NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:53.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

"Dia cinta pertamaku, dan aku ingin berjuang untuk mendapatkannya"

Irena, gadis berkacamata yang sebelumnya bahkan tidak mempunya teman pria, namun tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang pria tampan bernama Andreas. Pertama kali merasakan jatuh cinta, membuat dia antusias untuk bisa mendapatkan hati pria itu. Meski tidak jarang perjuangannya sama sekali tidak dihargai oleh Andreas. Bahkan pria itu seolah tidak menganggap kehadirannya.

"Sebaiknya kau berhenti berjuang dengan perasaanmu itu, karena aku tidak akan pernah membalas perasaanmu, semuanya hanya sia-sia"

Berbagai macam penolakan Irena bisa pahami, dia tidak menyerah begitu saja. Namun, ketika Andreas sendiri yang mengatakan jika dia tidak akan pernah mencintainya, karena ada perempuan lain yang dicintainya. Maka saat itu semua harapan runtuh tanpa jejak, semua perjuangan sia-sia. Dan Irena mulai mundur, mengasingkan diri dan mencoba melupakan cinta pertamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Pertamanya Kenapa Harus Dia?

Benar satu minggu Irena tidak bisa menghubungi Andreas. Tapi setelah Irena tahu apa penyebabnya, dia tidak akan banyak bertanya dalam pikirannya kenapa Andreas bersikap seperti ini. Meski Irena belum sepenuhnya tahu bagaimana cerita itu dimulai.

"Siapa perempuan beruntung yang mendapatkan cintanya sampai sebesar itu ya? Aku saja sulit sekali hanya untuk bisa membuatnya melihat keberadaanku saat ini"

"Ren!" Teriakan di pintu kamar di iringi suara ketukan pintu membuat Irena tersadar dari lamunan. "Aku masuk ya"

Sudah mengenali suaranya, Irena tidak menjawab apapun karena pintu kamar juga tidak dia kunci. Yumna berjalan masuk menghampirinya, langsung naik ke atas tempat tidur dan duduk bersila di depan Irena yang sedang duduk diam.

"Masih kepikiran tentang Kak Andreas itu?" tanya Yumna.

Irena mengangguk pelan, dia juga bingung harus bagaimana menghilangkan perasaan yang sudah terlanjur ada bahkan semakin bertambah. Yumna menghela napas pelan, dia menepuk kaki sahabatnya itu.

"Kalau misalkan perempuan masa lalunya yang menghilang itu tiba-tiba datang kembali. Dia sudah pasti tidak akan melirik kehadiranmu, sekarang saja dia tidak pernah melihat keberadaanmu dan perjuanganmu"

Irena menekuk kakinya, memeluk lututnya dengan hembusan napas berat. "Bagaimana ya Yum, caranya agar aku bisa mendapatkan hatinya. Sementara dia adalah cinta pertamaku"

Yumna mengangguk mengerti, ini memang pertama kalinya Irena jatuh cinta dan tertarik pada pria sampai seperti ini. "Aku tahu, tapi kenapa juga harus dia yang jadi cinta pertama kamu. Dia itu pria yang sulit di dapatkan, bahkan sudah lama kamu mencoba untuk mendekatinya, tapi dia masih saja belum menganggap keberadaanmu'

Irena menyembunyikan wajahnya diantara lutut yang di tekuk. Bingung juga harus bagaimana menangani perasaannya sendiri. Menatap Yumna dengan lekat, perasaannya semakin tidak menentu saat ini.

"Aku hanya ingin berusaha untuk memperjuangkan cinta pertamaku, tapi kenapa sulit sekali ya"

Yumna menepuk bahu Irena, lalu dia berbaring di samping sahabatnya itu. Rumah ini sudah seperti rumahnya sejak orang tuanya meninggal, maka Yumna lebih sering datang kesini karena Ayah dan Ibu juga begitu baik padanya.

"Sudahlah, tidak perlu memikirkan dia lagi. Sebaiknya fokus buat kelulusan kita yang tinggal beberapa bulan lagi. Masalah dia biar jadi urusan nanti saja"

Irena menghembuskan napas kasar, dia ikut berbaring di samping sahabatnya. Menatap langit-langit kamar yang sudah hampir usang termakan usia.

"Seandainya saja Tuhan mengizinkan aku untuk hidup bersamanya ya. Aku ingin sekali mendapatkan dia sebagai cinta pertamaku dan cinta terakhirku"

"Tidak semudah itu Ren, karena cinta pertama kamu jatuh pada orang seperti dia. Yang memiliki tahta sosial yang berbeda jauh dari kita, dan seleranya pun pasti sangat berbeda dengan kita"

Ucapan Yumna seperti menampar Irena dari sebuah mimpi yang terlalu jauh dia rangkai. Nyatanya dia hampir melupakan satu kenyataan itu, mungkin jika memaksakan tidak akan bisa. Tapi dalam hatinya dia tetap ingin berusaha mendapatkannya.

*

Disini Andreas berada, sebuah Apartemen yang sepi. Suasana terasa begitu kosong meski saat ini ada penghuninya. Berdiri di balkon kamar dengan beberapa putung rokok yang berserakan, dan bekas minuman juga. Entah sudah berapa lama dia berdiri disini dengan menghabiskan hampir satu bungkus rokok dan beberapa kaleng minuman.

Langit malam terlihat mendung tanpa ada cahaya bintang dan bulan. Seolah ikut merasakan kehampaan dalam dirinya yang selalu terjadi seperti ini. Andreas menyalakan layar ponselnya yang menunjukan foto dirinya dan seorang perempuan cantik yang tersenyum ke arah kamera.

"Sampai hari ini, bahkan sudah satu tahun berlalu, dan aku masih menunggu kabarmu. Masih ada harapan jika kau akan ditemukan dan kembali pulang pada pelukanku"

Andreas memegang cincin yang dia jadikan liontin kalungnya. Itu adalah cincin pertunangannya dengan Natasha. Perempuan yang menjadi pacarnya selama 2 tahun dan akhirnya mereka bertunangan. Hari itu Natasha pergi untuk pekerjaannya ke Luar Negara, namun Andreas kehilangan kabarnya, hingga berita di televisi menayangkan pesawat yang hilang kontak dan ditemukan puing-puingnya di sebuah laut. Saat itu Andreas benar-benar seperti di hantam beban berat tepat di dadanya, sesak dan tidak bisa berkata-kata.

Sudah segala cara Andreas lakukan untuk menemukan keberadaan Natasha, setidaknya jika memang Natasha sudah meninggal, maka harus ada jasad yang bisa Andreas kubur. Tapi, sampai saat ini tidak ditemukan Natasha dalam keadaan hidup atau sudah mati. Bahkan tidak ada satu barang pun yang ditemukan dan itu milik Natasha. Dia seperti benar-benar hilang ditelan bumi.

Dan sudah satu tahun sejak tragedi itu, Andres masih terus berharap jika Natasha masih baik-baik saja dan selamat dari kecelakaan itu.

"Aku masih menunggu kabar, semua orang-orangku masih terus mencari di tempat kejadian. Hati ini masih yakin jika kau akan selamat"

Hembusan napas begitu panjang, menandakan beban pikiran yang sulit dia hindari. Sudah satu minggu dia berdiam sendirian di dalam Apartemen, menghindari orang-orang yang mencarinya. Hanya butuh menenangkan diri untuk mengenang kisahnya bersama Natasha.

Ketika kembali mengaktifkan nomor ponselnya, hanya ada beberapa pesan dari teman-temannya yang bertanya keberadaannya. Namun mereka sudah tahu jika Andreas sedang membutuhkan waktu sendiri saat ini. Jadi, mereka hanya mengatakan jika Andreas sudah merasa lebih baik, cepat kembali hubungi mereka.

Namun, ada satu pesan berbeda, bahkan bukan hanya satu pesan yang di kirim dari nomor itu. Ada beberapa pesan. Foto langit cerah, langit mendung, langit malam bertabur bintang, dan langit suasana jalanan di malam hari yang dihiasi lampu dan para kendaraan. Setiap dari foto yang di kirim, selalu ada pesan yang di kirim juga.

Malam ini bertabur bintang, semoga Kakak melihat langit yang sama denganku.

Cahaya bulan itu begitu terang ya, semoga kebaikan selalu menyertai Kakak. Bahagia selalu, Kak.

Jalanan malam hari begitu padat, semoga Kak Andreas tidak terjebak dengan kemacetan ini.

Semua pesan itu di kirim dari nomor yang sama. Tanpa sadar sudut bibirnya tertarik membentuk senyuman tipis membaca pesan-pesan itu.

"Gadis cupu itu benar-benar tidak menyerah. Padahal aku sudah bilang jika sebaiknya dia menyerah saja. Karena dia sama sekali bukan tipeku, dan aku tidak yakin bisa memulai kisah cinta baru"

Andreas kembali memasukan ponselnya ke dalam saku celana, tidak berniat membalas pesan dari Irena. Hanya mengirim pesan pada grup teman-temannya untuk mengabari jika dia baik-baik saja dan besok akan kembali beraktivitas seperti biasa.

*

Masih menatap langit-langit kamar bersama Yumna. Hari sudah mulai larut tapi keduanya masih belum juga tidur. Karena besok adalah akhir pekan, jadi keduanya lebih bersantai malam ini. Irena mengambil ponselnya, berniat untuk mengirim pesan lagi hari ini pada Andreas karena dia belum sempat mengirim pesan apapun hari ini. Meski nomor ponselnya tidak aktif, tapi Irena yakin suatu saat akan kembali aktif dan Andreas akan melihat semua pesan darinya. Namun saat membuka ponsel, dia terkejut melihat pesan-pesan yang dia kirim sudah terbaca oleh Andreas. Irena langsung bangun terduduk dan mengamati lagi pesannya.

"Ada apa Ren?"

"Pesanku sudah dibaca Kak Andreas, berarti nomor ponselnya sudah aktif kembali"

"Oh, baguslah"

Irena tidak menanggapi ucapan Yumna, dia segera mengirim pesan baru pada Andreas. Berharap pria itu akan membalasnya.

Bagaimana keadaanmu, Kak? Aku berharap kamu baik-baik saja ya, Kak.

Bersambung

Tunggu penyesalan Andreas ya..

1
Kar Genjreng
ahirnya TAMAT terimakasih Kak Author sebenarnya terahir ini sibuk jadi baru baca nya maaf ya Kak Author biasanya cuma baca sendiri begitu berahir ada temannya 😁👍,,itu Malvin kenapa kejam haduhhh mabok bacanya
Erna Riyanto
Akhirnya happy ending cerita Andreas...Bara,,Davin,,,Andreas,,,sdh selesai.mksih Thor...ditunggu cerita tiga teman Davin yg lainnya
Nita.P: ceritanya marvin udah rilis, judul Penjara Pernikahan Tuan Marvin. habis ini baru nyusul Bayu dan Byan.
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya happy ending, terima kasih kakak Author, ceritanya bagus, keren dan menghibur semoga kakak Author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya, aamiin...🙏❤️💪💪💪
Nita.P: makasih.. jangan lupa mampir di cerita Marvin juga ya
total 1 replies
AlmiraAzniAdzkia🥰🌺
hemm,,,tamat andreas,,blum ikhlas sih sebenernya di tmatin,,,🤭😍
Kar Genjreng
biar kamu gerik bng
Uba Muhammad Al-varo
benar kata Andreas.......Irena, kalau lelaki yang sudah bersuami itu selingkuh dan menghalalkan segala cara demi nafsu syahwatnya yaitu lelaki bodoh juga lelaki sialan, kalau diibaratkan kotoran yang menjijikan melebihi kotoran yang dikeluarkan binatang 👿👿👿
Kar Genjreng
siap komandan akan kesana bila sudah siap dan ada waktu Ok tenang cuma Malvin itu group mana apa sahabat mereka berempat kah belum di jawab dari kemarin
Nita.P: iya, dia masuk di grup five boy crazzy😭
total 1 replies
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
Kar Genjreng
bukankah yang di group boy itu hanya 4 ya ,,Davin,,barra,,bayu,,, Andreas ,,,ko ada Malvin,
Nita.P: Marvin kan yang baru pulang dari luar negeri. ada loh di cerita Davin udah aku sematkan
total 1 replies
Kar Genjreng
👍 sudah mampir' tapi baru baca dikit tapi lebih miris ya ,,😭😭
Uba Muhammad Al-varo
wahai para suami di seluruh Indonesia, semoga kalian semua nya bisa lebih mencintai, menghormati, menyayangi,memuliakan istri mu, lihatlah perjuangan istri mu dari mengandung, melahirkan, merawat dll anak2mu jangan sampai kau suami menyesal di kehidupan setelah kematian mu,ingat ajab akhirat lebih pedih,maaf🙏🙏🙏
congrats Irena, Andreas
Nita.P: mampir di cerita Marvin jangan lupa hey kalian😭
total 2 replies
Uba Muhammad Al-varo
coba kalau semua suami seperti Andreas gimana beratnya perjuangan istrinya melahirkan anak suami nya, nggak ada iya suami yang berselingkuh dan menyakiti istrinya lahir dan batin 🤔🤔🤔
Kar Genjreng
😂 Andreas gembeng,,,banget Irena kalau lahiran jangan teriak sakit,,,masalahnya ketika bikin. teriaknya enak enak lagi lagi
begitu melahirkan bilang sakit terus dan terus ahhh malu donggg ,,,
Kar Genjreng
ga ada katanya ngilang tu coba cek dan R chek Thor
Kar Genjreng
ga ada pemberitahuan maka itu tidak tau diriku sayannggg
Uba Muhammad Al-varo
semoga proses kelahirannya Irena dan debay nya diberikan kelancaran, kemudahan dan keselamatan.....🙏💪💪💪💪💪
Kar Genjreng
semangat Irena nah lahiran Normal lebih menyenangkan dari pada cecar Karni kalau normal sakitnya hanya sekitar satu mingguan saja tetapi kalau operasi bisa lama katanya ,,,👍 semoga sukses leburan nya dan selalu berdoa agar di mudahkan
Kar Genjreng
betul sekali Andreas kesederhanaan yang di miliki oleh keluarga istri mu sangat menyenangkan bahkan kadang bikin iri karena kesederhanaan nya membuat betah kebaikan nya bikin selalu ingin pulang
Kar Genjreng
naysila sekarang nginap ya di hotel prodeo
seumur hidup mah itu apa Lo tanam sekarang saat Lo memetik buahnya ,,, dulu
namanya kejahatan yang Lo petik juga sesuatu yang menyakitkan
Kar Genjreng
Andreas punya tempat untuk pulang dan
selalu di nanti kedatangan di rumah ada yang menunggu setiap saat,,,bahagialah selalu ya 👍❤️❤️🌹🌹 lopeyuuu ya Thor juga bernafas sudahan tinggal menunggu anak anak Andreas ,,, semoga punya banyak Anak minimal 4 hahaha kaya Davin juga mau punya Anak banyak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!