NovelToon NovelToon
Mahasiswaku Calon Suamiku?

Mahasiswaku Calon Suamiku?

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Dosen / Berondong / Cintapertama / Tamat
Popularitas:7.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: choiaerii

(Season 1 - END) Ajeng seorang dosen di sebuah kampus elite dihadapkan dengan dilema. Apakah tetap menjadi perempuan berkelas yang terobsesi dengan penampilan, profesionalitas, dan karir? Ataukah justru memilih menikahi seorang mahasiswanya yang usianya berbeda 5 tahun di bawah dirinya?
Akankah dirinya takluk dan tunduk di bawah Ferdian si mantan presma?
(Genre : Campus, Roman, Religi di akhir cerita)

======

(Season 2 - END)

Arsene, seorang pemuda ambisius dan visioner, mengantarkan dirinya berhijrah demi masa depan lebih baik. Akankah hijrahnya juga mengantarkan pada cinta pertamanya?
Apa hubungan Arsene dengan Ajeng & Ferdian?

(Genre : Teen, Campus, Roman, Religi)

Langsung aja ikuti ceritanya ^^

Jangan lupa klik RATE BINTANG 5 juga LIKE & VOTE buat support cerita ini ya. Saran dan kritik yang membangun sangat saya nantikan :)

Follow Instagram Author @aeriichoi

Jangan lupa juga untuk klik 'Favorit' biar muncul notifikasi updatenya yaa ^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon choiaerii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6

Aku merebahkan diriku di kasur setelah semua aktivitasku selesai. Sungguh hari yang panjang, tetapi lumayan sih bisa kenal Ferdian. Setidaknya aku mencoba membuka hati untuknya, meskipun aku belum yakin bagaimana perasaanku padanya untuk saat ini. Aku mencoba memejamkan mata.

Dering ponsel di bawah bantal berbunyi.

Ah, Ferdian! Sudah kuduga.

"Halo?"

"Selamat malam, Miss! Maaf mengganggu, apa saya boleh menanyakan sesuatu?" tanyanya dengan nada terdengar ragu-ragu.

"Ya, kenapa?"

Suaranya bergumam.

"Hmm... apa boleh saya mengajak makan Miss seperti tadi? Maksud saya agar kita bisa saling mengenal lebih dekat," ucapnya terdengar ragu-ragu.

Aku memutar otak, sebenarnya tidak harus begitu, karena memang seharusnya kami saling mengenal sebelum menikah.

"Kapan?" tanyaku.

"Sabtu ini, bisa kah?" tawarnya.

"Siang?"

"Boleh, tidak masalah!"

"Baiklah, saya akan menyiapkan jadwal," duh kenapa rasanya aku ini seperti dosen pembimbing saja.

"Terima kasih, Miss!"

"Sama-sama," ucapku.

Lalu keheningan terjadi. Aku pun tidak tahu harus berbicara apa.

"Miss Ajeng...!" panggilnya,

"Ya?"

"Ah, baiklah, sebaiknya Miss istirahat saja, maaf sudah mengganggu," ujarnya lembut.

"Terima kasih, Ferdian! Kalau ada apa-apa silakan hubungi lagi saja ya," kataku.

"Iya, selamat beristirahat!"

"Kamu juga, selamat malam!" ucapku.

Tut.

Ferdian, aku masih penasaran dengan pribadi kamu! Apakah harus merasakan perasaan cinta dulu sebelum menikah? Bagaimana jika aku tidak bisa mencintai kamu? Saat ini saja aku masih belum percaya kalau bulan depan kita akan menikah. Bisakah manusia menikah tanpa cinta? Hoaaam... rasanya kepalaku terlalu berat untuk memikirkan hal itu.

\=\=\=

Pagi ini, cuaca sangat cerah. Matahari telah bersinar terang, aku menyiapkan sarapanku sendiri. Bulan depan mungkin aku akan lebih sibuk dua kali lipat, menyiapkan sarapanku dan suami, menyiapkan keperluanku dan suami, dan mungkin kami akan makan bersama di kampus nanti. Pulang pun bisa saja akan selalu bersama-sama. Rasanya waktu akan berputar lebih cepat jika hidup berdua, bagaimana jika nanti ketika memiliki anak? Mungkin tiga kali lebih cepat, tergantung punya anak berapa. Sudah siapkah aku dengan hal itu? Bagaimana masa depan karirku? Cita-citaku sejak kecil ini? Akankah terhempas begitu saja?

Mengapa aku selalu merasa insecure terhadap perjodohan ini? Aku terlalu khawatir akan masa depan pernikahanku, karirku, dan segalanya. Tetapi aku tidak bisa membatalkan perjodohan ini. Apalagi Ferdian tampaknya benar-benar berharap padaku. Bisakah aku menjalaninya dengan baik?

Ah, daripada memikirkan hal itu, lebih baik aku segera menghabiskan sarapanku dan pergi ke kampus karena jam 10 ada jadwal mengajar.

\=\=\=

"Ajeng! Kamu udah kenalan sama Ferdian?" tanya Kak Nadya yang meneleponku di jam istirahat.

"Sudah, sedikit!" nada suaraku tidak bersemangat.

"Kenapa suara kamu tampak murung? Sakit? Ada masalah sama Ferdian?"

"Enggak kok!" jawabku singkat.

"Terus kenapa? Kok kaya bukan kamu banget, sih?" Kakakku ini emang paling jago menebak moodku.

"Aku juga gak tahu kenapa? Rasanya aku takut menghadapi pernikahan ini, Kak!"

"Kenapa takut?"

"Aku rasa, aku belum siap! Aku belum bisa menghadapi apa yang akan terjadi setelah nikah nanti, Kak!" kataku penuh keraguan.

"Apa masalah cinta? Kamu belum ada perasaan sama Ferdian?"

"Bukan itu, Kak! Ini masalah pribadi aku aja, aku ingin terus berkarir dan memaksimalkan potensi yang aku punya, lalu merasakan hasilnya! Aku khawatir dengan menikah akan menghalangi hal itu!"

"Kamu masih bisa berkarir kok, Ajeng sayang! Asal kamu komunikasikan sebelumnya dengan calon suami kamu, biar kalian saling memahami dan mengerti satu sama lain. Jika kalian sama-sama terbuka soal masalah prinsip, ini akan memudahkan kalian berdua," ujar Kak Nadya.

"Begitu ya? Tapi, apakah Ferdian bisa menerima aku yang benar-benar terobsesi dengan karir?" tanyaku ragu-ragu.

"Coba bicarakan saja, lagian dia juga masih mahasiswa, dia mungkin masih ingin kalian berdua menikmati hubungan yang baru ini. Maksudku kalau kamu mengarah pada rencana memiliki anak, kalian bisa menundanya kok!" sarannya membuat pikiranku terbuka.

"Benarkah?"

"Ya, mungkin seperti itu kalau menurut pendapatku, bagaimana Ferdian menurut kamu? Sudah dapat info apa saja tentang dia?" tanya Kak Nadya.

"Lumayan sih, kemarin kita berbincang cukup banyak. Ternyata dia jauh lebih dewasa dari yang aku pikirkan. Bahkan mungkin dia lebih siap untuk menikah daripada aku. Dia sudah menyiapkan semuanya, bahkan dia sudah berkomitmen untuk menghadapi segala hal yang terjadi dalam pernikahan,"

"Wow, keren dong! Jangan disia-siakan pria macam itu, apalagi dia masih muda!"

"Iya sih, aku juga terkagum-kagum waktu ngobrol sama dia. Kaya bukan mahasiswa seumurannya. Dia juga sangat populer, Kak!"

"Tuh kan, tebak ku juga apa!" nada suaranya terdengar sumringah.

"Dia pernah menjabat sebagai presiden mahasiswa tahun lalu, dan dia juga adalah seorang model!"

"Wow, amazing!"

"Itu aku baru dapat info dari dia langsung, sih! Aku mau coba cari pendapat dari orang lain!" kataku.

"Ya baguslah. Saran kakak tadi, bicarakan semuanya dengan dia, dan jangan ada yang ditutupi apalagi masalah keinginanmu itu. Dia bakalan terbuka kayanya! Please, jangan mundur, Jeng! You got this, okay?!"

"Makasih banget ya, Kak! Seenggaknya aku dapat semangat lagi nih buat lanjutin perjodohan ini," ujarku.

"Anytime, Darling! Kakak akan semangati kamu terus, jadi jangan sungkan kalau ada masalah ya?"

"Siap kak! Aku pamit dulu ya, ada jam ngajar nih!"

"Okay, good luck, darling!"

Mengobrol dengan Kak Nadya memang paling ampuh untuk mengobati kegalauan. Aku harus siap. Aku harus bicara lagi dengan Ferdian. Tapi sebelum itu, aku harus tau informasi tentang dia dari orang-orang, kira-kira siapa ya?

\=\=\=\=\=

BONUS

[VISUAL CAST]

Maaf ya saya iseng-iseng cari pemeran buat visual Ajeng dan Ferdian, rasanya tanpa visual agak sulit bikin image yang pas buat mereka berdua sebagai tokoh utama

Alhasil inilah visual cast ala Author Aerii, :D

(Visual Ajeng)

(Visual Ferdian)

\=\=\=\=\=\=

Keep like & vote <3

Minta masukan & sarannya juga ya

Terima kasih sudah membaca ^^

1
Alvaro Mori Odhi
pemeran drakor nampak nya🙏🙏
Sulaiman Efendy
ANAKKU MSKI KMBAR SPASANG, TPI IDENTIK, SATU SAKIT, KMBARANNYA SAKIT JUGA.. SIFAT & HOBINYA SAMA, HNY BEDA DISELERA MAKAN SAJA..
Sulaiman Efendy
FEA BUAT ZAYYAN AZA THOR.. KURANG SREG DGN TOKOH RAFFA... RAFFA KSIH JODOH LAIN AJA...
Sulaiman Efendy
BUAT DONK THOR KISAH RAIN & SERA, DI GABUNG DGN KISAH ZAYYAN, FEA & RAFFA. BUAT CINTA SEGITIGA ZAYYAN, FEA & RAFFA, TAPI KLO BISA ZAYYAN YG JDI MA FEA, KRN KURANG SREG DGN TOKOH RAFFA..
Sulaiman Efendy
MANTAFFFFF.....
Sulaiman Efendy
ALICE DPT BRONDONG SPRTI ONTY AJENG..
Sulaiman Efendy
KASIAN SI JINGGA.. SMOGA JINGGA TABAH..
Sulaiman Efendy
UDH 4 BLN ZAARA BLM NYADAR HAMIL..
Sulaiman Efendy
AKU AZA HATRICK NGIDAMNYA KATA DOKTER KASUS LANGKA UNTUKKU. MNGKIN KRN TRLALU MNCINTAI...
Sulaiman Efendy
BINI LO HAMIL BENGAK, COBA LO TNYK MOM AJENG
Sulaiman Efendy
LO TAU SEN, SAAT ISTRIKU HAMIL, AKU YG NGIDAM, DRI HAMIL MNTAN ISTRI PERTAMA, & YG SKRG, PARAHNYA SAAT ISTRI HAMIL ANAK KEDU+KETIGA YG KMBAR, AKU SAMPE OPNAME KRN GK BSA MAKAN.. ISTRI MAH ANTENG2 AJA..
Sulaiman Efendy
ZAARA YG HAMIL, ARSEN YG NGIDAM.. SYNDROME COUVADE LO SEN.. SLMAT NGIDAM.. 😀😀😀😀
Sulaiman Efendy
JGN PERNAH KALAH DGN PELAKOR, ATAUPN PEBINOR, TRKADANG ISTRI ATAU SUAMI YG TEGAS, PASANGANNYA YG BAHLUL.. TERGODA ATAU GK TEGAS KE PELAKOR ATAU PEBINOR..
Sulaiman Efendy
OTW HAMIDUN LAGI TUH SI ZAARA....
INGAT ISTRI HAMIL SI KEMBAR, ISTRI LBH SUKA CIUM AROMA TUBUHKU YG BLM MANDI, PADAHAL AKU SENDIRI ENEK CIUM BAU TUBUHKU, TPI ISTRI ANTENG AZA..
Sulaiman Efendy
KLIATAN LO LAKI2 YG GK TEGAS..
LKI2 ITU HRS KUAT & TEGAS... MSKI TRKADANG HRS GUNAKN KKERASAN AGAR TDK DIINJAK2 & DIREMEHKN..
Sulaiman Efendy
PASTI SI LIZA..
Sulaiman Efendy
2 PRIA YG MNYUJAI AJENG PISAH SAMA ISTRINYA, YG DISAYANGKN SI ARDI, KNP PISAH SAMA NOVI, KLO KEVIN PISAH DGN JINGGA KRN GK PUNYA ANAK & JINGGA SAKIT
Sulaiman Efendy
CUCU GUNAWAN & CUCU JAYADINGRAT LO LAWAN....
Sulaiman Efendy
INI AZA YG AKU GK SUKA DGN CRITA AUTHOR, TOKOH UTAMA MYA LEMAH & CEMEN GK BISA BELADIRI
Sulaiman Efendy
SI ARSEN JUGA BAHLUL, KNP PERGI SENDIRI
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!