NovelToon NovelToon
Uncle'S Little Girl

Uncle'S Little Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: El_Gazendra

WARNING!!!

Area 21+🔥🔥
HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN YA.

Martin Williams, seorang pemuda berusia 26 tahun dititipkan seorang anak gadis berusia 05 tahun oleh sahabatnya yang meninggal karena menderita penyakit kanker getah bening stadium akhir.

Martin awalnya akan menyerahkan anak gadis tersebut kepada ayahnya yang keberadaannya belum diketahui. Namun, saat ia mengingat kembali ucapan Larissa, ibu dari gadis tersebut, Martin memutuskan untuk mengurungkan niatnya.

"Martin, kumohon jaga putriku, aku percaya kamu akan merawatnya dengan baik. Dan aku mohon, jangan sekalipun kamu menyerahkan Ayu pada ayahnya, dia bukan ayah yang baik, aku tidak bisa mempercayakan Ayu pada ayahnya untuk dirawat olehnya. Ku mohon."

Martin pun mau tidak mau mengiyakan dan memutuskan untuk merawat Ayu juga menganggapnya sebagai putrinya sendiri. Namun, saat usia Ayu menginjak 18 tahun, Martin malah jatuh cinta pada putri angkatnya tersebut dan bertekad akan menjadikan Ayu sebagai wanitanya. Bagaimanapun caranya. Tidak peduli dengan usianya yang hampir menginjak kepala empat.

Bagaimanakah Ceritanya? Yuk kita ikuti perjalanan cinta Om Martin yang penuh dengan kekonyolan.


IG: @el_gazendra

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El_Gazendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter-07

Satu tahun telah berlalu dengan dilalui kelakuan-kelakuan Ayu yang selalu menggemaskan juga diselingi kelakuan yang diluar nalar. Dan kini Ayu sudah menjalankan aktivitas belajarnya di sekolah dasar Mutiara Kasih yang jaraknya tidak terlalu jauh mansion.

Ayu juga sekarang tidak terlalu pendiam lagi, Ayu lebih banyak berbicara dan agak cerewet juga, kadang kalau ia tidak menyukai sesuatu atau pada seseorang, ia akan mengungkapkannya dengan gamblang.

Satu orang yang satu tahun ini tidak disukai Ayu adalah Mayang, setiap kali mereka bertemu. Keduanya seperti anjing dan kucing. Karena Mayang pun tidak menutupi lagi sikap ketidaksukaannya pada Ayu terhadap Martin, mungkin karena sudah muak selalu menjadi sasaran gigitan bocah laknat tersebut.

Tapi satu yang jelas, Ayu makin hari makin lengket pada Martin. Ia sudah pandai juga memanggil Martin dengan sebutan daddy karena Bi Darmi yang mengajarkannya.

Jika kalian bertanya, apakah Ayu di daftarkan menjadi putri Martin? Jawabannya tidak, karena Ayu sudah terdaftar di kartu kakak bersama mendiang bundanya yang tak lain adalah Rissa.

Martin pun bukan tidak mau mengubahnya, ia hanya tidak mau menutupi bahwa Ayu memanglah bukan anaknya jika suatu saat Ayu mengetahui semuanya dan bertanya mengenai kedua orang tuanya. Maka dari itulah Ayu sudah dianggap yatim-piatu dalam kartu keluarga, Martin hanya akan merawat Ayu juga membiayai pendidikan Ayu sampai sekolah tinggi nanti.

"Daddy.." Panggil Ayu yang tengah berlari menghampiri Martin.

Martin yang sedang mengotak-ngatik laptopnya lantas menoleh saat mendengar teriakan Ayu.

Martin tersenyum melihat Ayu yang semakin terlihat kecantikan alaminya, sama persis seperti mendiang bundanya.

Lihatlah Rissa, putrimu tumbuh dengan sangat baik. Aku kira sifatnya akan sama denganmu, tapi ternyata tidak, dia sangat posesif dan pencemburu jika melihat aku dekat dengan seorang wanita. Batinnya terkekeh.

Martin merentangkan tangannya menerima uluran Ayu. Kali ini bukan Martin yang mengangkat tubuh Ayu kedalam pangkuannya, akan tetapi Ayu lah yang berinisiatif sendiri duduk dipangkuan Martin seraya menghadap pada Martin.

Entah kenapa pesona Ayu sudah mulai terlihat diusianya yang baru menginjak 06 tahun ini. Tahi lalat di samping hidungnya menambah nilai kecantikan Ayu.

Martin akui, ia sering tidak waras jika berdekatan dengan Ayu apalagi dalam posisi seperti ini. Namun Martin berusaha untuk selalu mempertahankan akal sehatnya.

Ayu hanya anak kecil yang masih sangat polos, dan Ayu pun belum mengerti sama sekali dengan apa yang dilakukannya. Apalagi Ayu tidak mengetahui jika Martin bukanlah daddy kandungnya. Yang Ayu tahu hanyalah Martin adalah daddynya, miliknya.

"Udah siap berangkat sekolah sayang?" Tanya Martin sambil membingkai kedua pipi Ayu.

"Udah daddy, Ayu juga udah salapan." Jawab Ayu masih agak cadel.

"Ulu-ulu putri daddy emang pinter ya, maaf ya gak daddy temenin sarapannya, soalnya daddy banyak pekerjaan yang udah menumpuk."

Ayu pun mengangguk cepat dengan senyuman lebarnya memperlihatkan gigi susu yang sudah tumbuh tersusun rapi.

"Ya sudah sekarang Ayu berangkat ya, nanti kesiangan. Pulang nanti daddy jemput."

"Iya daddy, Ayu belangkat ya dadaaah.." Ayu turun dari pangkuan Martin seraya melambaikan tangannya yang langsung dibalas oleh Martin.

"Dah sayang, Hati-hati."

Ayu lantas pergi meninggalkan Martin dengan pelayan yang bertugas mengasuhnya.

Setelah kepergian Ayu, Martin pun lantas melanjutkan kembali mengotak-ngatik laptopnya memeriksa file-file penting perusahaan sebelum ia berangkat ke perusahaannya.

****

"David, jadwal hari ini apa saja?" Tanya Martin sudah kembali seperti biasanya, tidak seperti tahun lalu yang selalu ketus padanya hanya karena masalah boneka.

"Hari ini ada jadwal meeting bersama CEO Pratama Corp pukul sembilan nanti, selanjutnya ada pertemuan penting dengan salah satu perusahaan yang ingin bekerja sama dengan perusahaan kita pukul satu siang, dan yang terakhir ada undangan ulang tahun pernikahan dari Tuan Arnold pukul sembilan malam nanti."

Undangan dari Tuan Arnold? Berarti besar kemungkinan ia akan bertemu lagi dengan Mayang, sebab Mayang adalah putri dari pengusaha sukses tersebut.

Martin menghela nafas, berarti untuk hari ini juga jadwal ia sangat padat dan tidak bisa menjemput Ayu pulang dari sekolahnya.

"Hah! Baiklah, tolong berikan berkas-berkas yang harus saya periksa Vid." Kata Martin dengan sedikit lesu. Ia masih memikirkan Ayu karena kalau ia mengingkari ucapannya Ayu akan mengamuk sampai mogok makan.

Martin berpikir, sepertinya ia harus tetap menyempatkan diri untuk menjemput Ayu. Daripada gadis itu merajuk seperti yang sudah-sudah.

David menyerahkan berkas-berkas nya, setelahnya David pamit keluar untuk kembali ke ruangnya yang masih terletak dilantai yang sama.

****

Martin dan David sampai direstoran yang menjadi tempat pertemuannya dengan klien yang akan mengajukan kerja sama dengan perusahaannya.

Dan ternyata kliennya sudah tiba lebih dulu.

Seorang pemuda yang usianya sepertinya lebih muda dari Martin.

"Selamat siang Tuan Martin." Sapa pemuda tersebut yang bernama Damar Pratama sembari berdiri lalu mengulurkan tangannya.

Martin menerima uluran tangan tersebut seraya berucap, "Selamat siang kembali Tuan Damar."

Selanjutnya Damar pun bersalaman dengan David.

"Silahkan duduk Tuan, biar saya pesan kan dulu minuman." Tawar klien tersebut, namun langsung dicegah oleh Martin.

"Tidak perlu! Kita langsung mulai saja, sebab saya ada urusan lain lagi yang harus segera saya lakukan." Tolak Martin berusaha terlihat ramah, walaupun wajah dinginnya lebih mendominasi. Dan urusan penting yang dimaksud Martin tak lain adalah menjemput Ayu.

Untung saja Martin cepat kepikiran sesuatu lalu segera menghubungi pengasuh Ayu beberapa waktu lalu. Dan sekarang Ayu sedang bosan-bosannya di rumah gurunya karena mendapat less tambahan.

Kembali ke Martin.

David terlihat sedikit merenggut mendengar ucapan bosnya.

Ah si Bos, orang harus juga. Udah bagus mau di traktir malah ditolak lagi, dasar bos pelit... Grutu David dalam hati karena agak kesal sebab ia memang sudah merasa kehausan.

"Oh begitu ya. Ya sudah, mari kita mulai saja." Kata Damar.

Damar pun mulai mempresentasikan pengajuan kerjasamanya serta keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh oleh kedua belah pihak jika mereka mengesahkan kerja sama tersebut. Dan kerjasama kali ini adalah tentang pembangunan mall di salah satu wilayah yang masih minim tempat perbelanjaan, namun lokasinya sangat strategis jika dijadikan bangunan mall besar.

Pertemuan tersebut pun terus berlanjut sampai pada akhirnya Martin menerima ajakan kerja sama tersebut dan tentunya setelah mempertimbangkannya dengan baik. Dan jika dilihat, Damar bukan tipe pengusaha yang memikirkan keuntungan sendiri. Pria muda tersebut juga sangat hebat dalam menyampaikan presentasinya, jadi mudah dimengerti oleh Martin dan juga David.

Satu jam berlalu, akhirnya pertemuan pun berakhir dengan baik. Martin segera pamit karena ia benar-benar harus segera menjemput Ayu. Ia yakin saat ini Ayu pasti sudah menunggunya atau bahkan sudah bete karenanya.

"David, saya mau menjemput Ayu dulu, sebaiknya kamu kembali ke perusahaan naik taksi saja." Ujar Martin lalu segera menaiki mobilnya tanpa menunggu jawaban David.

David cengo melihat mobil sang bos yang sudah berlalu menjauh meninggalkannya.

"Parah si bos, gue kayak anak buangan aja maen ditinggal. Dan barusan apa? Jemput Ayu? Jadi tadi sempet nolak traktiran hanya karena Ayu? Bocah tengil itu?" Gerutu David berbicara sendiri.

David merengut kesal, sekarang ia harus mencari taksi untuk pulang ke perusahaan. Dan jika diingat-ingat, tempat yang sekarang ia pijaki adalah tempat dimana ia dulu sempat di kejar wanita jadi-jadian.

"Hiihh..." David bergidik kembali membayangkan peristiwa itu. Ia langsung melangkahkan kakinya cepat menuju lokasi yang sedikit ramai juga sembari mencegat taksi jika ada yang lewat.

1
Hillong 1983
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Ckk Dari awal bab cerita sampai ke bab END baru mikahnya? ckk terlalu bertele-tele..
Qaisaa Nazarudin
40km/jam??? Yg bener aja thor?? kok mobil mahal jalannya kayak siput? Aku aja bawak mobil di lebuh raya 120km/jam aku rasa masih lemot aja jalan mobilnya..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
MEMPUNYAI KELAINAN SEKSUAL?? Maksud mya apa??🤔🤔Gay gitu..
Qaisaa Nazarudin
Cantik banget Ayu,imut lagi..Aku suka thor,cocok semua visualnya thor, 👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Ogeb kalo kamu ngomong takkan di lepaskan kamu,Kabur aja saat kamu habis kuliah,Kan gampang,Takut kalo bodyguard tau,Kamu nyamar aja,beres kan..ckk masa ia aku yg harus kasih ide..😂
Qaisaa Nazarudin
Ciihh saat Ayu sama Cowok lain dia marah,Sama aja kelakuannya dengan Mario,Orang bilang kalo BUAH ITU JATOH GAK JAUH2 DARI POHONNYA..
Qaisaa Nazarudin
DI MANA2 LELAKI ITU EGOIS,NGAPAIN MASIH MENCARI ISTERI DAN ANAK KALO MASIH PUNYA SELINGKUHAN??? SEMOGA AJA GAK PERNAH KETEMU LAGI SAMA ANAK DAN ISTERI NYA..
Qaisaa Nazarudin
Lah Rissa apa kabar?? Udah kamu kasih harapan ke Rissa,Setelah itu kamu tinggalkan gitu aja,Ntar yg ada pasti si Rissa yg akan jadi PELAKOR nya,Dan jadi ancaman buat Ayu..percaya deh..
Qaisaa Nazarudin: Typo MAYANG maksud ku..Rissa kan mamanya Ayu..🙏🙏🙏😁😁
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Terus apa kabar dengan kekasih mu..Dasar egois..
Gex Darmi
Kecewa
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
Iki piye toh maunya dibuat melarat malah dibuat kembali enak..


skip..malas gw baca😪
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
hapus Thor, gak pantas Lo tulis sangat mencintai kalo dia saja baru melakukan penghianatan.
Decey Aja
Luar biasa
Decey Aja
pengen nuker visual hana dengan Ayu... 😁 kayaknya lebih cocok ke hana ama marten
shadowone
🤣🤣🤣🤣
shadowone
geraja? bukanya fatih islam? dn apa ayu nonis ya kerna di asuh martin yang nonis?
shadowone
Fatih sahabat Martin yang bagi dia modal sampe dia berjaya sekarang?
shadowone
ini bru umur yang pas
shadowone
😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!