Rayhan Andreas, pria 35 tahun yang tampan dan sangat kaya.
Dengan segala kekuasaan nya dia bisa mendapatkan segala yang dia mau,
termasuk cinta.
hingga akhirnya bertemu dengan seorang wanita cantik dan pintar yang tidak tertarik padanya.
OBSESI nya pun di mulai, dia menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan wanita itu.
"Paramitha!" teriak Rayhan.
"Kamu pikir kamu siapa! beraninya menampar seorang Rayhan Andreas. Aku akan membuatmu berlutut memohon menjadi kekasih ku. Dan untuk pekerjaan ini, kamu tidak akan pernah mendapatkan nya!"
"Lihat saja!" Rayhan sambil menatap tajam wajah Paramitha dengan tangan mengepal.
"Apa anda pikir saya takut dengan ancaman anda!"
"cih!"
penasaran dengan cerita nya
simak terus
mirastory
"OBSESI CINTA"
simak juga
" JANDA KEMBANG VS BOS AROGAN"
"SUAMIKU MILIK KU"
dukung author supaya lebih semangat dalam menulis dengan
LIKE & VOTE
tinggalkan jejak di kolom komentar
terima kasih
mirastory
🙏😊🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mirastory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ciuman Pertama
...like..like..& vote..vote.....
"Jhon cari tahu siapa pria itu, besok semua data nya harus sudah aku terima!" Perintah Rayhan.
Tiba - tiba Rayhan menyeringai licik, memandang ke arah mitha.
Rayhan terus memperhatikan Mitha yang sedang makan bersama Aldo.
Tak sengaja Mitha melihat ke arah dimana Rayhan duduk dan tentu saja dia kaget,
"Hah, sedang apa laki - laki itu duduk di sana?
ah pake bingung segala ya pasti lagi makan lah, itu sama asistennya."
" Tapi kok kayak ngeliatin terus ke arah sini, ah aku kok jadi salah tingkah begini, apaaan sih.!" Gumam Mitha dalam hatinya.
Mitha tampak salah tingkah, dia kadang melihat ke kiri, kanan atau menunduk dan terkadang makan dengan cepat nya.
Aldo yang melihat hal itu merasa ada yang aneh dengan tingkah Mitha.
"Mit ,ada apa? kok kamu jadi keliatan salah tingkah begini, padahal tadinya tidak. Apa kamu baik - baik saja?" Tanya Aldo dengan setengah berbisik, membuat posisi mereka semakin dekat.
Mendengar perkataan itu dari Aldo, Mitha jadi malu.
"Enggak kok, enggak ada apa- apa" Jawab Mitha sambil tersenyum, dengan pipi merah merona karena malu.
"Ya ampun mithaaaa...., kok kamu bisa kelihatan jelas salting nya, hah ini semua gara-gara Rayhan brengsek itu!" bisik Mitha dalam hatinya.
Mitha menajamkan pandangan nya kepada rayhan, yang dibalas pandangan penuh arti oleh Rayhan.
Mitha berusaha mengendalikan keadaan. Di genggam nya tangan Aldo lalu di gosok - gosokan nya ke pipinya.
"Al kamu tidak akan pernah ninggalin aku kan?" Mitha memandang lekat ke mata Aldo.
"Tentu saja tidak, lihat aku datang untuk melamar mu itu artinya aku serius." Aldo mencium punggung lengan Mitha.
Malam itu merupakan malam yang paling membahagiakan untuk mitha dan Aldo. Sekaligus menjadi malam yang mengesalkan bagi Rayhan.
...Rayhan...
Sepulang nya dari restoran, Rayhan tampak kesal dan uring-uringan gak jelas. Setelah masuk ke kamarnya, Rayhan segera melihat ponselnya di lihat nya beberapa gambar wanita di ponsel itu .
Ada 3 fhoto wanita yang sama dengan pose berbeda. Itu adalah fhoto Mitha.
Fhoto yang di ambilnya saat Mitha makan tadi, yang Mitha sendiri tidak menyadari nya.
...Mitha...
Malam ini merupakan malam paling berkesan dalam hidup Mitha. Dia merasa sangat bahagia.
Cinta pertama nya telah kembali, apalagi langsung meminang nya.Tinggal menunggu tanggal di tentukan nya hari H pernikahan.
"Huuuh seneng bangeeeeut!"
"Ternyata aku akan menikah dengan orang yang menjadi cinta pertama ku."
Mitha berguling - guling di kasur sambil memeluk guling dengan erat, sampai suara nada dering ponsel nya membuyarkan lamunan nya.
"kring,kring,kring"
dilihatnya ponsel, ternyata no yang tak di kenal.
"Siapa sih malam-malam begini telpon, ganggu kebahagiaan ku aja." gerutu Mitha.
"Angkat , gak yah, euuuh." Mitha berpikir sejenak, lalu memutuskan untuk membiarkan nya.
"Kring,kring,kring,kring"
3 menit kemudian nada dering ponselnya kembali berbunyi.
"Haaah,siapa sih yang iseng!"
Mitha semakin kesal, akhirnya dia memutuskan untuk menerima panggilan telpon nya.
"HALLO SIAPA INI MENGGANGGU ORANG TIDUR?" Mitha berbicara dengan nada kesal nya.
"Halo sayang ini aku? aku yakin kamu pasti belum tidur."
"hehehe." Terdengar jawaban seorang pria dengan suara yang lembut dan diakhiri dengan terkekeh.
"Siapa?" Mitha berpikir sejenak , ia yakin kalau ini bukanlah suara Aldo.
"Coba ingat - ingat sayang siapa aku?" Suaranya masih lembut.
Mitha berpikir dengan keras, lalu ditariknya nafas dalam - dalam.
"Deg,deg..." jantungnya mulai berdegup kencang.
Dengan pelan ia menjawab, " Pak Rayhan?"
"Hahahaha"
"Kamu benar sayang, wah ternyata kamu sangat menyukaiku, sampai-sampai kamu bisa ingat kalau ini adalah suaraku!" Rayhan dengan tertawa senang, karena Mitha bisa mengetahui dirinya yang menelpon.
"Pak Rayhan, jangan senang karena saya bisa mengingat anda, karena di ingatan saya anda itu hanya orang yang brengsek, dan hidung belang yang suka memakan wanita!" Jawab Mitha dengan nada tinggi,dan suara ketus.
"Haha...., jangan cepat marah nona nanti kamu cepat tua!"
"Ingat ini sudah malam, nanti keluarga mu bisa mendengar percakapan kita." Jawab Rayhan dengan santuy nya.
Mendengar jawaban Rayhan Yang santai, Mitha semakin kesal karena merasa di ledek.
"Pak, maksud anda menghubungi saya itu mau apa sih?" Tanya Mitha, dengan nada yang kesal.
"Saya hanya ingin mengingatkan waktu kamu untuk memberi keputusan tinggal 2 hari lagi, jangan sampai lupa!" Jawab Rayhan dengan nada yang penuh penekanan.
" Oooh, jadi bapak ingin mengintimidasi saya!"
" heuh,tapi sayang itu sudah tidak mempan!"
"Bapak lihat sendiri kan tadi saya makan malam bareng siapa? pria itu CALON SUAMI saya, dan dia akan mengubah segalanya!"
" Jadi bapak PERGI SAJA SANA ,WUSH,WUSH!" Jawab Mitha dengan sombongnya.
"Kamu sombong sekali! aku pastikan pernikahan kamu akan gagal!" Jawab Rayhan penekanan.
"Pak Rayhan..." Belum selesai Mitha bicara telpon keburu di tutup oleh Rayhan, membuat Mitha jadi super kesal.
"Apaan sih ni orang gak jelas amat!"
"Kenapa dia segitunya ingin menjadikan aku asisten pribadinya, terus ngomong mau menggagalkan pernikahan aku lagi."
Mitha berpikir dengan keras sampai kepalanya terasa pusing, dengan segera dia mengambil air minum ke dapur.
"Glek glek glek" Mitha minum dengan sekali teguk." Entah kesal atau stres Mitha minum hingga 3 gelas.
"Kring kring"
Nada dering ponsel nya kembali bersuara,
Diambilnya ponsel yang ada di saku piyama nya itu.
"Apalagi pak Rayhan!" Jawab Mitha dengan ketus.
"Kemarilah saya ada di depan pintu!" Jawab Rayhan, bahkan Mitha bisa mendengar suara dia tergelak.
"Pintu rumah ku? Dasar sialan!" Mitha nampak terkejut, dia mengumpat.
Dengan segera Mitha berlari ke depan dan membuka pintu depan,
"Ceklek" pintu di buka
Mitha terkejut saat membuka pintu didepannya berdiri seorang pria berwajah tampan, tinggi, dan gagah sedang berdiri di hadapannya.
"Pak Rayhan! sedang apa anda disini!" Tanya Mitha dengan terkejut.
"Aku hanya ingin memberikan mu satu hadiah kecil yang membuat mu akan mengingatku selamanya, "
"Bahkan aku yakin setelah menerima hadiahku ini kamu tidak akan bisa tidur nyenyak malam ini." Jawab Rayhan, dengan tersenyum licik.
Sebelum Mitha bisa membalas perkataan Rayhan. Tiba - tiba saja Rayhan memeluk pinggang Mitha, sehingga badan Mitha nempel dengan badan nya, dan dengan cepat Rayhan mencium bibir Mitha.
"cup...cup..."
Mitha berusaha melepaskan pelukan dan ciuman Rayhan, tapi tenaganya tentu saja tidak cukup kuat untuk melawan nya.
Rayhan pun melepaskan ciumannya untuk memberi peluang bernafas kepada Mitha.
Mitha yang kaget dengan apa yang di lakukan Rayhan langsung saja memukul -mukul dada Rayhan dengan sekuat tenaga, tapi hal itu tidak berefek pada tubuh Rayhan yang kekar dan rajin ngejim.
Rayhan hanya tersenyum dengan licik nya.
Rayhan tersenyum penuh kemenangan. Sementara Mitha berdiri mematung dengan air mata yang berlinang.
Hatinya semakin benci pada pria yang telah mengambil ciuman pertamanya. Ini adalah kali kedua pria ini mengambil ciuman tanpa seijinnya.
Meski 2 tahun menjalin cinta dengan Aldo, paling jauh Mitha hanya berpegangan tangan, di cium kening, atau pipi.
untuk ciuman bibir yang sesungguhnya baru terjadi hari ini dan oleh pria yang brengsek lagi, pikir Mitha.
"Sayang itu adalah hadiah kecil dari ku, tunggu hadiah -hadiah berikutnya yang pasti lebih hot!"
Rayhan berbisik ke telinga Mitha, dengan senyuman lebar di bibirnya, Rayhan pun pergi dari rumah Mitha.
Sementara Mitha masih tidak percaya dengan apa yang di alaminya, sehingga hanya berdiri sambil memegang bibirnya.
🌼 bersambung.....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
..."Terima kasih telah membaca karya saya."🙏🏻...
..."Maaf ya up nya cuma sedikit 😁"...
..."Banyak sekali kesibukan di dunia nyata ,tapi insyaallah setiap hari akan ada up episode baru, ditunggu aja...😊...
...terima kasih atas dukungan nya,bantu like dan vote ya...
...terimakasih...
...mirastory...
...🙏🏻😊🙏🏻...