Banyak orang lebih senang membeli barang daripada membayar hutang. Kebahagiaan apa yang pantas didapatkan saat terlilit hutang dimana seseorang tidak mungkin membayarnya dengan ucapan. Sebelum meminjam uang dari seseorang, akan lebih baik putuskan terlebih dahulu mana yang lebih dibutuhkan. Anak atau Uang?
Layaknya Ibu Suri dalam serial drama, Go Hae Ri adalah definisi ibu mertua yang kekejamannya seperti Ibu Suri Kerajaan. Ia tidak menerima pernikahan putranya(Go Seol Won), dan dengan segala cara menyiksa sang menantu(Kim Sae Ju) agar mendorongnya untuk meninggalkan Kediaman Go.
Berhasilkah sang mertua menghancurkan pernikahan putranya sendiri, atau sebaliknya sang menantu yang tetap sabar dan memilih berjuang demi rumah tangganya? Come on and join now!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bpearlpul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6 Rain
Goo Jun dan Song Ki tersedak jika saja mereka sedang meminum sesuatu. Keduanya menatap Seol Won dengan wajah tidak percaya.
‘’Heh, kau melakukannya dengan gadis SMA? Lalu menikahinya?’’ tanya Goo Jun.
‘’Yak Go Seol Won, ini bukan seperti dirimu,’’ kata Song Ki.
Seol Won menghela nafas dan menceritakan semuanya kepada mereka. Ia mengingatkan Goo Jun yang memberinya koktail yang sebenarnya sudah dimasukkan obat ke dalam minuman itu. Untuk mengatasi rasa tidak nyaman itu, ia menuju ke toilet dan membasuh wajah. Tapi, sekeras apa pun ia melakukannya, rasa panas di dalam tubuhnya lebih kuat.
‘’Saat itu aku terjatuh di koridor, lalu gadis itu datang membantuku,’’ kata Seol Won.
‘’Dan kau malah menidurinya? Puff! Hahaha … Yak, bukankah ini sebuah takdir?’’ tanya Song Ki.
Seol Won mengerutkan dahi tanda kesal karena ia tidak percaya dengan hal seperti itu.
‘’Aku rasa itu benar. Seol Won kita yang introvert malah menikahi seorang gadis SMA. Padahal masih banyak wanita di luar sana yang lebih menggoda daripada gadis itu,’’ kata Goo Jun membenarkan.
‘’Kalau kalian datang untuk membicarakan hal ini, pintu itu siap terbuka kapan saja,’’ kata Seol Won.
‘’Eii~ kau ini tidak bisa jujur dengan diri sendiri. Kalau begitu katakan kepadaku. Kalau kau menikahinya bukan karena tertarik lalu demi apa?’’ tanya Goo Jun.
Seol Won kembali mengingat ucapan Sae Ju saat gadis itu menangis. Keluarganya melarikan diri karena terlilit hutang dan membiarkan gadis itu menanggung beban tersebut, sehingga harus bekerja sebagai penari striptis. Untuk seorang gadis yang masih muda, Sae Ju harus bekerja sambil membiayai sekolahnya. Tapi ia malah meniduri gadis itu.
‘’Go Seol Won?’’ panggil Goo Jun.
‘’Apa kalian hidup untuk mengorek urusan pribadi seseorang? Kenapa tidak sekalian menjadi wartawan saja?’’ tanya Seol Won.
Ia pun berdiri untuk menuju ke meja. Goo Jun dan Song Ki yang melihatnya saling tersenyum dengan wajah mengejek.
......................
Kediaman Go
Nyonya Hae Ri yang berada di ruang tamu menolehkan kepala saat menyadari isi rumah sedikit gelap. Ia mendongakkan kepala melihat langit yang memang sedang mendung. Tidak lama kemudian, suara rintik hujan mulai terdengar pelan hingga akhirnya menjadi lebat. Ia pun teringat dengan Sae Ju yang saat ini berada di dalam sumur.
......................
Halaman Belakang
Sae Ju terbelalak karena ia akhirnya berhasil mengapung di dalam air. ‘’Akhirnya … Akhirnya aku bisa berenang! Yey! Aku bisa be—‘’
Byur!
‘’Woah?! Aku hampir tenggelam lagi,’’ kata Sae Ju yang kembali bersikap tenang.
Ia tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya setelah menguasai teknik tersebut. ‘’Eish, aku berterima kasih kepadamu guru olahraga atas ilmunya.’’
Namun meski begitu, rintik hujan deras yang mengenai tubuhnya terasa sakit seperti ditusuk jarum. Sae Ju berusaha keras bertahan dalam sumur di tengah derasnya hujan turun.
Malam pun tiba, tapi hujan masih belum berhenti turun. Kepala pelayan yang tidak melihat kehadiran Sae Ju sejak tadi pagi mulai merasa cemas, membuatnya menyusuri seluruh sisi kediaman.
Kolam renang di sekitar taman, kolam ikan di sisi barat, taman bunga di sisi timur, bahkan pohon bonsai cemara di sisi utara, ia tetap tidak menemukan sosok Sae Ju.
‘’Haa … Agassi sebenarnya ada di mana?’’
......................
Rumah Gaya Klasik
Terlihat seorang gadis berambut curly panjang cokelat dengan kulit putih sedang memainkan ponselnya. Ia hanya terus berguling-guling di kasur hingga akhirnya bangkit dengan wajah kesal. ‘’Yak Sae Ju-ah! Kenapa kau tidak membalas satu pun pesanku dan mengangkat panggilanku?!’’
Gadis seumuran Sae Ju itu menggerutu bukan main. Sudah 3 hari ia menghubungi Kim Sae Ju tapi tidak pernah direspon olehnya. ‘’Haa … Sae Ju-ah, kenapa kau tidak masuk? Apa kau baik-baik saja? Benar juga! Kenapa tidak terpikirkan olehku? Besok sebelum ke sekolah, aku akan mampir ke rumahnya.’’
tamat ya, trus adegan terakhir itu ???
bingung sendiri kan??
makanya ngomong tuan muda 😊😊