"Apakah aku jatuh cinta pada hati yang salah..?? Kenapa cinta begitu rumit..?? Kenapa harus dia.? Dan kenapa juga aku harus jatuh cinta kepada saudaraku sendiri.."
_Jasmin Luthfi Adam.
"Aku menaruh hatiku pada dua hati sekaligus.. Dan jika aku harus memilih, mampukah hati ini memilih satu di antara dua hati ini.?"
_Marshall Adam.
"Aku jatuh cinta padamu, pada kelebihan mu. Bukan pada kekurangan mu."
_Aqilah Venesah.
Sambungan dari novel "Polisi Arogan Suamiku".
Jadi di sarankan untuk membaca lebih dahulu novel yang berjudul "Polisi Arogan Suamiku."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
06
Keesokan harinya, sesuai dengan janjiny semalam, jika Jasmin ingin menjadi gadis yang dewasa di mata sang kakak, dan memulai semianya dari hal yang terkecil.. Pagi ini, tanpa di bangunkan, Jasmin sudah bangun dari tidur nya dan membersihkan diri, bersiap siap menuju ke dapur membantu sang mommy yang sedang membuat segala kebutuhan untuk piknik..
"Pagi mom." Sapa Jasmin, lalu membeluk tubuh mom Yoona,.
"Pagi sayang. Tumben pagi ini kamu cepat bangun.. Apa ada hal yang membuat mu begitu semangat pagi ini..??" Tanya mom pada Jasmin.
"Iya mom. Hari ini Jasmin begitu sangat bahagia, Jasmin akan memulai hidup Jasmin, dan ingin menatanya dengan indah." Jelas Jasmin membuat momy Yoona berbalik lalu menatap wajah Jasmin..
"Kau pasti sedang jatuh cinta.?" Tanya mom, dan Jasmin hanya bisa tersenyum malu..
"Siapa laki laki itu..??? Ingat jangan asal menitip hati mu pada pria yang belum tentu menyukaimu, karna itu bisa membuat mu sakit hati nantinya dan momy tidak ingin melihat anak momy menjadi sedih karna patah hati." Jelas momy Yoona..
"Momy kenal kok sama dia. Suatu saat nanti momy pasti tau, siapa laki laki itu. Dan untuk soal menitip hati, emang hati ini barang mom, kok pake di titup segala."
"Benarkan..??? Momy jadi penasaran, siapa laki laki itu..?? Apa dia Bram, teman kampus mu.?" Tanya Mom..
"No." Jawab Jasmin singkat,
"Lalu siapa..?? Apa ada mahasiswa baru lagi yang mengejarmu..?"
"Hhhmm, yang jelasnya dia bukan mahasiswa di kampus ku mom.. Intinya suatu saat, kalau aku sudah siap, aku janji akan cerita semua nya ke momy.."
"Janji..???" Tanya mom.
"Janji.." Jawab Jasmin..
"Oke kalau begitu mom menunggu janjimu.. Ouh yah, tolong ke kamar kakak mu, tanya dia apakah pacar nya jadi ikut piknik dengan keluarga kita..??"
"Mak-maksud momy..?," Tanya Jasmin terbata..
"Iya, momy ingin mengenal pacar kakak mu, makanya momy meminta Al, untuk mengikutkan pacarnya." Jelas mom, membuat Jasmin menunduk sedih.. "Hey ada apa, cepat tanyakan pada kakak mu."
"Baik mom." Jawab Jasmin lesu, lalu berjalan menuju kamar Al..
Tok.tok.tok. Bunyi suara pintu kamar Al,.yang di ketuk oleh Jasmin..
"Kak Al, aku mau masuk." Ucap Jasmin di luar sana
"Buka saja pintunya tidak terkunci." Teriak Al dari dalam sana..
Lalu Jasmin membuka pintu dan berjalan masuk kedalam kamar Al..
"Ada apa.?" Tanya Al, tanpa menoleh sedikit pun ke arah Jasmin..
"Hhmm momy bilang, apa pacar kakak jadi ikut ngak..??" Tanya Jasmin dengan hati yang sangat terluka.
"Iya,. Ini sebentar lagi aku akan menjeputnya." Ucap Al,.
"Kak..." Ucap Jasmin.
"Ada apa.?" Tanya Al, lalu menoleh ke arah Jasmin.
"Mulai sekarang aku akan bersikap dewasa." Jelas Jasmin..
"Hahahah, kau begitu lucu Jas.. Tidak usah berucap, lakukan saja dengan tindakan."
"Kak, apa kau sungguh sungguh ingin menjemput kekasihmu.?" Tanya Jasmin sekali lagi..
"Iya,. Momy ingin mengenalnya, jadi aku harus membawanya. Lagian juga Aqila dari dulu sangat ingin mengenal keluarga kita.."
"Baiklah." Ucap Jasmin dengan sedih..
"Hey kau jangan bersedih.. Jika kau mengenal Aqila, kau pasti langsung akrab dengan nya, dia gadis yang baik. Makanya kakak jatuh cinta padanya.. Dan satu lagi, jika kau ada masalah dalam kuliah mu, kau bisa menanyakan padanya, dia gadis yang sangat pintar juga.."
"Baik kak.." Ucap Jasmin. "Ouh yah kakak, apa kakak begitu sangat mencintai Aqila.?" Tanya Jasmin
"Sangat.. Dia satu satunya wanita yang membuat hatiku berdebar."
"Kak, kalau seandainya ada wanita di luar sana yang mencintai kakak, melebihi cintanya Aqila ke kakak, apa kakak mau menerima wanita itu..??"
"Tidak. Karna bagiku hanya Aqila satu satu nya yang ada di dalam hatiku.." Ucap Al tegas, membuat Jasmin kembali menunduk.
Dan tanpa sengaja, papi Adam mendengar semua perbincangan ke dua anak nya sedari tadi. Papi Adam merasa sedih melihat Jasmin yang begitu sangat mencintai Al, namun cintanya tak terbalaskan. Papi Adam mengingat masa lalu di mana sang istri, mom Yoona yang juga berjuang untuk mendapatkan hatinya.. "Papi akan membantu mu sayang." Batin papi Adam..
kualat kepada papi dan mommy...
nanti saat Al balik lagi jadi CEO , Aqilla ngajakin balikan... wkwkwk
makannya jangan jadi kacang lupa kulitnya....
gak ingat yang disakiti selama ini siapa . lihatlah , Aqilla pasti bakalan selingkuh wkwkwkwk
kasih Jasmin jodoh yang lain yang lebih baik .