidak

ada sesuatu yang terjadi pasti Diana sudah kembali dan datang menjemputku untuk  berangkat sekolah bersama seperti

biasanya.)

Ku pejamkan

mataku dan sejenak,

(baiklah sudah

kuputuskan)

 [apakah anda ingin menghapus pesan ini?]

[hapus pesan]

*Klik

[pesan telah

terhapus]

(Akan kulakukan

sendiri, karena itu sudah tugasku sabagai sahabatnya)

*tok tok tok

Ibu Dion :”Dion,

sudah saatnya berangkat sekolah cepat mandi dan segera sarapan!”

Dion :”iya bu..”

30 menit

kuhabiskan untuk bersiap – siap berangkat termasuk mandi dan sarapan, saat siap

sepenuhnya kubuka pintu rumah,

Biasanya Diana

sudah berada didepan rumah dan mengucapkan selamat pagi padaku saat ini,

Bayang –

bayangnya tak bisa lepas dari ingatanku, setiap langkah terasa berat tanpa

adanya dirinya,

Jarak kesekolah

menjadi begitu jauh tanpa canda tawa bersamanya,

Saat dikelaspun

tak ada teman bicara lagi dan membuat suasana kelas menjadi begitu membosankan,

Selama ini tak

kusangka hari – hari biasa yang kujalani ternyata begitu berwarna dan sangat

berarti saat dengannya,

Saat membolos aku

hanya bisa duduk dan tiduran di perpustakaan terkadang membaca beberapa buku,

Begitu kosong,

hampa dan membosankan.

Tiba – tiba saja

aku teringat akan ketua,

[Legenda diary

Rio]

Kutelusuri perpustakaan

dan mencari buku yang berhubungan dengan legenda itu, kuhabiskan waktu cukup

lama demi mencari buku itu. setelah 2 jam berlalu aku tak kunjung mendapatkan

hasil, ku ubah rencana dan mencarinya di tumpukan koran – koran lama, mungkin

saja ada berita tentang tragedi itu.

Tak kusangka dari

koran – koran ini aku mendapat banyak sekali informasi tentang tragedi

tersebut,

Sebuah tragedi

pembunuhan dengan motif dan pola yang belum terpecahkan, korban dari kejadian

ini itu juga beragam – ragam tak ada persamaan apapun, sampai suatu hari

ditemukan sebuah korban baru sebuah anak SMA bernama Rio jasadnya ditemukan

dibangku taman pagi – pagi sekali oleh warga yang sedang jogging, setelah

pemeriksaaan ternyata kematiannya disebabkan oleh percobaan bunuh diri.

Ditemukan sebuah

buku diary milik Rio dalam pelukannya, buku itu menceritakan bahwa sebelum ia

terbunuh ia sudah diterror selama 1 minggu tanpa mengetahui motif ataupun

identitas penerror tersebut. Pihak kepolision mengambil kesimpulan kemungkinan

dibalik kejadian pembunuhan ini dari penerror itu.

Setiap video CCTV

diperiksa sesuai waktu dan tempat yang disebutkan dalam diary tersebut namun

tak ada sama sekali orang disekitar Rio pada saat itu.

Dalam Diary itu

disebutkan bahwa penerror mengirimkan sebuah surat kepada korban, pihak polisi

sudah menelusuri namun tak menemukan surat apapun. Didalam diary ditulis bahwa

surat itu dimasukkan kedalam buku diary tersebut  namun tak ada satupun surat didalamnya. Polisi

mengambil kesimpulan bahwa surat itu sudah diambil oleh penerror.

Malam sebelum

kejadian, Rio mengunci dirinya didalam kamar dan tak mau keluar sama sekali. Adik

kecilnya menjaganya dari luar pintu kamar, dan ia pun tak melihat atau

mendengar kakaknya yang keluar dari kamar namun tiba – tiba tetangga mereka

berkata menemukan Rio ditaman, saat itu pihak keluarga mendobrak kamar Rio dan

ternyata kamar itu sudah kosong, tidak mungkin bila keluar lewat jendela karena

kamar Rio berada dilantai 3.

Tim penyidik

khusus telah dikerahkan demi menghentikan tragedi ini.

1 bulan kemudian,

tim penyidik menutup kasus tersebut tanpa alasan yang jelas bahkan beberapa

anggota dari tim penyidik menghilang secara misterius saat menelusuri kasus

tersebut.

Tentu saja hal

itu membuat warga semakin khawatir.

Setelah kejadian

itu korban terus bertambah sampai beberapa tahun, saat diselidiki kematian

seluruh korban ditemukan kesamaan yaitu si korban memiliki sebuah luka

berbentuk hati dibagian tubuhnya.

Kucoba mencari

berita yang lain namun berita tentang tragedi itu sudah menghilang 2 tahun yang

lalu tanpa mengetahui alasannya namun yang jelas masyarakat bisa tenang.

(aneh sekali,

kenapa tiba – tiba saja tragedi itu terhenti? Kemana perginya pelakunya? Apakah

dia sudah mati? Atau dia sudah berhenti? Tapi tetap saja walau aku sudah

mencari tau tentang tragedi semua ini tak dapat menjelaskan tentang misteri

dari ketua...)

Saat terfokus

memikirkan segala kemungkinan tak kusadari hari sudah menjelang sore, para

siswa pasti sudah pulang.

Dion :”Baiklah

saatnya aku bergerak sekarang.”

Saat kembali,

seluruh murid telah pulang kecuali Imelda yang duduk dibagian paling belakang

sambil membaca sebuah buku.

Dion :”hi....apa

kau tidak pulang imelda?”

Tak ada jawaban,

ia terus terfokus pada bukunya,

Ingin sekali aku

duduk dan bicara dengannya, namun sekarang ada hal lebih penting yang harus

kulakukan.

Ku ambil tasku

dan langsung meninggalkan sekolah,

Setelah cukup

lama berjalan akhirnya sampai juga,

Di rumah Diana.

*tok tok tok

Dion :”Permisi!”

“iyaaa....” suara

anak kecil

Saat pintu

terbuka ternyata suara itu dari adiknya Diana.

Adik Diana :”akhirnya

kamu datang juga, kak Dion.”

Dion :”dari mana

kau tau namaku?”

Adik Diana :”tentu

saja aku tau, karena saat SMP kakak begitu terkenal.”

Dion :”kau?! Jangan

– jangan?!”

Adik Diana :”yup,

aku adalah adik kelas kakak saat itu. kakak sangat terkenal saat itu ya....satu

– satunya murid kelas B yang tersisa.”

(pantas saja aku

tak asing dengan seragam yang ia kenakan kemarin)

Dion :”tolong

jangan bicarakan hal itu lagi.”

Adik Dion :”baiklah

– baiklah! Silahkan masuk dulu....”

Kulepaskan sepatuku

dan masuk mengikutinya,

Adik Dion :”oh

iya, perkenalkan namaku Lina sekarang masih kelas 3 SMP. Ngomong – ngomong kedua

orang tuaku sedang keluar, jadi kusarankan jangan melakukan tindakan bodoh ya.”

Dion :”TIDAK

AKAN!”

Lina :”hahaha

tentunya ya....tidak mungkin kakak bisa seberani itu..”

Sesampainya diruang

tamu aku dipersilahkan untuk duduk,

Lina :”anggap

saja rumah sendiri, aku siapkan minumnya dulu ya.”

Kulihat kesekitar

tak ada apapun yang aneh, dimana – mana ada foto Diana jadi keluarganya sangat

menyayangi Diana, tapi kenapa ia melarangku datang kerumahnya? Dan mengapa ia

selalu terlihat begitu kesepian dan sedih?

Lina :”maaf

menunggu.”

Lina datang

membawakan 2 buah gelas teh dengan nampan, tiba – tiba Lina terpeleset,

*Bruak

Seluruh minuman

itu tumpah mengenai seragamku,

Lina :”Maaf kak,

maafkan aku.”

Lina langsung

melucuti pakaianku.

Dion :”A-Apa yang

kau lakukan!”

Lina :”tentu saja

mencegah kakak agar tidak masuk angin.”

Dion :”Truss aku

haru bugil gitu?!”

Lina langsung

mengeluarkan sebuah pakaian dari balik punggungnya,

(hah? Dari mana

pakaian itu muncul?)

Dion :”Biarkan

aku lakukan sendiri dan kau sebaiknya –“

Lina mengeluarkan

sebuah kain panjang dari sakunya dan menutup matanya,

Lina :”baiklah

kalau begitu aman kan kak?”

Dion :”Lina?”

Lina :”iya kak? Ada

apa? Aku sudah tidak bisa melihat kakak!”

Dion :”lalu untuk

apa kamera ditanganmu itu?”

Lina :”oh jangan

khawatirkan kamera ini kak, aku hanya ingin memegangnya saja.”

(dilihat dari

manapun kamera itu jelas – jelas mengarah padaku)

Dengan perlahan

aku bergeser arah menghindari tatapan kamera namun Lina juga mengikutiku dan

terus mengarahkan kamera padaku.

Dion :”Cukup! Aku

pinjam kamar mandimu dulu!”

(apa – apa coba

dia, dia terlihat seperti sudah merencanakannya saja)

Setelah keluar

dari ruang tamu aku beranjak mencari kamar mandi hanya beberapa langkah saja

aku sudah berhasil menemukannya, entah ini baju milik siapa tapi ukurannya bisa

pas denganku aneh sekali,di keluarga Diana setauku tak ada orang yang seukuran

denganku bahkan Diana lebih kecil dariku.

Saat keluar aku

tak langsung kembali ke ruang tamu, melainkan berkeliling mencari petunjuk

tentang Diana.

(Aneh!)

Seluruh ruangan

sudah kulihat, tapi aku tak menemukan kamar milik Diana.

1
keyza alfaro
11 Mei hari ini anjirr 🗿
Park Kyung Na
💪💪
Park Kyung Na
mampir
Author yang kece dong
Aku mampir kakak 🤗
demit bahagia
uuuhhh mantaaap kak, feedback ya. jangan lupa mampir
ISTRI MUDAKU MAFIA
Santai Dyah
dah tamat semua nih
Zahroni Nur Hafid: hooh kk, dh tamat. lgi kerjain proyek baru
total 1 replies
Ryoka2
Queen System hadir lagi Thor 👍
Aris Pujiono
semangat kak
Aris Pujiono
lanjut terus kak
Aris Pujiono
semangat kak
Aris Pujiono
bikin penasran...makin gimana gitu
~🌹eveliniq🌹~
hadir membawa support selalu
Zahroni Nur Hafid: makasih evelin
total 1 replies
Aris Pujiono
bikin senyum2
Aris Pujiono
bikin sdih
Aris Pujiono
seru sekali
Aris Pujiono
keren
senja
yg ini hiatus?
Love You
Mantap kakak.
Ella
aku mampir karya mu Thor.
Zahroni Nur Hafid: Welkom2 kk bella.... sampe novel lama ku jg di datangi kk bella, makasih kk
total 1 replies
FCK131404W
seru atau enga saya baca
kalo seru saya supor
kalo enda seru saya like
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!