Xue Tian adalah seorang anak petani yang bermimpi menjadi seorang kultivator hebat.
suatu ketika Xue Tian mengalami keberuntungan yang diimpikan oleh banyak orang.Xue Tian tidak sengaja jatuh ke sebuah danau yang sangat dingin............
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sky Long, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH 6.Blood Clotting Slash
Satu tahun kemudian......
Di samping pondok bambu kecil di atas batu giok,terlihat seorang anak muda yang kira kira berusia 10 tahun sedang berkultivasi.meskipun baru berusia 10 tahun tapi postur tubuh Xue Tian sudah seperti pemuda berusia 15 tahun.
Anak itu adalah Xue Tian. Setelah Xue Tian bisa mengontrol Qinya,dia tidak langsung berhenti tetapi dia terus melatih kontrol Qinya sampai benar benar sangat halus.
Setelah itu Xue Tian berusaha mengontrol energi Blood Clottingnya untuk mengombinasikannya dengan serangan pedangnya.
Setiap hari Xue Tian akan terus berlatih mengontrol Qi nya dan berusaha mengendalikan energi Blood Clotting untuk dia kombinasikan dengan serangan pedangnya.
Meskipun gagal terus menerus,Xue Tian tidak mau menyerah.Dia,Xue Tian percaya bahwa dengan berlatih keras suatu saat Dia bisa menciptakan sebuah jurus pedang dengan energi Blood Clotting.
Hingga satu tahun kemudian,saat ini Xue Tian sedang duduk berkultivasi di batu giok es yang berada di samping pondok.
Ranah kultivasi Xue Tian juga sudah berada di tingkat Fondasi Qi bintang lima.
Beberapa saat kemudian akhirnya Xue Tian membuka matannya.
Huuuhhh.....
Xue Tian menghembuskan napas panjang.
"Bibi Lan",panggil Xue Tian yang melihat Bing Mei Lan sedang memerhatikan taman kecil.
"Bibi Lan,apakah kamu tidak bosan setiap hari hanya menatap taman bunga kecil itu",tanya Xue Tian. Tetapi tidak mendapat jawaban dari Mei Lan.
"Bibi Lan,setelah aku menerobos ke tingkat Jiwa Baru,aku ingin bersama Bibi Lan keluar dari sini",kata Xue Tian lagi,tetapi tetap saja dia tidak mendapatkan jawaban dari Mei Lan.
Sebenarnya Xue Tian sudah beulang kali mengajak Mei Lan untuk pergi keluar dari dimensi kecil ini,tetapi setiap kali Xue Tian Mengajak Mei Lan,Ia selalu tidak mendapatkan jawaban.
"Aihhh Bibi Lan,apakah kamu tahu,aku masi sangat muda,dan aku butuh banyak pertarungannya nyata untuk mendapatkan banyak pengalaman",kata Xue Tian dengan berpura pura memasang raut wajah sedih.
"Aku tidak bisa pergi dari sini,Di luar sana banyak musuhku yang mengintai",jawab Mei Lan.
Xue Tian yang mendengar jawaban Mei Lan sedikit senang karena akhirnya Mei Lan mau menanggapi pertanyaannya.
"baik,,kalau begitu saya akan berlatih keras sehingga saya bisa membantu menumpas habis semua musuh Bubi Lan",jawab Xue Tian dengan mengacungkan kepalan tangannya keatas.
"musuh musuhku sangat kuat dan banyak,kalau saja mereka mengetahui kalau aku bersembunyi di sini,kemungkinan Dunia ini akan hancur",kata Mei Lan dengan tatapan berubah serius.
Xue Tian tidak langsung menjawab,tetapi dia menundukan kepalanya dengan tatapan matanya di penuhi tekad yang membara,tangannya terkepal erat!
"Aku sekarang tidak mempunyai siapa siapa. Aku hanya mempunyai Bibi Lan,Aku akan terus menjadi kuat sehingga tidak ada seorang pun yang berani menyentuh Bibi Lan!"
Kata Xue Tian dengan penuh tekad, setelah itu Xue Tian langsung pergi kearah Hutan kecil tanpa menunggu jawaban Mei Lan.
Mei Lan yang mendengar perkataan Xue Tian langsung tersenyum manis. Untungnya Xue Tian Tidak melihat Mei Lan tersenyum,seandainya dia melihat senyum Mei Lan kemungkinan mulutnya akan terbuka lebar.
Setibanya di Hutan belakang,Xue Tian langsung mencoba mengombinasikan energi Blood Clotting dengan serang pedangnya.
Setiap serangan pedang Xue Tian mengrluarkan cahaya merah kirmizi. Tetapi cahaya merah itu hanya muncul beberapa saat sebelum menghilang.
Mungkinkah benar benar tidak bisa membuat energi ini untuk menjadi serangan pedang?",bisik Xue Tian mulai sedkit ragu.
"Gunakan energi itu saja,jangan gabungkan dengan Qi kamu",tiba tiba suara Mei Lan terdengar dari belakang Xue Tian.
Ketika Xue Tian berbalik tiba tiba Mei Lan Sudah muncul dari kehampaan tepat di bawa pohon yang berada di belakang Xue Tian.
"Aku suda mencobanya tetapi tetap saja gagal",jawab Xue Tian dengan senyum kecut.
Setelah menjawab Mei Lan,Xue Tian mulai berlatih lagi sedangkan Mei Lan langsung menghilang dari tempat dia berdiri.
"mengapa begitu sulit",bisik Xue Tian sambil berpikir keras. Setelah berpikir sejenak Xue Tian langsung duduk dalam posisi lotus dan bermeditasi untuk menenangkan pikiranya.
Xue Tian mengingat kembali kejadian waktu dia mencoba mengendalikan energi Blood Clotting.
Beberapa saat kemudian,Xue Tian bangun dan mencoba lagi. Tetapi masi tetap gagal,meskipun begitu Xue Tian terus berlatih.
Xue terus melakukan latihannya berulang ulang kali,100 kali kalau masi gagal dia mencoba hingga 1000 kali. Kalau masih tetap gagal,Xue Tian akan mencobannya hingga 10.000 kali.
Xue Tian bahkan tidak beristrahat. Meskipun malam hari tiba,dia tetap berlatih,hari hari terus berlalu mengiringi latihan Xue Tian
Sedangkan Mei Lan sesekali akan pergi memberikan arahan pada Xue Tian.
Hingga suatu pagi saat Xue Tian melepaskan serangan pedangnya,muncul cahaya merah kirmizi dari tebasan pedangnya.
Cahaya merah itu mengenai tepat di pohon yang berada di depan Xue Tian.
"hahahahahahaha akhirnya aku berhasil!"
Tawa keras Xue Tian yang sudah jatuh terduduk karena kehabisan Qi.Xue Tian sangat senang ketika hasil latihan kerasnya membuahkan hasil,meskipun serangannya membutuhkan jeda waktu satu menit untuk melepaskannya.
Bammmmmm.....
Tiba tiba pohon itu meledak menjadi debu dengan satu jentikan jari Xue Tian.
"Xue Tian jangan terlalu berpuas diri,jeda waktu 1 menit itu sudah memberikan banyak waktu untuk musuhmu memberikan serangan mematikan",kata Mei Lan yang Suda muncul di tempat Xue Tian berlatih.
"ummm benar,aku masih harus terus berlatih sampai aku mengusai jurus ini ketahap sempurna",jawab Xue Tian sambil mengangguk.
Setelah berkata seperti itu,Xue Tian terus berlatih sedangkan Mei Lan masih terus memperhatikannya sambil sesekali mengangguk puas dengan kinerja Xue Tian.
Bam....
Pohon yang terkena serangan Xue Tian langsung hancur menjadi serpihan es kecil berwarna merah kirmizi.
"kontrol energi kamu belum cukup baik,ulangi latihan itu terus menerus hingga kontrol energi kamu halus. Shingga tidak membutuhkan jeda waktu lama untuk melepaskan serangan tersebut dan tidak terlalu menguras banyak energi kamu",kata Mei Lan memberi arahan pada Xue Tian.
Xue Tian tidak menjawab tetapi dia terus melakukan latihannya hingga pada hari ketiga akhirnya Xue Tian hanya membutuhkan jeda waktu 5 detik sebelum melepaskan serangannya.
"huuhhh,tinggal sedikit lagi",kata Xue Tian sambil menghembuskan napas panjang.
Setelah itu Xue Tian beristrahat sebentar sebelum melanjutkan latihannya,Xue Tian terus berlatih berulang kali tanpa mengenal waktu.
Hingga beberapa hari kemudian Xue Tian sudah bisa dengan bebas melepaskan serang pedang itu,meskipun masih jatuh kelelahan karena Qinya terkuras habis.
"ummm karena serangan pedang ini menggunakan energi Blood Clotting maka aku akan menamakannya Blood Clotting slash",ucap Xue Tian dengan senyum tipis.
..