NovelToon NovelToon
Maafkan Aku Istriku

Maafkan Aku Istriku

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:294.4k
Nilai: 5
Nama Author: frangki s

Tak sengaja Rena melihat suami nya sedang bersama dengan seorang wanita, padahal dia sedang dalam kondisi hamil 3 bulan, dari awal sebelum menikah dia sudah mengatakan bahwa dia paling tidak suka di bohongi, dan suami nya mengiyakan permintaan nya.

Namun setelah melihat apa yang di lakukan suaminya Rena pergi dan berniat untuk menuntut cerai. Rena adalah gadis bercadar yang kecantikan nya hanya di perlihatkan kepada suaminya, dia tidak pernah membenci seseorang, tapi dia paling benci di bohongi apa lagi itu suami yang di cintai nya.

suaminya sudah berusaha untuk membuat Rena kembali dan percaya, namun semua sia - sia. tiba - tiba datang seorang gadis berjilbab yang Rena lihat waktu itu bersama suami nya. gadis itu melemparkan sebuah kunci kepada Rena, sambil menangis dia mengatakan.

"jika kamu ingin mencari kebenaran ambil kunci ini, jika tidak buang lah, namun jangan pernah membenci nya, karena Malaikat pun akan membencimu walaupun kau berbakti kepada orang tua mu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon frangki s, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Perasaan itu Muncul Lagi

Awan menghentikan Mobil nya di depan Sebuah Rumah Makan.

"Kita mau apa di sini Nak? Nenek malu."

"Nenek tenang saja." Sambil tersenyum Awan membawa Nenek itu masuk kedalam Rumah Makan. Sebelum Awan membukakan Pintu, Tiba - tiba seorang Karyawan Wanita menghampiri mereka sambil membukakan Pintu, Terlihat raut wajah nya yang penuh kecemasan.

"Maaf Pak' Saya tidak tahu kalau itu Mobil' Bapak yang bawa."

Awan memang tidak membawa Mobil pribadi nya, Dia tadi meminjam Mobil Operasional kantor, Karena semenjak kejadian tahun lalu, Dia tidak pernah memakai nya lagi.Biasanya dia di antar jemput oleh Raka.

Sekarang kamu layani Nenek ini dan antar pulang, Jangan lupa siapkan makanan untuk Nenek bawa pulang."

"Maaf ya Nek' Awan balik dulu. Pokoknya Nenek pesan apa saja yang Nenek mau dan Ini ada sedikit Rezeki untuk Nenek pakai." Kata Awan sambil memberikan Amplop Coklat pada Nenek itu.

"Nanti Mba ini yang akan mengantar Nenek pulang ke Rumah. Kalau Nenek butuh makanan, Nenek datang saja kesini. Nanti cari saja Mba ini ya.... "

"Terima Kasih banyak Nak! Belum pernah Nenek bertemu dengan Orang baik seperti kamu Nak.

Maaf kalo Nenek hanya bisa membalas nya dengan Doa." Kata Nenek sambil mengusap air matanya.

Awan segera menuju Rumah nya. Dia tidak sabar menemui sahabat terbaik nya Raka.

***

Bunyi Klakson Mobil terdengar keras waktu berhenti di depan Rumah nya, Di sana sudah terparkir Mobil sahabat nya Raka.

Raka datang sambil membukakan pintu Rumah.

"Kamu kira ini jalan raya? Apa kamu mau tetangga disini pada jantungan semua?" Kata Raka dengan penuh heran.

Kompleks Rumah yang di tempati Awan memang, terbilang cukup berdekatan antara Rumah satu dengan Rumah yang lain, Dia memang sengaja memilih tinggal di sini dari pada tempat nya yang dulu.

Aku terlanjur gembira mendapat kabar dari kamu." Sontak Awan langsung memeluk Raka dengan penuh bahagia, Pelukan sahabat yang pernah di rasakan Raka sebelum insiden waktu kelulusan SMA dulu.

"Terima kasih Rak' Tak terasa air mata mengalir di pipinya."

Raka kaget dengan apa yang terjadi pada diri Awan.

"Kok kamu jadi cengeng begini?"

"Sudah jauh - jauh sana, Nanti di kira warga kita pasangan Homo yang sedang jatuh cinta. Bisa rusak reputasi Aku." Kata Raka sambil masuk ke dalam Rumah.

"Jadi gini Wan' Tadi aku ketemu sama ketua BEM di Kampus. lalu aku menceritakan tentang masalah Laptop yang kamu temukan Waktu itu."

"Lalu?" Tanya Awan tidak sabaran.

"Dengar dulu jangan main potong saja." jawab Raka mencoba menenangkan Awan.

"Dan katanya, Dia mau bantu cari info. Jadi dia langsung share ke teman - temannya di grup."

"Itu saja? Kabar baik nya di mana?" Potong Awan dengan wajah sedih.

"Makanya dengar dulu sampai selesai, Sudah di bilang dengar dulu. Mau lanjut tidak' Kalau tidak Aku mau langsung pergi saja." Kata Raka menguji kesabaran Awan.

Wajah Awan kembali cerah seperti semula.

"Oke Oke, Aku janji tidak akan memotong pembicaraan kamu lagi." Bujuk Awan yang segera menarik tangan Raka yang sudah bersiap pergi.

"Jadi setelah 10 Menit kita bicara. Tiba - tiba ada satu Mahasiswa yang merespon pesan itu.

Mahasiswa itu bilang memang ada seorang Perempuan yang kehilangan laptop nya Waktu Tahun lalu. Bahkan dia tau kronologi lengkap nya. Karena pada saat itu, Dia juga berada di Halte waktu itu."

"Terus Kamu sudah bertemu dengan Dia?" Tanya Awan lagi.

"Belum' Katanya dia lagi ada ujian di Kampus. Besok baru bisa bertemu. Aku sudah buat janji dengan dia besok. Nanti Jam dua kita bisa bertemu di Kampus nya."

"Bagaimana mana Puas tidak?" Tanya Raka sambil tersenyum.

"Jangan tanya lagi besok kita langsung ke sana." Kata Awan penuh semangat.

"Jadwal Meeting besok bagaimana?" Tanya Raka.

"Di undur dulu, Kalau perlu besok Karyawan semua di libur kan. Kata Awan bercanda."

Raka hanya bisa menghela Nafas nya, Dia tahu kalau Awan sudah berkata begitu, Tidak ada yang bisa membantah nya.

***

Malam hari nya Awan tidak bisa tidur, Walaupun sudah di bantu dengan dua pil Obat tidur, Namun tidak berefek sama sekali.

"Tunggu Aku Bidadari Hati ku.Tidak akan kubiarkan laki-laki lain merebut mu dari ku.Cinta ini hanya lah milik mu seorang, Aku harap kau mau menerima aku sebagai pendamping hidup mu."

Akhirnya Awan tertidur setelah membayangkan hal terindah bersama Wanita bercadar itu.

Besok nya Awan terbangun pukul enam pagi, Dua pil Obat tidur yang di minum nya semalam, Tetap tidak mampu menahan Laki - laki ini untuk membuka matanya. Dia langsung bersiap - siap mandi dan langsung menuju Kantor nya.

"Kamu kenapa Wan?" Kata Raka heran.

Bagaimana tidak heran, Awan seperti Orang yang menunggu antrian di depan toilet umum, Berjalan ke sana kemari sambil melihat jam di tangan nya. Seakan - akan, Rasa ingin buang hajat sudah tidak bisa tertahankan.

"Aku sudah tidak sabar." Kata Awan penuh dengan perasaan gelisah.

"Ini kan baru Jam 12. Makan siang dulu baru kita ke sana."

"Kamu saja yang Makan Rak! Aku tidak lapar."

"Kalau begitu Aku makan dulu, Nanti setengah dua kita ke sana."

"Oke." Jawab Awan sambil mengangkat jari jempolnya.

***

Tepat jam dua Awan dan Raka sudah berada di Kantin, Menunggu Mahasiswa yang akan memberikan mereka informasi. Karena Mahasiswa itu meminta bertemu di situ.

Telpon Raka berdering.

"Bang' Aku sudah di Kantin. Abang sebelah mana?"

sambil melihat Orang - orang di sekitar situ.

Raka melihat seorang Mahasiswa yang berdiri sambil menempelkan Handphone di Telinganya.

"Sini Bro. Aku di sebelah kanan kamu, Pakai jaket Coklat." Kata Raka menjelaskan posisinya.

Mahasiswa itu pun tersenyum sambil berjalan kearah mereka berdua.

"Perkenalkan Bang! Saya Ical. Kata ical sambil menjabat tangan Raka dan Awan.

"Oh iya, Aku Raka dan ini sahabat ku Awan."

Setelah lama melihat wajah Awan Ical berkata.

"Bukan nya Abang yang waktu itu di Halte?"

Sontak Awan kaget mendengar nya, Kaget penuh rasa gembira.Iya itu Aku kok kamu bisa ingat. Tanya Awan penuh dengan rasa gembira.

"Wah...Abang keren banget waktu itu.Tapi maaf Bang! Waktu itu aku tidak bisa membantu Abang, soalnya aku lagi buru - buru."

"Tidak apa - apa, Malahan aku yang harus nya bersyukur bisa bertemu dengan kamu di sini."

"Apa kamu kenal Wanita bercadar yang waktu itu?"

Tanya Awan dengan rasa penasaran.

"Kalau namanya aku tidak tau Bang, Tapi Rumahnya aku tahu. Soalnya waktu itu aku pernah mengantar kue jualan Ibu di pesantren, Dan kebetulan aku melihat Wanita itu di sana.

"Kamu yakin dia orang nya?" Kata Awan bertanya.

"Insha Allah Bang' Kayaknya dia Putri pemilik Pesantren itu. Kalau tidak salah nama Pesantren nya Al - Falah' Alamat nya di jalan Duku." Kata Ical menjelaskan.

Awan begitu senang mendengar apa yang di katakan ical, Dia langsung mengucapkan terima kasih sambil memberikan Amplop berwarna Coklat.

"Terima lah ini sebagai tanda ucapan rasa terima kasih ku."

Ical kaget mendapat Amplop Coklat itu.

"Ini benar buat aku Bang." Kata Ical belum percaya.

"Iya itu buat kamu." Kata Awan dengan penuh bahagia.

"Terima kasih banyak Bang." Kata Ical.

"Kalau begitu kita pergi dulu ya Bro." Kata Raka sambil mengucapkan terima kasih.

"Iya Bang' Sama - sama."

ketika akan meninggalkan Ical Awan berbalik lagi.

"Cal' Kalau seandainya kamu bertemu dengan nya jangan bilang kalau Laptopnya ada sama aku ya...."

Raka kaget mendengar apa yang di katakan Awan. Sudah berbulan-bulan dia mencari informasi, Pas sudah dapat bukan nya di kembalikan malah di sembunyikan lagi.

"Oke Bang' Pokoknya Aman." Kata Ical sambil mengangkat jempol kanannya.

Awan dan Raka berjalan keluar menuju pintu keluar Kantin. Tanpa mereka sadari para Mahasiswi di sana memperhatikan mereka berdua sejak dari tadi.

"Wah...Cowok nya ganteng banget." Kata seorang Mahasiswi di salah satu meja makan Kantin.

"Iya' Idaman aku banget." Tambah gadis yang satunya.

Awan sejak tadi tidak menyadari sosok Wanita yang selama ini dia cari ada di tempat itu.

Rena memang tidak sengaja melihat Awan ketika berjalan di depan nya, Sedangkan Awan berjalan tanpa memandangi para Mahasiswi yang sedang berada di sana, Makanya dia tidak melihat keberadaan Rena di sana. Awan begitu karena yang Ingin dia temui adalah Ical bukan mereka.

Walaupun banyak gadis cantik yang berada di sana, Namun itu tidak akan membuat Awan tertarik, Karena hanya Rena lah yang berhak memiliki Hatinya.

Kembali rasa kagum itu muncul lagi di Hati Rena. Jantung nya berdetak kencang seperti yang dia rasakan saat kemarin melihat Awan.

"Ya Allah kenapa perasaan ini muncul lagi? Kenapa perasaan ini ada lagi ketika bertemu dengan nya?Apakah Engkau menghukum Hamba dengan perasaan ini Ya Allah.Hamba tidak sanggup menahan perasaan ini." Kata Rena dalam hati nya.

1
Rosidah Wiswanda
Luar biasa
Ida Siswati
seru ceritanya
Shifa Burhan
muak lihat wanita kayak rena, dia susah sekali memaafkan suaminya, suami dia buat kayak pengemis minta maaf, dia ungkit terus kesalahan suami,, dia tenang sekarang mudah dimaafkan dan biasa pada suami seakan dia tidak buat salah, perempuan egois kayak gini tidak pantas diperjuangkan
Shifa Burhan
malas kalau pemeran utama wanita mudah dimaafkan

tapi kalau pemeran utama pria harus mengemis dan menderita baru dimaafkan

kalau sudah begini dimana keadilan yang harus ditegakkan
Shifa Burhan
kenapa muak aku lihat rena sok mengajarkan dia saja kebaperan dengan lelaki lain
Lina RA
kek@ agak gimana gitu, dikit2 mencium kaki
Lina RA
emg benaran boleh mempelai laki2 nya diwakilkan?
kok g pernah dgr,
boleh kasih penjelasan lbh akurat, atau vid ulama y membahas@?
Sri Wahyuni
sdah bnyk baca crta novel yg s istri y dri pesantren tpi pda sabar dan sopan lah ini s rena amit2 dech
Sri Wahyuni
sgala sesuatu itu hrs d hadapi dngn sabar jngn pke emosi yg menurut mu bner d liat blm tentu bner knyataan nya..anak ddikan pesantren ko bgty mudah blng kata tabu cerai
Amsya
bukan muhrim peluk peluk
re
,Nah kenapa dengan Rena
Nyi Nur
g rela bgttt y ko tamat,walou pun bab ny sedikit tp puasss,sukses selalu 😘😘😘😘😘😘😘
Kamsiayati Yati
bagus alur cerita nys
amelia rahmi
hmm itinya komunikasi
Rara_Octa
masak Wanita sholehah,,Anak kyai pemilik Pesantren kek gtu cara ngomongny????pdhl itu sama suami sndiri..meski dia tersakiti tpi g selayakny dia berkata² kasar kek gtu..seakan dia g berpendidikan serta g punya akhlak & moral sbgai anak kyai.
Rofi'ah Suhendra
seneng sama ceritanya Thor
gk rela kayaknya nya klo ud end😔😢
frangki sahari: maaf kak' soalnya jari - jari saya udah pedis, mau di istrahatkan dulu sebentar. soalnya nulisnya hanya lewat aplikasinya langsung. terima kasih ya kak 😄🙏
total 1 replies
Sudi Abil
thor maaf ..maaf bngt bkn tdk paham sifat dan watak manusia itu berbeda beda gt jg tingkat pengetahuan atau ilmu nya tp...maaf lg nih klo orng sudah bercadar khususnya di indonesia tingkatan ilmu agamanya biasanya udah di atas rata2 paling tdk pengendalian diri dan emosinya baik trus orng yg berpegang pd agama dan syariat islam wanita tdk akan mudah melangkahkan kaki ke luar rmh ninggalin suaminya sebelum bertanya sm suami tdk cuma dngn asumsi sendiri
blm tau ke benaran yg pasti sikapnya begitu ke suami dr segi mn solehanya thor...sorry...
frangki sahari: makasih komentar kak' terima kasih sudah mampir😄
total 1 replies
Rofi'ah Suhendra
kenapa awan
Nur Haini
alhamdulillah akhir y happy endingp💪🏻💪🏻💪🏻💖💖💖💖sekebooon ditunggu up selanjooot y
niktut ugis
bagus ceritanya Thor
banyak kejutan" dari masing"tokoh tentang jati dirinya
pokok nya keren alur ceritanya
frangki sahari: terima kasih kak atas komentarnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!