NovelToon NovelToon
Wanita Rahasia Sang Konglomerat

Wanita Rahasia Sang Konglomerat

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: mufli cha

DISARANKAN UNTUK MEMBACA MARRIED WITH STRANGER LEBIH DULU.

Jevian R Hugo.

Seorang konglomerat abad 21 berdarah campuran Italia datang ke negara ini untuk dua tujuan, yang pertama adalah menemukan ibu kandungnya dan yang kedua adalah menemukan wanita yang telah mencuri hatinya tujuh tahun yang lalu.

Seperti sebuah keajaiban, wanita itu datang tepat didepannya di salah satu pertemuan bisnis, sayang statusnya sebagai istri orang lain.

Namun bukan senyum cantiknya yang Jevian terima, karena gadis itu memandangnya layaknya orang yang baru pertama kali bertemu.

Sebagai seorang pria sejati haruskah ia melupakan cinta terlarang di hatinya? atau malah memperjuangkannya meski harus memisahkan sang wanita dengan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mufli cha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Seira

Mobil mereka berhenti di salah satu rumah besar, tempat kediaman walikota sekaligus ayah Seira. Seperti biasa tempat itu dijaga ketat oleh petugas keamanan di depan gerbang.

Renald membukakan pintu penumpang istrinya sebelum menggandeng tangan wanita itu memasuki pelataran rumah yang berkonsep tradisional tersebut.

Sikapnya penuh kehangatan membuat pelayan dan orang-orang yang melihat mereka pasti berfikir kalau rumah tangga mereka berjalan harmonis.

Meski besar bangunan rumah didominasi kayu kokoh dengan ukiran tradisional yang terawat sangat apik.

Cahaya dari lampu taman yang redup dan suara gemericik air dari pancuran mini langsung menyapa mereka segera.

"Kalian datang,"

Suara ibu Seira langsung terdengar saat melihat kedatangan anak dan menantunya di sini.

"Bu, dimana ayah?" ia mencium tangan ibunya sesaat, diikuti Renald yang berada dibelakangnya.

Pria itu mengangguk sopan selayaknya menantu yang baik.

"Ada, dia akan turun sebentar lagi. Seira bisa bantu ibu sebentar?" wanita itu mengirim tatapan aneh yang mengisyaratkan agar anak perempuannya itu mengikutinya.

Seira mengangguk, ia melirik Renald dengan gugup.

Dua wanita itu naik ke atas, masuk kedalam kamar tidur lama Seira sebelum ia pindah ke rumah suaminya, setelah berdiri didepan pintu ibunya buru-buru mengunci engsel dan membawanya ke pojokan untuk berbisik.

"Aku sudah menelfon kemarin" wanita paruh baya itu tetap waspada mengatur suaranya agar hanya mereka berdua yang dapat saling mendengar.

"Bagaimana keadaannya?" Seira langsung mengerti maksud ibunya dan tidak bisa tidak khawatir.

Sudah lama sekali ia tidak bertemu dengan bocah kecil itu.

"Tenanglah, dia baik-baik saja. Dia menanyakan kapan kau akan berkunjung lagi"

"Aku tidak tahu, Renald menekanku akhir-akhir ini. Aku tidak bisa keluar sama sekali" ia berkata dengan bingung.

"Aku merindukannya Bu"

"Aku mengerti. Ini tidak akan lama lagi, Sayang setelah kita mengumpulkan cukup uang dan menemukan koneksi kembali, kau pasti bisa pergi dengannya keluar dari negara ini, dan menjalani kehidupan baru"

Mata Seira berkaca saat menatap wajah ibunya, jika tidak ada wanita ini dia pasti sudah menyerah sejak dulu. Satu-satunya hal yang paling ia syukuri adalah memiliki wanita ini sebagai ibu.

Wanita yang akan terus mendukungnya sebesar apapun kesalahan yang pernah ia perbuat dimasa lalu.

"Terimakasih Bu," katanya serak lalu memeluk ibunya dengan erat.

Otaknya tiba-tiba teringat sosok Jevian, haruskah ia menceritakan perihal pertemuannya dengan pria itu dan latar belakangnya yang tidak biasa?

Tapi ini bukan waktu yang tepat sekarang, ia memutuskan untuk memberitahu ibunya nanti.

Dua wanita itu akhirnya turun dan melihat suami-suami mereka sudah duduk berbincang sambil bermain catur. Tidak ingin mengganggu, mereka memutuskan untuk ke dapur dan membantu menyiapkan makanan.

Berusaha untuk bersikap senormal mungkin.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Tuan, ada tamu" Martin masuk kedalam ruangan Jevian untuk melaporkan.

Pria itu melirik dengan malas, "Siapa?"

"Tuan Renald"

Alisnya naik lebih tinggi saat mendengar nama Renald, mau apa pria itu datang kekantornya pagi-pagi?

"Haruskah aku mengusirnya?" Martin melihat wajah bosnya tidak senang dan langsung menawarkan.

Sudah ada beberapa perusahaan yang datang kemari menawarkan kerja sama dan berharap Jevian mau berinvestasi di perusahaan mereka, namun hanya ada beberapa perusahaan yang ia terima selebihnya ditendang dengan sopan.

"Suruh dia menunggu sebentar, lima belas menit lagi suruh dia masuk ke ruanganku" jawaban pria itu mengejutkan sang asisten, namun Martin tidak bertanya lebih lanjut dan langsung pergi menyampaikan perintahnya pada Renald yang masih duduk di lobi perusahaan.

Jevian menyelesaikan semua hal sebelum beranjak dari mejanya, Martin mengetuk pintu tepat setelah lima belas menit seperti perintahnya.

Dibelakangnya ada Renald yang berpakaian rapih dan tersenyum sopan kearah Jevian, menenteng tas kerja berisi berkas-berkas.

Pria itu mempersilakannya untuk duduk dan menyuruh Martin memesan teh dari pantry.

Ia duduk seperti kaisar yang menemui rakyat jelata, hanya terus menatap Renald tanpa berniat mengajak pria itu bicara lebih dulu.

Setelah bermenit-menit dalam keheningan akhirnya Renald tidak sanggup lagi dan berdeham beberapa kali sebelum mengutarakan niat aslinya datang kesini.

"Tuan Jev, aku berniat mengajakmu untuk bekerjasama dan menanam investasi pada perusahaanku" ujarnya.

"Apa yang membuatku harus memberi perusahaanmu dana investasi?"

Renald menelan ludah, pria didepannya ini sama sekali tidak bisa diajak berteman.

"Perusahaanku pasti bisa menjadi perusahaan terbaik, dan akan menguntungkanmu dimasa depan"

Pintu terketuk dan seorang Office boy masuk mengantarkan dua teh hangat diatas meja.

Renald menautkan alisnya, menyadari kantor ini jarang sekali ia temui wanita dari lobi depan hingga pegawai, mereka di dominasi laki-laki.

Orang seperti Jevian sudah pasti punya ketertarikan pada wanita cantik, satu ide bagus muncul di kepalanya, ia punya banyak stok artis baru yang cantik untuk bisa dikirimkan sebagai hadiah pada pria ini.

"Tuan Jevian. Aku melihat di acara terakhir kali kau datang sendirian"

"Lalu?" Jevian menyerngit sambil menyesap tehnya.

Ia semakin tidak suka pada nada penjilat pria didepannya, kenapa wanita itu bisa menjadi istri dari pria menjijikan seperti ini. Jika dibandingkan Jevian jauh lebih baik dalam segala hal.

Harusnya Seira bisa punya standar pria yang tinggi setelah ia bertemu Jevian, kenapa standar prianya malah merosot jauh.

"Hmm.. aku punya beberapa kenalan wanita cantik, mungkin kau belum sempat menemukannya karena sibuk mengurus perusahaan"

"Tidak perlu, selera wanitaku tinggi" ia berkata dengan angkuh, menolak mentah-mentah ide Renald.

"Tentu saja, tentu saja. Kenalanku adalah semua wanita dengan kualitas tertinggi. Sebutkan saja tipe idealmu aku pasti akan membantu" Renald tersenyum akrab namun membuat Jevian semakin ingin menonjok wajahnya.

"Benarkah?" ia berpura-pura tertarik.

Pria itu mengangguk senang, merasa telah berhasil.

"Carikan yang seperti istrimu, aku suka wanita seperti itu"

"Apa?" kata-kata Jevian membuat Renald hampir tersedak teh ditangannya.

"Kenapa?"

"Tidak, Hm.. istriku memang cantik dan berasal dari keluarga yang hebat. Tentu saja dia wanita yang luar biasa"

Renald merasa gugup, ia melirik wajah serius pria didepannya. Apakah Jevian bersungguh-sungguh tertarik pada istrinya? apa bagusnya wanita menjijikan itu?

"Aku hanya bercanda" Jevian tersenyum tipis, ia bisa melihat ekspresi Renald berubah-ubah.

"Kau pasti sangat mencintai istrimu" ia berkomentar singkat.

"Iya, aku dan dia sudah dekat sejak kecil"

Renald menjelaskan dengan tenggorokan kering meski ia sudah menghabiskan setengah gelas teh.

Pembicaraan ini tidak seperti rencananya, ia berniat menjalin hubungan baik dengan Jevian namun sepertinya pria inj punya selera humor yang aneh.

"Aku akan mempelajari berkas perusahaanmu, tinggalkan saja."

"Baik" Renald mengeluarkan map berisi proposalnya, perusahaan butuh suntikan dana yang sangat besar. Bahkan perusahaan ayahnya tidak sanggup menjadi investor utama jadi ia membutuhkan bantuan pria ini.

"Undang aku makan dirumahmu jika kita bekerja sama dimasa depan"

"Tentu saja, kau bebas mengunjungiku Mr Jevian"

Senyum Renald tidak menghilang bahkan setelah ia keluar dari ruangan Jevian, ia punya firasat yang baik kalau pria itu akan memberinya suntikan dana.

1
Yunika Christina Minggu
Ternyata salah dugaan,bibi yu bukan ibu jevian🤭
Yunika Christina Minggu
💪💪💪💪💪💪
Yunika Christina Minggu
Deg degan💪
Yunika Christina Minggu
Suka bahasanya,ahhhhhh 😍
Yunika Christina Minggu
Thot jgn bnyk org jahat yah🤭
Yunika Christina Minggu
Rsnaldi msh aja mengemis kpx jevian🤣
Yunika Christina Minggu
Sukaaaaaa
Yunika Christina Minggu
Wowwww,mampir kesini krn kangen kai,ehhh ko ada tambahan episode, gassss laj😍
💞DARRA💞💖
laki2 gentle gini kenapa cuma ada didunia novel hiks hiks
💞DARRA💞💖
klo suami sah nya kayak renal lebih baik dukung pembinor
Rahmi Miraie
akhirnya keluarga renaldy tau kebusukanrenaldy yg telah menyianyiakan seira
Siti Aisyah
bagus...saya sangat senang membaca nya...
Zahra Cantik
next thor
Tiara Tiara
mantan oh mantan
Tiara Tiara
btw tq udah update kakak Othor
Tiara Tiara
aq ulang bacanya dari 10 bab terakhir biar inget , udah lama banget hehehehe
Rahmi Miraie
kmu pasti b8sa seira bersama je kamu akn bisa mewujudkan mimpi kmu
Rahmi Miraie
nyesek jd jevian
boleh sesih jev tp jangan berlarut karena hidup terus berjalan dan yg pasti ada seira dan kei yg akan sllu ada untuk kamu
Suci Yati
lanjut thor upnya dan tetap semangat 💪💪💪
☠️⃝🖌️M⃤ Muppin🍓: Halo sahabat pembaca ✨
Aku baru merilis cerita terbaru berjudul RUSH WEDDING 💍
Sebuah kisah tentang pernikahan yang datang tiba-tiba, rasa yang tumbuh perlahan, serta luka dan rahasia yang pelan-pelan terbuka.
Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku.
total 1 replies
Eka Ichan
lanjuuttt thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!