NovelToon NovelToon
Sahabat

Sahabat

Status: tamat
Genre:Persahabatan / Tamat
Popularitas:132k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Dira, Luna dan Nisa adalah tiga gadis yang bersahabat, mereka berteman sejak SMA.

Dira adalah seorang gadis yang bar-bar sering berantem dengan teman kampusnya. Tetapi dia gadis yang cukup mandiri walaupun terbilang dari keluarga yang berada.

Luna sejak kecil adalah anak yang paling memprihatinkan, dia tinggal bersama ibunya di rumah yang sangat sederhana, bahkan untuk mencukupi kebutuhannya ibunya harus berjualan makanan. Luna gadis yang pintar bisa masuk kampus terbaik di kota itu dengan bantuan beasiswa.

Nisa adalah gadis yang ceroboh, tukang makan, kalau bicara asal benar.
Buat Nisa yang penting ada makanan semua beres.

Arkan dan Elang siapa ya mereka????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Halo semua senja hadir menyapa🤗🤗

Di bab 7 ini adalah cerita awal bagaimana Sisil dan pak Arkan bisa bertemu dan mereka ternyata sudah saling mengenal.

ARKAN DAN SISIL

"Tidak salah kakak akan menerima gadis itu sebagai kakak ipar El?" tanya Elang, dia tidak terima kakaknya akan bertunangan dengan Sisil.

"Terpaksa, El," ucap Arkan lirih.

"Kak, jangan suka mainin perasaan wanita begitu!" kata Elang.

"Semua aku lakukan demi perusahaan kita, El!" jelas Arkan.

"El kecewa sama kakak!" ucap Elang, sambil berlalu pergi dari kamar Arkan dan membanting pintu.

Arkan bingung dengan keputusan yang dia ambil, adiknya sama sekali tidak menyetujui keputusan itu, tetapi di sisi lain dia harus menyelamatkan perusahaan milik keluarganya.

Dulu perusahaan milik keluarga Arkan berkerjasama dengan perusahaan milik keluarga Sisil, kerjasama itu berjalan dengan lancar, tetapi lama-lama perusahaan milik keluarga Sisil melakukan kecurangan hingga membuat hampir bangkrut perusahaan keluarga Arkan.

Ayah Arkan memutuskan untuk membuat bisnis baru di luar kota, itu menjadi salah satu sebab kenapa Elang pindah sekolah waktu masih SMA. Dengan terpaksa Ayah Arkan menyerahkan perusahaan miliknya ke keluarga Sisil.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di luar negeri Arkan pulang ke rumah, betapa kaget dia mendengar cerita Ayahnya. Arkan memutuskan untuk mengambil kembali perusahaan itu dan akan menetap di kota ini sekarang. Beruntung ada teman yang menawari dia menjadi dosen, walaupun usianya terbilang masih muda tetapi tidak di ragukan lagi kemampuan Arkan.

Dia juga minta izin kepada Ayahnya untuk memegang kembali perusahaan itu, karena masih ada lima puluh persen saham yang keluarganya miliki.

Ayahnya pun mengizinkan Arkan mengambil posisinya, begitu juga dengan orang tua Sisil yang begitu yakin Arkan tidak akan mampu mengembalikan perusahaannya.

Arkan sudah memegang perusahaan itu selama satu minggu, menurutnya ada suatu kejanggalan yang perlu dia selidiki.

Pada saat itu dia di pertemukan dengan Sisil, mereka saling berkenalan. Lambat laun Sisil mulai tertarik dengan Arkan, hampir setiap pulang dari kampus pergi ke kantor hanya untuk mencari perhatian Arkan.

Sisil bilang pada orang tuanya kalau dia tertarik dengan Arkan, demi menuruti kemauan Sisil orang tuanya memberikan sebuah penawaran dengan Arkan.

Orang tua Sisil akan mengembalikan perusahaan itu asal Arkan mau bertunangan dengan Sisil.

Bagi Arkan itu adalah kesempatan emas baginya, tanpa memberitahu orang tua dan keluarga Arkan menyetujui permintaan orang tua Sisil.

Sampai saat ini pertunangan itu belum terlaksana, Arkan ingin mengenal Sisil lebih dalam. Dia juga memberikan persyaratan sebagai berikut :

Sisil di larang mencampuri urusan Arkan sebelum menjadi tunangan resmi.

Saat berada di kampus hubungan hanya sebatas dosen dan mahasiswa.

Tidak membahas masalah pribadi di kampus.

Di larang datang ke rumah Arkan.

Hubungan antara mereka hanya keluarga yang boleh tau.

Itu semua syarat yang di berikan Arkan buat Sisil, anehnya Sisil mau menerima dan tidak protes.

Sudah ada sedikit perkembangan perusahaan keluarga Arkan saat ini, Sisil juga terus mendesak agar pertunangan mereka segera dilaksanakan.

Seperti saat ini, tiba-tiba Sisil datang ke kantor Arkan untuk mengajak Arkan makan malam di luar.

"Kak Arkan!" sapa Sisil ketika masuk di ruang kerja Arkan.

"Iya, ada apa?" tanya Arkan hanya melirik ke arah Sisil.

"Kakak kan calon tunangan Sisil, tapi sama sekali tidak pernah ajak Sisil jalan bareng!" kata Sisil yang begitu berharap Arkan akan mengajaknya pergi.

"Sisil, aku kan sudah bilang kalau pekerjaan aku banyak!" jelas Arkan.

"Sekali aja dong kak!" paksa Sisil.

"Oke! nanti malam kamu mau jalan kemana?" tanya Arkan yang sebenarnya terpaksa.

"Kita makan malam di cafe saja kak!" ajak Sisil.

"Boleh, kamu yang bayar kan?" ucap Arkan sambil membereskan berkas yang ada di meja kerjanya.

"Sisil tidak mau bayar! kakak saja!" ucapnya sambil berjalan keluar dari ruangan Arkan.

Sisil berencana mengajak Arkan untuk makan di cafe tempat Dira berkerja, sebenarnya niat dia ingin menunjukan pada Dira kalau dirinya dan pak Arkan ada hubungan.

Waktu sudah menunjukkan jam tujuh malam, tetapi Arkan baru saja keluar dari ruang kerjanya. Sisil sudah berada di depan kantor Arkan, dengan menggunakan gaun yang sangat minim dan sedikit terbuka.

"Kak, jadikan kita makan malam?" tanya Sisil.

"Ganti baju kamu!" kata Arkan tanpa melihat kearah Sisil.

"Baju ini baru aku beli kak, dan aku ingin memakainya!" kata Sisil.

Karena malas berdebat akhirnya Arkan memilih melepaskan jasnya dan memberikan pada Sisil agar di gunakan untuk menutupi bagian yang terbuka.

Mereka pun berangkat menuju cafe yang di pilih oleh Sisil, yang ternyata adalah tempat kerja Dira.

Setelah sampai mereka memilih meja dan memanggil salah satu karyawan cafe untuk memesan makanan.

"Dira, tolong kamu antar makanan ini ke meja itu ya!" ucap salah satu teman Dira.

"Siap! pasti Dira antar!" jawabnya sambil menyiapkan dan membawa pesanan ke meja itu.

Melihat Dira yang mengantar makanan untuknya Sisil sangat senang, karena ingin menunjukkan pada Dira kalau sedang bersama pak Arkan.

"Ini kak pesanannya! silahkan di nikmati!" ucap Dira dengan sopan.

"Dira! kamu kerja di sini?" tanya pak Arkan, kaget melihat Dira yang membawakan makanan.

"Iya, pak! Dira harus menyiapkan pesanan lainya, permisi!" pamit Dira.

"Kak Arkan baru tau kalau Dira kerja disini sebagai pelayan?" tanya Sisil.

"Sisil, pekerjaan Dira juga halal jangan suka merendahkan orang!" kata Arkan.

"lho... kok kakak malah bilang begitu! benarkan Dira pelayan disini?" ucap Sisil sambil menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.

Arkan tidak meneruskan lagi percakapan mereka, percuma ngomong sama Sisil yang ada hanya berdebat, dia langsung menikmati hidangan yang di berikan Dira tadi.

Dalam hati Arkan bertanya-tanya kenapa Dira berkerja sebagai pelayan, sedangkan yang dia lihat saat ini Dira anak orang yang berada, seandainya membuat usaha sendiri pasti mampu. Dia ingin segera pulang ke rumah dan bertanya pada Elang.

Acara makan malam mereka berjalan dengan lancar, setelah selesai Sisil meminta Arkan untuk mengantarkannya pulang.

"Kak, antar Sisil pulang ya!" rengek Sisil dengan manjanya.

"Iya!" jawab Arkan yang langsung melajukan mobilnya menuju rumah Sisil.

Di dalam perjalanan Arkan hanya diam, Sisil bertanya pun tidak di jawab sama sekali. Setelah sampai di rumah Sisil, dia langsung berpamitan untuk pulang.

###

Dira saat ini masih berada di tempat kerja biasanya dia pulang jam sepuluh malam.

"Ayo Dira kita pulang bareng!" ajak salah satu temanya.

"Bentar, ini belum selesai," ucap Dira sambil membereskan pekerjaannya.

Teman Dira akhirnya ikut membantu Dira membereskan pekerjaan yang belum selesai, karena sudah menjadi tugas masing-masing jadi mereka tidak bisa selesai secara bersamaan.

1
mamah naufal
Aku Beri Rate: 100/5 Bagus Banget Ceritanya Jalur Ceritanya Nyambung Dan Ada Genre Comedy Dan Sad Nya Juga, Aku Request Nih, Kak. Nanti Kaka Bikin Novel Lagi Aja Yang Judulnya Menyangkut persahabatan Gitu Dan Ada Genre Comedy Dan Sad
🆃🅸🅺: Terimakasih kakak ratenya🥰🥰

insya Allah kk🙏🙏
total 1 replies
mamah naufal
Dira Adalah Orang Yang Paling Karakter Yang Aku Suka Dan Dia Adalah Orang Pemberani Dan Luna Dia Anak Yang Rajin Dan Baik Itu Saja Terima Kasih Dan Untuk Novel Nya Sangat Bagus Sekian Dari Saya😊
Ryta Maya
sayang gk ad kelanjutannya
Ryta Maya: asyikkkkk jangan kaya sinotwron aje ya suka dipolemik krn crtany dah bgs ak suka
total 2 replies
Ryta Maya
like it
Galaxy
aku mampir ta thor
🆃🅸🅺: mampirlah 🤣
total 1 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
hati mu terbuat dari apa si dira🤔🤔🤔🤔
baik benar jadi teman❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah elang, udah tau salah sendiri
masih z suka menyalahkan orang lain 🙄🙄🙄🙄
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah, pasti tu baju lingerie kan🤣🤣🤣🤣🤣
lina
tendang bae sisil. untung jauh. kalo deket, panci w melayang u sil
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Hilih, yg sok kecantikan, jongos ga di jaga
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
aku sebaliknya, klo ngerjain tugas sama² malah dpt nilai jelek🥴
🆃🅸🅺: pasti gibah nih 😂
total 1 replies
parsha rasyita aziza
bestie gk ada akhlak itu
🆃🅸🅺: Makasih kak 🤭
total 1 replies
lanlan
mereka berdua di kerjain sama orang tua nya 😂😂😂
lanlan
di mobil diem"man kayak lagi musuhan 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
lanlan
astaga dira km dibilang cewek limited edition 😲🤣🤣
kasihan di keroyok itu apa Gak ditolongin itu
masa licik banget si Sisil
jaga kesehatan jangan sampai sakit
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
Bener kata Dira.. don't judge by the cover.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!