NovelToon NovelToon
Kamu Tidak Sendiri

Kamu Tidak Sendiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:88.8k
Nilai: 5
Nama Author: Indah Nurcahyawati

Namanya adalah Senja Putri Pratama. Seorang remaja perempuan yang menjadi tulang punggung bagi adik-adiknya.

Ayahnya sudah meninggal kala ia dan adiknya masih kecil, dan ibunya juga sudah meninggal beberapa bulan silam.

Almarhum ibunya pernah mengatakan bahwa tuhan akan mengirimkan malaikat tak bersayap yang akan selalu menemani hari-hari sulit Senja.

Arjuna Alexsa, seorang laki-laki yang tidak lain kekasih Senja yang selalu hadir menemani setiap hari-hari sulit Senja.

Namun, apa jadinya ketika laki-laki yang di anggap Senja sebagai malaikat tak bersayap itu justru membuat suatu masalah?

Apa yang akan di lakukan oleh Senja terhadap kekasihnya bernama Arjun?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah Nurcahyawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Ujung Pojok Kampung

Sore itu langit terlihat kurang bersahabat. Senja dan kedua adiknya tengah menonton TV di ruangan sederhana.

Ibu Marinah sedang memasak di dapur.

Masakan seorang wanita paruh baya itu rasanya memang enak. Tak heran jika masakan Senja pun juga enak.

Senja melangkah menuju dapur. Membantu ibunya memasak untuk makan sore keluarga kecilnya.

Karis dan Putra tertawa melihat kartun Marsha and the bear yang tingkahnya konyol.

"Permisi."

Suara dari pintu ruang tamu terdengar di ketuk. Sepertinya suara laki-laki.

"Permisi." Untuk yang kedua kalinya.

"Kak Karis, sepertinya ada tamu." Putra melangkah keluar dan membuka pintu.

"Kak Arjun." Entah dengan ketololan apa Putra mengambil tangan kanan Arjun dan menyaliminya.

Arjun tertawa melihat tingkah Putra.

"Masuk dulu kak. Aku akan panggilkan kak Senja." Putra bergegas memasuki dapur dan memanggil Senja.

"Kak di cariin sama pacar kakak tu di luar."

"Pacar?" Senja bingung dengan maksut adik laki-lakinya.

"Iya pacar kakak. Dia di ruang tamu sekarang." Ibunya Senja menoleh dan tersenyum.

"Kamu sudah punya pacar Sen?"

"Tidak bu, aku tidak punya." Senja juga bingung siapa yang di maksut "pacar" oleh adiknya.

"Mungkin maksut Putra kak Arjun." Karis menyahut dari tempatnya menonton TV yang jaraknya sangat tak jauh dari dapur.

Langkah Senja sampai di ruang tamu.

"Sen." Arjun mengawali pembicaraan.

"Oh mas Arjun. Silahkan duduk lagi." Senja melangkah dan mengambil tempat duduk di samping Arjun.

"Saya buatkan minum dulu mas."

"Ah tidak usah repot-repot. Aku baru saja makan dan minum, takut kekenyangen."

"Oh........, begitu.

Suasana menjadi hening kembali. Sepertinya dari tadi Arjun bingung harus memulai pembicaraannya dari mana.

"Sen." Suara lirih itu terdengar lembut. Namun juga terdngar menggantung.

"Ya ada apa?" Senja menatap wajah Arjun.

"Kok tadi kamu nggak manggil aku waktu ketemu?" Senja diam sebentar dan mengatakan

"Ohhhhh yang tadi bersama cewek itu mas Arjun? ya aku minta maaf ya mas. Aku nggak terlalu paham soalnya. Aku kalau kelelahan pandangannya suka nggak fokus." Senja membual.

Berharap apa yang barusan dikatakan masuk akal dan nyambung.

"Dia adik sepupuku, anak tante." Arjun tersenyum kecil menatap wajah Senja.

"Ya siapapun dia aku juga tidak masalah mas."

Arjun merasa kata-kata itu tidak seharusnya keluar dari mulut Senja. Tatapan dingin di wajah Arjun seketika terlihat jelas.

Senja tidak tau kenapa tiba-tiba raut wajahnya seperti itu.

' Apakah ada yang salah dengan ucapan ku? ' (Senja)

Arjun masih menatap dingin wajah Senja. Namun tak berapa lama ibu Marinah mendekat.

"Kenapa tidak di buatkan minum Senja?"

"Ah tidak perlu repot-repot bu." Arjun bersalaman dengan wanita paruh baya itu.

Baru saja ibu Marinah akan membuka suara. Namun di dahului oleh Senja.

"Bu dia kakak kelasku. Namanya mas Arjun."

Seolah Senja tau apa yang sedang di pikirkan ibunya.

Namun adik laki-laki Senja yang sok tau itu mengatakan.

"Ibu lihatlah, hanya dengan duduk saja mereka terlihat sangat serasi. Apa ibu percaya jika kak Arjun sebatas kakak kelasnya? mereka itu pacaran bu."

Tanpa dosa sedikitpun Putra mengatakan hal tersebut. Kini mata Senja melotot kearah adik laki-lakinya.

Sementara Arjun tersenyum penuh kemenangan menatap Putra.

"Baiklah silahkan kalian duduk kembali."

Sekarang hanya ada Arjun dan Senja di ruangan sederhana tersebut. Obrolan mereka sudah mulai seperti biasanya.

Hingga akhirnya tak terasa dari pukul 04.30-06.15 mereka mengobrol.

"Kamu nggak bawa motor mas?" tanya Senja saat tidak melihat motor di depan rumahnya.

"Bawa. Tapi tadi ban motor ku bocor dan aku titipkan di bengkel depan warteg."

"Ohhh begitu." Arjun menatap jam tangannya. Hari sudah tidak sore lagi.

"Ohh iya kamu sudah belum beli keperluan mu itu?"

"Sudah. Tapi masih ada yang kurang sih. Tak masalah, Melati mengatakan akan membawakannya besok mas." Ujar Senja.

"Kalau begitu beli sekarang saja akan ku antarkan."

Senja menggeleng menolak. Namun akhirnya Senja meng-Iyai permintaan Arjun.

*********************

Kini mereka berjalan menyusuri kampung-kampung sempit tanpa ada yang berbicara.

Arjun berhenti dan memandang wajah Senja. Menatap wajah teduh itu dengan sangat dalam. Ia mendekat lagi dan lagi.

"Sen." lirih Arjun memanggil.

"Iya ada apa?" Jawabnya.

"Bisa nggak kalau kita mulai sekarang ........."

Belum sempat Arjun melanjutkan kata-katanya, Senja malah menunjuk motor yang ada di depan bengkel dan berkata.

"Mas bukannya itu motormu kan? yukkk buruan takut keburu malam"

Senja menggandeng tangan Arjun dan mengajaknya agar melangkah cepat.

' Mungkin belum saatnya.' (Arjun)

Arjun melihat tangannya yang kini sedang di gandeng. Ia melihat ke atas. Seperti seseorang yang sedang menggantungkan sebuah harapan.

1
Little Peony
Semangat selalu Thor ✨✨✨
Little Peony
Lanjut ya Thor ✨✨✨✨
Annisa Fazila
kerennn
Niswa mandailing
❤❤❤
Kazuky Alichia
hai kak, maaf baru mampir, yah ku taburi like dan rate bintang lima😉

semngat ya kak
Siha
like mendarat, semangatttt nulis nya tor🥰
di tunggu feedback-nya
Juleha2606
💪💪thor
Renna Mustika
like lagii😂
Renna Mustika
teruskan😍
Renna Mustika
like
APRILDA
Next thor....

owh ya thor fav karya ak juga ya. Saling support... 😊
Conny Radiansyah
ikut sedih...
Conny Radiansyah
umur manusia, hanya Allah SWT yang tahu....
Conny Radiansyah
siapa laki" tadi
Conny Radiansyah
kenapa pergi . .
Conny Radiansyah
Arjuna nich gak ngomong terus terang...
Conny Radiansyah
jangan membatin aja...
Conny Radiansyah
katakan terus terang Arjun..
Conny Radiansyah
bagus
Conny Radiansyah
pekerjaan apapun asal halal tidaklah memalukan...yg memalukan ketika berlagak kaya dan menghina orang yang gak punya, kenyataannya diapun kekurangan....gaya loe selangit Dini..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!