Sekuel dari kisah Ivanka ( Izinkan Aku Bahagia )
Saat manusia di hadapkan antara nyaman dan cinta mungkin tak akan sulit untuk memutuskan tapi saat harus memilih antara orang tua atau cinta siapa kah yang akan kalian pilih ?
Itu juga yang harus Widya hadapi dimana iya harus terjebak antara cinta dan baktinya pada seorang ayah terlebih cintanya ternyata terlarang untuk bisa iya gapai.
Cinta seperti apa yang sedang di hadapi Widya dan akankah seseorang yang Abah hadirkan mampu menghilangkan cinta yang salah itu menjadi sebuah cinta murni yang utuh ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bahagia mu Bahagia Ku
Akhirnya acara resepsi pernikahan Wisnu dan Widya pun selesai meski sempat ada kendala tapi akhirnya semuanya berjalan baik dan hal itu melegakan hati Abah yang benar benar bersyukur memiliki menantu seperti Wisnu.
" kalian pasti lelah istirahat lah " ucap Abah yang juga sama lelahnya menyambut tamu yang memang sengaja iya undang karena Widya putri satu satunya jadi tak mungkin Abah hanya mengundang beberapa orang saja.
" Abah juga langsung istirahat " ucap Wisnu yang juga bisa melihat raut kelelahan di wajah Abah ayah mertuanya.
Wisnu pun menggandeng tangan Widya menuju kamar yang sudah Abah siapkan dimana kemarin itu masih kamar Widya tapi mulai malam ini kamar itu akan menjadi kamar Wisnu dan Widya.
" bersihkan dulu dirimu baru setelah itu kamu istirahat " ucap Wisnu saat mereka berdua sudah berada di dalam kamar.
" mas mau cek Abah dulu, apa Abah sudah masuk ke kamarnya atau belum " ucap Wisnu yang sudah memegang handle pintu kamarnya.
" mas, ada yang ingin Widya katakan " ucap Widya sambil menahan lengan Wisnu sebelum Wisnu membuka pintu kamar mereka.
" mas pasti balik lagi ke kamar, kamu bersih bersih saja dulu agar tubuh mu jauh lebih segar" ucap Wisnu yang malah salah diartikan oleh Widya.
" apa kita akan melakukannya malam ini ?" tanya Widya dengan wajah yang tertunduk malu.
" bersihkan dulu saja tubuhmu, mas mau cek abah dulu " ucap Wisnu yang malah sengaja tak menjawab pertanyaan Widya.
Widya pun melepaskan genggaman tangannya yang masih menahan tangan wisnu dan wisnu pun benar benar keluar dari kamarnya mencari Abah hanya untuk memastikan jika Abah benar benar istirahat.
Bohong rasanya jika Wisnu tak memikirkan hal yang Widya tanyakan tadi karena bagaimanapun malam ini adalah malam pertama pernikahan mereka.
" apa yang harus aku jawab jika Widya bertanya seperti tadi ?" tanya Wisnu dengan jantung yang berdebar tak tenang sambil melangkah menuju kamar nya dengan Widya.
Tok tok
" mas masuk ya " ucap Wisnu sebelum mendorong pelan handle pintu kamar Widya dan ternyata di dalam kamar itu tidak ada siapapun yang mana itu artinya Widya masih ada di dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Hampir dua puluh menit Widya berada di dalam kamar mandi dan hal itu malah membuat Wisnu tak tenang takut terjadi sesuatu pada Widya di dalam.
" dek, kamu masih di dalam ?" tanya Wisnu yang kini sudah berada di depan pintu kamar mandi yang ada di dalam kamar Widya.
" iya mas " ucap Widya yang memang terdengar gugup dan entah gugupnya karena apa.
Ceklek
Pintu kamar mandi pun dibuka dimana tangan Widya yang keluar lebih dulu dan hal itu tentu saja di lihat jelas oleh Wisnu yang masih berada tak jauh dari pintu kamar mandi.
Jantung keduanya sama sama berdetak hebat dengan pikiran mereka masing masing tapi tak lama Widya pun benar benar keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrobe yang sering dirinya gunakan setelah selesai membersihkan diri.
" kamu sudah ambil wudhu ?" tanya Wisnu mengurai rasa gugup diantara mereka berdua.
" belum " ucap Widya jujur.
" baiklah biar mas membersihkan diri dulu baru setelah itu kamu wudhu karena setelah ini kita akan melakukan sholat berjamaah untuk pertama kalinya sebagai pengantin baru " ucap Wisnu satu hal yang tidak iya lakukan saat dulu menikah dengan Latisya.
" iya " jawab Widya singkat.
Setelah mengatakan itu wisnu pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri karena hari ini Wisnu sangat lelah dan tubuhnya terasa lengket oleh keringat.
" apa begini rasanya jadi pengantin baru ?" tanya Widya yang memilih duduk di tepi tempat tidur tapi masih menggunakan bathrobe yang iya kenakan setelah membersihkan diri.
" apa aku bisa menjalankan tugas ku sebagai seorang istri mas Wisnu ?" tanya Widya dengan hati yang berdebar tak tenang.
" dek, ayo wudhu biar mas siapkan tempat buat kita sholat berjamaah " ucap Wisnu yang baru saja keluar dari kamar mandi.
" ah apa, eh iya " ucap Widya yang kembali gugup sambil berdiri saat tau Wisnu ada di hadapannya tapi karena terburu buru ditambah rasa gugup yang tak bisa Widya kendalikan membuat Widya kehilangan keseimbangan hingga membuat tubuh Widya oleng tapi dengan sigap Wisnu meraih tangan Widya hingga akhirnya tubuh Widya berada tepat dalam pelukan Wisnu yang masih bisa menguasai keseimbangannya.
" hati hati dek " ucap Wisnu dengan tangan yang masih menahan pinggang Widya yang berada dalam pelukannya.
" terima kasih " ucap Widya yang benar benar tak tau harus bersikap seperti apa pada Wisnu.
" ayo wudhu baru setelah itu kita istirahat, kamu pasti sangat lelah " ucap Wisnu setelah melepaskan pelukannya dari Widya.
Wisnu dan Widya pun mulai menjalankan sholat sunah berjamaah untuk pertama kalinya di malam pertama mereka baru setelah semuanya selesai Wisnu mulai membacakan sebuah doa tepat di atas ubun ubun Widya.
Widya hanya bisa meresapi apa yang Wisnu lakukan pada dirinya tapi lamunannya terhenti saat bibir Wisnu menyentuh keningnya untuk pertama kali.
" Widya Diandra binti Malik istri mas yang cantik " panggil Wisnu saat melihat Widya yang masih menundukkan pandangannya.
" bisa lihat mas dulu ?" tanya Wisnu dengan nada suara yang terdengar sangat lembut di telinga Widya dan dengan perlahan Widya mengangkat wajahnya menatap wajah suaminya yang juga sedang menatap ke arahnya.
" mas tau jika malam ini malam pernikahan kita " ucap Wisnu membuka pembicaraan ada dalam benak Widya sejak tadi namun sempat tertunda beberapa saat.
" dan seperti yang kita tau apa yang terjadi di malam pertama pernikahan pada umumnya, jujur mas laki laki biasa dan laki laki normal yang memiliki hasrat dan nafsu " ucap Wisnu sambil terus melihat reaksi Widya yang masih menatap ke arahnya.
" Tapi seperti yang kamu tau jika mas pernah gagal di pernikahan pertama mas dan mas tak ingin hal itu kembali terjadi di pernikahan ini " ucap Wisnu yang sepertinya mulai ragu mengatakan apa yang ada dalam pikirannya tapi Wisnu tak bisa mengundang semuanya.
" mas ingin saat kita melakukan hal itu atas dasar suka sama suka dan saling menginginkan " ucap Wisnu perlahan.
" jangan merasa tak enak atau takut berdosa jika kamu memang belum siap untuk melakukannya malam ini karena bagi mas kebahagiaan kamu jauh lebih penting dari apapun " ucap Wisnu lagi.
" apa mas akan bahagia jika kita melakukannya malam ini ?" tanya Widya pelan.
" kebahagiaan itu akan terasa indah saat pasangan kita juga bahagia, mas serahkan padamu "
" apapun yang kamu inginkan, itu yang akan kita lakukan " ucap Wisnu penuh keyakinan.
" apapun ?" tanya Widya
" apapun " ucap Wisnu yakin.
✍️✍️✍️ apa yang akan di lakukan Wisnu dan Widya di malam pertama mereka ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘